Membuat itinerary perjalanan sering kali terasa lebih ribet daripada liburannya sendiri. Harus menentukan destinasi, menyusun urutan tempat yang ingin dikunjungi, menghitung waktu perjalanan, memperkirakan biaya, sampai memastikan semua tujuan bisa masuk ke jadwal.
Belum lagi kalau liburan dilakukan bersama keluarga atau teman. Biasanya akan muncul banyak pertanyaan: mau ke mana dulu, berangkat jam berapa, berapa lama di setiap tempat, lewat rute mana, dan kira-kira butuh budget berapa?
Sekarang, proses tersebut bisa dibuat jauh lebih praktis. Kamu bisa menggunakan Itinerary Builder Travelspromo, aplikasi yang membantu menyusun rencana perjalanan secara lebih teratur, mulai dari tanggal perjalanan, jumlah traveler, titik berangkat, destinasi, rute, hingga perkiraan budget.
Apa Itu Itinerary Perjalanan?
Itinerary perjalanan adalah rencana atau jadwal perjalanan yang berisi daftar aktivitas dan destinasi yang akan dikunjungi selama liburan. Sederhananya, itinerary menjadi semacam panduan perjalanan dari awal sampai akhir.
Dalam sebuah itinerary, kamu bisa mencantumkan:
- tanggal dan durasi perjalanan
- jumlah orang yang ikut
- titik keberangkatan
- destinasi yang ingin dikunjungi
- jam kunjungan
- durasi berada di setiap destinasi
- urutan dan rute perjalanan
- tempat menginap
- perkiraan biaya
- catatan penting selama perjalanan.
Dengan itinerary yang tersusun rapi, kamu tidak perlu terus-menerus menentukan tujuan berikutnya saat sudah berada di lokasi.
Kenapa Sebaiknya Membuat Itinerary Sebelum Liburan?
Liburan memang identik dengan santai. Namun, bukan berarti semuanya harus dilakukan tanpa rencana.
Itinerary membantu kamu mendapatkan gambaran perjalanan sebelum berangkat. Kamu bisa mengetahui destinasi apa saja yang ingin dikunjungi, bagaimana urutan rutenya, serta berapa banyak waktu dan biaya yang perlu disiapkan.
1. Menghemat waktu
Tanpa itinerary, waktu liburan bisa habis hanya untuk mencari tempat berikutnya. Dengan membuat rencana sejak awal, kamu sudah memiliki gambaran aktivitas setiap hari.
2. Mengatur destinasi agar lebih efisien
Destinasi yang lokasinya berdekatan bisa ditempatkan dalam hari atau rute yang sama. Dengan begitu, kamu tidak perlu terlalu sering bolak-balik dari satu kawasan ke kawasan lainnya.
3. Memperkirakan budget liburan
Perjalanan yang terlihat murah bisa menjadi mahal jika pengeluaran tidak direncanakan. Dengan itinerary, kamu bisa memasukkan biaya tiket, transportasi, bahan bakar, sewa kendaraan, hingga biaya lainnya sehingga gambaran budget perjalanan menjadi lebih jelas.
4. Memudahkan perjalanan bersama
Kalau pergi bersama teman atau keluarga, itinerary bisa menjadi acuan bersama. Semua orang dapat mengetahui rencana perjalanan tanpa harus bertanya berulang kali, “Setelah ini kita ke mana?”
5. Bisa menjadi panduan saat perjalanan
Itinerary yang sudah dibuat dapat disimpan, dibagikan, atau diunduh sehingga lebih mudah dibuka kembali ketika dibutuhkan.
Cara Membuat Itinerary Perjalanan yang Praktis
Sebenarnya, membuat itinerary tidak harus menggunakan spreadsheet atau dokumen yang panjang.
Salah satu cara yang lebih praktis adalah menggunakan aplikasi Itinerary Builder Travelspromo.
Dengan tool ini, kamu dapat menentukan tanggal perjalanan, jumlah traveler, titik berangkat, destinasi, titik akhir, rute, waktu, budget, hingga catatan perjalanan dalam satu itinerary.
Berikut langkah sederhananya.
1. Tentukan tanggal perjalanan
Tentukan kapan perjalanan dimulai dan berapa lama kamu akan berlibur.
Misalnya:
Tanggal perjalanan akan menjadi dasar untuk membagi itinerary menjadi Hari 1, Hari 2, dan Hari 3.
2. Tentukan jumlah traveler
Masukkan jumlah orang yang ikut dalam perjalanan. Informasi ini berguna terutama ketika kamu ingin memperkirakan biaya perjalanan per orang.
3. Tentukan titik berangkat
Masukkan lokasi awal perjalanan, misalnya hotel, stasiun, bandara, rumah, atau lokasi lainnya. Setelah titik awal ditentukan, kamu bisa mulai menambahkan destinasi yang ingin dikunjungi.
4. Tambahkan destinasi
Masukkan tempat wisata atau lokasi yang ingin kamu kunjungi. Travelspromo juga menyediakan fitur Destinasi Terdekat yang dapat digunakan untuk mencari inspirasi tempat di sekitar lokasi terakhir.
Ini berguna ketika kamu sudah punya satu tujuan tetapi masih bingung mencari tempat lain yang lokasinya berdekatan.
5. Atur waktu dan durasi kunjungan
Setelah destinasi ditambahkan, kamu dapat mengatur waktu dan durasi kunjungan.
Contohnya:
- 08.00 berangkat;
- 09.00 tiba di destinasi pertama;
- 11.00 menuju destinasi berikutnya;
- 13.00 makan siang;
- 14.00 melanjutkan perjalanan.
Dengan pembagian seperti ini, itinerary tidak hanya berisi daftar tempat, tetapi juga memberikan gambaran aktivitas sepanjang hari.
6. Atur rute perjalanan terpendek
Salah satu bagian yang sering membuat pembuatan itinerary terasa rumit adalah menentukan urutan destinasi.
Travelspromo menyediakan fitur Sort Rute untuk membantu mengatur destinasi agar perjalanan lebih efisien. Rute juga dapat dilihat melalui peta interaktif beserta informasi jarak dan waktu tempuh.
7. Masukkan budget
Bagian budget penting untuk membantu mengontrol pengeluaran. Kamu dapat memasukkan biaya yang dihitung per orang maupun biaya all in untuk kebutuhan bersama. Fitur ini dapat digunakan untuk berbagai pengeluaran seperti tiket, transportasi, sewa kendaraan, dan kebutuhan perjalanan lainnya.
8. Tambahkan catatan
Jangan lupa memasukkan informasi penting ke dalam catatan.
Misalnya:
- jam check-in hotel;
- nomor booking;
- barang yang perlu dibawa;
- informasi parkir;
- catatan untuk anggota keluarga;
- hal yang perlu diperhatikan di destinasi.
Dengan begitu, informasi perjalanan tidak tercecer di berbagai aplikasi chat atau catatan terpisah.
Itinerary Builder Travelspromo Bisa Dipakai untuk Apa Saja?
Itinerary perjalanan tidak hanya cocok untuk liburan bersama pasangan.
Kamu bisa menggunakannya untuk berbagai jenis perjalanan, seperti:
Itinerary liburan keluarga
Buat jadwal perjalanan yang lebih teratur agar seluruh anggota keluarga tahu destinasi yang akan dikunjungi.
Itinerary bersama teman
Cocok untuk road trip, backpacking, staycation, atau perjalanan beberapa hari ke luar kota.
Itinerary perjalanan kantor
Rencana perjalanan dapat disusun lebih terstruktur ketika bepergian bersama banyak orang.
Itinerary road trip
Kamu bisa menentukan titik awal, destinasi, titik akhir, serta rute perjalanan untuk mendapatkan gambaran perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya.
Itinerary wisata dalam kota
Tidak perlu pergi jauh. Kamu juga bisa membuat itinerary untuk menjelajahi berbagai tempat wisata dalam satu kota.
Contoh Itinerary Perjalanan
Sebagai gambaran, Travelspromo juga menyediakan contoh itinerary yang dapat menjadi inspirasi.
Salah satunya adalah Itinerary 3 Hari 2 Malam Yogyakarta Motoran dengan 17 destinasi dan estimasi total budget sekitar Rp997,4 ribu pada halaman itinerary yang ditampilkan Travelspromo.
Contoh seperti ini bisa membantu kamu melihat bagaimana perjalanan beberapa hari dapat disusun menjadi satu rencana yang lebih terstruktur.
Kamu juga tidak harus mengikuti itinerary tersebut secara persis. Destinasi, waktu, rute, dan budget bisa disesuaikan dengan kebutuhan perjalananmu.
Apa Saja Fitur Itinerary Builder Travelspromo?
Travelspromo menyediakan sejumlah fitur untuk membantu proses penyusunan itinerary.
Beberapa di antaranya adalah:
- Titik Berangkat, untuk menentukan lokasi awal perjalanan.
- Tambah Destinasi, untuk memasukkan tempat yang ingin dikunjungi.
- Destinasi Terdekat, untuk mencari inspirasi tempat di sekitar lokasi terakhir.
- Titik Akhir, untuk menentukan lokasi akhir perjalanan.
- Sort Rute, untuk membantu mengatur urutan perjalanan.
- Peta Interaktif, untuk melihat lokasi dan jalur perjalanan yang bisa terhubung ke Google Map.
- Budget Per Orang atau All In, untuk membantu menghitung biaya.
- Catatan Per Destinasi, untuk menyimpan informasi penting.
- Durasi: Menentukan lama di suatu destinasi.
- Publish Itinerary, untuk membagikan itinerary kepada orang lain.
- Download PDF dan Gambar, untuk menyimpan itinerary dan membagikannya dengan lebih mudah.
Jadi, kamu tidak perlu membuat jadwal, peta, perhitungan biaya, dan catatan perjalanan di tempat yang berbeda.
Apakah Membuat Itinerary di Travelspromo Gratis?
Kamu dapat mulai menyusun itinerary menggunakan Itinerary Builder secara GRATIS. Namun, untuk menyimpan itinerary ke akun, tersedia sistem itinerary premium. Jika kuota belum tersedia, sistem akan menampilkan pilihan pembelian sebelum itinerary disimpan.
Travelspromo juga menyediakan pilihan Premium Itinerary dan Perpanjang Itinerary. Agar tidak membenani biaya harganya juga murah mulai dari Rp5.000 saja per itinerary yang tersimpan.
Jadi, kamu bisa membuat rencana perjalanan terlebih dahulu, lalu membeli kuota ketika ingin menyimpan dan mengelola itinerary tersebut.
Cara Membeli Kuota Itinerary Travelspromo
Kalau itinerary sudah selesai dibuat dan kuota belum tersedia, proses pembelian dapat dilakukan dari sistem Itinerary Builder.
Secara umum, langkahnya adalah:
- Buat itinerary sesuai perjalananmu.
- Atur tanggal dan jumlah traveler.
- Tambahkan destinasi dan rute.
- Masukkan budget dan catatan jika diperlukan.
- Klik Simpan.
- Jika belum memiliki kuota, pilih paket itinerary yang tersedia.
- Lanjutkan ke checkout.
- Setelah pembayaran berhasil, kuota akan masuk ke akun.
Setelah itinerary tersimpan, kamu dapat mengelolanya melalui menu My Itinerary.
Buat Itinerary Perjalanan Sekarang
Itinerary Bisa Dibagikan ke Teman atau Keluarga
Salah satu keuntungan membuat itinerary secara digital adalah rencana perjalanan lebih mudah dibagikan.
Setelah itinerary dibuat dan dipublikasikan, kamu dapat membagikan link itinerary kepada teman atau keluarga. Itinerary publik dapat menampilkan judul perjalanan, peta, daftar hari, destinasi, ringkasan perjalanan, dan informasi lain sesuai pengaturan yang dipilih.
Kamu juga bisa mengunduh itinerary dalam format PDF atau gambar untuk disimpan secara offline maupun dikirim melalui WhatsApp.
Contoh Hasil download salah satu template gambar itinerary


Tips Membuat Itinerary Perjalanan agar Tidak Terlalu Padat
Membuat itinerary bukan berarti memasukkan sebanyak mungkin tempat wisata ke dalam satu hari. Justru, itinerary yang baik adalah itinerary yang realistis. Berikut beberapa tips yang bisa kamu gunakan:
Jangan memasukkan terlalu banyak destinasi
Perhitungkan waktu perjalanan dan durasi kunjungan. Lima destinasi yang berdekatan bisa lebih nyaman daripada sepuluh destinasi yang tersebar jauh.
Kelompokkan destinasi berdasarkan lokasi
Coba kunjungi tempat yang berada di kawasan yang sama dalam satu hari. Cara ini dapat membantu mengurangi waktu di perjalanan.
Sisakan waktu cadangan
Perjalanan tidak selalu berjalan sesuai jadwal. Bisa saja terjadi macet, antrean tiket, hujan, atau kamu ingin menikmati suatu tempat lebih lama.
Perhitungkan jam operasional
Pastikan destinasi yang ingin dikunjungi memang buka pada waktu yang direncanakan.
Sesuaikan dengan gaya liburan
Kalau ingin santai, jangan membuat jadwal terlalu padat.
Sebaliknya, jika ingin mengeksplorasi banyak tempat dalam waktu singkat, kamu bisa membuat itinerary yang lebih detail.
Tidak Perlu Lagi Membuat Itinerary Secara Manual
Membuat itinerary perjalanan sebenarnya tidak sulit. Yang membuatnya terasa melelahkan adalah ketika semua harus dilakukan secara manual.
Kamu harus mencari destinasi, mencatat alamat, menentukan urutan perjalanan, menghitung jarak, memperkirakan waktu, dan menghitung budget satu per satu.
Dengan Itinerary Builder Travelspromo, proses tersebut bisa dilakukan dalam satu tempat. Kamu dapat memilih destinasi, menyusun rute, mengatur waktu, menghitung budget, menambahkan catatan, hingga menyimpan dan membagikan itinerary.
Jadi, sebelum berangkat liburan, luangkan beberapa menit untuk membuat rencana perjalanan yang lebih terstruktur.
Sudah punya tujuan liburan? Sekarang waktunya membuat itinerary.
👉 Buat Itinerary Perjalanan di Travelspromo
Atau kalau kamu ingin langsung melihat inspirasi itinerary yang sudah dibuat pengguna, kamu bisa melihat berbagai contoh perjalanan di halaman itinerary Travelspromo.


