Beranda Tiket Wisata

GUNUNG BROMO Harga Tiket & 5 Aktivitas Terbaik – Desember 2022

0
Harga Tiket Masuk Gunung Bromo : Rp29.000 - Rp320.000Jam Buka: 24 jamNo. Telepon: -Alamat: Area Gunung Bromo, Podokoyo, Tosari, Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia, 67177

Gunung Bromo merupakan salah satu wisata populer di Indonesia yang berlokasi di Jawa Timur. Gunung yang areanya seluas puluhan ribu hektar ini menduduki empat kabupaten. Yaitu Kabupaten Pasuruan, Lumajang, Malang, dan Probolinggo. Luasnya area gunung ini menjadikannya memiliki banyak spot wisata menarik.

Gunung ini dapat didaki, namun tidak untuk mendirikan tenda karena masih memiliki kawah aktif. Biasanya wisatawan mendaki untuk menyaksikan matahari terbit, dan akan langsung turun tanpa berkemah. Setidaknya ada empat titik untuk menyaksikan indahnya matahari terbit. Wisatawan juga dapat berkeliling area dengan mobil jip, motor trail, atau kuda.

Harga Tiket Masuk Gunung Bromo

Untuk memasuki objek wisata ini, terdapat 4 pintu masuk. Yaitu dari Pasuruan, Probolinggo, Pasuruan, dan Malang. Meski begitu, harga tiket masuk Bromo di semua pintu tetap sama. Yang membedakan adalah harga saat libur dan hari biasa, serta tiket wisatawan lokal dan mancanegara. Wisatawan juga harus reservasi tiket sebelumnya melalui situs resmi Gunung Bromo di https://bookingbromo.bromotenggersemeru.org

Harga Tiket Masuk Wisatawan Domestik Wisatawan Mancanegara
Hari biasa Rp 29.000 Rp 220.000
Hari libur dan akhir pekan Rp 34.000 Rp 320.000
Tarif Parkir
Kuda Rp 1.500
Sepeda Rp 2.000
Motor Rp 5.000
Mobil Rp 10.000
Mini bus/ bus / kendaraan roda enam Rp 50.000

Baca: Bukit Teletubbies Bromo Tiket & Ragam Aktivitas

Jam Operasional Gunung Bromo

Objek wisata ini buka sepanjang hari. Memungkinkan wisatawan untuk mengunjungi saat fajar. Supaya bisa mendapatkan pemandangan matahari terbit yang indah.

Jam Operasional
Setiap hari 24 jam

Keindahan Gunung Bromo yang Terpancar hingga Internasional

Pemandangan Puncak Gunung Bromo yang Mempesona
Pemandangan Puncak Gunung Bromo yang Memesona. Foto: Gmap/Emilio Fuliotti

Gunung Bromo mungkin tidak terlihat seperti gunung lain yang rimbun dan lebat dengan hutannya. Kebalikannya, gunung ini justru tampak tandus dengan pasir hitam yang menyelimutinya. Meski demikian, pesona Gunung Bromo tetaplah dapat membius wisatawan dengan keindahannya. Bahkan, tak hanya wisatawan domestik, tapi keindahannya juga mampu menarik perhatian wisatawan mancanegara.

Menariknya, meski Gunung Bromo hanya satu, namun memiliki beberapa objek wisata. Ada Bukit Teletubbies, Bukit Kedaluh, Pura Luhur Poten, Pasir Berbisik, dan lainnya. Berbagai aktivitas juga dapat dilakukan, seperti menaiki kuda, berkeliling dengan mobil jip, atau motor trail. Wisatawan juga bisa berkemah di tempat yang sudah tersedia tentunya.

Gunung Bromo sendiri masih termasuk gunung aktif yang memiliki status waspada. Di kondisi ini, gunung sudah mulai menunjukkan aktivitas seismik dan vulkanik. Namun, gunung ini masih tetap menerima wisatawan. Walaupun hanya bisa pada radius aman dan dalam penjagaan ketat oleh petugas.

Baca: LAUTAN PASIR BROMO Harga Tiket & 11 Aktivitas Terbaik

Keunikan Pasir Berbisik yang Misterius

Di sebelah timur laut Gunung Bromo, terdapat sebuah spot bernama Pasir Berbisik. Bernama demikian karena pasir yang ada di lokasi ini bersuara “isik isik” ketika tertiup angin. Dari sini masyarakat sekitar menyebutnya dengan Pasir Berbisik.

Wisatawan bisa mengunjungi tempat ini dengan mobil jip, motor trail, ataupun kuda. Sekaligus berkeliling kawasan wisata lain di sekitarnya. Sempatkan juga menghentikan perjalanan dan turun dari kendaraan untuk berfoto. Karena pemandangannya begitu menakjubkan dengan hamparan padang pasirnya yang unik.

Baca: GUNUNG SEMERU Harga Tiket & 6 Spot Terbaik

Berburu Sunrise di Gunung Bromo

Pemandangan Matahari Terbit di Puncak Bromo
Pemandangan Matahari Terbit di Puncak Bromo. Foto: Gmap/very daendels

Gunung Bromo tak hanya memiliki satu puncak untuk menyaksikan pemandangan matahari terbit. Ada spot Pananjakan, yang menjadi favorit wisatawan berburu matahari terbit. Wisatawan harus menaiki anak tangga untuk bisa mencapai lokasi ini. Karena terpaan angin di sini termasuk kencang, wisatawan harus mengenakan pakaian hangat yang baik.

Ada juga spot Mentigen, yang juga dapat diakses dengan berjalan kaki atau naik ojek. Di sini, wisatawan akan disuguhi pemandangan mengagumkan matahari yang mulai terbit. Spot selanjutnya berada di ketinggian 2.680 Mdpl, yaitu spot Bukit Cinta. Dari sini, wisatawan tak hanya menyaksikan keindahan Gunung Bromo saja, tapi juga Kaldera Tengger.

Bukit Kingkong atau Bukit Kedaluh, dinamakan kingkong karena bentuknya mirip dengan kingkong. Dari sini, wisatawan juga dapat menyaksikan pemandangan matahari terbit dengan Kaldera Tengger. Bahkan, Puncak Mahameru pun tampak indah dengan matahari yang baru menyambut pagi. Untuk menikmati spot-spot ini, wisatawan harus memilih salah satu karena tidak bisa dinikmati bersamaan.

Baca: RANU KUMBOLO Tiket & 5 Aktivitas Terbaik

Dari Bukit Teletubbies hingga Padang Savana yang Menyegarkan

Area Hijau di Kawasan Gunung Bromo
Area Hijau di Kawasan Gunung Bromo. Foto: Gmap/Yossie Harnowo

Berbeda dengan pemandangan kawasan gunung yang beralas pasir hitam. Di sini juga terdapat kawasan dengan rumput hijau yang menyelimuti. Bukit Teletubbies, bukit asri berselimut rerumputan hijau yang indah, seperti bukit di dunia Teletubbies. Kebanyakan yang datang ke sini menghabiskan waktu dengan berfoto.

Di musim hujan dan musim semi, adalah waktu yang tepat untuk berkunjung. Karena tanamannya tampak hijau dan segar, sehingga semakin cantik. Di musim kemarau, tanaman tampak layu dan kering berwarna cokelat. Selain Bukit Teletubbies, ada juga Padang Savana.

Lokasi Padang Savana berada di sebelah timur Gunung Bromo. Tepatnya di lembah hijau yang dikelilingi dengan tebing tinggi, seolah sedang berada di Selandia Baru. Tak hanya rumput, di sini ada juga ilalang dengan bunga berwarna putih yang cantik. Tebing-tebing tinggi ini tampak hijau dengan pohon dan teksturnya, yang sangat cantik ketika difoto.

Baca: PUNCAK B29 Pemandangan Fantastis

Mengunjungi Pura Luhur Poten yang Suci

Pura Luhur Poten di Kawasan Gunung Bromo
Pura Luhur Poten di Kawasan Gunung Bromo. Foto: Gmap/Eka Wibawa

Gunung Bromo dianggap sebagai gunung yang suci, terutama oleh masyarakat Suku Tengger. Di sini terdapat sebuah pura bernama Pura Luhur Poten. Lokasinya berada di kaki gunung, membuatnya tampak cantik dan menawan. Sesekali ketika kabut menyelimuti, bangunan pura yang tampak samar-samar semakin terlihat menawan.

Pura ini masih aktif digunakan untuk beribadah. Saat Hari Raya Nyepi, pura akan ramai oleh umat Hindu yang melakukan ibadah Nyepi. Tak hanya itu, di setiap bulan purnama pada bulan Kasodo (kesepuluh) dalam penanggalan Jawa, diadakan juga upacara Kasada. Yang membuat kawasan gunung ini masih terasa kesakralannya.

Baca: GUNUNG ARJUNO Tiket, Rute & Aktivitas

Rute & Lokasi Gunung Bromo

Gunung eksotis ini menempati 4 Kabupaten yaitu Malang, Pasuruan, Lumajang dan Probolinggo. Memang kebanyakan wisatawan memilih Malang sebagai titik berangkat. Dari Malang berjarang sekitar 44 Kilometer dengan waktu tempuh 1 Jam 30 menit berkendara.

Sedangkan dari Probolinggo menuju pintu masuk Taman Nasional berjarak 48 Kilometer, memakan waktu kurang lebih 1 jam 30 menit berkendara. Kemudian jika berangkat dari Lumajang berjarak sekitar 53 Kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 2 Jam. Yang terakhir jika memilih keberangkatan dari Pasuruan akan menempuh jarak 74 Kilometer dengan waktu perjalanan mencapai 2 Jam berkendara.

Tanggapan:

4.8 / 5. dari 40

Berikan Rating

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini