Beranda Tiket Wisata

Pesona Keindahan BATU LAYAR Ambon - Oktober 2020

Batu Layar
Harga Tiket: Gratis Jam Buka: 24 Jam No. Telepon: - Alamat: Desa Larike,Leihitu Barat,Maluku Tengah,Maluku,Indonesia,97581.

Maluku memiliki kekayaan alam yang begitu mempesona. Daerah di Indonesia bagian timur ini ternyata mulai dilirik wisatawan karena pesonanya. Pantai di daerah Maluku pun banyak yang masih perawan, bahkan belum dikelola. Salah satunya adalah Batu Layar yang ada di Ambon Maluku Tengah.

Batu Layar menjadi objek wisata fotogenik dengan daya tarik batu berbentuk layar. Objek wisata ini pun masih perawan dan belum banyak dikunjungi oleh wisatawan. Padahal, akses jalannya sangat mudah karena berada di pinggir jalan raya. Biasanya, wisatawan datang ke objek wisata ini karena melintasi jalan raya di dekatnya.

Harga Tiket Masuk Batu Layar

Objek wisata ini belum dikelola dengan baik. Sehingga, tidak ada retribusi atau biaya masuk. Pengunjung dapat bebas mengunjungi objek wisata ini. Bahkan tiket parkir pun tidak dikenakan.

Harga Tiket Masuk
Tiket masukGratis

Baca: Tempat Wisata Pilihan di Ambon Maluku

Jam Buka

Belum dikelolanya objek wisata ini dengan baik membuat wisatawan dapat berkunjung dengan leluasa. Karena tidak adanya jam operasional, sehingga pengunjung dapat datang kapan saja.

Jam Operasional
Setiap hari24 jam

Menikmati Keindahan dan Keelokan Batu Layar

Uniknya Batu Layar yang Berbentuk seperti Layar Kapal
Uniknya Batu Layar yang Berbentuk seperti Layar Kapal. Foto: Gmap/galoeh adhiesetyo

Di pinggir jalan Desa Larike, Kecamatan Leihitu Barat, berdiri dua batu yang begitu unik. Batu Layar, yang konon dinamakan karena bentuknya seperti layar kapal yang tengah mengembang. Namun, keberadaan batu ini tidak diketahui secara pasti asal usulnya. Baik itu dibentuk atau ada karena kejadian alam, kedua batu ini begitu indah dan memukau.

Unik, kesan pertama yang akan pengunjung ungkapkan ketika melihat dua batu ini. Batu ini berdiri tepat di tepi pantai, yang dasarnya sesekali dihempas oleh ombak. Tinggi batuan ini sekitar 3 dan 4 meter, saling berhadapan satu sama lain. Diantara dua batu ini, terdapat lubang yang jika dilihat seperti pintu masuk gapura.

Dulunya, Desa Larike begitu terkenal karena menjadi pusat kopra dan cengkeh. Yang mana, dulu pada masa kolonial sangat dicari oleh Belanda. Mungkin, keberadaan batu ini ada hubungannya dengan sejarah masa lalu. Namun, masyarakat sekitar pun tidak mengetahui asal usul dari keberadaan dua batu ini.

Area Fotogenik di dekat Batu Layar

Batu Layar Maluku Tengah
2 bongkah batu karang raksasa ikonik yang menjadi ciri khas pantai ini. Foto: Gmap/Noor Fithriya

Di dekat Batu Layar, terdapat pantai dengan pemandangan yang begitu indah. Pantai ini juga dikenal dengan Pantai Batu Layar. Keberadaan pantai ini membuat objek wisata ini tampak lebih cantik. Lebih terlihat fotogenik dan semakin indah ketika diabadikan.

Kebanyakan dari wisatawan yang berkunjung, menghabiskan waktu dengan berfoto. Kombinasi antara pantai dan batu karang ini begitu sempurna. Apalagi, bentuk batu karangnya begitu unik, sangat menarik menjadi objek foto. Ditambah latar belakangnya berupa pantai dengan air yang jernih.

Di sekitar pantai juga terdapat batuan-batuan yang lebih kecil. Bentuknya bulat tidak sempurna dan lebih halus. Seolah batuan ini hadir dibawa oleh ombak. Pengunjung pun dapat duduk di batu-batuan ini sambil berfoto.

Bermain Air di Pantai

area tepi pantai yang sangat bersih
area tepi pantai yang sangat bersih. Foto: Gmap/Muli Ardien

Pantai Batu Layar memiliki air yang begitu jernih. Dari kejauhan, warna air laut tampak biru, meskipun tidak bergradasi. Air laut begitu tenang, sesekali ombak kecil menerjang tepi pantai. Membawa suasana begitu syahdu.

Di tepi pantai, tidak banyak area pasir. Sebagai gantinya, tepi pantai merupakan area batu-batuan kecil. Cukup nyaman ketika berjalan di atasnya, namun tidak ketika berlari. Beberapa pengunjung juga senang duduk-duduk di tepi pantai memandangi laut lepas.

Pengunjung dapat bermain-main air di tepi pantai. Sesekali membasahi kaki dengan ombak yang datang ke tepi pantai. Suasananya begitu tenang, dengan angin sepoi dan suara deburan ombak.

Menikmati Sunset di Batu Layar

Indahnya Pemandangan Sore di Batu Layar
Indahnya Pemandangan Sore di Batu Layar. Foto: Gmap/Pambudi

Waktu yang tepat berkunjung adalah saat sore. Cuaca panas Maluku telah berganti menjadi lebih sejuk saat sore hari. Begitu juga objek wisata ini, lebih nyaman dinikmati saat sore. Karena panas matahari sudah tidak begitu terik.

Saat senja, pengunjung dapat menikmati indahnya matahari tenggelam di sore hari. Pemandangan begitu indah karena tidak ada penghalang sama sekali. Lautannya begitu luas, tanpa dihalangi perbukitan ataupun batu karang. Sehingga pengunjung dapat menyaksikan matahari terbenam dengan leluasa.

Pengunjung seringkali memanfaatkan momen ini untuk berfoto. Cahaya matahari yang tampak oranye memantul di permukaan air. Siluet dari 2 bongkah batu karang raksasa tampak begitu gagah disinari matahari dari arah sebaliknya. Menciptakan pemandangan yang begitu mempesona.

Batu Layar yang masih Perawan

Objek wisata ini meskipun terletak di pinggir jalan raya, namun dapat dikatakan masih perawan. Areanya begitu bersih, tidak ada sampah atau kotoran yang sengaja dibuang di sini. Tampaknya, wisatawan yang mengunjungi objek wisata ini pun sadar akan menjaga kebersihan.

Selain itu, fasilitas di objek wisata ini dapat dikatakan tidak ada. Tidak ada toilet, bahkan lahan parkir pun tidak tersedia. Pengunjung biasanya hanya memarkirkan kendaraan di tepi jalan. Atau di area sekitar Batu Layar saja.

Tidak hanya itu, di sekitar pun tidak dijumpai warung-warung makan. Hal ini juga yang menyebabkan tidak adanya sampah di sekitar objek wisata.

Lokasi Batu Layar Maluku Tengah

Objek wisata ini berada di Desa Larike, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Berjarak sekitar 40 kilometer dari kota Ambon. Dapat ditempuh dalam waktu 1 jam berkendara.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.
Sangat BurukBurukBiasaBagusSangat Bagus 5,00 | 1 Pembaca

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini