Taman Mangrove Ketapang – Tiket Masuk, Daya Tarik dan Fasilitas Maret 2024

TAMAN MANGROVE KETAPANG

  • Harga Tiket Masuk: Rp10.000 - Rp15.000
  • Jam Buka: Hari Biasa: 08.00 - 18.00 , Akhir Pekan: 07.00 - 18.00
  • Nomor Telepon: -
  • Alamat: Jl. Raya Tanjung Kait, Mauk, Tangerang, Banten, Indonesia, 15530

Taman Mangrove Ketapang merupakan sebuah destinasi wisata fotografi dan edukasi di Tangerang. Destinasi wisata ini terletak di Desa Nelayan Ketapang, Kecamatan Mauk, Tangerang, Banten. Disebut juga Ketapang Urban Aquaculture, spot tersebut baru dibuka awal Januari 2023. Tempat ini menawarkan banyak sekali spot yang menarik untuk latar belakang foto.

Nuansa coklat jembatan kayu membelah hijaunya pepohonan mangrove yang rimbun di taman ini. Sebagaimana atmosfer di antara pepohonan hijau, suasana sejuk dan nyaman terasa begitu berada di taman. Apalagi di sore hari sambil menikmati lembayung kekuningan menjelang matahari tenggelam. Ratusan pohon mangrove di area taman juga menjadi subyek edukasi bagi pengunjung.

Struktur bangunan panggung dibuat agar pengunjung dapat menikmati taman mangrove dari ketinggian. Taman Mangrove Ketapang dibangun tidak hanya sebagai upaya rehabilitasi pohon mangrove. Kini, perekonomian warga setempat juga ikut berkembang dengan kehadirannya. Melihat kondisi sekarang, tidak ada yang menyangka destinasi ini bekas permukiman nelayan kumuh.

Harga Tiket Masuk

Untuk menikmati destinasi ini, pengunjung dikenakan tiket masuk biaya parkir sebagai berikut.

  • Tiket Masuk Dewasa Rp15.000 dan Tiket Masuk Anak Rp10.000 (anak mulai 5 thn atau tinggi badan 120 cm)
  • Parkir motor Rp8.000 dan Mobil Rp15.000

Baca: Serunya Berpiknik Di TAMAN KOTA BSD

Jam Buka

Taman Mangrove Ketapang buka satu jam lebih awal di akhir pekan. Sebagai panduan, berikut informasi menunjukkan jam operasional Taman Mangrove Ketapang.

  • Senin – Jumat: 08.00-18.00 WIB
  • Sabtu – Minggu: 07.00-18.00 WIB

Daya Tarik Taman Mangrove Ketapang

Bangunan utama di Taman Mangrove Ketapang
Bangunan utama Taman Mangrove Ketapang dilihat dari dalam taman. Foto: Google Maps, Andre Steven

Taman Mangrove Ketapang atau Ketapang Urban Aquaculture merupakan kawasan konservasi seluas 14 hektar. Dulunya, para nelayan tinggal di rumah-rumah tidak layak huni di wilayah kumuh ini. Lingkungan di sini tidak sehat dan bau tidak sedap muncul akibat kondisi tersebut. Banjir rob pun sering melanda kawasan ini.

Revitalisasi pun dilakukan mulai tahun 2014 untuk mengendalikan banjir. Lebih lanjut, Pemerintah setempat berkolaborasi dengan berbagai instansi untuk melakukan penataan. Kini terdapat 720.000 pohon mangrove dari 16 spesies di area terbuka ini.

Pohon mangrove di sini tumbuh mencapai tinggi 1 sampai 4 meter. Pengembangan terus dilakukan agar pohon bisa tumbuh maksimal yaitu 7-10 meter. Jika ini tercapai, maka udara akan lebih sejuk dan taman menjadi lebih teduh.

Pengelola membangun platform kayu serupa jembatan di seluruh areal taman. Dengan demikian, pengunjung bisa dengan nyaman berada di taman. Pepohonan mangrove dengan dedaunan lebat dapat dinikmati dari dekat. Dengan banyaknya jenis mangrove, obyek ini menjadi destinasi wisata edukasi bagi para pelajar.

Baca: Branchsto Equestrian Tiket & Aktivitas

Wisata Edukasi

Wisata edukasi yang ditawarkan mencakup penanaman, pemeliharaan, dan pemanfaatan pohon mangrove. Di belakang bangunan rumah kayu terdapat area pembibitan pohon mangrove. Area ini disebut rumah pembibitan tempat pengunjung bisa melihat bibit-bibit mangrove.

Pada pintu masuk rumah pembibitan terdapat papan keterangan yang memuat informasi tentang jenis-jenis mangrove yang ada. Dan dengan penataan yang baik melalui revitalisasi, kawasan ini menjadi Desa Wisata Ketapang. Tidak hanya itu, kawasan ini juga menjadi percontohan bagi kabupaten lain di Indonesia, juga beberapa negara di dunia.

Banyak pengunjung dari luar negeri mempelajari pola penataan dan perubahan di kawasan ini. Pengembangan masih terus dilakukan hingga terdapat jenis mangrove yang langka tumbuh di sini. Semua ini menjadi pengetahuan yang berharga yang bisa dibawa pulang pengunjung.

Baca: TAMAN KOTA 1 BSD Tiket & Ragam Aktivitas

Spot dan Latar Belakang Foto

Jembatan melingkar di Taman Mangrove Tangerang
Pengunjung berpose di Jembatan Melingkar dan barisan gapura di jembatan. Foto: Google Maps, Herman Syah

Daya tarik lainnya adalah berbagai spot foto menarik yang ada di destinasi ini. Jembatan melingkar di tengah-tengah taman menjadi spot foto favorit. Terutama remaja, hampir semua pengunjung tidak melewatkan untuk berfoto di sini. Bangunan rumah kayu juga tidak kalah estetik sebagai latar belakang foto. Ada juga struktur bundar dari profil kayu yang membentuk frame serupa sarang burung.

Bangunan utama Ketapang Urban Aquaculture memiliki bentuk futuristik. Spot foto lain berupa barisan struktur gapura persegi dan melengkung yang menghiasi jembatan. Rumah warga yang kumuh pun kini berganti menjadi rumah-rumah pelangi di pinggiran taman. Ada juga pelabuhan mini dengan deretan perahu-perahu nelayan yang ditambatkan.

Menara Pandang dan Wahana Air

Foto berlatar belakang menarik di area ini sangat bagus dipajang di media sosial. Selain itu, Taman juga dapat dinikmati dari ketinggian. Pengunjung bisa naik menara pandang berbentuk pendopo bertingkat setinggi 8 meter. Di ketinggian inilah pengunjung bisa mengambil aerial view taman mangrove, meskipun tanpa drone.

Sebagai hiburan anak-anak, wahana yang tersedia saat ini hanya sepeda air. Letaknya di sebelah area parkir motor. Pengelola terus melakukan pengembangan untuk menambah spot foto dan wahana lainnya. Dengan begitu, spot dan wahana yang bisa dinikmati pengunjung akan lebih beragam lagi.

Fasilitas

Sebagai destinasi wisata fotografi, Taman Mangrove Ketapang menyediakan pemandangan hijau hutan mangrove di sekeliling platform kayu. Bangunan utama terlihat estetik, dilengkapi dengan spot foto menarik di seluruh taman. Terdapat shelter kecil dan tempat duduk yang disediakan di beberapa titik di taman.

Pengunjung dapat menggunakan fasilitas ini untuk membuka bekal atau sekedar beristirahat. Fasilitas pendukung juga lengkap. Area parkir luas dan tertata, toilet berbiaya murah, serta musala untuk pengunjung beribadah. Warga sekitar pun diberdayakan dengan membuka warung makan, warung kopi, jajanan dan minuman di area yang tersedia.

Ada beragam makanan yang dijual. Makanan berat yang tersedia mulai dari mi ayam dan makanan berbahan ikan seperti tekwan. Untuk anak-anak, tersedia berbagai camilan dan minuman dingin dan segar. Harga yang dipatok untuk makanan dan minuman di area ini pun masih terbilang murah.

Lokasi

Ketapang Urban Aquaculture terdapat di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Jaraknya sekitar 25 km dari pusat kota Tangerang. Waktu yang ditempuh menggunakan kendaraan bermotor sekitar 30-45 menit, tergantung kondisi lalu lintas.

Berikan Rating

4.5 - 10 Pembaca

Berikan Nilai

Bagikan konten ke: