Beranda Tiket Wisata

Alun-alun Mojokerto Taman Kota Penuh Sejarah Januari 2022

Alun-alun MojokertoHarga Tiket: GratisJam Buka: 24 JamNo Telp: -Alamat: Jl. Veteran, Mergelo, Magersari, Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia, 61324

Alun-alun Mojokerto selain sebagai ruang terbuka hijau kota juga berfungsi sebagai pusat rekreasi masyarakat sekitar. Tidak saja karena bangunan-bangunan khas dan taman hijaunya seluas 2,2 Hektas tapi juga berbagai daya tarik. Seperti warung-warung kuliner yang terdapat di sekitar taman.

Namun ada yang lebih spesial dari alun-alun ini yang membuatnya berbeda dari yang lain. Yaitu adanya bangunan-bangunan yang menonjolkan corak Kerajaan Majapahit. Di mana di alun-alun ini terdapat Tugu Proklamasi, miniatur candi, serta gapura khas Kerajaan Majapahit. Tak lupa, adanya taman hijau, tempat bermain, serta pusat olahraga juga dibangun dengan indah dan rapi.

Harga Tiket Masuk Alun-alun Mojokerto

Untuk menikmati objek wisata ini, wisatawan tidak perlu membayar tiket masuk. Hanya tarif parkir yang bagi wisatawan yang memarkirkan kendaraan.

Harga Tiket Masuk
Tiket masukGratis

Baca: WATERLAND MOJOKERTO Tiket & Wahana

Jam Buka Alun-alun Mojokerto

Alun-alun ini dapat terbuka setiap hari selama 24 jam sehingga bisa dikunjungi kapan saja. Wisatawan dapat berkunjung dari pagi hingga larut malam. Namun mengingat adanya pembatasan mobilitas karena covid-19, kemungkinan pukul 9 malam sudah sepi. Di mana petugas akan menertibkan pengunjung supaya tidak berkerumun.

Jam Operasional
Setiap hari24 jam

Mengenal Alun-alun Mojokerto yang Sarat akan Sejarah Majapahit

Ornamen dari Batu Bata Khas Kerajaan Majapahit
Ornamen dari Batu Bata Khas Kerajaan Majapahit. Foto: Gmap/Fahmi Hakim

Alun-alun Mojokerto mulai berdiri pada tahun 1838, bersamaan dengan pembangunan kediaman Bupati Mojokerto. Lokasi kediaman bupati ini berada di sisi timur alun-alun. Jika terlihat dari atas, alun-alun ini berbentuk persegi secara keseluruhan. Di mana sekelilingnya berbatasan dengan jalan raya sebagai jalan utama kota.

Tampak pepohonan dan tanaman hias tumbuh di beberapa titik, membuat tempat ini tampak hijau. Ditambah dengan berbagai ornamen juga tak luput dibangun untuk mempercantik alun-alun. Bagian lantai dari alun-alun sendiri sudah berupa semen halus. Sementara di beberapa bagian dibiarkan berupa tanah dan rerumputan sebagai kawasna penghijauan.

Yang menarik di alun-alun ini adalah adanya Tugu Proklamasi setinggi 45 meter. Dulunya, tugu yang ada di alun-alun merupakan monumen setinggi 15 meter berwarna merah dan putih. Pembangunan ini bertujuan untuk menjadikan alun-alun jantung keramaian dan pusat kegiatan warga kota. Dengan elemen historis sebagai pusat Kerajaan Majapahit, bertujuan untuk memperkuat identitas Kota Mojokerto.

Baca: Candi Jolotundo Tiket &  Daya Tarik

Kawasan di sekitar Alun-alun Mojokerto

Masjid Al Fatah di sebelah Barat Alun-alun Mojokerto
Masjid Al Fatah di sebelah Barat Alun-alun Mojokerto. Foto: Gmap/Mas Mugik

Alun-alun Mojokerto juga terkenal dengan nama Alun-alun Wiraraja. Wiraraja memiliki arti ‘pemimpin yang berani’. Namun, ada juga yang mengartikan bahwa Wiraraja adalah pendiri Kerajaan Majapahit. Karena pembangunan alun-alun ini sebagai bentuk penghormatan kepada Aria Wiraraja.

Di sisi timur alun-alun terdapat kediaman Bupati Mojokerto. Di sisi barat, berdiri Masjid Agung Kauman yang kini bernama Masjid Al Fatah. Sementara di sisi utara, terdapat kantor asisten residen Belanda. Kini kantor tersebut menjadi KOREM Citra Panca Yudha Jaya.

Dan di sisi selatan terdapat Kampung Pecinan yang terbelah oleh jalan utama kota, yaitu Jalan Majapahit. Di dalam kawasan alun-alun sendiri, wisatawan juga dapat mencoba area olahraga yang tersedia untuk umum. Sedangkan bagi wisatawan yang mengajak buah hati, dapat mencoba area bermainnya. Tentunya buah hati akan senang bermain di kawasan ini.

Baca: Pacet Mini Park Mojokerto Tiket & Aktivitas

Berburu Kuliner di Kawasan Alun-alun

Area Alun-alun dapat menjadi tempat Bersantai atau sambil Menikmati Kuliner
Area Alun-alun dapat menjadi tempat Bersantai atau sambil Menikmati Kuliner. Foto: Gmap/sнеzа_ ея

Layaknya alun-alun pada umumnya, di sekeliling objek wisata ini juga banyak berdiri warung tenda kuliner. Sederhana, namun akan sangat berkesan apalagi menikmati kuliner bersama orang tersayang. Tak jarang anak muda hingga wisatawan keluarga menikmati kuliner di sini. Ada bakso, mie ayam, serta nasi.

Selain itu berbagai makanan ringan seperti siomay, cilok, bakso bakar, dan aneka es juga tersedia. Berbekal tikar sebagai tempat duduk, menikmati kuliner dengan duduk lesehan akan terasa nikmat.

Berjalan ke arah selatan alun-alun, di mana terdapat kawasan Pecinan. Di kawasan Pecinan ini wisatawan akan menemui berbagai makanan. Tak sedikit makanan khas Tionghoa yang dijual. Tak perlu khawatir halal atau haram, wisatawan dapat menanyakan terlebih dahulu kepada penjual sebelum membeli.

Baca: Pemandian Air Panas Padusan Tiket & Aktivitas

Tugu Proklamasi yang Penuh Filosofi

Dulunya, Tugu Proklamasi ini merupakan sebuah monumen setinggi 15 meter berwarna merah dan putih. Kini berganti dengan Tugu Proklamasi yang sekilas berbentuk seperti Monumen Nasional di Jakarta. Tugu Proklamasi ini didedikasikan bagi para pejuang pemuda Mojokerto saat zaman penjajahan. Dan menggambarkan perjalanan melawan penjajahan hingga menuju kemerdekaan Republik Indonesia.

Tinggi tugu ini adalah 45 meter, dengan anak tangga berjumlah 17. Terdapat juga kolam yang berbentuk segi 8. Angka-angka ini menggambarkan tanggal, bulan, dan tahun Kemerdekaan Indonesia. Yaitu 17 Agustus 1945, sehingga sangat filosofis dan sarat akan sejarah.

Pada puncak tugu terdapat bunga teratai dalam posisi kuncup, setinggi 5 meter. Sementara di bagian bawah tiang, terdapat bunga teratai yang mekar. Tiang dari tugu ini berbentuk lingga yoni, yang melambangkan kesuburan wilayah. Di mana konsep lingga yoni ini dipakai pada masa Kerajaan Majapahit.

Bagian Pedestal yang Sarat Sejarah

Tak hanya tubuh Tugu Proklamasi yang unik, bagian dudukannya pun tak kalah unik. Pedestal atau dudukan tugu mengadopsi bentuk Candi Sukuh. Terbuat dari material batu andesit. Pengadopsian bentuk ini bermaskud untuk menunjukkan keragaman bentuk bangunan dan material masa Majapahit tidak hanya batu bata.

Pedestal di sisi timur, utara, dan selatan menampilkan relief alegoris tentang perjalanan sejarah Kota Mojokerto. Pada bidang relief ini pun nantinya akan ditempatkan teks proklamasi. Di mana teks ini terbuat dari marmer, mengadopsi dari Tugu Proklamasi tahun 1949.

Lokasi Alun-alun Mojokerto Jawa Timur

Alun-alun ini berlokasi di pusat Kota Mojokerto. Tepatnya di Mergelo, Kota Mojokerto, Jawa Timur. Lokasinya sangat mudah dijangkau kendaraan pribadi maupun umum. Dan sangat mudah dicari menggunakan Google Maps.

Tanggapan:

4.5 / 5. dari 14

Berikan Rating