Beranda Tiket Wisata

Kampung JODIPAN Malang Tiket & Daya Tarik Oktober 2021

Kampung Warna-Warni JodipanHarga Tiket: Rp3.000Jam Buka: 07.00 - 18.00No Telp: -Alamat: Jodipan, Blimbing, Malang, Jawa Timur, Indonesia, 65126

Sederetan rumah yang dicat dengan warna-warni terlihat mencolok di Kawasan Jodipan, Malang, Jawa Timur. Keunikan ini menjadikan Kampung Jodipan banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah bahkan luar negeri. Kebanyakan wisatawan datang ke kampung ini untuk mendapatkan foto yang menarik.

Harga Tiket Masuk Kampung Jodipan

Tiket masuk ke Kampung Jodipan masih sangat murah. Cukup dengan beberapa ribu, wisatawan sudah bisa menikmati keunikan kampung warna-warni ini.

Harga Tiket Masuk
Tiket masukRp3.000

Baca: 50 Tempat Wisata Menarik di Malang

Jam Buka

Area kampung wisata ini dibuka untuk umum dari pagi hingga sore hari. Lebih disarankan untuk datang di pagi hari untuk mendapatkan golden hour atau sore hari untuk mendapatkan blue hour. Jika berkunjung di siang hari, ada baiknya pengunjung juga bersiap dengan topi dan kacamata agar tetap bisa nyaman.

Jam Buka
Setiap hari07.00 – 18.00

Daya Tarik Kampung Warna-Warni Jodipan

rumah-rumah warga yang dicat warna-warni
Kampung Warna-Warni Jodipan Malang. Foto: Google Maps / Neni Karunia

Mulai dibangun di tahun 2016 dan diresmikan di tahun 2017, Kampung Warna-Warni Jodipan telah bertransformasi menjadi obyek wisata yang menarik. Untuk meningkatkan kenyamanan dan daya tarik, masyarakat pun berkreasi untuk menyediakan berbagai spot foto dengan desain menarik.

Kampung Kumuh Yang Menjadi Indah

Kampung warna-warni Jodipan dahulunya merupakan perkampungan kumuh. Berada di Daerah aliran Sungai (DAS) Sungai Brantas membuat warga terdorong untuk membuang sampah begitu saja ke bantaran sungai. Namun hal ini berubah semenjak adanya inisiasi mahasiswa untuk merubah suasana Kampung menjadi Kampung Warna-Warni.

sisi kampung yang dilintasi sungai brantas
Bantaran Sungai Brantas, Tepian Kampung Jodipan Malang. Foto: instagram / rezza16

Kedatangan wisatawan dari segala penjuru agaknya bisa mendorong perilaku warga terkait kebersihan. Yang sebelumnya mudah saja memuang sampah di sungai, kini harus berpikir ratusan kali karena banyaknya wisatawan yang hilir-mudik untuk berfoto.

Bahkan, berkat adanya tarif masuk, kini warga memiliki uang kas untuk mengundang jasa petugas kebersihan untuk mengangkut sampah dari kampung mereka.

Baca: DESA WISATA PUJON KIDUL Tiket & Aktivias

Spot Foto yang Menarik

berbagai wahana foto warna-warni
Berfoto dengan Payung Gantung Aneka Warna di Kampung Jodipan Malang. Foto: instagram / danirfarmdnti_

Jangan tanya berapa jumlah spot foto yang ada di sini, karena setiap jengkal kampung ini bisa dijadikan spot foto yang menarik. Namun utamanya pengunjung tidak akan mau melewatkan kesempatan berfoto di lorong payung, di mana banyak sekali payung warna-warni yang mengapung di udara. Ada juga lorong topeng, dimana ada berbagai jenis topeng digantung di sepanjang lorong.

Dalam perjalanan mengabadikan berbagai spot menarik, ada baiknya pengunjung mengenakan alas kaki yang nyaman. Karena di sepanjang kampung ini wisatawan harus berjalan kaki serta melewati banyak anak tangga. Tentu saja anak tangga yang warna-warni ini juga bisa jadi spot foto yang ciamik.

Baca: Eco Green Park Malang Tiket & Wahana

Jembatan Kaca Ngalam

jembatan ngalam ikonik di kampung jodipan
Berfoto di Jembatan Ngalam Kampung Jodipan Malang. Foto: Google Maps / Unun Nunu

Satu spot yang hukumnya wajib untuk dikunjungi di sini adalah Jembatan Ngalam. Jembatan ini merupakan penghubung antara Kampung Jodipan dengan Kampun Tridi. Panjangnya sekitar 25 meter, dengan ketinggian sekitar delapan meter dari permukaan sungai Brantas di bawahnya.

Jembatan Ngalam merupakan jembatan kaca pertama di Indonesia. Memang tidak sepenuhnya terbuat dari kaca, melainkan hanya bagian tengahnya saja. Wisatawan tidak perlu khawatir mengenai kemanan jembatan karena jembatan ini memiliki daya tampng 50 orang dengan beban maksimal sekitar 250 kg.

Jadi berfoto seorang diri atau berfoto bersama teman-teman tidak bisa saja dilakukan di atas jembatan ini. Dengan berfoto di atas jembatan ini juga membuat pengunjung mendapat sudut pandangan yang lebih luas dan bisa melihat betapa berwarna-warninya Kampung ini.

Baca: Dino Park Jatim Park 3 Tiket Dan Wahana

Melipir ke Kampung Tridi

Berfoto dengan Mural Dinosaurus di Kampung Tridi Malang. Foto: instargram / babangirman
Berfoto dengan Mural Dinosaurus di Kampung Tridi Malang. Foto: instargram / babangirman

Tak hanya Kampung Jodipan, kampung sebelahnya pun terdorong untuk melakukan hal serupa untuk membuat kampung tematik. Kampung tersebut dinamakan kampung Tridi atau 3D. Kelebihan di kampung ini adalah adanya mural atau lukisan-lukisan yang terlihat seperti 3D di tembok rumah warga.

Di sudut pengambilang yang tepat, wisatawan bisa terlihat seolah diterkam ikan buas, dimakan dinosaurus, berfoto dengan Monster Inc, dsb.

Baca: Kampung Tridi Malang Tiket & Daya Tarik

Fasilitas

Berada di tengah perkampungan warga, wisatawan tidak perlu khawatir akan fasilitas pendukung yang disediakan. Mulai dari lahan parkir, mushalla, toilet umum hingga tempat berteduh telah tersedia. Warga setempat juga menjual berbagai makanan dan minuman dengan harga yang terjangkau.

Rute & Lokasi Kampung Jodipan

Rute menuju Kampung Warna-warni Jodipan bisa ditempuh dari berbagai titik strategis di Kota Malang. Dari stasiun Malang Kota Baru misalnya, wisatawan bisa melaju ke Jalan Trunojoyo kemudian ke Jalan Gatot Subroto, lanjut ke Kampung Jodipan, dengan durasi perjalanan sekitar 10 menit.

Jika mulai dari Stasiun Malang Kota Lama, pengunjung bisa melaju ke Jalan Laksamana Mathadinata lalu ambil ke arah Jalan Gatot Subroto, dengan durasi sekitar 5 menit. Sedangkan dari Terminal Arjosari, wisatawan bisa berkendra ke Jalan Rden Panji Suroso, kemudian ke Jalan Panglima Sudiran hingga ke Jalan Gatot Subroto. Waktu tempuhnya bisa mencapai 20 menit

Kampung unik ini terletak di Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Tepatnya di RT 06 / 07 / 09 di RW 02.

Tanggapan:

5 / 5. dari 1

Kasi Bintang