Beranda Tiket Wisata

MUSEUM PUSAKA NIAS Tiket & Koleksi Unik - November 2020

Museum Pusaka Nias
Harga Tiket: Rp2.000 - Rp5.000 Jam Buka: 08.00 - 17.00 No. Telepon: 063922286. Alamat: JL. Yos Sudarso, No. 134-A,Iraonogeba,Gunungsitoli,Sumatera Utara,Indonesia ,22812.

Museum Pusaka Nias merupakan satu-satunya tempat yang menyimpan ribuan benda bersejarah di Kepulauan Nias. Koleksi aneka tanaman obat tradisional, dan berbagai satwa Nias tersimpan di sini. Destinasi ini menjadi tempat rekreasi sekaligus barometer pelestarian budaya Nias.

Sejak dibuka pada tahun 1995, Museum  telah menjadi pusat komunitas seni dan budaya Nias. Museum ini telah menjadi ikon dan referensi bagi wisatawan untuk melihat kekayaan budaya pulau ini.

Harga Tiket Masuk Museum Pusaka Nias

Harga Tiket Masuk
TarifKeterangan
Jenis Tiket
DewasaRp 5.000
Anak-anakRp 2.000
Tarif Penginapan
Lodge Rumah Adat Laraga  (RAL)Rp 350.000Rate per malam termasuk Wi-fii & sarapan untuk dua orang
Lodge Rumah Adat Bawölato  (RAB)Rp. 400.000
Lodge Rumah Adat Bawöganöwö (RABA)Rp 400.000
Lodge Rumah Adat UlunoyoRp 350.000
Omo ZotomoRp 100.000kamar single
Rp 250.000kamar doble
Omo FafaRp 400.000Harga per malam. Diskon 30% untuk sewa bulanan.
Omo BawaRp 500.000

Baca: Tempat Wisata Terbaik di Nias

Jam Buka

Waktu operasionalJam Buka
Senin – SabtuPk. 08.00 – 17:00
MingguPk. 12:30 – 17:30

Aktivitas dan Atraksi Wisata

Museum Pusaka Nias Gunungsitoli Sumatera Utara - bjorn_tobewild
Museum Pusaka Nias Gunungsitoli – Foto : Instagram/bjorn_tobewild

Museum Pusaka Nias memiliki staf dengan banyak pengetahuan tentang budaya Nias dan artefaknya. Wisatawan juga dapat didampingi pemandu yang tersedia dalam Bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Untuk mempermudah wisatawan, tersedia juga label pameran dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Menyaksikan Pameran Artefak Nias

Ruang pameran berisi artefak kebudayaan di Museum Pusaka Nias Gunungsitoli Sumatera Utara - Bastian AS
Ruang pameran Museum Pusaka Nias berisi artefak kebudayaan – Foto : GoogleMaps/Bastian AS

Museum Pusaka Nias memiliki koleksi benda-benda terkait budaya dan sejarah Nias. Benda-benda penting dari koleksi museum bertempat di empat paviliun besar ditampilkan dalam bentuk pameran. Terbuka setiap hari untuk umum, wisatawan diajak mengenal budaya asli dan sejarah Pulau Nias.

Artefak-artefak senjata, benda-benda kepercayaan Ono Niha dan model Omo Sebua dipamerkan di Pavilion I. Sedangkan Pavilion II menyajikan artefak yang digunakan selama pesta adat Owasa dan perayaan lainnya. Sementara artefak alat-alat untuk kehidupan sehari-hari masyarakat Nias dapat dilihat di Pavilion III.

Untuk pameran jangka pendek yang berubah secara teratur, museum menggunakan ruang Pavilion IV. Di sini, wisatawan dapat melihat pameran fotografi, ceramah, presentasi audio visual, serta pendidikan budaya. Terdapat juga Ruang Megalith yang terbuka di antara keempat Pavilion, menampilkan patung- patung batu megalit.

Santap Kuliner di Museum Nias Café

Museum Nias terdapat café sekaligus restoran populer tempat wisatawan dapat menikmati pilihan hidangan lezat. Aneka citarasa nusantara maupun menu western tersedia di sini. Area ini  juga menyediakan pilihan kudapan ringan hingga obat tradisional dengan akses hotspot gratis.

Café Museum Nias berada di kawasan taman yang menghadap tepi laut di Gunungsitoli. Wisatawan dapat menikmati suasana tenang dan nyaman untuk pertemuan maupun menikmati hidangan sambil bersantai. Wisatawan juga dapat memilih duduk di cafe maupun di pondok taman yang lebih pribadi.

Di area pantai Bintang Laut, wisatawan juga dapat menemukan penjual minuman dan makanan ringan. Bagi wisatawan yang menginap, cafe menjadi tempat pilihan untuk sarapan hingga makan malam. Katering untuk berbagai acara dan pertemuan yang dilangsungkan di museum juga disediakan di sini.

Mengunjungi Koleksi Satwa Mini Zoo

Bayi Rusa Timur lahir di Kebun Binatang Mini Museum Pusaka Nias Gunungsitoli Sumatera Utara - museumpusakanias
Bayi Rusa Timur lahir di Kebun Binatang Mini Museum Pusaka Nias Gunungsitoli Sumatera Utara – museumpusakanias

Sebuah kebun binatang kecil khusus satwa liar dari Nias terdapat dalam area Museum Pusaka Nias. Satwa seperti rusa, kijang, kancil, kera, binturung, landak dan kelelawar mengisi koleksinya. Ada juga buaya air asin besar, kura-kura, ular, elang, dan spesies burung lainnya.

Banyak satwa sering dijadikan ukiran dekorasi rumah yang menggambarkan status sosial seerta keadaan pemiliknya. Seperti buaya, rusa, kancil, elang, enggang, kera, cicak, biawak, maupun tenggiling.

Hewan-hewan tersebut juga erat kaitannya dengan tradisi lisan, khususnya mite dan amaedola (peribahasa) Nias. Kehadiran mini zoo tersebut juga merupakan sebagai sarana pendidikan budaya dan pengenalan lingkungan. Wisatawan dengan anak-anak akan sangat cocok mengunjungi area taman kebun binatang mini ini.

Menginap di Museum Nias Lodges

Omo Sebua
Omo Sebua merupakan rumah adat Nias yang dilestarikan di Museum Pusaka Nias – Foto : Instagram/siliusmgiawa7494

Menikmati waktu liburan, wisatawan juga dapat menginap di Museum Nias Lodges. Wisatawan dapat bermalam di bangunan asli rumah adat Omo Hada yang dipindahkan ke museum. Diperbaharui dengan fasilitas modern, letaknya di taman indah museum dengan akses ke pantai berpasir.

Salah satu rumahnya, Lodge Rumah Adat Laraga yang berbentuk lonjong dari Nias Utara. Pilihan lain ada Lodge Rumah Adat Bawölato dengan bentuk persegi empat dari Nias Tengah. Sedangkan Lodge Rumah Adat Bawöganöwö serta Lodge Rumah Adat Ulunoyo merupakan versi Nias Selatan.

Bangunan lain yang dapat dipilih yaitu Penginapan Omo Zotomo dengan 6 kamar di dalamnya.  Atau Rumah Omo Fafa, rumah kayu dengan satu kamar tidur dan ruang tamu. Ada juga Rumah Omo Bawa, bangunan semen besar 3 kamar tidur dilengkapi taman pribadi.

Berbagai Acara di Ruang Pertemuan Museum

Alat musik tradisional Nias, dimainkan pemusik dengan pakaian berbahan kulit kayu
Alat musik tradisional Nias dimainkan pemusik dengan pakaian khas berbahan kulit kayu.- Foto : Instagram/museumpusakanias

Museum Pusaka Nias juga sering digunakan sebagai tempat untuk berbagai acara dan pertemuan. Aneka jenis ruang pertemuan disediakan dengan arsitektur unik dalam kompleks museum yang tenang. Acara lokakarya, konferensi, maupun perayaan seringkali diadakan dari instansi pemerintah, swasta, dan kelompok masyarakat.

Ruang Omo Bale merupakan ruangan pertemuan paling popular di jantung kompleks museum. Bangunannya dihiasi ukiran kayu tradisional, merupakan replika dari ruang pertemuan tradisional Bawömataluo, Nias Selatan. Ada juga ruang serbaguna tertutup di gedung kantor museum yang khas dengan fasilitas modernnya.

Bagi wisatawan yang menyukai lokasi tepi pantai dapat memilih ruang pertemuan Bintang Timur. Atapnya berbentuk kubah besar dan dibangun dengan batu alam sebagai tempat duduk membentuk lingkaran. Pilihan lain, ruang Bintang Laut di dermaga yang dikelilingi laut di semua sisinya.

Berenang di Pantai Berpasir

pantai di dekat museum
Berenang di perairan dangkal tepi pantai berpasir area Museum Pusaka Nias – Foto : GoogleMaps/Razo Sultan

Di tepi perairannya, wisatawan dapat berenang dan bermain air laut. Sebuah dermaga menjadi titik awal untuk menyelam ke perairan laut yang lebih dalam.

Terdapat juga pantai dengan kedalaman air cukup dangkal untuk wisatawan anak-anak bermain air. Beberapa kolam dangkal dengan pelindung dan beberapa seluncur air juga melengkapi fasilitasnya.

Pada obyek wisata pantai ini, beberapa fasilitas melengkapinya seperti gazebo, kantin dan kamar bilas. Wisatawan disarankan untuk berhati-hati dan tidak berenang terlalu jauh dari perairan pantai. Hal tersebut karena banyaknya batu karang serta arus laut yang cukup deras di perairan dalam.

Bersantai di Taman Rekreasi

Museum Pusaka Nias memiliki sebuah taman yang indah sebagai destinasi rekreasi. Di dalamnya terdapat kolam ikan, taman bermain anak-anak dengan halaman menghadap ke laut.

Wisatawan dapat bersantai di tempat-tempat duduk yang tersedia di antara pepohonan besar. Ditemani semilir angin laut, tanaman yang tumbuh pun turut memberi nuansa keteduhan.

Dari sini, wisatawan dapat menikmati indahnya panorama, menyaksikan perahu-perahu nelayan, serta camar terbang merendah. Nuansa alami sangat terasa di taman Museum Pusaka Nias yang indah ini.

Keunikan Perpustakaan Museum

Museum Pusaka Nias memiliki perpusatakaan khusus buku-buku mengenai budaya dan sejarah warisan Nias. Perpustakaan tersebut terbuka untuk umum dan menjadi referensi penting bagi siswa maupun peneliti.

Literatur koleksi perpustakaan dikumpulkan oleh Martin Georg Hämmerle yang lebih akrab dipanggil Pastor Johannes. Beliau merupakan tokoh pendiri Museum Pusaka Nias ini. Dari 1130 judul buku yang ada, sebanyak 328 di antaranya merupakan buku tentang Nias.

Perpustakaan Museum Pusaka Nias menjadi fasilitas publik terutama bagi para pelajar dan mahasiswa. Wisatawan dapat datang untuk mencari informasi tentang masyarakat Nias dan budayanya pada hari kerja. Sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu, perpustakaan ini ditutup.

Kontak dan Lokasi Wisata Museum Pusaka Nias

Museum Pusaka Nias terletak di JL. Yos Sudarso, No. 134-A, P.O. Box 16, Iraonogeba, Gunungsitoli, Sumatera Utara 22812. Kontak telepon (0639) 22286.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.
Sangat BurukBurukBiasaBagusSangat Bagus 5,00 | 1 Pembaca

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini