7 Wisata Kuliner Jogja Legendaris, Wajib Coba!

Yogyakarta memang terkenal sebagai salah satu tujuan wisata favorit. Selain objek wisata, wisata kuliner Jogja pun sering menjadi incaran. Banyak kuliner yang wajib dicicipi saat berada di kota ini. Mulai dari yang tradisional hingga kuliner kekinian, semuanya ada. Selain itu, Jogja juga terkenal dengan harga makanannya yang murah meriah. Nah, langsung saja simak daftar wisata kuliner di Jogja berikut ini!

1. Oseng-oseng Mercon Bu Narti

Oseng-oseng Mercon Bu Narti menjadi tujuan wisata kuliner pedas di Jogja
Oseng-oseng super pedas di tempat ini memang menjadi favorit para pecinta kuliner pedas. Foto: Gmaps/Beni Prabu

Bisa dibilang tempat ini adalah pelopor Oseng Mercon di Yogyakarta. Warung lesehan Oseng-oseng Mercon Bu Narti sudah berdiri sejak tahun 1997. Di resto ini pengunjung bisa memesan nasi lengkap dengan Oseng Mercon dengan harga cukup terjangkau. Sebagai lauk tambahan, tersedia ayam goreng hingga burung puyuh.

Awalnya, warung Oseng-oseng Mercon Bu Narti sangat sederhana karena berada di bawah tenda. Namun kini sudah pindah di bangunan yang lebih nyaman. Untuk alamatnya di Jalan KH. Ahmad Dahlan No.110, Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta. Tempat ini buka mulai pukul 16.00-23.00 WIB.

Baca: 7 Café & Resto unik di Yogyakarta Top Banget

2. The House Of Raminten

The House of Raminten pilihan wisata kuliner tematik di jogja
Bukan makanannya saja yang enak, suasana di The House of Raminten yang unik juga bikin betah. Foto: Gmaps/ novi gayatri

Restoran unik di Jogja ini menampilkan konsep tempat hingga kostum para pelayannya yang sangat ikonik. The House of Raminten berada di Jalan Faridan M Noto No.7, Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Tempat ini pun selalu ramai pengunjung, terutama saat jam makan siang atau malam.

Menu-menunya tidak akan membuat bosan. Pasalnya, banyak pilihan menu yang tersedia. Mulai dari olahan tempe, tahu, daging, ayam hingga ikan. Selain itu, ada juga berbagai camilan seperti Combro, Lumpia, Tahu Walik dan masih banyak lagi. Bukan cuma makanannya saja yang enak, tempatnya juga bagus buat foto-foto lho.

Baca: BUKIT BINTANG Jogja Tiket Masuk & Pesona Memukau

3. Gudeg Yu Djum Wijilan 167

wisata kuliner jogja di warung legendaris Yu Djum
Rasa gudeg khas Jogja yang masih diolah secara tradisional ini memang menjadi tempat kuliner legendaris yang menjadi incaran wisatawan. Foto: Gmaps/Clarinda Eka Chandra

Lokasinya di Jalan Wijilan No.167, Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta. Resto yang satu ini memang selalu menjadi rekomendasi gudeg di Jogja. Gudeg Yu Djum Wijilan 167 memang sangat populer di kalangan pecinta kuliner.

Buka setiap hari mulai pukul 06.00-22.00 WIB ini menyajikan racikan gudeg yang berpadu dengan krecek pedas. Cocok sebagai menu sarapan, selain itu pula aneka pilihan lauk yang tidak kalah enaknya.

Baca: GEMBIRA LOKA ZOO Tiket Masuk & 11+ Aktivitas

4. Mie Ayam Bu Tumini

Yang terkenal dari Mie Ayam Bu Tumini adalah toppingnya yang kental
Mie dengan topping ayam berkuah kental ini menjadi ciri khas dari kedai Bu Tumini. Foto: Gmaps/Kang Review

Lokasinya di Jalan Imogiri Timur No.187, Giwangan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Mie Ayam Bu Tumini memiliki cita rasa manis gurih dan berkuah kental. Hal ini yang membedakannya dengan mi ayam Jakarta atau mi ayam lainnya.

Tempat yang buka mulai pukul 10.00-17.00 WIB ini menghidangkan mi ayam dengan porsi jumbo. Salah satu andalannya yaitu mi ayam dengan topping kaki ayam alias ceker. Teksturnya yang lembut dengan rasa manis gurih membuat Mie Ayam Bu Tumini berhasil menarik para pecinta kuliner.

5. Sate Klathak Pak Pong

Yang unik dari Sate Klathak Pak Pong adalah dagingnya yang dibakar dengan jeruji sepeda
Sate klathak yang dibakar dengan jeruji besi serta dijadikan bersama kuah gulai memang menjadi kuliner wajib yang harus dicoba di Jogja. Foto: Gmaps/fitri nadifah

Tujuan wisata kuliner Jogja selanjutnya adalah Sate Klathak Pak Pong. Alamatnya di Jalan Sultan Agung No.18, Jejeran II, Wonokromo, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul. Yang unik dari restoran ini adalah sate kambingnya yang ditusuk dengan jeruji sepeda. Jeruji ini membuat daging kambing yang dibakar di atas arang menjadi cepat matang. Selain itu, bumbunya juga lebih meresap.

Namun, yang tidak kalah menarik adalah satenya yang tersaji dengan kuah gulai. Tidak seperti sate pada umumnya yang biasa tersaji dengan bumbu kacang atau kecap. Karena itulah, banyak pengunjung yang baru pertama kali mencoba Sate Klathak Pak Pong akan terkejut dengan hidangannya.

6. Bakmi Mbah Gito

Pengunjung bisa mencoba bakmi jawa yang khas dengan suasana tradisional jawa di Warung Mbah Gito
Bakmi Jawa Mbah Gito memang enak, tapi semakin lezat saat menyantapnya di tempat yang bikin nyaman seperti di sini. Foto: Gmaps/Dinul Islamy

Warung Bakmi Mbah Gito bukan hanya menyajikan makanan yang enak, tapi interior tempatnya juga menarik. Warung Bakmi Mbah Gito memiliki suasana tradisional Jawa dengan dominasi bahan kayu. Aneka patung dan ukiran-ukiran tampak menghiasi tiap sisi warung satu ini. Tapi, salah satu yang membuat pelanggan rela antre adalah cita rasa bakminya.

Bakmi Mbah Gito dimasak satu persatu dengan anglo tradisional. Tak heran kalau banyak orang menjadikannya tujuan untuk menikmati bakmi Jawa yang enak. Tersedia menu bakmi Jawa dan dan Bakmi Godog khas Mbah Gito. Bahkan, saat malam-malam tertentu pengunjung bisa menikmati bakmi sambal menyaksikan pertunjukan wayang.

7. Tengkleng Gajah

Tengkleng Gajah merupakan kuliner dari daging kambing dengan cita rasa manis gurih yang enak
Tengkleng Gajah Jogja menjadi menu wajib yang harus dicicipi oleh pemburu kuliner. Foto: Gmaps/Elisabeth Endang Vlog

Tempat wisata kuliner Jogja satu ini terletak di Jalan Kaliurang km 9,3, tepatnya di Dusun Bulurejo, Minomartani, Kecamatan Ngaglik, Sleman. Tengkleng Gajah sendiri adalah sajian daging kambing yang dihidangkan dengan porsi jumbo. Makanan satu ini mirip dengan gulai kambing, hanya saja kuahnya lebih encer.

Kuliner satu ini memakai isian daging, jeroan dan tulang kambing dengan siraman kuah encer berbumbu. Penasaran? Langsung saja datangi tempatnya yang buka mulai pukul 09.00-21.00. Dijamin, satu porsi saja tidak cukup untuk memuaskan lidah!

Bagikan konten ke: