Pura Tanah Lot merupakan lokasi wisata di Bali yang banyak menarik kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara. Di sini, wisatawan dapat menikmati keindahan alam pantainya dengan bangunan Pura di atas bukit. Pura ini menjadi ikon wisata di Pulau Bali, sekaligus tempat pertunjukan atraksi bagi wisatawan.

Sesuai namanya, Tanah berarti daratan, dan Lot atau lod yang berarti laut. Sehingga penamaan pura ini bisa diartikan sebagai sebuah daratan yang ada di laut. Hal ini karena saat air pasang, Pura terlihat seakan mengambang di lautan.

Harga Tiket Masuk Pura Tanah Lot

Untuk ukuran tempat wisata yang populer di Bali, tiket masuk ke pura ini bisa dikatakan terjangkau. Memang pengunjung harus membayar lagi jika ingin menonton pertunjukan Tari Kecak yang biasanya dilangsungkan sore hari.

Harga tiket masuk Pura Tanah Lot
DomestikAnak (6-12 th)Rp15.000
DewasaRp20.000
MancanegaraAnak (6-12 th)Rp30.000
DewasaRp60.000

For International Tourist please read this article for complete information about this temple (Foreign Entrance Fee and Top Activities).

Baca: Pura Lempuyang Tiket & Atraksi Wisata

Jam Buka Pura Tanah Lot

Pura ini bisa dikunjungi setiap hari. Buka untuk umum mulai pagi hingga malam hari.

Jam operasional
Senin – Minggu07.00 – 19.00

Ragam Aktivitas Wisata

Pura Tanah Lot menampilkan keindahan alam lengkap dengan panoramanya yang memukau. Ikon wisata Bali ini dilengkapi sederet titik wisata yang menjadi daya tariknya. Tempat-tempat tersebut menjadi pusat kunjungan bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Panorama Pura Tanah Lot

panorama laut dan perbukitan dilihat dari pura tanah lot
Panorama alam laut dan perbukitan dilihat dari area pura yang tidak kalah memesona. Foto : Instagram/nacho.media

Objek wisata yang berada di pantai selatan Kabupaten Tabanan, Bali ini identik dengan bangunan puranya. Pura Luhur merupakan kebanggaan masyarakat Pulau Dewata dengan banyak mitos yang diyakini warga setempat. Berada di atas batu karang dengan panorama menakjubkan menjadi keunikan pesona Pura Luhur Pura Tanah Lot.

Terdapat banyak pura yang dapat dikunjungi dengan lokasi tak jauh satu dengan lainnya. Seperti Pura Jro Kandang, Pura Penyawang, Pura Penataran, dan Pura Luhur Pakendungan. Selain itu juga terdapat Pura Enjung Galuh dan Pura Batu Mejan atau Pura Beji.

Menyambangi Gua Ular Suci

Tak jauh dari lokasi Pura, terdapat sebuah gua dengan banyak ular suci. Keberadaan ular suci di gua yang bertuliskan “Ular Suci/Holy Snake” ini banyak menarik wisatawan. Ular berwana hitam putih belang-belang yang disebut ‘Duwe’ ini dipercayai sebagai ular suci penjaga Pura.

Ular suci ini merupakan jenis ular laut berekor pipih bernama ilmiah bungarus candidus . Ular berbisa dari suku elapidae ini panjangnya tidak lebih dari 1 meter. Bagi wisatawan yang ingin memegang dan berfoto bersama ular suci akan didampingi pawang.

Baca: Waterbom Bali Tiket, Rides & Atraksi

Merasakan Segarnya Air dari Gua Air Suci

Di bawah Pura Tanah Lot, terdapat satu gua kecil bernama Gua Air Suci. Alirannya berasal dari tengah laut namun airnya tawar sehingga bisa dirasakan dan diminum langsung. Sumber air yang juga dikenal dengan Tirta Pembersihan ini dikeramatkan untuk upacara keagamaan umat Hindu.

Wisatawan harus mengantre untuk dapat merasakan air suci dengan dipandu oleh seorang pemangku. Konon, air suci ini berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit hingga menolak bala. Namun jika air pasang, wisatawan tidak dapat menuju lokasi sumber air suci ini.

Bersantai di Kawasan Enjung Galuh

Wisata Tanah Lot Bali
Wisata Tanah Lot Bali. Fot : Instagram/sara_de_biase

Kawasan Enjung Galuh merupakan salah satu tempat favorit wisatawan Pura Tanah Lot Bali. Tempat ini menjadi tempat terbaik untuk menyaksikan dan mengabadikan matahari terbenam.

Tempat ini biasanya dikunjungi wisatawan pecinta fotografi. Dari sini, wisatawan dapat melihat banyak sudut Pura Tanah Lot. Dengan Pura berlatar samudera biru, spot ini menjadi favorit berfoto hingga foto pranikah.

Menyusuri Pura Enjung Galuh sampai di batu karang, wisatawan akan menemukan tempat untuk memancing. Area ini juga memiliki taman hijau dilengkapi kursi dan meja untuk bersantai bersama keluarga, rekan, dan kerabat.

Batu Bolong

Antara Pura Tanah Lot dan Batu di sampingnya membentuk terowongan yang terlihat  menyerupai lambang hati. Gelombang semburan air laut sangat jarang bisa masuk ke celah lubang tersebut. Wisatawan dengan pasangannya biasa menanti momen langka gelombang semburan tersebut untuk dibasuhkan bersama.

Yeh Kutikan

Yeh Kutikan berlokasi di sebelah barat Warung Mandala. Dengan pemandangan lautnya, tempat ini dijadikan alternatif untuk menikmati deburan ombak tanpa kebisingan. Serta sering juga dijadikan tempat memancing oleh pemancing lokal maupun mancanegara.

Pesona Pulau Karang

Keindahan Pulau Karang menjadi tumpuan utama dua bangunan Pura Tanah Lot. Di atas batu karang besar ini, wisatawan dapat melihat dua bangunan Pura, yaitu Pura Luhur dan Pura Bolong. Wisatawan dapat melihat keindahan dua bangunan Pura tersebut dengan berjalan kaki saat sedang surut.

Pura Luhur merupakan tempat pemujaan Tuhan, yaitu Dewa Laut bagi kepercayaan umat Hindu. Sedangkan, Pura Bolong menjadi tempat acara keagamaan, seperti upacara Melasti dan upacara keagamaan lainnya.

Upacara Keagamaan

acara keagamaan yang juga sering dilangsungkan di Pura Tanah Lot
Pura Tanah Lot merupakan kawasan yang banyak dihuni masyarakat Bali beragama Hindu ini juga terkenal akan upacara keagamaan yang menjadi salah satu daya tarik wisatanya.
Foto : Instagram/tanahlotid

Selain pesona alamnya yang memukau, Pura ini juga terkenal akan upacara keagamaannya. Kawasan yang banyak dihuni masyarakat Bali beragama Hindu ini kerap menyelenggarakan upacara keagamaan. Seperti Pementasan Kecak Api, Banyu Pinaruh, Pura Tanah Lot Kreatifood and Art Festival, dan Pujawali Pura. 

Salah satunya yaitu upacara Piodalan, hari jadi Pura yang diadakan 210 hari sekali dalam kalender Saka. Hari tersebut berjarak 40 hari setelah perayaan hari raya Kuningan.

Iring-iringan umat berpakaian adat yang menapaki punggung batu karang, menjadi objek fotografi berlatar Pura. Keindahan Pura semakin terasa dengan kehadiran ribuan pemeluk Hindu Bali yang menggelar persembahyangan.

Keindahan Sunset di Pura Tanah Lot

Menyaksikan sunset atau matahari terbenam dari pura ini
Tanah Lot Bali merupakan salah satu tempat terbaik untuk menikmati indahnya matahari terbenam.
Foto : Instagram/ba.eddie.hr

Pura ini bisa dikatakan salah satu tempat terbaik untuk wisatawan yang ingin menikmati eksotisnya matahari terbenam. Untuk menikmati keindahan sunset di Pura Tanah Lot, wisatawan bisa datang sebelum pukul 17.00.
Dari ketinggian di atas tebing, momen terbenamnya matahari dapat dinikmati sambil bersantai.

Di tempat ini juga tersedia berbagai kudapan hidangan yang menemani wisatawan menikmati sunset. Suasana sunset berlatar Pura Tanah Lot dan laut lepas dengan gelombang khas pantai selatan.

Bermain di Tepi Laut

Pemandangan laut di sekitar pura sangat cocok untuk dinikmati dengan bermain bersama keluarga. Angin sepoi-sepoi dengan deburan ombak tak terlalu besar dapat dinikmati sambil bermain air. Percikan air dari hempasan desir ombak tidak jarang membasahi pakaian yang dikenakan wisatawan.

Tempat ini merupakan salah satu spot foto berlatar belakang pura di atas Pulau Karang. Banyak wisatawan yang mengabadikan momen terbaik waktu berlibur mereka di tempat ini.

Bali memiliki iklim tropis yang terasa terik saat siang hari. Untuk mengantisipasi terbakar sinar matahari berlebih, wisatawan dianjurkan memakai tabir surya. Selain itu disarankan juga memakai topi dan alas kaki yang nyaman.

Bali merupakan daerah yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, tradisi, agama dan leluhur. Di kawasan Pura Tanah Lot, wisatawan wajib mematuhi aturan dan petunjuk pemandu wisata. Seperti batas melangkah karena ombak yang besar dan air pasang, dan larangan untuk memasuki kawasan pura.

Pasar Seni

Pura Tanah Lot dilengkapi dengan Pasar Seni yang menyediakan berbagai jenis oleh-oleh kesenian Bali. Seperti baju, sarung/kain topi, sandal, pernak-pernik/perhiasan, lukisan, patung dan barang dengan style Bali lainnya.

Monumen Tri Antaka

Monumen Tri Antaka dibangun sebagai penghormatan bagi para pejuang dalam melawan NICA. Para pejuang berperang melawan NICA yang telah menduduki Kota Tabanan demi kemerdekaan.

Perjuangan tersebut dipimpin I Gusti Ketut Kereg, I Wayan Kamias dan I Nyoman Regug. Mereka bertugas sebagai mata-mata Pejuang Induk Pasukan markas Besar Umum Dewan Perjuangan Republik Indonesia (DPRI).

Fasilitas di Pura Tanah Lot

Areal parkir pura yang luas berada pada lahan seluas 16.393,244 m2. Lahan tersebut berkpasitas 95 kendaraan roda dua, 221 roda empat, dan 51 roda enam.

Tersedia 8 buah restoran, 2 buah hotel, dan 240 art shop. Lebih dari 250 orang pedagang terdata di kawasan wisata ini. Toilet tersedia di area ini dengan standar lokal dan internasional.

Terdapat 2 tempat pusat informasi bagi wisatawan. Disiagakan 24 Unit CCTV serta Pecalang, security, polisi pariwisata, dan lifeguard untuk keamanan wisatawan. Fasilitas kebersihan selain container sampah mencakup Gedung Pengolahan Sampah (Briket), dan Gedung Transfer Depo.

Kontak dan Lokasi Wisata Pura Tanah Lot

Objek wisata ini berjarak sekitar 13 km barat Tabanan. Tepatnya di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali 82121. Objek wisata ini berjarak sekitar 26,7 km dari Bandara I Gusti Ngurah Rai. Jarak tempuh yang diperlukan sekitar 65 menit perjalanan berkendara.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.