GPIB Immanuel Semarang
Harga Tiket: Rp10.000 Jam Buka: 08.00 - 15.00 No. Telepon: - Alamat: Jl. Letjen Suprapto No.32, Tj. Mas,Semarang Utara,Semarang,Jawa Tengah,Indonesia,50174.

Semarang menjadi kota penting pada masa kolonial Belanda dulu. Berbagai bangunan bersejarah hingga peristiwa penting banyak terjadi di Semarang. Salah satu peninggalan masa kolonial adalah Gereja Kristen Immanuel Semarang (GPIB Immanuel Semarang) atau dikenal juga dengan nama Gereja Blenduk.

Dijuluki Blenduk karena pada bagian belakang gereja, atapnya berupa kubah yang melengkung besar. Gereja ini juga menjadi gereja kristen tertua di Jawa Tengah yang dibangun tahun 1753.

Harga Tiket Masuk Gereja Blenduk Semarang

Meskipun masih digunakan untuk beribadah, wisatawan tetap dapat masuk ke dalam gereja. Untuk dapat masuk, pengunjung akan dikenakan biaya donasi. Biaya ini digunakan untuk pemeliharaan gereja.

Harga Tiket Masuk Gereja Blenduk
Donasi per orangRp10.000

Baca: Lawang Sewu Pengunjung Tiket & Pesona

Jam Buka Gereja Blenduk Semarang

Wisatawan dapat masuk dan berwisata di dalam Gereja setiap hari. Asalkan tidak ada acara peribadatan.

Jam Operasional
Setiap hari08.00 – 15.00 WIB

Keindahan Arsitektur Eropa Gereja Blenduk

bangunan gereja blenduk semarang
Gereja Protestan Immanuel Semarang atau Gereja Blenduk. Foto: Gmap/Tika Kartikasari

Gerja Blenduk memiliki bangunan yang menghadap ke selatan. Arsitektur gereja memiliki bentuk hexagonal dengan kubah. Kubah besar ini dilapisi perunggu, sehingga warnanya kemerahan.

Dinding gereja dicat putih, sehingga sangat cocok dengan warna atap yang merah. Di bagian depan gereja, terdapat empat pilar, yang seolah menyambut kedatangan pengunjung. Ada juga dua buah menara yang masing – masing terdapat jamnya.

Bentuk jendela dan pintu dibuat sangat tinggi, tidak seperti pada umumnya. Jendela pun dilengkapi dengan bilah – bilah kayu sebagai ventilasi pada jendela. Teralis jendela dibuat tinggi memenuhi jendela.

Baca: Klenteng Sam Poo Kong Tiket & Pesona Arsitektur

Interior Gereja yang Memiliki Ciri Khas Bangunan Eropa

Ruang Kebaktian Gereja Blenduk. Foto: Gmap/Mijil Priyonggo

Begitu memasuki ruangan gereja, pengunjung akan disambut ruang kebaktian bergaya klasik. Lantainya pun menggunakan lantai zaman belanda bermotif. Warna cokelat tua dan cokelat muda menjadikan lantai seolah seperti permadani.

Kursi yang digunakan pun masih mempertahankan kursi zaman dulu. Kursi kayu dengan sandaran berupa jaring – jaring dari anyaman bambu. Dindingnya masih menggunakan warna putih, yang sangat cocok berpadu dengan interior cokelatnya.

Di bagian atas, pengunjung akan melihat lampu gantung kristal raksasa. Ditambah lagi, kaca jendela yang memiliki motif dan berwarna – warni. Apabila terkena sinar matahari, cahaya yang masuk pun berwarna mengikuti warna dari kaca.

Baca: Masjid Agung Jawa Tengah Tiket & Kemegahan Arsitektur

Orgel Tua yang Menawan

orgel di dalam gereja blenduk
Interior dan Orgel yang ada di dalam Gereja Blenduk. Foto: Gmap/Gilbert Gattang

Di dalam Gereja Blenduk, terdapat sebuah orgel raksasa yang begitu menawan. Orgel merupakan alat musik seperti piano sebagai pengiring nyanyian di gereja. Sayangnya, orgel yang ada di gereja ini sudah tidak digunakan karena rusak.

Meskipun sudah rusak, orgel ini tetap terlihat cantik. Masih bersih, terawat, dan indah, cocok untuk hiasan gereja. Terlebih lagi, warna keemasan dan ukirannya menambah kesan klasik nan ekslusif di sini.

Tidak hanya orgel, tangga yang digunakan untuk naik ke orgel pun dibuat istimewa. Bukan tangga biasa, namun tangga dari besi tempa yang dibuat langsung dari Belanda. Warna hitam dan putih yang berpadu dengan ukiran, begitu membuatnya istimewa.

Baca: SALOKA PARK Tiket & Wahana

Ruang Kebaktian Utama

Saat menuju ruang kebaktian utama, pengunjung akan disambut dua pintu besar dari kayu. Pintu ini seolah menjadi gerbang raksasa menuju ke dalam gereja.

Di sekeliling bangunan bagian bawah juga dilengkapi dengan exhaust fan. Adanya exhaust fan menjadi sirkulasi udara sehingga ruangan tidak terasa panas. Ditambah lagi, bangunan juga dibuat tinggi meskipun hanya satu lantai.

Bagian Luar Gereja Blenduk

Pemandangan Gereja Blenduk dari Taman Srigunting. Foto: Gmap/Eric Christianto

Gereja Blenduk berada di kawasan Kota Lama Semarang. Dimana lokasinya dikelilingi oleh bangunan – bangunan tua Belanda. Ini membuat lokasinya sangat indah saat diabadikan.

Tepat di samping gereja juga terdapat taman kecil bernama Taman Srigunting. Pengunjung dapat berfoto di taman ini, dengan latar belakang Gereja.

Wisata semakin lengkap, karena di kawasan taman terdapat persewaan sepeda tua. Pengunjung dapat menyewa sepeda atau sekedar berfoto cantik dengan sepeda. Pengunjung juga dapat menikmati taman ini selama 24 jam, dan tentunya gratis.

Lokasi Gereja Blenduk Semarang

GPIB Immanuel Semarang sangat mudah dijangkau, apalagi lokasinya begitu terkenal yaitu Kota Lama. Tepatnya berada di Jalan Letjen Suprapto No.32, Tanjung Mas, Semarang Utara, Kota Semarang.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.
Sangat BurukBurukBiasaBagusSangat Bagus 4,37 | 19 Pembaca

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini