Taman Nasional Ujung Kulon menjadi salah satu destinasi wisata alam dan pelestarian flora fauna. Salah satu satwa yang khas di TNUK adalah badak Jawa atau Rhinoceros sondaicus. Per 1 Februari 1992, TNUK ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia kategori alam oleh UNESCO.

TNUK diperkenalkan oleh F Jungkhun (1846) yang merupakan ahli botani dari Jerman. Karena banyak tumbuhan tropis yang ada, tidak heran jika tempat ini banyak dikenal ahli. Walaupun sempat hancur karna letusan Krakatau (1883) namun, ekosistem flora fauna kembali hidup.

Harga Tiket Taman Nasional Ujung Kulon

Pengunjung yang datang ke sini akan dikenakan biaya tiket masuk. Harga tiket masuk bisa dikatakan cukup murah. Berikut tiket masuk sesuai PP no. 12 Th 2014 yang harus dibayarkan ketika berkunjung:

Harga Tiket Masuk Taman Nasional Ujung Kulon
Jenis TiketWNIWNA
Perorangan
Hari BiasaRp5.000Rp150.000
Akhir PekanRp7.500Rp225.000
Rombongan minimal 10 orang (karcis/orang)
Hari BiasaRp3.000Rp100.000
Akhir PekanRp4.500Rp150.000
Kegiatan wisata umum (per orang)
BerkemahRp5.000Rp5.000
Penulusuran hutanRp5.000Rp5.000
Pengamatan kehidupan binatang liarRp10.000Rp10.000
MenyelamRp25.000Rp25.000
SnorkelingRp15.000Rp15.000
Kano atau bersampanRp25.000Rp25.000
SelancarRp25.000Rp25.000
MemancingRp25.000Rp25.000
Kegiatan Wisata rombongan minimal 10 orang (karcis/orang)
BerkemahRp2.500Rp2.500
Penulusuran hutanRp2.500Rp2.500
Pengamatan kehidupan binatang liarRp5.000Rp5.000
MenyelamRp15.000Rp15.000
SnorkelingRp10.000Rp10.000
Kano atau bersampanRp15.000Rp15.000
SelancarRp15.000Rp15.000
MemancingRp15.000Rp15.000
Kegiatan wisata umum (per orang)
BerkemahRp5.000Rp5.000
Penulusuran hutanRp5.000Rp5.000
Pengamatan kehidupan binatang liarRp10.000Rp10.000
MenyelamRp25.000Rp25.000
SnorkelingRp15.000Rp15.000
Kano atau bersampanRp25.000Rp25.000
SelancarRp25.000Rp25.000
MemancingRp25.000Rp25.000
Kegiatan Wisata rombongan minimal 10 orang (karcis/orang)
BerkemahRp2.500Rp2.500
Penulusuran hutanRp2.500Rp2.500
Pengamatan kehidupan binatang liarRp5.000Rp5.000
MenyelamRp15.000Rp15.000
SnorkelingRp10.000Rp10.000
Kano atau bersampanRp15.000Rp15.000
SelancarRp15.000Rp15.000
MemancingRp15.000Rp15.000

Baca: COCONUT ISLAND Carita Tiket & Ragam Wahana April 2019

Daya Tarik Wisata Taman Nasional Ujung Kulon

Selain sebagai area konservasi badak jawa, TNUK juga menyimpan beragam daya tarik wisata. Seperti hiking di pulau sekitar TNUK, Snorkeling, Menyelam, dan berbagai aktivitas alam lain. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan.

1. Snorkeling & Berselancar di Pulau Panaitan

Berselancar di Pulau Panaitan Taman Nasional Ujung Kulon
Bagi wisatawan yang datang ke TNUK dan menyukai olahraga ekstrem bisa berselancar di Pulau Panaitan. Foto: Google Maps/ Atet Dwi Pramadia

Pulau dengan pantai berbatu di paling barat dari Ujung Semenanjung TNUK ini memiliki luas ±17.000 ha. Di tempat ini masih memiliki hutan asli yang menjadi habitat flora dan fauna. Hutan tersebut kombnasi dari hutan pantai, mangrove dan hutan hujan dataran rendah.

Selain hutan, di Pulau Panaitan terdapat peninggalan sejarah jaman Hindu kuno seperti Archa Ganesha. Peninggalan sejarah di pulau berpasir putih tersebut ada di Puncak Gunung Raksa. Pulau dengan terumbu karang indah ini juga memiliki riak ombak cukup tinggi. Tidak heran jika banyak pengunjung yang berselancar di laut Pulau Panaitan.

2. Hiking & Canoing di Pulau Handeleum

canoing di Pulau Handeleum
Berperahu atau canoing di sekitar Pulau Handeleum. Foto: Google Maps/Syolahudin Al ayubi

Pulai ini berada di antara gugusan pulau kecil di ujung timur laut dari Pantai Semenanjung Ujung Kolon. Dengan luas ±220 ha, pantai ini menjadi tempat tinggal Rusa timorensis dan ular phyton. Untuk sampai di pulau dengan hutan mangrove ini, pengunjung harus menyusuri sungai dengan kano/perahu.

Pulau Handeuleum ini punya rute jalan setapak dengan tumbuhan bambu ke arah air terjun. Di pulau ini, pengunjung bisa menikmati pesona Padang Penggembalaan Cigenter, Cikabeumbeum dan daerah Cigenter.

Aktivitas yang bisa dilakukan pengunjung selain berjalan di bagian hulu adalah berkano. Pengunjung bisa berkano menyusuri sungai Cigenter menikmati hutan hujan tropis di sepanjang sungai.

3. Mengamati Satwa di Pulau Peucang

Pulau Peucang, Taman Nasional Ujung Kulon
Pulau Peucang, Taman Nasional Ujung Kulon. foto: googlemap/Jarkom Media

Pulau yang teramai dikunjungi pengunjung ini memiliki luas ±450 ha. Di tempat ini memiliki hamparan pasir putih. Di pulai inil pengunjung bisa mengunjungi situs sejarah dari peninggalan colonial belanda. Misalnya menara mercusuar serta bekas pembangunan dermaga di Cibom dan Tanjung Layar.

Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Pulau Peucang. Pengunjung bisa mengamati satwa seperti babi hutan, rusa, merak dan banteng. Selain itu bisa juga tracking ke Karang Cobong, menyelam, berenang dan snorkeling. Bagi yang suka kehidupan satwa liar, bisa menikmatinya di Padang Penggembalaan Cidaon dengan menggunakan boat kecil.

4. Taman Nasional Ujung Kulon Habitat Badak Jawa

badak jawa di Taman Nasional Ujung Kulon
Di taman nasional ini merupakan habitat asli badak jawa. Foto: Google Maps/Misda Bakol

Kawasan ini adalah habitat dari badak Jawa sehingga pengelolaan wisata dibatasi. Terdapat pos jaga di Karang Ranjang, CIdaon dan CIbunar jika ada hal yang ingin ditanyakan di kawasan ini. Selain wisata budaya Goa Sang Hyang Sirah, ada hal lain yang bisa dilakukan pengunjung.

Pengunjung bisa melakukan tracking, berkemah serta wildlife viewing. Untuk tracking, terdapat jalur tetap di kawasan dengan luas ±38.000 ha. Untuk berkemah bisa dilakukan di Tanjung Layar. Sedangkan pengamatan kehidupan liar bisa dilakukan di Padang Penggembalaan CIdaon dan Cigenter.

5. Gunung Honje

Wilayah ini memiliki luas ±19.500 ha dengan 19 desa penyangga. Pengunjung yang datang ke kawasan ini bisa mengunjungu pusat dari pembuatan souvenir patung badak.

Selain itu, bisa mengunjungi sumber air panas Cibiduk. Ataupun menikmati melihat kehidupan alam liar dari owa Jawa secara langsung di Curug Cikacang.

Ujung Kulon Penginapan & Hotel

Bagi yang berkunjung ke Taman Nasional ini dan berencana bermalam di sini terdapat beberapa penginapan. Berikut beberapa penginapan yang bisa ditempati.

  • Resort Pulau Peucang: memiliki 22 kamar dengan fasilitas cukup lengkap seperti Air Conditioner dan Kamar Mandi. Dengan tipe kamar yang bisa ditempati maksimal 2 orang dan 3 orang. Sudah termasuk biaya makan 3 kali.
  • Resort Pulau Handeuleum : Memiliki 8 kamar dengan fasilitas AC dan Kamar Mandi. Maksimal bisa ditempati 2 orang.
  • Berkemah: Di sini juga pengunjung diizinkan untuk berkemah. Biaya yang dikeluarkan untuk berkemah di Taman Nasional Ujung Kulon juga sangat murah.

Fasilitas

TNUK memiliki fasilitas seperti penginapan, dermaga, pusat informasi yang berada di Pulau Peucang. Terdapat pula penginapan di Tamanjaya, Gunung Honje. Selain itu terdapat pos jaga dan salah satunya di Semenanjung Ujung Kolon.

Kontak & Lokasi Taman Nasional Ujung Kulon

TNUK berada di Kecamatan Sumur dan CImanggu, Pandeglang, Banten. Jika ingin berkunjung ataupun berkeperluan lainnya di taman seluas 78.619 ha bisa email ke info@ujungkulon.org. Bisa juga menghubungi langsung ke nomor +62-253-801731 atau fax +62-253-804651.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.
Very PoorPoorAverageGoodExcellent 4,83 / 35 pembaca