Museum Sejarah Jakarta
Museum sejarah jakarta salah satu tempat wisata murah di Jakarta

Bangunan Museum Sejarah Jakarta awalnya dibuat untuk sebuah gedung balai kota kedua pada masa pemerintahan VOC di Batavia. Gedung balai kota ini dibangun pada tanggal 27 April 1626 dan direnovasi pada tanggal 25 Januari 1707.

Pada saat baru didirikan, gedung ini digunakan sebagai kantor catatan sipil, kantor pengadilan, tempat beribadah Minggu, dan dewan kotapraja. Pernah juga dimanfaatkan sebagai Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat di tahun 1925-1942 untuk mengumpulkan logistik Dai Nippon.

Di tahun 1919, saat memperingati 300 tahun berdirinya Kota Batavia, warga Belanda di Batavia mulai tertarik dengan sejarah kota itu. Lalu didirikanlah sebuah yayasan bernama Oud Batavia dengan tujuan mengumpulkan segala hal tentang sejarah Kota Batavia.

Pada tahun 1936, Museum Oud Batavia diresmikan oleh Gubernur Jenderal Tjarda Van Starkenborgh Stachouwer. Dan museum ini dibuka untuk masyarakat umum pada tahun 1936.

Setelah masa kemerdakaan Indonesia, Museum Oud Batavia kemudian diganti namanya menjadi Museum Djakarta Lama. Lalu pemerintah meresmikan Museum Sejarah Jakarta pada 30 Maret 1974 dan memindahkan koleksi Museum Djakarta Lama ke Museum Sejarah Jakarta.

Sampai saat ini, gedung yang dikenal sebagai Museum Fatahillah tersebut bertekad menjadikan museum ini sebagai tempat untuk menambah pengetahuan dan pengalaman sejarah Kota Jakarta.

Harga Tiket Museum Sejarah Jakarta

Tiket masuk Museum Sejarah Jakarta
DewasaRp5.000
AnakRp3.000
Rombongan Dewasa (> 30 orang)Rp3.750
Rombongan Mahasiswa (> 30 orang)Rp2.250
Rombongan Anak (> 30 orang)Rp1.500

Bagi orang dewasa tiket masuk Museum Sejarah Jakarta akan dikenakan tarif Rp5.000 per orang, bagi anak-anak akan dikenakan biaya Rp2.000 per orang.

Lain halnya dengan pengunjung yang menunjukkan identitas mahasiswa, tiket masuk Museum Jakarta bisa didapat dengan harga Rp3.000 per orang.

Tiket masuk Museum Sejarah Jakarta tersebut terbilang cukup murah untuk sebuah edukasi sejarah Kota Jakarta. Untuk rombongan diharuskan beranggota minimal 30 orang, yang akan dikenakan tiket masuk Museum Sejarah Jakarta seharga Rp3.750 bagi orang dewasa, Rp1.500 untuk anak-anak, dan Rp2.250 bagi mahasiswa.

Namun jika pengunjung hanya ingin menikmati halaman Museum, maka tidak akan dipungut tiket masuk Museum Sejarah Jakarta. Di halaman museum juga banyak hal menarik yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

Terutama bagi pengunjung yang hendak berwisata bersama keluarga, tempat ini terbilang ramai dan menyenangkan. Ada pun beragam hiburan yang disuguhkan oleh para seniman setempat untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Jam Operasional Museum Sejarah Jakarta

Jam Buka Museum Sejarah Jakarta
Selasa – Minggu09.00 – 15.00 WIB

Seperti halnya museum lain, Museum Sejarah Jakarta juga libur di hari Senin. Akan beroperasi di hari Selasa hingga Minggu dari pukul 09.00 sampai 15.00 WIB. Museum Sejarah Jakarta tidak beroperasi pada hari libur nasional.

Namun halaman dan kompleks museum tidak memiliki batas waktu untuk dikunjungi. Pengunjung dapat berekreasi di sekitaran area Museum Sejarah Jakarta setiap hari tanpa dibatasi jam operasional.

Aktivitas & Atraksi Museum Sejarah Jakarta

koleksi prasasti
Salah satu relief prasasti yang menjadi koleksi di Museum ini

Bagi pengunjung yang datang ke Museum Sejarah Jakarta, berikut beberapa aktivitas dan atraksi yang bisa dilakukan:

Sewa Sepeda Kuno

Pengunjung akan menemui banyaknya sepeda kuno yang berlalu-lalang di halaman Museum Sejarah Jakarta. Sepeda ontel tersebut sengaja disewakan lengkap dengan atribut seperti topi untuk wanita.

Penyewa dapat berkeliling di sekitar lingkungan Museum Sejarah Jakarta menggunakan sepeda zaman dahulu ini. Pengunjung yang ingin mencoba sensasi menggunakan sepeda ontel, bisa juga menyewa pada tempat penyewaan sepeda yang tersedia.

Baca: Wisata Museum Seajarah Nasional: Tiket, Atraksi & Aktivitas

Berfoto dengan Seniman Setempat

Di halaman Museum Sejarah Jakarta, pengunjung akan disambut dengan pemandangan yang unik dari para seniman setempat. Banyak dari para seniman yang mengais rezeki dengan cara berkostum dengan berbagai karakter untuk menghibur para pengunjung.

Pengunjung yang ingin berfoto bersama, wajib merogoh kocek seikhlasnya untuk diberikan kepada seniman. Pengunjung hanya perlu memilih, karakter apa yang diinginkan untuk diajak foto bersama.

Wisata Bangunan Tua

Museum Sejarah Jakarta merupakan salah satu bangunan yang termasuk di dalam lingkungan Kota Tua Jakarta. Kebanyakan bangunan dan gedung di area tersebut merupakan peninggalan dari zaman penjajahan Belanda.

Bangunan tempo dulu Museum Sejarah Jakarta
Bangunan tempo dulu Museum Sejarah Jakarta

Tak heran jika di lokasi ini berjajar bangunan bergaya Eropa klasik yang unik dan menarik untuk dijelajahi. Pengunjung dapat menikmati pemandangan bangunan di Kota Tua untuk sekadar berkeliling atau mengambil gambar.

Baca: Wisata Monumen Nasional Monas: Tiket, Aktivitas & Atraksi

Edukasi Sejarah Jakarta

Tak hanya sekadar tempat bagi penyimpanan dan perawatan koleksi sejarah Jakarta saja. Museum Sejarah Jakarta juga merupakan tempat bagi masyarakat untuk menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman mengenai sejarah Kota Jakarta.

Museum ini menyediakan informasi mengenai perjalanan panjang tentang sejarah Kota Jakarta sekaligus sebagai sarana rekreasi. Tentunya kegiatan ini sangat berguna bagi pengunjung yang membawa serta anaknya sebagai bentuk edukasi tentang sejarah.

Pengunjung dapat menikmati replika peninggalan kerajaan Tarumanegara dan Pajajaran juga melihat benda hasil penggalian arkeologi di Jakarta. Selain itu, ada pula gerabah, keramik, dan batu prasasti peninggalan dari zaman prasejarah.

Baca: Galeri Nasional Indonesia: Tiket, Aktivitas & Pameran

Tak ketinggalan pula koleksi mengenai kebudayaan Betawi seperti koin bahkan becak. Aneka koleksi tersebut dapat pengunjung jumpai pada enam ruangan yang tersedia di Museum Sejarah Jakarta.

Kegiatan Kampung Betawi

Program ini yang diharapkan selalu ada setiap tahunnya di lingkungan Museum Sejarah Jakarta. Kegiatan ini diisi dengan pagelaran seni budaya Betawi yang edukatif bagi masyarakat.

Mengenalkan bagaimana sejarah terbentuknya masyarakat Betawi pada zaman dahulu, misalnya dari budaya Cina, Arab, atau Persia. Tak hanya itu, di acara ini juga diadakan festival kuliner, pameran kreatif, dan bazar yang diselenggarakan pihak museum.

Menonton Boneka Tali

Pertunjukan boneka tali ini akan dimainkan oleh seorang seniman tua yang ada di pelataran museum. Biasanya atraksi yang disuguhkan akan ditampilkan ketika menjelang sore hingga malam hari.

Pengunjung akan berkerumun mengelilingi sang seniman untuk menyaksikan boneka tali menari. Boneka-boneka ini akan digerakkan menggunakan tali dan bergerak mengikuti irama musik.

Menikmati Jajanan di Sekitar Museum

Pengunjung yang gemar menyicipi aneka jajanan, cobalah untuk jajan di area pelataran museum. Semakin ramai pengunjung, maka semakin banyak pula pedagang yang menjajakan aneka camilan untuk bisa dinikmati.

halaman museum
Halaman depan museum yang selalu ramai dengan pengunjung. Baik yang wisatawan yang berkunjung ke museum atau sekedar menikmati suasana halamam museum

Menariknya, banyak pula pedagang yang menyediakan terpal sebagai alas untuk lesehan para pengunjung. Hal ini akan sangat menyenangkan di kala berkunjung ke Museum Sejarah Jakarta.

Wisata Malam

Tur ini dimulai dari pukul 19.00 WIB dan hanya dapat dilakukan jika anggota telah mencapai 10 orang. Pengunjung akan dibawa berjalan kaki menyusuri area gedung tua dari Taman Fatahillah hingga Gedung Cipta Niaga.

Tur malam akan berakhir pada pukul 23.00 WIB dan kembali ke pelataran Museum Sejarah Jakarta. Selama tur, pemandu akan menjelaskan sejarah bangunan serta kejadian unik di tempat-tempat tersebut.

Tarif tur yang harus dibayarkan oleh pengunjung yaitu Rp 225.000 per orang. Biaya tersebut sudah termasuk tiket masuk ke beberapa tempat wisata, kaus, dan pin. Untuk menambah keseruan wisata malam, pengunjung dapat menyewa sepeda.

Biaya rental yang ditawarkan Rp125.000/4 jam, yang kemudian akan membawa pengunjung melewati Pelabuhan Sunda Kelapa hingga gudang kayu peninggalan VOC.

Fasilitas di Museum Sejarah Jakarta

Museum Sejarah Jakarta dilengkapi dengan perpustakaan yang memiliki koleksi sekitar 1.200 judul buku. Ada pun sebuah ruangan yang dinamakan Sinema Fatahillah untuk menampilkan film dokumenter pada zaman Batavia.

Ada pula Kantin Museum yang menyajikan berbagai kuliner khas Betawi yang sayang jika dilewatkan. Fasilitas lainnya yaitu ruang pertemuan dan pameran dengan daya tampung 150 orang untuk bermacam kegiatan.

Rute Angkutan Umum ke Museum Sejarah Jakarta

Pengunjung dapat mendatangi Museum Sejarah Jakarta menggunakan kereta KRL, kemudian berhenti di Stasiun Kota. Dari Stasiun Kota, Museum Sejarah Jakarta bisa dijangkau dengan jalan kaki karena jarak dari stasiun ke museum terhitung dekat.

Atau dengan menggunakan angkutan kecil Kopami 02 jurusan Senen-Muara Karang dan turun di Kota Tua. Bisa juga dengan Bus Transjakarta jurusan Kota-Blok M dan turun di Halte Kota.

Alamat dan Kontak Museum Sejarah Jakarta

Museum Sejarah Jakarta beralamat di Jalan Taman Fatahillah No. 1, Kota Tua, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat 11110. Kontak yang dapat dihubungi untuk kepentingan tertentu, pengunjung dapat menghubungi ke nomor (021)6929101. Atau pengunjung dapat menghubungi lewat faksimile di nomor (021)6902387.

Berikan Nilai: 4,46 Very PoorPoorAverageGoodExcellent 13 Voted
Loading...