Beranda Tiket Wisata

Pura Taman Ayun Arsitekrtur Berpadu Dengan Alam - November 2019

Tgl. Update:Selasa, Oktober 15, 2019
Pura Taman Ayun Harga Tiket: Rp3.000 Jam Buka: 08.00 - 17.00 No. Telepon: - Alamat: Jl. Ayodya No.10, Mengwi,Mengwi,Badung,Bali,Indonesia,80351.

Mayoritas penduduk di Bali menganut agama Hindu. Tak heran jika banyak pura berdiri, dan beberapa diantaranya dijadikan objek wisata. Salah satu pura yang menjadi objek wisata adalah Pura Taman Ayun di Badung.

Pura ini begitu indah, yang terdiri dari beberapa pura. Ditambah lagi patung-patung yang menghiasi kawasan pura. Serta dikelilingi dengan taman dan telaga dengan air yang jernih.

Harga Tiket Masuk Pura Taman Ayun

Meskipun banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang datang, harga tiket masih murah. Bahkan sangat murah untuk objek wisata yang indah seperti Pura ini.

Harga Tiket Masuk
Tiket masukRp3.000

Baca: Alas Kedaton Monkey Forest Tabanan

Jam Buka Pura

Objek wisata ini dibuka untuk umum sejak pagi hingga sore hari.

Jam Operasional
Setiap hari08.00-17.00

Keindahan Arsitektur Menyatu dengan Alam di Pura Taman Ayun

Gapura taman ayun temple
Wisatawan akan melewati gapura ini ketika akan memasuki komplek pura. Foto: Google Maps/Jayita Bag

Pura Taman Ayun menempati lahan seluas 100 x 250 meter persegi. Kabarnya, pura ini dibangun pada tahun 1634 oleh I Gusti Agung Putu, Raja Mengwi I. Hal ini ditandai dengan bangunan fisik dan ukiran yang ada di bagunan pura.

Meskipun arsitekturnya sudah berusia ratusan tahun, namun masih sangat indah. Ditambah lagi, alam sekitar pura yang begitu mempesona dengan dominasi warna hijau. Dengan rerumputan dan pepohonan yang tumbuh subur menutupi pelataran bak permadani indah.

Baca: Pura Tanah Lot Tiket & Atraksi Wisata

Peran pura ini begitu penting bagi masyarakat mengwi, karena menjadi Pura Paibon atau Pura Ibu bagi Kerajaan Mengwi. Nama Taman Ayun sendiri berarti taman yang indah. Hal ini sesuai dengan keadaan Pura Taman Ayun yang dikelilingi oleh kompleks taman dan telaga.

Pelataran Pertama Pura Taman Ayun

Bale - bale di Pura Taman Ayun
Bale-bale di Pura Taman Ayun. Foto: Gmap/Janaka Abeywardhana

Di bagian depan setelah tempat parkir, terdapat kolam yang begitu besar. Pintu masuk berupa gapura Paduraksa yang diukir dengan ukiran khas Bali. Dari gapura, pengunjung akan menjumpai pelataran paving yang luas. Pelataran ini disebut Jaba dalam kaidah arsitektur Bali.

Terdapat kolam besar yang mengelilingi pura, yang mana kolam ini memisahkan pelataran luar dan dalam. Untuk masuk ke dalam pura, pengunjung harus melewati jembatan. Di jembatan ini, terdapat sepasang arca yang besar. Di sini pengunjung harus membayar tiket masuk di loket tiket, baru melanjutkan perjalanan.

Baca: Pura Luhur ULUWATU Pesona Sunset & Tari Kecak

Dibalik gerbang, pemandangan asri menyambut pengunjung. Di sisi kiri jalan terdapat kolam kecil dengan bunga teratai yang begitu indah. Di tengahnya, terdapat pancuran yang memancarkan air ke sembilan arah mata angin.

Sabung Ayam Khas Bali di Pendopo

Pendopo dengan Patung Sabung Ayam Khas Bali Tajen
Pendopo dengan Patung Sabung Ayam Khas Bali Tajen. Foto: Gmap/Denver Hobson

Di halaman pertama ini, pengunjung dapat menyaksikan bangunan yang berbentuk seperti pendopo. Pendopo ini disebut sebagai Wantilan. Di dalamnya, terdapat bangunan seperti ampiteater mini. Lengkap dengan tangga yang mengelilinginya.

Pada bagian tengah ampiteater ini terdapat beberapa patung. Patung-patung ini membentuk aktivitas sabung ayam ala Bali, yang dikenal dengan Tajen. Saat upacara berlangsung, wantilan juga digunakan untuk sabung ayam secara nyata.

Pelataran Kedua Pura Taman Ayun

Di pelataran kedua ini, pengunjung akan disambut kembali oleh gerbang yang besar. Pelataran kedua ini lebih tinggi dari pelataran pertama. Bentuknya Gapura Bentar yang dipenuhi dengan ukiran khas Bali.

Daya tarik di pelataran kedua adalah sebuah bangunan Aling-aling “Bale Pengubengan”. Relief pada bangunan ini menggambarkan “Dewata Nawa Sanga”. Yang merupakan sembilan dewa penjaga arah mata angin. Seperti pancuran yang menghadap sembilan arah mata angin di pelataran pertama.

Pelataran Ketiga Pura Taman Ayun

Dalam perjalanan dari pelataran kedua menuju pelataran ketiga, pemandangan begitu memikat. Pengunjung akan menyaksikan arca-arca kecil dan bangunan Bale beratap ijuk. Pelataran ketiga ini merupakan pelataran yang paling tinggi letaknya. Hal ini dikarenakan pelataran ketiga dianggap yang paling suci.

Di sini, terdapat pintu utama yang disebut dengan Pintu Gelung. Sayangnya, pintu ini tidak setiap hari dibuka dan tidak dibuka untuk umum. Hanya dibuka pada saat upacara adat tertentu saja.

Baca: Pura Lempuyang Tiket & Atraksi Wisata

Dari sini, terdapat lorong yang di sebelah kanannya terdapat pagar batu sebagai pembatas. Di balik pagar pembatas terdapat kolam. Di tengah kolam inilah pura ini berdiri. Ditambah lagi terdapat Meru berderet rapi di pelatarannya.

Arti dari Tingkatan Pelataran di Pura Taman Ayun

Pembuatan pelataran pertama hingga ketiga dengan ketinggian yang berbeda, bukanlah tanpa alasan. Tiga pelataran ini melambangkan tiga tingkat kosmologi dunia. Dimana yang paling bawah adalah tempat atau dunianya manusia.

Semakin tinggi semakin suci tingkatannya. Yang menggambarkan tempat bersemayamnya para dewata.

Dan di tingkatan terakhir, melambangkan surga. Tempat istana Tuhan Yang Maha Esa. Sementara keseluruhan kompleks pura, menggambarkan Gunung Mahameru yang mengapung di tengah lautan susu.

Pemandangan Indah Pura dari Atas

Jika masih kurang puas dengan pemandangan dari pelataran, pengunjung dapat menyaksikan pemandangan dari atas. Di sebelah barat sebelum pintu keluar sebelah kanan, terdapat suatu bangunan. Bangunan semacam kulkul yang dilengkapi dengan tangga sehingga dapat dinaiki.

Dari atas bangunan ini, pengunjung dapat menyaksikan Pura Taman Ayun yang begitu indah. Luas menghampar dengan hijau pepohonan dan rumputan.

Lokasi Pura Taman Ayun

Pura ini berlokasi di Jalan Ayodya No.10, Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Berjarak kurang lebih 25 kilometer dari kawasan populer desa wisata Kuta. Dapat ditempuh dalam waktu 1 jam berkendara.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.

Beri Komentar

Silahkan ketik komentar
Please enter your name here