Museum Satria Mandala Harga Tiket: Rp4.000 Jam Buka: 09.00 - 14.30 No. Telepon: - Alamat: Jl. Gatot Subroto No.14, RT.6/RW.1, Kuningan Barat,Mampang Prapatan,Jakarta Selatan,DKI Jakarta,Indonesia,12710.

Jika ingin melihat koleksi persenjataan dan peralatan perang TNI, datanglah ke Museum Satria Mandala. Di sini, pengunjung dapat melihat banyak sekali peralatan perang masa lalu. Selain itu, pengunjung juga dapat belajar mengenai sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Museum ini sejatinya merupakan rumah dari salah satu istri Presiden Soekarno. Yaitu Ratna Sari Dewi Soekarno, yang kemudian dijadikan museum untuk kepentingan bersama. Dan hingga saat ini, dapat dinikmati secara umum sebagai sarana edukasi sejarah Indonesia.

Harga Tiket Masuk Museum Satria Mandala

Menjadi tempat bersejarah tidak menjadikan objek wisata ini memiliki tiket masuk mahal. Justru, tiket masuk sangatlah terjangkau dan berlaku sama setiap hari.

Harga Tiket Masuk
Tiket masuk Rp4.000

Baca: Museum Nasional Tiket & Aktivitas

Jam Buka Museum Satria Mandala

Objek wisata ini tidak buka setiap hari. Dan jam operasional pun terbilang singkat, sehingga pengunjung harus sangat memanfaatkan waktu di sini.

Jam Operasional
Selasa – Minggu 09.00 – 14.30 WIB
Senin dan hari besar Tutup

Gedung Museum Satria Mandala

area sekitar gedung satria mandala
Area sekitar gedung Satria Mandala dengan berbagai hiasan bekas alutsista TNI. Google Maps/M IRFANSYH

Ada dua gedung utama museum di Kompleks Satria Mandala, satunya adalah Museum Waspada Purbawisesa. Kedua tempat ini memiliki koleksi yang mampu membangkitkan semangat kepahlawanan generasi muda. Apalagi, di setiap koleksi dilengkapi dengan keterangan mengenai sejarah dari benda koleksi tersebut.

Tempat ini mulai dijadikan museum pada 15 November 1971. Dimana ketika masuk ke bangunan tersebut, pengunjung akan disambut dengan panji – panji. Panji – panji ini berupa lambang empat angkatan dan Kepolisian Republik Indonesia.

Tepat di depan setelah masuk ke bangunan, terdapat naskah proklamasi yang sangat besar. Beberapa pengunjung memanfaatkan lokasi ini sebagai spot foto dengan latar belakang teks proklamasi. Di dekat naskah proklamasi, terdapat sudut Indonesia yang dilengkapi dengan bendera Indonesia.

Koleksi Alutsista

koleksi diorama di museum satria mandala
Diorama di ruang pamer museum. Foto: Gmap/tyas yayas

Menjadi tempat yang terkenal dengan koleksi senjatanya, tak lantas hanya senjata yang dimiliki. Meski sebagian besar koleksi di museum Satria Mandala berupa senjata. Namun, tentu ada hal lain yang menarik untuk ditelusuri di sini.

Ada senjata tradisional, buatan Indonesia, maupun senjata hasil rampasan dari penjajah. Senjata tradisional yang ada di sini seperti trisula, keris, bambu runcing, hingga pedang katana. Kemudian, ada juga senjata berupa senapan Garand, M-16, torpedo, ranjau, serta roket.

Untuk koleksi kendaraannya sendiri, ada berbagai jenis kendaraan darat maupun udara. Ada pesawat tempur, tank, Panser BTR-152, Kapa K-64, Tank PT-76, dan banyak lagi. Sebagian kendaraan dibeli dan sebagian lagi merupakan pemberian dari negara lain.

Koleksi Mortir & Meriam

koleksi mortir dan meriam di museum satria mandala
Senjata di Museum Satria Mandala. Foto: Gmap/Fendy

Di ruang pamer, terpajang senjata – senjata serta figur tentara saat berjuang melawan penjajah. Di sini juga terdapat koleksi benda – benda dari Jenderal Oerip Soemohardjo. Pengunjung dapat napak tilas perjuangan yang dilakukan oleh jenderal Oerip pada masa lalu.

Hal lain yang tak kalah memancing minat pengunjung adalah ruang koleksi Jenderal Soedirman. Di sini, terdapat tandu yang membawa Jenderal Soedirman ketika bergerilya. Hal ini dikarenakan, sang jenderal berperang dalam kondisi sakit, demi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Koleksi diorama pun sangat lengkap, menggambarkan sejarah perjuangan TNI mempertahankan kemerdekaan. Pertempuran terkenal dalam sejarah pun tak luput ditampakkan dalam diorama. Mulai dari Pertempuran Lima Hari di Semarang, Bandung Lautan Api, Pertempuran Bogor, dan lainnya.

Koleksi Kendaraan Tempur Militer

pesawat tempur di taman dirgantara
Pesawat Tempur di Taman Dirgantara. Foto: Gmap/A BC

Di luar museum pun terdapat area pamer. Kebanyakan adalah senjata yang berukuran besar dan kendaraan yang digunakan dalam perang. Seperti pesawat tempur dan tank, yang pengunjung dapat berfoto bahkan naik di kendaraan tersebut.

Ada Taman Dirgantara, yang dapat menjadi objek pengenalan perjuangan para penerbang di medan perang. Salah satunya adalah pesawat Cureng, yang dikemudikan oleh Suharmoko Harbani. Suharmoko Harbani berhasil mengebom markas Belanda di Semarang, Salatiga, dan Ambarawa, dengan pesawat Cureng.

Kebanyakan kendaraan perang ini sudah tidak digunakan lagi. Sehingga, pengunjung juga dapat menaiki kendaraan ini dengan bebas. Terutama anak – anak yang senang ketika menaiki kendaraan perang ini.

Fasilitas Museum

Di area museum telah dilengkapi dengan musala, serta toilet untuk memberi kenyamanan pengunjung. Beberapa warung dan penjual makanan juga tersedia. Ada juga toko souvenir yang menjual berbagai souvenir untuk dibeli sebagai buah tangan.

Lokasi Museum Satria Mandala

Museum militer ini beralamat di Jalan Gatot Subroto No.14, Jakarta Selatan. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi nomor telepon 021-522-7946.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.

Beri Komentar

Silahkan ketik komentar
Please enter your name here