Beranda Tiket Wisata

TELAGA DRINGO Tiket & Pesona Perbuktan Memukau - Mei 2022

0
Telaga DringoHarga Tiket Masuk: Rp5.000Jam Buka: 24 JamNo Telp: -Alamat: Desa Sidomulyo, Pekasiran, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia, 53456

Telaga Dringo merupakan destinasi wisata alam yang berada di Banjarnegara. Terletak di kawasan dataran tinggi Dieng, telaga ini menawarkan pesona yang tidak dimiliki oleh tempat lain. Salah satu alasanya karena areanya berada di atas kawasan perbukitan di ketinggian 2.222 mdpl. Sehingga pemandangan bentang alam yang terlihat dari sini luar biasa. Pesona sebuah telaga dengan barisan pegunungan yang nampak dari kejauhan merupakan suguhan panorama yang sangat memanjakan mata.

Areanya yang sejuk, sepi dan tenang sangat cocok bagi wisatawan yang ingin mencari ketenangan. Untuk menuju ke sini wisatawan akan merasakan perjalanan yang menyenangkan. Meskipun harus berjalan kaki melewati area hutan dengan jalan setapak serta akses yang masih cukup sulit. Namun sisi positifnya kawasan wisata ini memiliki suasana alami dan jauh dari hiruk pikuk. Bagi pecinta wisata petualangan, tempat ini sangat wajib untuk dikunjungi.

Harga Tiket Masuk Telaga Dringo

Untuk bisa merasakan keindahan dari Telaga Dringo, wisatawan perlu membayar tiket masuk. Tak perlu khawatir, karena harga tiketnya sangat murah meriah. Tidak ada perbedaan harga tiket antara hari biasa dengan akhir pekan/hari libur nasional.

Harga Tiket Masuk
Tiket masuk Rp5.000

Baca: Sumur Jalatunda Tiket Murah Beragam Aktivitas

Jam Buka Telaga Dringo

Wisatawan bisa berkunjung kapan saja ke Telaga Dringo. Karena tempat wisata ini selalu buka selama 24 jam. Namun waktu terbaik untuk menikmati keindahan tempat ini adalah ketika pagi hari. Di waktu tersebut udara masih sangat sejuk, dan panorama luar biasa akan tersaji.

Jam Buka
Setiap hari 24 jam

Telaga yang Tawarkan Keindahan Luar Biasa

Ada asal-usul yang melatarbelakangi nama Telaga Dringo ini adalah tanaman obat yang banyak tumbuh di sekitar kawasan telaga. Sedangkan telaganya sendiri berada di ketinggian dan berkeliling rimbunnya hutan. Tak heran jika obyek wisata ini kerap disebut sebagai tiruan dari Ranu Kumbolo. Dari sini wisatawan juga bisa melihat keindahan dataran tinggi Dieng yang mempesona. Selain itu Gunung Sindoro dan Sumbing juga akan nampak gagah dari kejauhan.

Area telaganya terbentuk akibat letusan Gunung Sinila pada tahun 1786. Ketika itu terjadi, Gunung Sinila hancur dan menyisakan cekungan besar berupa kawah mati. Lama kelamaan kawah itu terisi air hujan dan mata air yang timbul di sekitar telaga. Memang telaga ini terbilang belum terlalu populer dibanding telaga lain yang ada di kawasan Dieng. Namun suasana yang benar-benar masih asri dan alami menjadi keunggulan dari destinasi wisata yang satu ini.

Baca: TELAGA WARNA Dieng Tiket & Pesona

Nikmati Pemandangan Dari Atas Bukit

Melihat pemandangan telaga dari atas bukit
Pesona telaga jika terlihat dari atas bukit. Foto: Gmaps/Faikar M

Lokasi telaga berada di kawasan barisan perbukitan. Wisatawan bisa mendaki ke atas bukit untuk menikmati pesona berbeda Telaga Dringo. Melihat pemandangan telaga dari atas menjadi sebuah sajian yang istimewa. Apalagi dari atas bukit pesona Dataran Tinggi Dieng akan lebih luas terlihat jelas.

Bukit-bukit yang ada tidak terlalu tinggi, cukup mendaki sekitar 15-20 menit saja sudah bisa sampai di puncak. Di atas bukit wisatawan juga bisa melihat banyak bunga cantigi yang tumbuh. Kehadiran bunga khas daerah pegunungan ini semakin menambah keindahan kawasan sekitar telaga.

Baca: Telaga Madirda Wisata Danau Lereng Gunung Lawu

Berkemah di Telaga Dringo

Telaga Dringo di kala pagi hari
Ketika pagi hari suguhan pemandangan yang menawan area perbukitan terpantul di permukaan telaga yang jernih  Foto: Gmaps/Wiwid Walaz

Karena lokasinya yang masih alami dan jauh dari hiruk pikuk keramaian, area sekitar telaga kerap dipakai sebagai spot berkemah. Tersedia area camping yang luas di beberapa titik. Wisatawan bisa memilih mendirikan tenda di tepi telaga ataupun di atas bukit. Yang paling ditunggu jika berkemah di sini yaitu pemandangan ketika pagi tiba. Pesona telaga yang berpadu dengan perbukitan hijau dan matahari yang terbit perlahan merupakan pemandangan yang mewah.

Kabut pagi yang masih menyelimuti area hutan juga memberikan suasana yang syahdu dan menenangkan. Apabila beruntung wisatawan akan bisa melihat barisan pegunungan dari Telaga Dringo. Selain itu Gunung Sindoro, Sumbing hingga Prau nampak terlihat begitu gagah dari kejauhan.

Baca: KAWAH SIKIDANG Dieng Tiket & Pesona

Berjalan-Jalan di Sekitar Telaga

Padang rumput tak jauh dari area telaga
Wisatawan bisa menyusuri area padang rumput di sekitar telaga yang punya pesona luar biasa. Foto: Gmaps/Ika Oktavia

Kawasan di sekitar telaga merupakan daratan luas yang sekilas mirip seperti sebuah padang rumput. Warna hijau mendominasi pemandangan sejauh mata memandang. Wisatawan bisa menyusuri setiap sudutnya dan menikmati keindahannya. Tak jauh dari telaga, ada sebuah area hutan yang cukup rimbun. Wisatawan bisa berjalan-jalan di tempat ini. Tak jarang warga sekitar pun akan terlihat sedang mencari kayu atau rerumputan.

Tempat Yang Sempurna untuk Fotografi

Telaga dengan pemandangan perbukitan
Tempatnya yang indah sangat cocok untuk kegiatan fotografi. Foto: Gmaps/Erhan Untoro

Karena keindahan bentang alamnya tak heran jika area sekitar telaga menjadi tempat sempurna untuk kegiatan fotografi. Keindahan telaga dengan susunan perbukitan khas dataran tinggi menjadi panorama yang sempurna. Karena kealamiannya yang masih terjaga area sekitar telaga juga kerap menjadi pilihan spot foto prewedding. 

Fasilitas di Telaga Dringo

Tidak banyak pembangunan yang dilakukan di tempat ini. Meski begitu sekitar kawasan wisatanya memiliki beberapa fasilitas yang cukup menunjang kebutuhan wisatawan. Di sini sudah tersedia area parkir kendaraan dan toilet. Namun Tidak ada warung makan sehingga wisatawan harus membawa perbekalan sendiri.

Lokasi Telaga Dringo

Lokasi telaga ini berada di Desa Sidomulyo, Pekasiran, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah. Lokasinya berdekatan dengan Kawah Candradimuka karena berada di desa yang sama. Berjarak sekitar 62 Kilometer dari pusat kota Banjarnegara dan bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 2 jam. Akses menuju ke lokasi masih cukup sulit dengan jalanan berbatu. Jalannya hanya bisa untuk kendaraan roda dua. Tersedia juga jasa ojek untuk mengantarkan ke lokasi.

Tanggapan:

4.6 / 5. dari 28

Berikan Rating