PURA SAMUAN TIGA Wisata Cagar Budaya dan Sejarah April 2024

  • Harga Tiket Masuk Pura Samuan Tiga: Gratis
  • Jam Buka: 06.00–19.00
  • Nomor Telepon: -
  • Alamat: Jl. Pura Samuan Tiga, Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali , Indonesia, 50581

Pura Samuan Tiga merupakan bangunan suci untuk umat Hindu Bali melakukan persembahyangan. Pura ini sangat bersejarah karena menjadi tonggak awal persatuan rakyat Bali. Tempat ini memiliki kisah bersejarah, artefak kuno, serta tradisi yang turun-temurun. Kini Pura Samuan Tiga juga berkembang menjadi tempat wisata cagar budaya.

Bagi turis asing atau wisatawan domestik yang berkunjung wajib menjaga kesopanan. Misalnya dengan tidak mengenakan pakaian terbuka, serta tidak menaiki candi-candi yang ada tanpa izin. Hal ini sebagai bentuk sikap menghargai kebudayaan lokal. Agar aura positif serta kesucian Pura Samuan Tiga tetap terjaga dengan baik.

Harga Tiket Masuk Pura Samuan Tiga

Tidak ada tiket masuk untuk memasuki kawasan Pura Samuan Tiga. Kebanyakan Pura di Bali memang tak membebankan tiket masuk. Maka wisatawan dapat mengunjungi pura ini tanpa membayar sepeserpun. Bahkan untuk urusan parkir kendaraan pengunjung juga tidak terkena biaya.

Baca: Tirta Empul Wisata Pemandian Dalam Pura

Jam Buka

Pura Samuan Tiga buka setiap hari dari pagi sampai malam. Tepatnya dari jam 6 pagi sampai jam 7 malam. Pengunjung bebas menentukan hari untuk mengunjunginya. Ketika hari-hari suci Hindu, pura ini akan lebih ramai dikunjungi oleh umat yang beribadah.

Wisata Cagar Budaya Pura Samuan Tiga

Daya tarik Pura ini yaitu bangunan suci khas Bali yang berupa candi-candi berisi ukiran. Setiap ornamen yang ada sangat memukau dan bernilai budaya. Nuansa dari tempat ini pun sejuk karena terdapat banyak pepohonan yang rindang. Pekarangannya luas sehingga pengunjung dapat berkeliling dengan leluasa.

Keindahan Bangunan dan Dekorasi

Keindahan arsitektur bangunan pura yang kaya akan ukiran
Keindahan arsitektur bangunan pura yang kaya akan ukiran. Foto: google maps/Phillip Hockings

Pura ini memiliki sejumlah bangunan tradisional yang artistik dan mengagumkan. Pengunjung akan melihat banyak candi-candi terbuat dari bata merah dan batu paras. Terlihat klasik namun cukup megah, terutama karena adanya ukiran Karang Boma di atas candi. Pahatan Karang Boma bermakna sebagai pengusir energi negatif supaya tidak bisa memasuki kawasan suci.

Selain itu terlihat juga ornamen karya seni dekoratif yang memperindah tempat ini. Ada patung-patung bertema makhluk mitologi yang dianggap suci oleh umat Hindu. Contohnya patung Dwarapala serta Naga Antaboga yang berjumlah lebih dari satu. Aura magis juga cukup terasa saat memandangnya.

Baca: PURA SARASWATI Harga Tiket Masuk dan Atraksi

Konsep Khayangan Tiga

Tempat ini dibangun dengan menerapkan konsep Khayangan Tiga. Maknanya pura ini menjadi area pemujaan untuk tiga Dewa Inti sebagai manifestasi Tuhan YME. Yakni Dewa Brahma (pencipta), Dewa Wisnu (pemelihara), serta Dewa Siwa (pelebur) dalam satu pura. Karena jika di tempat lain ketiga Dewa tersebut umumnya dipuja di Pura yang terpisah.

Kisah Sejarah Pura Samuan Tiga

Ternyata Pura Samuan Tiga juga mempunyai kisah bersejarah dibaliknya. Dahulu, saat pemerintahan Raja Udayana (sekitar abad ke-10), tempat ini bernama Pura Gunung Goak. Tokoh pendeta terkenal yang bernama Mpu Kuturan sering mengadakan pertemuan di sini. Selanjutnya menurut cerita, di sinilah tonggak awal persatuan rakyat Bali terjadi.

Dahulu pernah terjadi permasalahan antara beberapa sekte yang berbeda di Bali. Mpu Kuturan mempergunakan lokasi ini menjadi aula pertemuan agung guna menengahi perselisihan. Kemudian rapat itu menciptakan hasil positif. Hingga terciptalah kedamaian serta persatuan antar semua warga Bali pada zaman itu.

Areal Luas Berkonsep 7 Mandala

Pura terbagi ke dalam beberapa mandala atau halaman
Pura terbagi ke dalam beberapa mandala atau halaman. Foto: google maps/Mikhail Tsyganov

Pengunjung dapat menghabiskan waktu untuk menjelajahi Pura yang cukup luas. Terdapat 7 mandala atau halaman yang ketinggiannya berbeda. Yakni Mandala Jaba, Penataran Agung, Duur Delod, Beten Kangin, Batan Manggis, Semanggen dan Jeroan. Semakin masuk ke dalam maka zona mandala tersebut semakin suci dan sakral.

Cagar Budaya Melindungi Peninggalan Kuno

Peninggalan arca kuno yang ada di Pura Samuan Tiga
Peninggalan arca kuno yang ada di Pura Samuan Tiga. Foto: google maps/Mikhail Tsyganov

Pura ini diberi mandat sebagai cagar budaya oleh pemerintah Provinsi Bali. Sebab di lokasi ini ada penemuan kuno yaitu arca Ganesha dan arca Siwa. Kemungkinan arca tersebut ada sejak zaman kerajaan di Nusantara. Di samping itu, ada peninggalan batu bergores (pengasah senjata) zaman dahulu kala.

Pancuran Air Suci

Pura yang indah ini juga memiliki pancuran air suci. Kesegaran airnya sangat terasa karena pancuran tersebut berasal dari mata air alami. Air pancuran ini juga menjadi pelengkap dalam ritual keagamaan.

Tradisi Siat Sampian

Tradisi siat sampian di Pura Samuan Tiga
Tradisi siat sampian di Pura Samuan Tiga. Foto: google maps/eka mayun

Ada tradisi unik yang rutin terselenggara di Pura Samuan Tiga, namanya Siat Sampian. Ritual itu disebutkan pada lontar-lontar yang turun-temurun. Siat Sampian maknanya perang (secara simbolis) dengan saling pukul atau saling melemparkan janur kuning. Hal ini merupakan simbol untuk memerangi kejahatan.

Tradisi unik tersebut berlangsung tiap 1 tahun sekali. Tepatnya saat bulan purnama ke sepuluh yang dianggap sakral di Bali. Banyak masyarakat yang berdatangan untuk bersembahyang akan mengenakan pakaian putih/kuning. Berawal dengan mengaturkan sesaji lalu diadakan tari-tarian khusus upacara agama.

Fasilitas

Objek wisata ini telah memiliki fasilitas tempat parkir yang memadai. Tersedia pula fasilitas toilet serta bangku-bangku. Ada juga wantilan/balai serbaguna yang cukup besar. Biasanya berguna sebagai lokasi pertemuan, pentas kesenian, dan sebagainya.

Lokasi Pura Samuan Tiga

Pura suci ini berlokasi di Jl. Pura Samuan Tiga, Bedulu. Wilayah Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali 50581. Dari Bandara Ngurah Rai ke tempat ini berjarak 41,4 km. Bila menempuhnya dengan berkendara akan menghabiskan waktu sekitar 1 jam 6 menit. 

Berikan Rating

5 - 1 Pembaca

Berikan Nilai

Harga dapat berubah sewaktu-waktu terutama pada saat peak season seperti Hari Raya Lebaran, Musim Liburan serta Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu ada baiknya pembaca langsung menghubungi kontak tempat wisata atau akomodasi terkait. Meskipun begitu kami juga secara berkala melakukan pembaruan harga.
Bagikan konten ke:

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *