Beranda Tiket Wisata

Wisata BANDA NEIRA Pesona Sejarah & Laut Spektakuler September 2021

Banda NeiraHarga Tiket: Rp20.000 - Rp410.000Jam Buka: 24 JamNo Telp: -Alamat: -, Banda, Maluku Tengah, Maluku, Indonesia, -

Banda Neira adalah nama sebuah pulau di Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Sebagai tujuan wisata, pulau ini kaya akan daya tarik. Baik itu dari sisi pesona alam maupun sejarah dan budayanya. Banyak spot wisata menarik yang wajib dikunjungi ketika menyambangi pulau ini.

Biaya & Tiket Ke Banda Neira

Wisatawan yang datang ke sini tidak perlu membayar untuk masuk pulau ini. Cukup menyiapkan kocek untuk biaya perjalanan serta tiket spot-spot wisata yang ada.

Tiket Masuk
Tiket Pesawatmulai dari Rp350.000
Tiket Kapal Cepatmulai dari Rp410.000
Tiket Kapal PelniRp105.000
Tiket Kapal Banda Neira – Pulau Pisangmulai dari Rp20.000/orang
Tiket Benteng BelgicaRp20.000
Tiket Rumah BudayaRp20.000

Baca Juga: Pilihan Tempat Wisata Terbaik di Maluku Tengah

Jam Buka

Pulau Banda Neira terbuka untuk umum setiap hari selama 24 jam. Wisatawan hanya perlu memperhatikan jadwal keberangkatan transportasi yang digunakan.

Jam Operasional
Setiap Hari24 Jam
Jadwal Kapal Cepat
Pelabuhan Tulehu – Banda NeiraSelasa & Sabtu 09.00 WIT
Banda Neira – Pelabuhan TulehuMinggu 09.00 WIT

Banda Neira Yang Spektakuler

Panorama alam Banda Neira dan Benteng Belgica
Keindahan Banda Neira dan Benteng Belgica yang mempesona. Foto: Google Map/ iCan Hipnography

Banda Neira adalah pulau yang berada nun jauh di Indonesia Timur. Pulau ini masih bagian dari Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Luasnya sekitar 4 kilometer persegi saja. Namun kekayaan alam dan sejarahnya bisa memukau para pelancong yang mampir kemari.

Sekitar abad ke-16 dan 17, pulau ini pernah menjadi rebutan negara-negara kolonial. Karena pulau ini diketahui sebagai satu-satunya penghasil rempah pala di dunia. Pada saat itu, pala merupakan komoditas yang berharga sama dengan emas. Inggris, Belanda, hingga Portugis pernah meninggalkan jejaknya di sini.

Di luar fakta itu, Banda Neira adalah pulau yang menawan. Keindahan alamnya mampu menghipnotis Bung Hatta dan Sutan Syahrir yang pernah diasingkan di sini. Kedua tokoh tersebut bahkan menyandingkan pesona pulau ini dengan surga.

Baca Juga: Pesona Keindahan BATU LAYAR Ambon

Wisata Gunung Api

Puncak Gunung Api
Gunung Ganapus alia Gunung Api Banda dengan panorama alam menawan dari puncaknya – Foto: Google Maps/Itsnain

Banda Neira memiliki sebuah gunung berapi aktif yaitu Gunung Ganapus. Namun, gunung ini lebih terkenal sebagai Gunung Api Banda. Ketinggiannya sekitar 656 mdpl dan menjadi tujuan bagi banyak pendaki. Pendakian hingga ke puncak membutuhkan waktu 3 hingga 4 jam saja.

Gunung Api merupakan habitat bagi berbagai jenis burung endemik yang eksotis. Sepanjang perjalanan, pendaki akan melintasi hutan dengan keanekaragaman hayati yang menarik. Pemandangan dari puncak akan menjadi hadiah indah yang tak terlupakan. Pendaki dapat menyaksikan panorama Banda Neira yang sekelilingnya merupakan lautan nan biru.

Selain hiking, gunung ini juga populer oleh spot menyelamnya. Terdapat spot yang terkenal dengan lava flow atau magma flow. Area menyelam ini menyuguhkan hamparan terumbu karang yang kaya di antara reruntuhan gunung. Jangan kaget jika wisatawan bisa merasakan air laut yang hangat di sekitar spot ini.

Pulau Hatta

Pemandangan bawah laut Pulau Hatta
Spot menyelam Pulau Hatta yang eksotis – Foto: Google Maps/yudhi prilla

Jika mencari spot menyelam lainnya, wisatawan bisa mengunjungi Pulau Hatta. Pulau ini memiliki nama asli Pulau Rozengain. Meski tak terlalu luas, namun pemandangan bawah lautnya dijamin menghipnotis.

Di samping itu, pulau ini juga memiliki pesisir yang cantik. Pantai-pantainya berselimut pasir putih lembut dengan laut biru jernih. Spot yang tepat untuk menikmati sunset, kan?

Pulau Pisang

Anemon laut di Pulau Pisang
Kecantikan biota laut di sekitar Pulau Pisang – Foto: Google Maps/lászló szabó

Pulau Pisang adalah surga lainnya bagi para penggemar diving. Pulau ini hanya berjarak sekitar 30 menit dari Banda Neira. Wisatawan bisa menyewa kapal atau ikut dengan kapal nelayan.

Terumbu karang cantik menghiasi sekitar 80% area menyelam nya. Tak ketinggalan beragam spesies ikan ada di sini. Kelestarian terumbu karang di sini masih sangat terjaga dari aktivitas manusia, lho.

Benteng Belgica

Panorama dari puncak Belgica
Pemandangan ikonik dari Benteng Belgica – Foto: Google Maps/Wimbo Mahadi

Benteng Belgica adalah benteng berbentuk segi lima di pusat Kota Banda Neira. Bangunan ini merupakan benteng milik Belanda yang berdiri sejak abad ke-17. Bangunannya tampak mencolok karena lebih menyerupai struktur kastil.

Meski berusia cukup tua, benteng ini masih berdiri kokoh. Ia bahkan menjadi salah satu ikon bagi pulau ini. Dari puncak benteng, wisatawan dapat menikmati panorama Gunung Api dan Banda Neira secara menyeluruh.

Benteng Nassau

"Panorama

Benteng Nassau adalah peninggalan kolonial lainnya yang juga berada di pulau ini. Bangunan ini merupakan benteng pertama milik Belanda yang dibangun di pulau ini. Usianya sudah lebih dari 400 tahun.

Peristiwa pembantaian kejam tercatat berlangsung di benteng ini sebanyak dua kali. Baik masyarakat asli Banda maupun Belanda menjadi korbannya. Tidak heran jika banyak kisah menyeramkan yang menyelimuti bangunan ini. Terlepas dari itu, panorama alam yang bisa dinikmati dari benteng ini tetaplah memukau.

Rumah Budaya

Museum sejarah Banda Neira
Rumah Budaya, museum yang menyimpan dan memamerkan benda-benda peninggalan bersejarah – Foto: Google Maps/Dwi Sri Wahyuningsih

Ingin menelusuri sejarah yang terjadi di Banda Neira lebih jauh? Lebih tepat jika berkunjung ke Rumah Budaya. Bangunan ini merupakan museum yang menyimpan berbagai peninggalan. Entah itu terkait kolonialisme atau tembikar yang digunakan penduduk pulau.

Hal paling mencolok di sini tentu saja lukisan peristiwa pembantaian Benteng Nassau. Selain itu, ada lonceng yang berguna untuk pekerja perkebunan pala. Banyak juga jenis meriam dan tembikar Tiongkok yang ada di sini.

Rumah Pengasingan

Salah satu rumah pengasingan
Bangunan yang menjadi Rumah Pengasingan Bung Hatta – Foto: Google Maps/Itsnain

Beberapa tokoh kemerdekaan Indonesia pernah ‘dibuang’ ke Banda Neira. Diantaranya Bung Hatta, Sutan Sjahrir, Tjipto Mangoenkoesoemo, serta Iwa Kusumasumantri. Rumah pengasingannya masih berdiri hingga saat ini sebagai jejak sejarah.

Rumah-rumah tersebut merupakan bangunan bergaya Belanda. Hampir seluruh furnitur dan barang-barangnya masih utuh terpasang. Wisatawan dapat melihat langsung mesin tik yang pernah digunakan Bung Hatta. Bangunan ini juga dulu menjadi tempat Bung Hatta dan Sjahrir memberi pendidikan bagi pemuda pulau.

Fasilitas Banda Neira

Banda Neira memiliki fasilitas pendukung seperti bandara dan dermaga. Akomodasi penginapan yang tersedia beragam, mulai dari homestay hingga hotel. Restoran dan jasa travel pun mudah dijumpai di sini.

Lokasi Banda Neira

Obyek wisata ini terletak di Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Lokasinya hanya bisa dicapai dengan pesawat domestik atau kapal dari Kota Ambon.

Sangat BurukBurukBiasaBagusSangat Bagus 5,00 | 1 Pembaca

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini