Beranda Tiket Wisata

Gunung Dempo : Tiket, Jalur Pendakian & Keunikan – Desember 2022

0
Harga Tiket Masuk Gunung Dempo : Rp5.000Jam Buka: 24 JamNo. Telepon: -Alamat: Dempio Makmur, Pagar Alam Utara, Pagar Alam, Sumatera Selatan, Indonesia, -

Gunung Dempo adalah gunung dengan puncak tertinggi di Sumatra Selatan, yaitu 3.159 Mdpl. Sepanjang perjalanan menuju ke puncak, pengunjung akan bisa menikmati pemandangan alam yang menawan. Pemandangan seperti kebun teh, hutan mati, dan lembah yang sangat luas.

Sejauh ini terdapat 3 jalur untuk mendaki gunung ini, yaitu Jalur Kampung IV, Tugu Rimau, dan Jarai. Namun, untuk Jalur Jarai memiliki trek yang paling sulit dan berbahaya. Hal itu karena treknya terdiri dari bebatuan cadas dan masih sering ditemukan satwa buas, seperti harimau Sumatra.

Selain pemandangannya, terdapat hal-hal unik yang bisa ditemukan selama proses pendakian. Salah satunya yaitu cara mengatasi kabut yang tiba-tiba turun. Kabut tersebut akan membuat jarak pandang menjadi pendek. Untuk menghilangkan kabut itu, biasanya pendaki akan mengumandangkan azan dan kabut tersebut perlahan akan menghilang.

Hal unik lainnya yaitu kawah danau yang bisa terlihat saat sudah sampai ke puncak gunung. Air di danau ini bisa berubah warna hanya dalam hitungan menit. Jika diperhatikan dengan saksama, perubahan warna itu akan terlihat dengan jelas. Warna yang biasa muncul yaitu abu-abu, hitau tua, hijau toska, dan biru.

Harga Tiket Masuk Gunung Dempo

Untuk mendaki gunung ini, pengunjung perlu membayar tiket masuk. Kemudian siapkan juga biaya untuk membeli makanan. Selain itu, biaya tiket tersebut belum termasuk biaya fasilitas di dalam kawasan wisata ini.

Harga Tiket Masuk
Per orang Rp5.000

Baca: Green Paradise Pagaralam Tiket dan Aktivitas

Jam Buka Gunung Dempo

Gunung Dempo buka setiap hari selama 24 jam.

Jam Operasional
Setiap hari 24 jam

Jalur Pendakian Gunung Dempo

Pemandangan Gunung Dempo dari bawah
Untuk sampai ke puncak Gunung Dempo terdapat 3 jalur pendakian, yaitu Jalur Kampung IV, Tugu Rimau, dan Jarai. Foto: Google Map/Kawi Boedisetio

Sejauh ini Gunung Dempo memiliki 3 jalur pendakian, yaitu Jalur Kampung IV, Tugu Rimau, dan Jarai.

Jalur Kampung IV

Jalur pertama yaitu Jalur Kampung IV. Merupakan trek favorit, terutama bagi para pengunjung yang baru pertama kali mendaki. Meski harus memutar, jalur ini terbilang cukup landai. Jika melalui jalur ini, pengunjung akan bertemu dengan ‘dinding lemari’, yaitu sebuah tebing yang batu yang berbentuk rata.

Tebing ini memiliki ketinggian sekitar 5 meter. Di jalur ini juga pengunjung akan bertemu dengan makam dari leluhur Kampung Dempo yang berada di area cadas. Karena jalurnya yang memutar, untuk sampai ke puncak gunung pengunjung harus menempuh waktu selama 9 sampai 10 jam.

Jalur Tugu Rimau

Jalur kedua yaitu Jalur Tugu Rimau. Merupakan jalur yang dianggap agak sulit dan biasanya menjadi pilihan pendaki yang sudah profesional. Berbeda dengan Jalur Kampung IV, jalur ini tidak memutar sehingga tidak memakan waktu yang lama. Waktu pendakian untuk mencapai ke puncak melalui jalur kedua ini yaitu sekitar 4 sampai 5 jam.

Pada saat melalui jalur ini, pengunjung akan bertemu dengan sebuah hutan mati di antara shelter 1 dan 2. Hutan ini pada tahun 2016 mengalami kebakaran dan bekasnya masih bisa terlihat hingga kini.

Jalur Jarai

Jalur ketiga yaitu Jalur Jarai yang letaknya berada di sudut yang berbeda dari jalur lainnya. Trek di jalur ini lebih banyak tebing-tebing cadas dan terdapat hewan buas seperti Harimau Suamtra. Jalur Jarai ini belum termasuk ke dalam jalur resmi karena medannya yang terlalu berbahaya.

Baca: Dempo Park Tiket & 6 Daya Tarik Wisata

Hal-Hal Unik Saat Pendakian

Pengunjung yang beristirahat di lembah yang terletak di dua puncak Gunung Dempo
Salah satu hal unik yang bisa dialami ketika berada di lembah yang ada di antara dua puncak Gunung Dempo yaitu mendengar salam yang diucapkan pendaki lain dari puncak gunung. Foto: Google Map/Rison

Saat mendaki Gunung Dempo, pengunjung akan menemukan hal-hal yang unik. Hal pertama yaitu bertemu dengan burung jalak hitam. Burung ini dipercaya sebagai perwujudan dari penjaga Gunung Dempo yang bisa mengetahui niat dari pada pendaki saat di sini. Selain itu burung ini juga sering kali mengikuti para pendaki sampai ke puncak.

Hal unik kedua yaitu mengumandangkan azan ketika jalur pendakian tertutup kabut. Jarak pandang saat kabut turun hanya sekitar 1 meter. Menariknya, di saat tersebut pendaki biasanya akan mengumandangkan azan dan setelah selesai kabut perlahan akan menghilang.

Hal lain yang menarik saat mendaki gunung ini, yaitu mengucapkan salam dari puncak gunung. Gunung Dempo memiliki 2 buah puncak yaitu puncak Dempo dan Merapi. Di antara kedua puncak itu terdapat sebuah lembah yang menjadi tempat bagi para pendaki untuk mendirikan tenda. Lembah tersebut dikenal dengan nama pelataran. Dari puncak gunung, pengunjung bisa mengucapkan salam dan uniknya bisa terdengar sampai ke pelataran.

Hal menarik keempat yaitu warna air di danau kawah yang berada di bawah gunung selalu berubah-ubah dalam hitungan menit. Warna yang sering terlihat yaitu abu-abu, hijau tua, hijau toska, dan biru. Untuk warna biru, terbilang langka sehingga hanya pengunjung yang beruntung yang bisa melihatnya.

Menikmati Pemandangan Alam di Gunung Dempo

Pemandangan kawah di Gunung Dempo
Salah satu pemandangan unik yang bisa dilihat di Gunung Dempo yaitu kawahnya yang warnanya bisa berubah antara abu-abu, hijau tua, hijau toska, atau biru dalam hitungan menit. Foto: Google Map/Yuda Setiaji Tambayong

Pemandangan di Gunung Dempo yang terkenal yaitu perkebunan tehnya yang berada di Pagar Alam. Kebun teh ini berada di ketinggian 1.510 Mdpl dan dengan luas lahan sekitar 1.523 hektare. Pengelola kebun teh ini yaitu PT Perkebunan Nusantara VII. Hasil panen dari kebun teh Pagar Alam ini dijual ke dalam dan luar negeri. Selain teh, di bagian atas perkebunan teh juga terdapat perkebunan kopi. Robusta adalah jenis kopi yang dihasilkan di kawasan ini.

Tidak hanya teh dan kopi, di sini juga banyak terdapat perkebunan buah dan sayur. Pada saat sudah sampai di puncak gunung, pengunjung bisa melihat pemandangan lautan awan. Saat sudah tidak ada awan, pemandangan yang bisa terlihat yaitu hamparan perkebunan teh serta hutan yang hijau dan rimbun.

Tak hanya itu, dari sini juga bisa terlihat kawah gunung dengan warna yang bisa berubah dalam hitungan menit. Dari puncak gunung pengunjung bisa melihat daratan Bengkulu di sebelah selatan, lembah, dan Laut Hindia di kejauhan.

Fasilitas di Gunung Dempo

Fasilitas yang ada di gunung ini tergolong lengkap. Terdapat toilet, musala, dan area parkir di sini. Selain itu, di sini juga dibangun beberapa kios yang menjual aneka makanan, minuman, sampai oleh-oleh. Bagi pengunjung yang ingin bermalam di sekitar Gunung Dempo, pengelola menyediakan penginapan yang bisa disewa dengan harga terjangkau.

Lokasi Gunung Dempo

Gunung Dempo berlokasi di Kabupaten Pagar Alam, Sumatra Selatan. Gunung ini berlokasi 300 kilometer dari pusat Kota Palembang selama 8 jam perjalanan. Selama perjalanan, pengunjung akan melalui Kabupaten Prabumulih dan Kabupaten Lahat. Pengunjung bisa menjadikan terminal Pagar Alam sebagai titik awal keberangkatan. Dari terminal ini, terdapat mobil carteran atau ojek yang siap mengantar pengunjung menuju ke Jalur Kampung IV.

Tanggapan:

4.6 / 5. dari 19

Berikan Rating