Beranda Tiket Wisata

WADUK CACABAN 4 Daya Tarik Wisata - Oktober 2020

Waduk Cacaban
Harga Tiket: Rp3.500 - Rp4.500 Jam Buka: 24 Jam No. Telepon: - Alamat: Penujah,Kedung Banteng,Tegal,Jawa Tengah,Indonesia,52472.

Di banyak daerah di Indonesia memanfaatkan waduk untuk kegiatan utama daerahnya. Seperti pembangkit listrik, pengairan ke seluruh daerah, sumber air minum, hingga sarana rekreasi dan wisata. Seperti Waduk Cacaban yang ada di Tegal, Jawa Tengah.

Pengucapannya hampir sama dengan Kakaban yang ada di Kalimantan. Namun tentu saja, pesona Kakaban dengan Cacaban berbeda dengan ciri khas daerah masing-masing. Meskipun pernah ditutup karena debit air yang terlalu tinggi, namun kini telah difungsikan kembali. Dan tentunya difungsikan kembali untuk objek wisata.

Harga Tiket Masuk Waduk Cacaban Tegal

Destinasi wisata waduk ini menerapkan tiket masuk yang sangat murah, bahkan saat akhir pekan tiketnya pun murah. Harga tiket ini tidak dibedakan antara pengunjung anak-anak dan dewasa. Hanya dibedakan harga antara hari biasa dan akhir pekan. Selain tiket masuk, pengunjung juga dikenakan tarif parkir sesuai dengan kendaraan yang digunakan.

Harga Tiket Masuk
Hari biasaRp3.500
Akhir pekanRp4.500
Tarif Parkir
MotorRp3.000
MobilRp10.000

Baca: 5 Tempat Wisata Paling Seru Di Tegal

Jam Operasional

Wisatawan dapat mengunjungi tempat wisata ini kapan pun. Meski begitu, objek wisata ini akan sepi ketika masuk pukul 5 sore.

Jam Operasional
Setiap hari24 jam

Pesona Keindahan Waduk Cacaban Tegal

keindahan area waduk cacaban tegal
Keindahan lansakap waduk yang dikelilingi hijaunya area sekitar. Foto: Google Maps/
yoga miftahu sofandy

Baca: Pemandian Air Panas Guci Tegal

Waduk Cacaban dibangun sejak tahun 1952 dan mulai beroperasi beberapa tahun setelahnya. Daya tarik utama objek wisata ini adalah pesona perbukitan savananya yang mengelilingi waduk. Di areal seluas 928 hektar ini, pengunjung dapat menikmati indahnya bukit savana yang mengelilingi waduk.

Karena keunikan perbukitan ini, banyak orang yang menyebutnya dengan Bukit Teletubbies. Sebelum dibangun waduk, Cacaban merupakan kawasan perbukitan tandus yang ada di Tegal.

Kemudian, pada tahun 1952 air sungai dibendung sehingga menciptakan perbukitan alami yang mengelilingi Cacaban. Perairan di Waduk Cacaban pun begitu jernih, dengan warna hijau khas perairan danau.

Namun tentunya, pengunjung dilarang untuk berenang di danau karena sangat dalam. Langit biru dengan awan yang sesekali menyembul membuat pemandangan sekitar waduk semakin mempesona.

Selain Bukit Teletubbies, pengunjung juga dapat menyaksikan Gunung Semar yang menjulang tinggi di kejauhan. Sementara di sisi selatan Cacaban, berdiri tegak Gunung Slamet dengan begitu gagahnya.

Bukit Teletubbies di Waduk Cacaban

Pemandangan Indah Waduk Cacaban di Musim Kemarau
Pemandangan Indah Waduk Cacaban di Musim Kemarau. Foto: Gmap/Rizale prastyo

Baca: RITA PARK Tegal Tiket & Wahana

Waduk Cacaban dikelilingi oleh perbukitan savana yang disebut sebagai Bukit Teletubbies. Di musim kemarau, rerumputan di perbukitan tampak mengering kuning kecokelatan. Warna kuning kecokelatan itu justru membuat perbukitan bak diselimuti oleh karpet warna cerah.

Berpadu dengan warna perairan hijau di danau sehingga menciptakan pemandangan yang indah. Tidak hanya itu, di perbukitan ini tampak satu dua pepohonan yang tumbuh jarang-jarang. Dengan warna dedaunan yang hijau, membuat rumput kuning ini terlihat lebih jelas.

Pengunjung dapat menuju ke Bukit Teletubbies ini dengan perahu. Berfoto di savananya yang begitu mempesona. Selain Bukit Teletubbies, ada juga pulau-pulau kecil yang menyembul di tengah danau. Pulau-pulau kecil ini akan terlihat hanya ketika musim kemarau.

Dan biasanya, pengunjung memanfaatkan pulau ini untuk berladang. Bahkan, pengunjung masih dapat melihat tanaman jagung yang sudah mengering ketika musim kemarau datang.

Berkeliling Waduk dengan Perahu

Perahu yang Siap Berkeliling Waduk Cacaban
Perahu yang Siap Berkeliling Waduk Cacaban. Foto: Gmap/muhammad farhan

Baca: Gerbang Mas Bahari Waterpark Tegal Tiket & Wahana

Menikmati Waduk Cacaban tidak hanya bisa dilakukan di darat saja. Pengunjung juga dapat berkeliling danau, menuju ke pulau-pulau dan bukit savana di Cacaban.

Cara yang tepat adalah dengan menaiki perahu bermotor. Selain berkeliling, pengunjung juga dapat singgah di Bukit Teletubbies atau pulau kecil sejenak. Untuk dapat menikmati perahu, pengunjung harus membayar tarifnya, yaitu Rp10.000 sekali putaran.

Dengan tarif ini, pengunjung akan diajak berkeliling selama kurang lebih 25 menit. Dari sini, pengunjung dapat melihat hutan alami dan savana dari dekat. Bahkan, pengunjung juga dapat menyaksikan hutan buah yang ada di perbukitan. Di atas perahu, pengunjung akan merasakan terpaan angin danau dan bau danau yang begitu segar.

Tidak perlu takut kepanasan karena perahu memiliki atap peneduh yang siap melindungi dari terik matahari. Tidak hanya untuk berkeliling, perahu ini juga dapat disewa untuk memancing di danau.

Ritual di Waduk Cacaban

Pengunjung sedang Menikmati Bersantai di Tepi Waduk Cacaban
Pengunjung sedang Menikmati Bersantai di Tepi Waduk Cacaban. Foto: Gmap/Muchamad Ihsanudin

Sejak tahun 2002, warga sekitar waduk kerap kali melakukan ritual supaya tidak ada korban. Pasalnya, masyarakat meyakini bahwa di sini terdapat penunggu yang kerap kali meminta tumbal nyawa manusia.

Menurut cerita setidaknya terdapat dua makhluk penunggu bendungan, yaitu Mbah Santi dan Brahma Sumandara. Keberadaan keduanya mengharuskan warga sekitar untuk melakukan upacara adat sebagai bentuk tolak bala. Menurut ketua adat desa setempat, makhluk yang disebut Mbah Santi ini tidak meminta tumbal manusia.

Melainkan hanya memberi pesan saja melalui mimpi ketika akan ada manusia yang dijadikan tumbal. Sementara Brahma Sumandara lah yang kerap kali meminta tumbal nyawa manusia. Hal ini diyakini karena dulu, pernah ada pengunjung yang meninggal secara mengenaskan.

Oleh karena itu, setiap tahunnya diadakan upacara adat dengan memotong seekor kerbau. Kemudian, kepala kerbau diarak di sekitar waduk dan ditenggelamkan di dalam waduk.

Ritual itu dilakukan semalam suntuk agar waduk tidak meminta tumbal manusia kembali. Meskipun terkesan mistis, namun pesona keindahan Waduk Cacaban tidak luntur karena kisah ini.

Fasilitas Waduk Cacaban

Sebagai destinasi wisata waduk ini telah menyediakan fasilitas lengkap untuk pengunjung. Diantaranya toilet, mushola, warung di pinggir waduk dengan menu spesial air tawar. Ada juga tempat bermain untuk anak-anak. Serta bumi perkemahan bagi pengunjung yang ingin bermalam.

Lokasi Waduk Cacaban

Objek wisata bendungan ini terletak di Desa Penujah, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Tegal. Berjarak kurang lebih 20 Kilometer dari pusat Kota Tegal. Bisa dijangkau menggunakan kendaraan pribadi dalam waktu 30 menit.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.
Sangat BurukBurukBiasaBagusSangat Bagus 5,00 | 1 Pembaca

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini