Beranda Tiket Wisata

PURA MANGKUNEGARAN Tiket & Ragam Aktivitas - September 2020

Pura Mangkunegaran
Harga Tiket: Rp10.000 - Rp40.000 Jam Buka: 08.30 - 14.00 No. Telepon: - Alamat: Jl. Ronggowarsito No.83, Keprabon,Banjarsari,Surakarta,Jawa Tengah,Indonesia ,57131.

Selama ini Yogyakarta selalu menjadi primadona, karena banyaknya wisata dan budaya yang masih sangat lestari. Salah satu budaya yang masih sangat terjaga adalah sistem kesultanan yang digunakan dalam pemerintahan. Namun tidak hanya Jogja, di Surakarta atau Solo pun mengenal sistem Kesultanan. Yang mana para keluarga ningrat ini tinggal di istana megah bernama Pura Mangkunegaran.

Pura Mangkunegaran lebih terbuka menerima wisatawan, dibandingkan dengan Keraton Kasultanan Surakarta. Wisatawan banyak yang terkagum – kagum dengan bangunan istana ini. Karena, bangunannya mengadopsi budaya Jawa dan Eropa. Dimana bentuk bangunan khas rumah Joglo, serta di sisi lainnya dipoles dengan gaya Eropa.

Harga Tiket Masuk Pura Mangkunegaran Surakarta

Objek wisata ini menerapkan tarif tiket masuk yang masih sangat terjangkau. Namun perlu diingat, harga tiket untuk pengunjung domestik dan mancanegara berbeda.

Harga Tiket Masuk
DomestikRp 10.000
MancanegaraRp 20.000
Tiket Masuk Mulai 1 Oktober 2020
DomestikRp 20.000
MancanegaraRp 40.000

Baca: Tempat-tempat wisata menarik di Solo

Jam Operasional

Objek wisata ini memiliki berbagai ruangan tersendiri. Dimana tiap bagian memiliki jam operasionalnya tersendiri. Diantaranya bangunan Pura Mangkunegaran, Museum, serta Perpustakaan.

Jam Operasional Pura Mangkunegaran
Senin – Jum’at08:30 – 14:00 WIB
Minggu08:30 – 13:00 WIB
Museum
Senin, Selasa, Rabu, Jum’at, Sabtu08:30 – 14:30 WIB
Kamis dan Minggu08:30 – 14:00 WIB
Perpustakaan
Senin – Kamis09:00 – 12:00 WIB
Jum’at dan Sabtu09:00 – 11:00 WIB

Berkeliling Mengagumi Indahnya Istana Pura Mangkunegaran

Salah satu ruangan di dalam istana
Salah satu ruangan di dalam istana. Foto: Gmap/Bagus Aris

Jika melintas Jalan Ronggowarsito Kota Surakarta, pengunjung akan menyaksikan bangunan luas yang dipagar berkeliling. Tidak tampak istana dari jalan, namun ketika sudah memasukinya, akan tampak istana megah. Bangunan Joglo dengan halaman luas ditutupi rumput hijau, serta kolam indah dengan hiasan patung emas. Dan apabila menyaksikan bangunan ini di malam hari, akan tampak keemasan arsitekturnya.

Memasuki area pura, pengunjung akan disambut oleh petugas dan akan didampingi pemandu untuk berkeliling. Pengunjung baik sendiri maupun rombongan akan ditemani pemandu, yang tarifnya secara sukarela oleh pengunjung. Sebelum memasuki bangunan, pengunjung harus melepas alas kaki dan membawanya dengan kantong plastik yang disediakan. Pengunjung juga akan dijelaskan tata tertib bangunan, termasuk tidak boleh mengambil foto di tempat tertentu.

Baca: Keraton Surakarta Hadiningrat Tiket & Pesona

Pura Mangkunegaran memiliki beberapa bagian, diantaranya Pendopo Ageng yang berupa bangunan terbuka dengan ornamen antik. Bangunan museum memuat berbagai koleksi Pura Mangkunegaran, yang salah satunya terdapat gamelan berusia 300 tahun. Serta perpustakaan dengan koleksi bahan bacaan kuno yang masih terawat. Suasana kawasan wisata begitu tenang meskipun berada di tengah kota, dan hawa sejuk selalu menyelimuti.

Arsitektur Pura Mangkunegaran

Arsitektur Indah di Lorong Istana
Arsitektur Indah di Lorong Istana. Foto: Gmap/Ilham Ian

Pura Mangkunegaran telah dibangun sejak tahun 1757 oleh Mangkunegara I. Dimana, arsitekturnya memiliki bagian seperti keraton, yang terdiri dari pamedan, pendhopo, pringgitan, ndalem, serta keputren. Terdapat Pendopo Ageng yang memiliki ukuran 3.500 meter persegi, yang berbentuk joglo. Dimana, pendopo ini termasuk terbesar di Indonesia yang muat menampung 5.000 hingga 10.000 orang.

Kayu yang digunakan sebagai bahan bangunan di sini menggunakan kayu dari pepohonan Hutan Donoloyo Wonogiri. Bangunan ini didominasi oleh warna kuning dan hijau yang diberi nama warna pari anom. Di langit – langit pendopo, terdapat lukisan Batik Kumudowati yang memiliki warna bermakna berbeda. Diantaranya kuning, biru, hitam, hijau, putih, orange, merah, dan ungu.

Baca: The Heritage Palace Solo Tiket & Atraksi

Di belakang pendopo terdapat pringgitan berbentuk kuthuk ngambang, biasanya digunakan sebagai pertunjukan wayang kulit. Kemudian ada bagian Ndalem Ageng, berukuran 1.000 meter persegi yang difungsikan sebagai museum. Masuk lebih jauh lagi terdapat keputren, yaitu kediaman keluarga istana. Yang terdapat pohon, sangkar burung, serta patung klasik bergaya Eropa yang begitu memikat hati.

Melihat Arsip Cetak di Perpustakaan

Tampak dari depan Bangunan Pura Mangkunegaran
Tampak dari depan Bangunan Pura Mangkunegaran. Foto: Gmap/SBP Bagus Painting

Di sini terdapat bangunan perpustakaan bernama Perpustakaan Rekso Pustoko. Yang berdiri sejak 11 Agustus 1867 saat pemerintahan KGPAA Mangkunegara IV. Nama Rekso Pustoko ini diambil dari kata “Rekso”, yang memiliki arti penjagaan, pengamanan, dan pemelihraaan. Sementara “Pustoko” memiliki arti tulisan, surat – surat, dan buku.

Awalnya, perpustakaan ini berisi buku beraksara Jawa, yang merupakan naskah asli, turunan, atau cetakan. Kemudian di masa pemerintahan Mangkunegara VII, koleksinya semakin bertambah. Baik buku berbahasa Jawa, Inggris, Perancis, Jerman, hingga Belanda. Karena semakin menyadari pentingnya wawasan yang harus didapatkan oleh pembaca.

Baca: PANDAWA WATER WORLD Solo Tiket & Wahana

Baru pada tahun 1980, perpustakaan ini dibuka untuk umum dan masyarakat boleh masuk. Dimana koleksinya sudah bertambah menjadi buku, naskah kuno, foto, dan arsip. Saat ini, selain buku – buku, tempat ini juga memiliki koleksi lain. Diantaranya karya luhur Mangkunegara IV, yaitu Serat Wedhotomo, Serat Tripomo, Serat Woroyagyo, Serat Laksita Raja.

Museum Pura Mangkunegaran

Salah Satu Koleksi di Museum Pura Mangkunegaran
Salah Satu Koleksi di Museum Pura Mangkunegaran. Foto: Gmap/Mudita Sutanti

Di dalam kompleks istana, terdapat museum Pura Mangkunegaran. Di museum ini tersimpan koleksi benda – benda bersejarah milik istana yang dikumpulkan sejak tahun 1926. Dan pada tahun 1968 baru dibuka untuk umum sebagai tempat wisata.

Terdapat meja dan almari kaca yang berisikan pedang dari berbagai dinasti. Koleksi lainnya berupa akik, lencana, bambu runcing, serta senjata api. Ada banyak benda bersejarah lainnya yang juga dipajang di tempat ini. Ada juga topeng dalam berbagai bentuk, serta lukisan dan foto keluarga kerajaan.

Lokasi Pura Mangkunegaran

Objek wisata ini berlokasi di Jalan Ronggowarsito No.83, Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.
Sangat BurukBurukBiasaBagusSangat Bagus 5,00 | 1 Pembaca

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini