Museum Transportasi TMII Koleksi Angkutan Terlengkap Mei 2024

  • Harga Tiket Masuk Museum Transportasi: Rp10.000 - Rp25.000
  • Jam Buka: 08.00 - 16.00
  • Nomor Telepon: 0218400482
  • Alamat: Jl. Taman Mini I, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia, 13820

Segala benda yang memiliki nilai sejarah dan unik layak untuk dipajang di museum. Seperti Museum Transportasi yang ada di Taman Mini Indonesia Indah. Seperti namanya, museum ini menyimpan berbagai transportasi unik dan bersejarah dari zaman dahulu.

Transportasi ini dulu pernah eksis dan menjajah jalanan di Indonesia. Tidak hanya transportasi dari Jawa saja, tapi juga transportasi dari luar Pulau Jawa. Dan tentu saja, kereta api uap pun tak luput menjadi koleksi andalan museum ini.

Harga Tiket Masuk Museum Transportasi TMII

Pengunjung yang memasuki kawasan museum akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp10.000. Ditambah dengan tiket parkir kendaraan. Jika pengunjung ingin melakukan sesi pemotretan di sini, dikenakan harga khusus.

Jenis TiketHarga
Tiket Masuk TMIIRp25.000
Tiket Masuk Museum Transportasi / Kereta KelilingRp10.000
Harga Tiket Masuk Museum Transportasi TMII

Anak usia 3 tahun sudah berlaku harga tiket masuk normal

Baca: TAMAN MINI TMII Tiket Masuk & Berbagai Zona Wahana Seru

Jam Buka Museum Transportasi

Pengunjung dapat menikmati objek wisata yang ada di TMII ini setiap Selasa – Minggu. Dari mulai pukul 8 pagi sampai pukul 4 sore.

Mengagumi Hebatnya Kendaraan Masa Lalu di Museum Transportasi TMII

Museum Transportasi ini berdiri di atas lahan seluas 6,25 hektar. Dimana pemancangan tiang pertama dilakukan oleh Ibu Tien Soeharto pada 14 Februari 1984. Baru diresmikan pada tanggal 20 April 1991 oleh Presiden Soeharto.

Sekarang, museum ini dimiliki oleh Kementerian Perhubungan. Keberadaannya bertujuan untuk mengumpulkan, memelihara, meneliti, memamerkan, bukti sejarah dan perkembangan transportasi. Selain itu juga berperan dalam pembangunan nasional.

Baca: MUSEUM MACAN Tiket Masuk & Art Collection

Museum Transportasi menampilkan berbagai jenis transportasi yang memiliki nilai sejarah. Disamping itu juga peran transportasi tersebut dalam perjuangan bangsa Indonesia. Selain itu, museum ini juga bertujuan untuk memberikan informasi sekaligus wahana rekreasi yang edukatif.

Modul Pusat Museum Transportasi

Museum Transportasi membagi dua ruangan pameran, yaitu di dalam dan di luar ruangan. Pameran di dalam ruangan dibagi menjadi empat, yang dibuat bangunan tersendiri. Ruangan ini disebut dengan modul, yang dibagi menjadi modul pusat, darat, laut, dan udara.

Berbagai macam benda ditampilkan di setiap modul. Ada yang berupa benda asli, tiruan, miniatur, foto, serta diorama. Semuanya bertemakan sesuai dengan modul yang ditempati.

Pada bagian modul pusat, terdapat transportasi tradisional masa lampau yang masih sederhana. Transportasi tradisional ini terdiri dari transportasi darat dan laut dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti cikar, andong, bendi, becak, serta perahu layar.

Modul Darat, Laut, dan Udara

koleksi moda transportasi perariran
Kapal. Foto: Gmap/NY Rita

Modul darat terdiri dari layanan transpotasi darat, yang mencakup transportasi jalan raya, hingga sungai. Di sini juga terdapat Cikar DAMRI yang menjadi armada pertama DAMRI pada tahun 1946. Yang paling menarik adalah kereta lokomotif yang sudah tidak beroperasi ada di sini.

Modul laut menggambarkan keberagaman jasa transportasi laut. Diantaranya transportasi bermesin seperti kapal penumpang, container, dok terapung, dan peralatan penunjang lainnya. Ditambah lagi berbagai jenis kapal laut dengan teknologinya.

Baca: MONAS Monumen Nasional Tiket Masuk & Atraksi

Modul udara terdiri dari layanan transportasi udara. Di sini juga memuat perkembangan teknologi transportasi udara. Diantaranya terdapat pesawat terbang, serta peralatan bandar udara.

Pameran di Luar Ruangan

koleksi lokomotif di area museum transportasi
Lokomotif di atas rel. Foto: Gmap/Yudi Murnawan

Di luar ruangan memamerkan moda transportasi berukuran besar. Diantaranya berbagai jenis lokomotif generasi pertama milik PT KAI. Termasuk juga rel kereta api dan terowonganya, serta kereta api luar biasa.

Ada juga bis yang pernah dioperasikan di Indonesia. Terdapat pula pesawat udara jenis DC-9 PK-GNT milik Garuda Indonesia. Pesawat ini melayani penerbangan ke negara Asean dan Australia.

Baca: Museum Satria Mandala Tiket Masuk & Ragam Koleksi Alutsista

Ada juga perahu Banjar khas pedalaman, rangkaian kereta api lengkap dari lokomotif hingga gerbong kayu. Yang mana dapat menjadi sarana hiburan bagi pengunjung. Selain moda transportasi, ada juga mercusuar buatan pada tahun 1879.

Koleksi Lokomotif Kereta Museum Transportasi TMII

berbagai jenis lokomotif
Koleksi Lokomotif Museum Transportasi. Foto: Gmap/A.Riyanto Nugroho

Yang paling menarik bagi pengunjung adalah koleksi lokomotif di museum ini. Lokomotif di sini buatan dari Jerman. Yang mana tentunya dibuat dengan bahan yang sangat kuat dan tahan lama.

Diantaranya ada lokomotif C3318, yaitu lokomotif jarak pendek yang beroperasi di Padang, Sumatera Barat. Ada juga lokomotif C3065 buatan Jerman tahun 1930, yang beroperasi di Lahat – Tanjung Enim, Sumut. Lokomotif C2501 buatan Hannovag, Hannover, Jerman tahun 1913, yang beroperasi di Probolinggo, Jawa Timur.

Lokasi dan Kontak Museum Transportasi TMII

Museum moda angkutan ini berada di alamat di Jalan Taman Mini I, Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Pengunjung dapat menghubungi nomor 021-8400-482 untuk informasi lebih lanjut.

Berikan Rating

5 - 4 Pembaca

Berikan Nilai

Harga dapat berubah sewaktu-waktu terutama pada saat peak season seperti Hari Raya Lebaran, Musim Liburan serta Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu ada baiknya pembaca langsung menghubungi kontak tempat wisata atau akomodasi terkait. Meskipun begitu kami juga secara berkala melakukan pembaruan harga.
Bagikan konten ke:

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *