Beranda Tiket Wisata

Daya Tarik Wisata di GOA GAJAH Ubud - Maret 2020

Tgl. Update:Jumat, September 27, 2019
Goa Gajah Harga Tiket: Rp30.000 - Rp50.00 Jam Buka: 10.00 - 18.00 No. Telepon: - Alamat: Ubud, Bedulu, Kec. Blahbatuh,Gianyar,Bali,Indonesia,80581.

Tertarik mengisi liburan dengan wisata bersejarah? Goa Gajah yang terletak di Gianyar, Bali, bisa menjadi destinasi yang tepat. Tempat ibadah umat Hindu (pura) yang juga difungsikan sebagai tujuan wisata.

Selain sebagai tempat ibadah, goa ini menyimpan banyak benda-benda bersejarah. Menurut penelitian, goa ini sudah ada sejak abad 11. Pura ini menawarkan wisata sejarah yang menarik lewat perpaduan reruntuhan arkeologi serta pemandangan alam yang indah.

Tiket Masuk

Harga tiket yang berlaku bagi wisatawan lokal berbeda dengan wisatawan asing. Jika membawa kendaraan pribadi, pengunjung dikenakan tiket untuk parkir.

Harga Tiket Masuk Goa Gajah
ParkirRp5.000
Wisatawan lokalRp30.000
Wisatawan asingRp50.000

Baca: Bali Pulina Ubud Tiket & Ragam Aktivitas Menarik

Jam Operasional

Sebagai tempat ibadah sekaligus tempat wisata, Pura ini buka setiap hari dengan jam yang ditentukan. Setiap hari besar keagamaan Hindu, rutin dilaksanakan kegiatan peribadatan di sini.

Jam Buka
Setiap Hari10.00 – 18.00 WITA

Pura Goa Gajah

Mulut Goa Gajah
Pintu masuk Goa Gajah dihiasi relief dan arca – Foto: Google Maps/Z Nickey

Goa Gajah adalah kawasan wisata dengan banyak daya tarik. Kawasan ini terdiri dari goa, pura peribadatan, kolam petirtaan, taman, dan sungai alami. Peninggalan arkeologi seperti arca hingga stupa yang dipahat di dinding batu tersebar di seluruh area. Tidak hanya peninggalan bersejarah, pengunjung juga bisa menikmati keindahan alam sekitar.

Keunikan Goa Gajah

Arca Tri Lingga dalam Goa Gajah
Dinding Goa Gajah dihiasi ceruk-ceruk berisi arca dan patung – Foto: Google Maps/Matthieu Tournade

Perlu diingat bahwa objek wisata ini merupakan pura tempat ibadah. Siapapun yang ingin masuk ke dalam haruslah dalam keadaan suci. Oleh karena itu, ada larangan masuk bagi pengunjung wanita yang sedang haid.

Selain suci, pengunjung juga harus berpakaian sopan. Sebelum masuk, pengunjung wajib mengenakan sejenis kain sebagai sarung. Kain sarung ini sudah disediakan oleh pengelola.

Baca: Pura Besakih Tiket & Ragam Aktivitas

Goa Gajah dibuat dan dipahat pada dinding batu. Komplek goa berbentuk huruf T dengan ceruk-ceruk di dindingnya. Setiap ceruk diisi oleh berbagai arca dan patung.

Tidak hanya di dalam goa, di luar pun terdapat berbagai artefak bersejarah. Pintu masuk goa dihiasi oleh arca Ganesha hingga Dewa Hariti. Pahatan yang indah turut menghiasi mulut goa setinggi 2 meter.

Kolam Petirtaan

Wisatawan asing memotret keindahan kolam petirtaan
Kolam petirtaan Goa Gajah saat ini memiliki enam arca – Foto: Google Maps/Risty Arini

Tak jauh dari Goa Gajah, terdapat sebuah kolam petirtaan. Jaraknya sekitar 11 meter di selatan goa. Kolam ini berada 3 meter di bawah permukaan tanah. Sumber airnya berasal dari sebelah timur area pura.

Area petirtaan ini terdiri dari 3 buah bilik kolam. Setiap bilik kolam dibatasi oleh dinding pembatas yang rendah. Terdapat enam patung yang menghiasi sebagai pancuran air.

Baca: Pura Tanah Lot Tiket & Atraksi Wisata

Awalnya terdapat tujuh patung, namun satu patung terpaksa dipindahkan ke lokasi lain karena gempa. Angka tujuh menjadi simbol dari tujuh sungai suci di India. Seperti diketahui, India adalah tempat lahirnya kepercayaan Hindu dan Budha.

Ketujuh patung ini merupakan patung widyadara-widyadari yang memegang air suci. Air pancuran ini dipercaya bisa menyucikan aura seseorang. Banyak pengunjung yang mencoba membasuh diri di bawah pancuran ini.

Lembah Tukad Pangkung

Selanjutnya, terdapat kawasan Tukad Pangkung di bagian selatan kolam. Berdasarkan penelitian, kawasan ini merupakan bekas tempat peribadatan umat Budha. Ini terlihat dari peninggalan yang menghiasi area Tukad Pangkung.

Reruntuhan arkeologi yang terdapat di area ini di antaranya stupa, relief, dan arca. Reruntuhan ini adalah jejak peninggalan tempat sembahyang umat Budha.

Jika terus ke arah bawah, pengunjung akan tiba di Sungai Petanu. Kawasan ini masih asri dan dipenuhi pohon-pohon rindang di sekitarnya. Sungai Petanu juga tidak lepas dari kisah mistis warga setempat.

Sungai Petanu pada zaman dahulu disebut “Lwa Gajah”. Nama ini konon menjadi asal-usul nama pura ini. Sumber lain mengatakan asalnya dari keberadaan arca Dewa Ganesha yang menyerupai gajah di dalam goa.

Taman & Air Terjun

Taman asri di sekitar area wisata
Pengunjung bisa menikmati keindahan alam terbuka di sekitar Goa Gajah – Foto: Google Maps/INST Parmita

Goa Gajah memiliki mulut goa setinggi 2 meter dan lebar 1 meter. Pintu masuk ini hanya cukup untuk satu orang. Bagian dalam goa pun tidak terlalu luas dan cenderung lembap.

Kondisi ini kadang membuat pengunjung tidak bisa berlama-lama di dalam. Ditambah lagi, tempat ini merupakan tempat yang masih aktif digunakan untuk beribadah.

Jika sudah puas menikmati keindahan dalam di sini, pengunjung bisa mencari udara segar di taman. Terdapat sebuah taman buatan yang apik tak jauh dari lokasi goa. Ada juga air terjun yang terletak tak jauh dari Tukad Pangkung.

Foto Bersama Ular

Ada yang menarik selain kemegahan bangunan dan peninggalan bersejarah yang dimiliki Goa Gajah. Ialah keberadaan Jimmy Julianto, salah seorang pedagang suvenir di kawasan wisata ini Pria berusia 60 tahun ini seringkali menarik perhatian wisatawan.

Pasalnya, pria yang akrab disapa Kak Acun Tato ini menyediakan jasa foto istimewa. Bersama ular-ular peliharaannya, Jimmy membuka usaha foto bersama ular. Ukuran ular yang ada pun bervariasi.

Baca: Tirta Gangga Tiket & Ragam Aktivitas

Jimmy akan membantu pengunjung yang ingin berfoto dengan ular peliharaannya. Jadi, wisatawan tidak perlu merasa risih atau takut. Kebanyakan yang tertarik dengan jasa foto unik ini adalah wisatawan asing.

Fasilitas Goa Gajah

Fasilitas yang tersedia di sini meliputi toilet umum, tempat parkir, dan kios-kios cinderamata. Pengunjung bisa membeli berbagai suvenir seperti kain sarung dan buah tangan khas Bali lainnya di sini. Ada juga kios-kios makanan yang bisa menjadi pilihan jika pengunjung ingin mengisi perut.

Akses ke Goa Gajah

Goa Gajah berjarak sekitar 5 km dari Ubud dan 26 km dari Denpasar. Dari arah Sanctuary Sacred Monkey Forest, goa ini terletak di sebelah kanan jalan. Meski berada di jalan utama Denpasar-Tampaksiring, namun destinasi wisata ini tidak dilalui secara langsung oleh kendaraan umum.

Namun tenang saja, objek wisata ini bisa dijangkau oleh kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat karena kondisi jalan yang sangat baik. Pengunjung harus menaiki beberapa tangga dari tempat parkir untuk sampai ke goa.

Lokasi Goa Gajah

Objek wisata ini berada di Jalan Raya Goa Gajah, Pejeng Kawan, Tampaksiring, Gianyar, Bali 80582, Indonesia. Berjarak 40 kilometer dar kawasan pantai kuta Bali Selatan. Bisa ditempuh dalam waktu 1 jam berkendara.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.

Beri Komentar

Silahkan ketik komentar
Please enter your name here