Dieng Plateu atau juga dikenal dengan Dataran Tinggi Dieng merupakan kawasan wisata perbukitan di Banjarnegara. Memiliki banyak pilihan wisata yang indah membuatnya menjadi daerah kunjungan wisata cukup direkomendasikan. Udara dingin, alam pegunungan, sunrise mempesona, hingga budaya dan kuliner menjadi daya tariknya.

Selain itu di Dataran Tinggi Dieng juga rutin menggelar pertunjukan. Tiap tahunnya di sini diselenggarakan konser musik jazz gunung serta pagelaran budaya. Selama 3 hari penuh, wisatawan akan disuguhkan rangkaian acar yang sudah terkenal hingga ke mancanegara.

Harga Tiket Masuk Dataran Tinggi Dieng

Untuk memasuki kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng pengunjung dikenakan biaya tiket yang cukup murah. Harga tiket ini belum termasuk tiket-tiket aktivitas, situs-situs yang terdapat di sekitar kawasan wisata Dieng.

Harga Tiket Masuk Dataran Tinggi Dieng
Tiket Masuk KawasanRp10.000
Tiket aktiivitas area sekitar diengRp5.000 – Rp10.000

Ragam Pilihan Wisata Dataran Tinggi Dieng

Tidak saja menyajikan wisata yang menonjolkan keelokan alam pegunungan, di sini juga terdapat berbagai aktivitas. Berkunjung ke museum, menikmati sunset dan sunrise, hingga melihat peninggalan candi-candi kuno. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan di sini.

1. Berkunjung ke Museum Kaliasa

museum kailisa dieng
Museum yang menyimpan koleksi terkait dataran tinggi Dieng. Foto: Google Maps/Judy Adrian

Museum ini menyimpan berbagai hal yang berkaitan dengan Dataran Tinggi Dieng. Mulai dari sejarah, catatan kehidupan masyarakat, kebudayaan, sistem kepercayaan, hingga flora dan fauna. Museum Kailasa buka setiap hari dari jam 07.00 WIB sampai dengan jam 16.00 WIB.

2. Dieng Plateau Theater

Berbeda dengan Museum Kaliasa, disini menyajikan film-film mengenai Dataran Tinggi Dieng. Dengan tiket menonton yang murah pengunjung dapat menyaksikan film selama 23 menit. Theater beroperasi dari jam 07.00 WIB hingga sekitar jam 18.00 WIB. Obyek wisata ini dapat dijadikan tujuan awal untuk bekal berkeliling Dieng selanjutnya.

3. Gunung Prau

Golden sunrise Gunung Prau datarang tinggi dieng
Golden Sunrise dari Puncak Gunung Prau Dieng Plateu – Dokumentai pribadi oleh Aryl Dwi

Sebagai titik tertinggi di Kawasan Wisata Dieng, Gunung Prau memiliki ketinggian 2565 mdpl. Banyak jalur yang bisa ditempuh menuju Gunung Prau. Jalur tersebut antara lain: Jalur Patak Banteng, Dieng, wates, dll. Salah satu jalur yang terkenal ialah Patak Banteng dengan estimasi waktu pendakian 3 jam.

Di puncak gunung ini pengunjung bisa menikmati sekaligus sunrise dan sunset. Sunrise dari puncak Gunung Prau sangatlah indah, dan terkenal dengn Golden Sunrise-nya. Selain itu tidak kalah menariknya adalah pemandangan Kota Wonosobo dan cantiknya Bunga Daisy.

4. Sunrise di Bukit Sikunir

Golden sunrise bukit sikunir datarang tinggi dieng
Keindahan matahari terbit yang sinarnya berwana keemasan bisa disaksikan di sini. Foto: Google Maps/Yoppie Widianto

Sama seperti Gunung Prau, fenomena Golden Sunrise juga memikat wisatawan yang berkunjung ke Bukit Sikunir. Bedanya waktu tempuh menuju puncak lebih cepat yaitu sekitar 1 jam dengan jalur tangga. Bagi wisatawan umum bisa memilih puncak Sikunir mengingat jalurnya yang lebih mudah dibanding Gunung Prau.

Untuk menunggu matahari terbit, di sini sudah tersedia gazebo. Sembari menunggu sunrise pengunjung bisa bersantai di gazebo sambil menikmati jajanan yang dijajakan penjual di sikitar area.

Baca: Bukit Sikunir Dieng Tiket & 3 Aktivitas Alam Top

5. Kawah Sikidang

keindahan area kawah sikidang dieng
Keindahan alam kawah Sikidang tidak jarang menjadi obyek fotografi menawan. Foto: Google Maps/abdul jalil

Sikidang diambil dari kata “Kidang/Kijang” yang berarti hewan yang sering melompat-lompat. Nama ini mewakili karakter Kawah Sikidang sendiri dimana tiap tahunnya selalu berpindah tempat. Walau dikategorikan kawah aktif, tempat ini aman dikunjungi.

Baca: Kawah Sikidang Dieng Tiket & 5 Daya Tarik Wisata

6. Kawah Candradimuka

Menurut cerita pewayangan, kawah ini merupakan tempat dimana Gatotkaca disucikan. Panasnya kawah mengubahnya menjadi kesatria yang sakti dan mampu menaklukkan musuh para dewa. Itulah yang menjadi ciri khas kawah ini dimana aktivitas vulkanik yang tinggi.

Ditandai dengan seringnya mengeluarkan letupan dahsyat yang diiringi bunyi gemuruh. Pengunjung juga bisa datang ke kawah lain yang lokasinya tidak jauh dari kawah Candradimuka seperti  Kawah Sinila dan Kawah Timbang.

7. Kawah Sileri Dataran Tinggi Dieng

kawah sileri datarang tinggi dieng
Kawah Sileri Dieng. Foto: Google Maps/Alex Wurz

Dibanding kawah lain, Kawah Sileri merupakan kawah terluas di Dieng. luasnya sekitar 4 ha. Namanya berasal dari kata dalam bahasa Jawa ”Leri” yang artinya air cucian beras. Warna air di permukaan terlihat berwarna putih keabu-abuan seperti air cucian beras. Air dari kawah yang dialirkan mengandung material vulkanik membuat perkebunan sekitar menjadi subur.

8. Air Terjun Sikarim

Terletak tak jauh dari gerbang masuk Desa Sembungan, pertigaan kecil sebelah masjid. Untuk berkunjung kesini, diperlukan fisik mumpuni sebab medan yang sulit. Letaknya yang tersembunyi dan jalan yang rusak tak jarang akan menyurutkan niat.

Namun tenang, dari kejauhan Air Terjun Sikarim terlihat dan cocok menjadi latar foto. Air terjun lainnya (Air Terjun Sipendok, Air Terjun Sirawe, dll)

9. Batu Pandang Ratapan Angin

Kawasan Wisata Batu Pandang Ratapan Angin Dieng
Kawasan Wisata Batu Pandang Ratapan Angin. Foto: Google Maps / Ahmad Faizi

Keunikan wisata ini ialah terdapat dua buah batu yang bertumpuk di atas bukit.  Dari batu tersebut, terlihat keindahan Telaga Warna dengan Telaga Pengilon yang berdampingan. Warnanya yang kontras semakin terlihat dari atas sini.

Nama Batu Ratapan Angin pun bukan tanpa sebab. Posisi batu yang tinggi dikelilingi semak pepohonan menghasilkan bunyi unik saat diterpa angin. Bunyi gemerisik halus tersebutlah terdengar menyerupai seperti siulan dan ratapan.

Baca: BATU PANDANG Ratapan Angin Dieng Tiket & Aktvitas

10. Telaga Warna

Telaga terluas ini diperkirakan memiliki luas beberapa kali lapangan sepak bola. Terletak di ketinggian 2.000 mdpl dengan dikelilingi bukit-bukit yang hijau. Harga tiket hanya Rp.7.000/orang dengan tambahan biaya parkir kendaraan.

11. Telaga Cebong Dataran Tinggi Dieng

Telaga Cebong Dieng
Keindahan telaga cebong di kawasan wisata bukti sikunir. Foto: Google Maps/Aji Pras

Telaga ini merupakan lokasi bermalam sebelum sunrise di Bukit Sikunir esok pagi. Letaknya di Desa Sembungan merupakan desa tertinggi, membuat malam hari akan dingin sekali. Jika beruntung, akan tersaji kabut yang aral melintang di atas permukaan air. Telaga lainnya (Telaga Pengilon, Telaga Dringo, Telaga Merdada, Telaga Swiwi, Telaga Balekambang, dll)

Komplek Candi Di Dataran Tinggi Dieng

Selain menikmati wisata alam di Dataran Tinggi Dieng juga terdapat beberapa situs candi. Candi-candi yang bercorak hindu-budha

12. Komplek Candi Arjuna Dataran Tinggi Dieng

komplek candi bima dieng
Komplek Candi Arjuna Dieng. Foto: Google Maps/sohifuddin sohib

Memiliki luas sekitar 1 hektare, di kompleks ini terdapat lima bangunan candi. Candi-candi tersebut ialah Candi Arjuna, Semar, Srikandi, Puntadewa, dan Candi Sembadra.  Selain Candi Semar, keempat candi lain merupakan candi yang digunakan untuk bersembahyang.

Candi Arjuna, Puntadewa, dan Sembadra merupakan candi yang dibuat untuk menyembah Dewa Syiwa. Sementara Candi Srikandi dibangun untuk menyembah trimurti (tiga dewa) yaitu Syiwa, Brahma, dan Wisnu.

Kompleks Candi Arjuna biasa digunakan sebagai tempat pelaksanaan Galungan. Selain itu, kompleks ini juga biasa digunakan saat festival tahunan Dieng Culture Festival. Di dalam candi hanyalah ruang kosong, sedang arcanya sudah dipindahkan ke Museum Kaliasa.

13. Candi Bima

candi bima
Candi Bima Dieng. Foto: Google Maps/pras santoso

Merupakan candi terbesar diantara kumpulan Candi Dieng. Dari segi bentuknya candi Bima seperti berarsitek seperti pada candi-candi umumnya di India. Relief candi Bima masih terlihat utuh dan menampilkan cerita perwayangan. Setiap tingkat dihiasi dengan pelipit padma ganda dan relung kudu (arca setengah badan).

14. Candi Setiaki

Candi Setyaki merupakan candi mungil terpencar dari empat candi lain di kompleks Gatotkaca. Bersama candi Gatotkaca, Candi Setyaki masih dapat dilihat bangunannya saat ini, sisanya runtuh. Walaupun begitu, Candi Setiaki tak sepenuhnya masih utuh.

Atap yang terbuka dan disekitar terlihat reruntuhan yang memang dikumpulkan dalam satu titik. Candi-candi lainnya (Candi Dwarawati, Candi Wisanggeni, dll)

Lokasi Dataran Tinggi Dieng

Kawasan wisata ini terletak di dua Kabupaten Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Wonosobo dan Kebupaten Banjarnegara. Alamat lengkapnya di Bakal Buntu, Bakal, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah. Untuk berkunjung kesini disarankan dari Wonosobo atau Purwokerto karena lebih dekat. Berjarak sekitar 25km dari pusat kota Wonosobo dengan jarak tempuh hingga 1 jam.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.
Very PoorPoorAverageGoodExcellent 4,50 / 30 pembaca