TAMAN BAMBU Tangerang Tiket Gratis Beragam Aktivitas Juni 2024

  • Harga Tiket Masuk Taman Bambu - Bamboo Park: Gratis
  • Jam Buka: 07.00 - 22.00
  • Nomor Telepon: -
  • Alamat: Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan, Tangerang, Tangerang, Banten, Indonesia, 15118

Tangerang tidak mau kalah dalam menyiapkan Ruang Terbuka Hijau bagi warganya. Terdapat setidaknya lebih dari 150 taman yang salah satunya taman tersebut adalah Taman Bambu.

Berbeda dari taman-taman kota lainnya yang terkesan modern, Taman rekreasi ini justru memiliki suasana khas Indonesia. Dekorasi hiasan bambu akan menyambut pengunjung pada saat memasuki taman.

Tiket Masuk Taman Bambu Tangerang

Untuk memasuki taman kota ini tidak ada biaya ataupun tiket masuk. Pengunjung cukup datang dan menikmati seluruh fasilitas yang tersedia.

Harga Tiket Masuk
Tiket MasukGratis

Baca: 6 Taman Rekreasi Paling Asik Di Tangerang

Jam Operasional

Taman rekreasi ini terbuka pada jam tertentu. Saat akhir pekan atau hari libur, taman ini biasanya ramai warga sekitar maupun wisatawan.

Jam Buka
Setiap Hari10.00 – 22.00 WIB

Keindahan Taman Bambu

area depan taman bambu tangerang
Taman Bambu berlokasi di sisi Jalan Perintis Kemerdekaan, Tangerang. Foto: Google Maps/ Uche Aboet Malone

Pemerintah Tangerang mulai membangun ruang terbuka hijau di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan ini sejak tahun 2016. Bekerja sama dengan Komunitas Bambu Nusantara, taman rekreasi ini menjadi salah satu taman yang memiliki ciri khasnya sendiri.

Elemen utama taman ini adalah olahan tanaman bambu menjadi berbagai ornamen, dekorasi, serta sarana pengunjung. Tidak hanya untuk beristirahat, taman ini juga bertujuan untuk mengedukasi pengunjung seputar bambu.

Serba Bambu

Bangku dan gazebo bambu
Ornamen dan dekorasi taman yang semuanya terbuat dari bambu. Google Maps/djopie biroe

Sesuai namanya, taman kota ini memang penuh dengan dekorasi dan sarana serba bambu. Bagaimana tidak? Bangku, gazebo, gerbang, hingga lampion dan jalan setapak, semuanya terbuat dari bahan dasar tanaman dengan batang kurus ini.

Pengunjung bisa mengelilingi taman menyusuri jalan setapak yang berlapis bambu. Jalan setapak ini juga berfungsi sebagai trek joging atau trek sepeda.

Di sisi-sisi jalan setapak, terpasang lampion berbentuk bulat dari bahan bambu yang mempercantik pemandangan malam hari. Sarana musala dan toilet pun tidak lepas dari material bambu. Keduanya dibangun dari bilik-bilik serta atap bambu.

Dengan hampir seluruh fasilitas terbuat dari bambu, taman ini menimbulkan kesan tradisional bagi pengunjungnya. Banyak wisatawan yang merasa sedang berada di tengah perkampungan ketika berkunjung ke taman ini.

Bernaung di bawah pepohonan hijau yang rindang, taman kota ini semakin lengkap sebagai tempat rehat yang adem dan menenangkan.

Baca: Serunya Berpiknik Di TAMAN KOTA BSD

Edukasi tentang Bambu

Lampion dan jembatan bambu
Salah satu lampion dari bambu dengan latar jembatan – Foto: Google Maps/Iin Hendarwin

Sarana dan dekorasi bambu yang menghiasi taman ini menjadi bukti bahwa tanaman bambu ternyata kuat dan bisa menjadi apa saja. Pengunjung pun bisa melihat dan menggunakan secara langsung ragam olahan bambu di sini.

Di beberapa sudut taman, tersebar tanaman-tanaman bambu berbagai varietas, meski tidak banyak dan lengkap. Setiap tanaman dilengkapi informasi nama jenisnya.

Taman ini memang sejak awal direncanakan sebagai tempat rekreasi sekaligus edukasi. Dengan berkunjung kemari, pengunjung bisa menambah pengetahuan tentang bambu serta melihat nilai ekonomisnya. Dengan harapan karya olahan bambu yang ada di taman ini bisa menjadi inspirasi bagi siapa pun yang menikmatinya.

Baca: Lubana Sengkol Tiket & Aktivitas

Lokasi Foto Artistik

rumah bambu desain unik
Beragam ornamen dan dekorasi bambu yang unik sangat layak dijadikan latar foto cantik. Foto: Google Maps/ dicke prasetia

Aneka ornamen dan sarana dari bambu yang memenuhi taman di tengah kota ini menjadi nilai unik tersendiri. Memang tidak banyak taman yang sengaja tertata sedemikian rupa dengan mengandalkan material alam yang dikenal kuat dan lentur ini. Tidak heran jika banyak pengunjung yang tertarik untuk sengaja datang hanya untuk sekadar istirahat atau foto-foto.

Ya, kegiatan berfoto adalah salah satu tujuan orang-orang datang kemari. Sarana yang sering menjadi tujuan utama sebagai tempat berfoto adalah “jembatan bambu”. Jembatan ini mungkin lebih tepat disebut “jalan layang bambu” karena merupakan rangkaian bambu yang disangga di udara.

Maksimal kapasitasnya hanya 10 orang, sehingga sering kali pengunjung rela antre demi bisa menangkap foto dari atas sarana unik tersebut.

Ornamen unik lainnya adalah perahu panjang dari bambu. Perahu ini juga dapat berfungsi sebagai bangku. Selain itu juga terdapat saung dan gazebo bambu dengan aneka bentuk.

Baca: Branchsto Equestrian Tiket & Aktivitas

Rehat di antara Bambu

Bamboo Park at night
Pemandangan Taman Bambu di malam hari – Foto: Google Maps/Thity Tateone

Keberadaan bambu dan pepohonan yang melingkupi sekitar taman ternyata membuat udara di sekitarnya menjadi lebih sejuk. Meski terletak di pinggir jalan raya yang sibuk dan tak jauh dari bangunan mall, taman rekreasi ini masih tujuan favorit untuk beristirahat atau sekadar ngadem.

Di malam hari, suasana taman tampak berbeda dengan temaram sinar lampion. Terbuka hingga pukul 10 malam, banyak juga muda-mudi yang bercengkerama di taman ini pada malam hari. Ini karena pemandangannya memang lebih menenangkan dan cenderung romantis.

Baca: SCIENTIA SQUARE PARK Tiket & Aktivitas

Fasilitas Taman Bambu

Taman rekreasi ini sudah memiliki fasilitas umum yang lengkap. Fasilitas tersebut terdiri dari musala, toilet, bangku-bangku tempat duduk, serta jaringan Wi-Fi gratis. Tersedia lahan parkir khusus di taman ini, sehingga pengunjung yang membawa kendaraan pribadi bisa memarkirkannya dengan aman.

Lokasi Taman Bambu

Taman rekreasi ini berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten. Lokasinya berada di pertigaan dan persis di sisi jalan raya, sehingga aksesnya mudah baik oleh kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

Beberapa angkutan umum yang bisa digunakan untuk mencapai taman ini ialah Angkot B.02 jurusan Cikokol – Ciledug dan BAngkot G.08 jurusan Cikokolan – Sangiang.

Ulasan Pembaca

4.5 - 2 Pembaca

Berikan Nilai

Harga dapat berubah sewaktu-waktu terutama pada saat peak season seperti Hari Raya Lebaran, Musim Liburan serta Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu ada baiknya pembaca langsung menghubungi kontak tempat wisata atau akomodasi terkait. Meskipun begitu kami juga secara berkala melakukan pembaruan harga.
Bagikan konten ke:

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *