Beranda Tiket Wisata

BENTENG OTANAHA Tiket Masuk & Daya Tarik – Desember 2022

0
Harga Tiket Masuk Benteng Otanaha : Rp5.000Jam Buka: 06.00 - 18.00No. Telepon: -Alamat: Jl. Usman Isa, Dembe I, Kota Baru, Gorontalo, Gorontalo, Indonesia, 96181

Gorontalo memiliki situs sejarah dengan pemandangan alam yang indah dan menarik. Situs tersebut yaitu Benteng Otanaha yang terletak di Kota Barat, Gorontalo. Benteng ini merupakan bangunan peninggalan pada masa penjajahan Portugis. Saat itu tentara Portugis ingin tinggal sementara karena kapalnya mendapat serangan bajak laut dan mengalami cuaca buruk.

Penamaan benteng ini berasal dari salah satu anak Raja Ilato, Naha, penguasa Gorontalo kala itu. Hal itu karena Benteng Otanaha berguna sebagai area bertahan dan menyerang bagi keluarga Naha. Saat itu wilayah kerajaan sedang mendapat serangan rombongan transmigran. Untuk menghormati jasa keluarga Naha, benteng itu diberi nama Otanaha, yang berarti benteng milik Naha.

Harga Tiket Masuk Benteng Otanaha

Untuk menikmati wisata di Benteng Otanaha, pengunjung harus membayar sejumlah tiket masuk. Selain itu siapkan juga biaya untuk menyewa becak motor dan membeli jajanan. Pengunjung yang membawa kendaraan akan dikenakan biaya parkir sesuai dengan jenis kendaraannya.

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas
Tiket masuk Rp5.000
Sewa becak motor mulai dari Rp30.000
Toilet Rp2.000
Parkir motor/mobil RP2.000/Rp5.000

Baca: MENARA KEAGUNGAN LIMBOTO Tiket & Daya Tarik

Jam Buka Benteng Otanaha

Benteng Otanaha buka setiap hari mulai dari pagi hingga sore.

Jam Buka
Setiap hari 06.00-18.00

Menyusuri Bangunan Benteng yang Menawan

anak tangga menuju ke Benteng Otanaha
Pengunjung yang ingin ke Benteng Otanaha harus menaiki anak tangga sebanyak 351 buah. Foto: Google Map/Abi Jzikr

Benteng Otanaha menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang dimiliki Indonesia dan berada di Gorontalo. Tinggi benteng ini rata-rata 1 meter. Dinding benteng terbuat dari bebatuan yang direkatkan dengan putih telur dan memiliki ketebalan hingga 50 centimeter. Kabarnya, telur yang digunakan bukan berasal dari ayam, melainkan dari burung Maleo yang merupakan burung endemik Sulawesi.

Sejak awal pembangunan, benteng ini berbentuk bulan dan memang tidak memiliki atap. Dengan lokasi berada di atas bukit kapur yang cukup tinggi. Untuk sampai ke sini, pengunjung harus menaiki sekitar 351 anak tangga. Pada anak tangga terdapat 4 tempat persinggahan untuk beristirahat sejenak. Sedangkan jumlah anak tangga yang ada di setiap tempat persinggahan tidak sama.

Dari pos awal ke tempat persinggahan I anak tangganya berjumlah sebanyak 53 buah. Kemudian antara persinggahan I dan 2 anak tangga yang harus dilalui yaitu berjumlah 83 buah. Selanjutnya, dari persinggahan 2 ke 3 jumlah anak tangga sebanyak 55 buah. Terakhir, dari persinggahan 3 ke 4, pengunjung harus menaiki anak tangga sebanyak 89 buah dan 71 anak tangga untuk sampai ke benteng.

Baca: Teluk Tomini Tiket & Ragam Pesona

Pemandangan Danau Limboto

Pemandangan dari Benteng Otanaha
Dari Benteng Otanaha, pengunjung bisa melihatnya indahnya Danau Limboto serta hamparan enceng gondok, kota Gorontalo, dan pegunungan yang asri. Foto: Google Map/Aji Lukman Ibrahim

Dari reruntuhan Benteng Otanaha, pengunjung bisa melihat pemandangan alam yang memanjakan mata. Salah satunya yaitu Danau Limboto. Di sekitar danau, terdapat hamparan tanaman enceng gondok yang membuat permukaan air terlihat hijau dari kejauhan. Selain itu, pada pagi atau sore permukaan air tersebut akan memantulkan cahaya matahari dan terlihat berkilauan.

Tidak hanya danau, dari sini juga bisa terlihat indahnya Kota Gorontalo. Di tepi benteng atap rumah-rumah tampak mengelilingi area bukit di bagian bawah. Pemandangan lain yang terlihat yaitu deretan pegunungan. Area pegunungan yang rimbun pepohonan sehingga tampak hijau dan asri dan kejauhan.

Saat berada di sini jangan lupa untuk mengabadikan pemandangan yang ada di bawah benteng. Pengunjung juga bisa berswafoto di dengan latar belakang pemandangan tersebut. Area yang bagus untuk memotret pemandangan yaitu di area pandang dekat pintu masuk. Agar benteng juga bisa sedikit terlihat, pengunjung bisa mengambil gambar dari dalam bangunan.

Pesona Benteng Otanaha

Benteng Otanaha di Gorontalo
Benteng Otanaha merupakan bangunan yang dihasilkan dari kesepakatan antara Raja Ilato dan tentara Portugis. Foto: Google Map/Arif S. S.

Benteng Otanaha merupakan benteng pertahanan yang dibangun pada tahun 1500-an di masa penjajahan Portugis. Izin dari Raja Ilato lalu dibangunlah 3 benteng di atas puncak bukit kapur. Nama benteng berasal dari nama anggota keluarga kerajaan yang gugur saat melawan rombongan transmigran. Ketiga anggota keluarga tersebut yaitu bernama Otanaha, Otahiya, dan Ulupahu.

Benteng Otanaha memiliki pesona yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Pemandangan yang bisa terlihat dari sini yaitu Danau Limboto yang menawan. Untuk melihat pemandangan itu, pengunjung bisa menggunakan area pandang. Di area tersebut terpasang pagar agar pengunjung merasa aman saat berada di sini.

Selain pemandangan, bangunan benteng juga membuat pengunjung terpesona. Meski saat ini hanya berbentuk reruntuhan, namun saat melihatnya akan terbayang kegagahannya di masa lalu. Dengan tekstur dindingnya yang tidak rata menambah kesan eksotis dari bangunan benteng. Kesan itu didukung dengan dinding yang berwarna abu-abu dan bangunan yang sudah tidak beratap.

Fasilitas

Fasilitas yang tersedia tergolong cukup lengkap. Di dekat benteng terdapat beberapa pedagang jajanan, seperti cincau atau cilok. Selain itu, tersedia beberapa toilet. Bagi yang membawa kendaraan, pengelola juga menyediakan lahan untuk parkir. Sebagai tempat untuk duduk di sini juga tersedia beberapa bangku yang terletak di area benteng.

Lokasi Benteng Otanaha

Benteng Otanaha berlokasi di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Tempat wisata sejarah ini terletak 10 kilometer dari pusat Kota Gorontalo dan bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit.

Tanggapan:

4.6 / 5. dari 16

Berikan Rating

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini