Harga Tiket Masuk Monumen Kapal Selam : Rp15.000Jam Buka: 08.00 - 21.00No. Telepon: (031) 5490410Alamat: Jl. Pemuda No.39, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya , Jawa Timur, Indonesia, 60277

Indonesia terkenal sebagai negara dengan wilayah maritim yang luas. Peninggalannya pun masih dapat dinikmati hingga saat ini, seperti adanya Monumen Kapal Selam Surabaya. Yaitu sebuah kapal yang berada di darat, dimaksudkan sebagai bangunan museum.

Surabaya juga dikenal sebagai kota dengan kekuatan maritim yang hebat. Sejak zaman dahulu kala, kota ini telah menjadi pusat perdagangan dunia. Dan Monumen Kapal Selam (Monkasel) ini menjadi bukti Surabaya memiliki kekuatan maritim yang hebat.

Harga Tiket Masuk Monumen Kapal Selam Surabaya

Untuk masuk ke objek wisata ini, pengunjung dikenakan tarif masuk, namun tidak perlu khawatir. Tiket Masuk Monkasel cukup terjangkau hanya Rp15.000

Harga Tiket Masuk Monumen Kapal Selam Surabaya
Tiket Masuk Rp15.000

Baca: Hutan Bambu Surabaya Kesejukan Di Tengah Kota

Syarat kunjungan ke Monkasel: 

  • Sudah vaksin minimal dosis 1.
  • Sebelum masuk ke area, wajib scan QR Code di aplikasi PeduliLindungi.
  • Menggunakan masker.
  • Anak usia 12 tahun ke bawah boleh berkunjung jika pendamping sudah vaksin.

Jam Buka Monumen Kapal Selam Surabaya

Objek wisata ini terbuka untuk umum setiap harinya. Bahkan, pengunjung dapat menikmati objek wisata ini dari pagi hingga malam. Karena jam operasionalnya yang panjang.

Jam Operasional
Senin – Minggu 08.00 – 21.00

Menilik Sejarah Hebatnya Monumen Kapal Selam Surabaya

Monumen Kapal Selam Surabaya. Foto: Gmap/Afifahn 526

Monkasel merupakan monumen skala penuh dari KRI Pasopati 410. Kapal selam ini merupakan salah satu Armada Divisi Timur. Basofi Soedirman, menjadi peletak batu pertama dalam konstruksi monumen yang dimulai pada Juli 1995.

Meskipun monumen ini bukanlah replika, namun pembuatannya dilakukan dengan membagi kapal menjadi 16 bagian. KRI Pasopati 410 diiris di PT PAL Indonesia, yang kemudian bagiannya disambung kembali. Pada 15 Juli 1998, Monkasel resmi buka dan menjadi objek wisata Surabaya.

Monumen berwarna hijau ini merupakan monumen kapal selam terbesar di Asia. Pembangunannya berasal dari ide para sesepuh kapal selam dan angkatan laut. Selain sebagai wisata, Monkasel juga berdiri sebagai warisan sejarah Indonesia sebagai Negara Maritim.

Detail dari KRI Pasopati 410

monumen kapal selam surabaya
KRI Pasopati 410 di Monumen Kapal Selam Surabaya. Foto: Gmap/Dieta Singarimbun

KRI Pasopati 410 yang menjadi monumen ini merupakan tipe SS Whiskey Class.. Di mana kapal ini bertugas di Angkatan Laut sejak 29 Januari 1962. KRI Pasopati 410 memiliki peran besar dalam mempertahankan hukum kelautan, salah satunya Operasi Trikora.

KRI Pasopati 410 memiliki panjang 76,6 x 6,30 meter, serta berat 1.300 ton. Kecepatannya mencapai 18,3 knot di atas permukaan laut, dan 13,6 knot di bawah permukaan. Hebatnya, KRI Pasopati 410 ini memiliki persenjataan dengan 12 torpedo uap gas dengan panjang 7 meter.

Baca: Suroboyo Carnival Tiket Masuk & Wahana

Di dalamnya terdapat 7 ruangan, di antaranya ruang haluan torpedo dan ruang mesin diesel. Dilengkapi juga dengan ruang komandan serta ruang awak kapal. Kemudian ada juga jembatan utama dan pusat komando yang lokasinya berdekatan.

Awal Mula Kedatangan KRI Pasopati 410

KRI Pasopati 410 didatangkan langsung dari Rusia. Sebelum membawa kapal selam ini, pelaut muda Indonesia berangkat ke Rusia secara bergelombang. Di sana, mereka mengikuti pelatihan yang keras untuk menjadi awak kapal ini.

Kala itu, hanya Indonesia negara di belahan dunia selatan yang memiliki 12 kapal selam. Whisky Class menjadi kapal selam diesel yang menjadi momok Blok NATO. Bahkan, Belanda pun pada masa itu tidak dapat menandingi kapal milik Indonesia.

Kemampuan Whisky Class mampu menggetarkan armada kapal Belanda. Karena, kapal selam ini dipersenjatai oleh rudal anti serangan udara. Selain itu juga peluncur torpedo di buritan dan haluan kapal.

Kolam Renang Monumen Kapal Selam Surabaya

kolam renang di monumen kapal selam surabaya
Kolam Renang Anak Monkasel. Foto: Gmap/Dimas Fauzi

Selain wisata sejarah, Monkasel juga menyediakan wahana lain yang mengasyikkan. Yaitu kolam renang anak-anak. Karena khusus untuk anak, jadi kolam ini dangkal.

Tempat ini memang khusus sebagai kolam renang saja, sehingga tidak ada wahana air lain. Tidak seperti di waterboom yang memiliki banyak wahana air. Meski begitu, keseruan tetap tercipta dengan adanya teriakan senang dari anak-anak.

Baca: Ciputra Waterpark Surabaya Tiket Masuk & Wahana

Menyaksikan Pertunjukan Reog Ponorogo

Jawa Timur terkenal dengan budaya Reog Ponorogonya. Pihak Monkasel juga menyediakan atraksi Reog Ponorogo setiap hari Sabtu dan Minggu. Pengunjung dapat menyaksikannya dengan membayar tiket sebesar Rp 10.000.

Menyusuri Sungai Kalimas dengan Perahu Motor

Pengunjung dapat menikmati keindahan perairan dengan menyusuri Sungai Kalimas. Karena, di sini pengunjung dapat menyewa perahu motor untuk mengitari Sungai Kalimas. Wahana ini hanya tersedia setiap Sabtu dan Minggu, bahkan di malam hari, dengan membayar tiket Rp 20.000.

Kontak dan Lokasi Monumen Kapal Selam Surabaya

Monkasel beralamat di Jalan Pemuda 39 Surabaya. Pengunjung dapat menghubungi di nomor 031-5490-410 atau di email [email protected] Monkasel menyediakan fasilitas berupa video rama, musik live, stan souvenir, dan area parkir.

Tanggapan:

4.4 / 5. dari 21

Berikan Rating

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini