Beranda Tiket Wisata

GUNUNG CIREMAI: Tiket & 4 Jalur Pendakian September 2021

Gunung CiremaiHarga Tiket: Rp5.000 - Rp7.500Jam Buka: 08.00 - 15.00No Telp: -Alamat: Bantaragung, Sindangwangi, Majalengka, Jawa Barat, Indonesia, -

Gunung Ciremai atau Gunung Cereme adalah gunung tertinggi di Jawa Barat. Lokasinya berbatasan dengan tiga kabupaten yaitu Kuningan, Majalengka, dan Cirebon. Kawasan gunung ini merupakan salah satu area taman nasional yang sudah mendapat pengakuan secara resmi. Sebagai taman nasional, kekayaan alam di dalamnya sangat terlindungi.

Meski begitu, Gunung Ciremai tetap terbuka sebagai tujuan wisata alam dan selalu populer di kalangan pecinta hiking. Medan pendakiannya penuh tantangan sekaligus pemandangan. Wisatawan bisa menikmati keasrian alam di setiap sudutnya.

Tiket Masuk Gunung Ciremai 

Taman Nasional Gunung Ciremai menawarkan beberapa kegiatan rekreasi. Tarif tiket yang berlaku pun bermacam-macam tergantung aktivitasnya. Ada perbedaan harga bagi wisatawan mancanegara dan kegiatan rombongan.

Tiket Masuk
Pengunjung UmumSenin-SabtuMinggu/Hari Libur
LokalRp5.000Rp7.500
Mancanegara/orang/hariRp150.000Rp225.000
Rombongan lokal/orang/hariRp3.000Rp4.500
Rombongan mancanegara/orang/hariRp100.000Rp150.000
Jenis KegiatanUmumRombongan
Berkemah Rp5.000Rp2.500
Trekking / Hiking / orangRp5.000Rp2.500
Pengamatan Hidup Liar//orangRp10.000Rp5.000
Outbond Training/orang Rp150.000Rp75.000
Syuting Video Komersil / paketRp10.000.000
Handycam / paketRp1.000.000
Foto / paketRp250.000

Baca: 7 Tempat Wisata Terbaik di Majalengka

Jam Buka

TN Gunung Ciremai terbuka untuk umum setiap hari. Layanan pengunjung sudah buka sejak pagi hingga sore hari.

Jam Operasional
Setiap Hari 08.00 – 15.00 WIB

Taman Nasional Gunung Ciremai

Beristirahat di antara hamparan edelweiss sebelum ke puncak

Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat. Setidaknya memiliki ketinggiannya mencapai 3.078 mdpl. Lokasinya sendiri berada dalam tiga kabupaten sekaligus. Ketiga kabupaten tersebut yaitu Kuningan, Majalengka, dan Cirebon.

Kawasan Gunung Ciremai sudah mendapat penetapan sebagai kawasan lindung jauh sebelum masa kemerdekaan. Hal ini menyebabkan kekayaan alamnya yang luar biasa terjaga. Flora dan faunanya yang beragam juga akhirnya menjadi tujuan banyak wisatawan. Pengunjung yang ingin merasakan berkemah hingga mendaki bisa datang kemari.

Hingga saat ini ada empat jalur pendakian resmi yang terbuka untuk umum. Jalur tersebut yaitu Jalur Linggarjati, Linggasana, Palutungan, dan Apuy. Jika ingin menantang diri sendiri, Jalur Linggarjati bisa jadi pilihan. Sementara Jalur Apuy menyediakan rute tercepat untuk sampai ke puncak Ciremai, Puncak Majakuning.

Baca: GUNUNG PAPANDAYAN: Tiket & 4 Aktivitas Mantap

Jalur Linggarjati

Pendaki berjalan memasuki kawasan hutan Gunung Ciremai

Jalur Linggarjati tersohor karena medannya yang terjal dan panjang. Titik pertama mulai berada di Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Rute ini mengeksplorasi Ciremai dari sebelah timur.

Selanjutnya untuk sampai ke puncak melalui rute ini memakan waktu kurang-lebih 10-13 jam. Dengan 10 pos yang harus dilalui, ini merupakan jalur terpanjang di Ciremai. Bagi yang ingin berhemat tenaga dan waktu bisa menggunakan ojek dari basecamp hingga pos 1. Sedangkan basecamp-nya sendiri memiliki sarana yang lengkap dan nyaman untuk mempersiapkan pendakian.

Selama pendakian melewati jalur Linggarjati jalan setapak berbatu melintasi hutan pinus merupakan medan utama. Dengan kondisi tanah yang padat berkontur semakin menanjak. Sesekali akar pepohonan yang menjulur akan sedikit menghambat perjalanan. Namun, perjalanan ini terasa teduh karena pepohonan yang selalu menaungi.

Menjelang puncak, umumnya jalan akan semakin curam. Karena itu siapkan kekuatan kaki untuk menaiki jalur dengan kemiringan hampir 90 derajat. Meski tersedia tali webbing, pendaki tetap perlu berhati-hati di sini. Inilah kenapa Jalur Linggarjati cocok bagi pendaki yang sudah berpengalaman dengan fisik yang kuat.

Baca: GUNUNG SINDORO: Tiket & 5 Jalur Pendakian

Jalur Linggasana

Sebuah gua bernama Gua Walet yang menjadi salah satu pos pendakian

Tak jauh dari Jalur Linggarjati, terdapat Jalur Linggasana. Jalur ini merupakan jalur termuda karena baru resmi ada pada tahun 2012. Basecamp-nya nyaman dan bahkan memiliki area khusus swafoto. Tak ketinggalan gardu pandang untuk menikmati keindahan lereng Gunung Ciremai langsung dari atas.

Perjalanan ke puncak dari basecamp membutuhkan waktu sekitar 7 hingga 8 jam. Total 9 pos yang harus dilewati pendaki selama perjalanan. Medannya penuh tanjakan meski tidak seekstrim Linggarjati. Ciri khas jalur ini adalah adanya dua pohon kiara yang menyerupai pintu gerbang (Kiara Lawang).

Baca: GUNUNG SUMBING: Tiket & 4 Jalur Pendakian

Jalur Palutungan

Kawah Ciremai di Puncak Majakuning

Opsi jalur selanjutnya yaitu Palutungan. Jalur ini dimulai dari Dusun Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Selama di jalur ini pendaki bisa menikmati kawasan Gunung Ciremai dari bagian tenggara.

Jalur Palutungan juga tidak lepas dari keberadaan medan tanjakan. Namun, tanjakan di sini tidak terlalu terjal. Dari basecamp ke puncak berjarak sekitar 9,8 km. Dengan 8 pos yang harus dilalui, total waktu pendakian sekitar 10 hingga 11 jam.

Setelah melalui perkampungan, pendaki akan tiba di pos 1. Perjalanan ke pos 2 masih nyaman dan teduh. Pendaki bahkan masih bisa menemukan warung-warung di pos 2. Terdapat beberapa sumber air di sepanjang rute ini.

Selanjutnya, medan jalan akan semakin menanjak meski sesekali landai. Pos 4 menawarkan sedikit suasana misterius karena larangan ‘berbicara sembarangan’. Kemudian di pos 5, terdapat Tanjakan Asoy dengan kemiringannya yang akan menguras tenaga. Menjelang puncak, jalan menjadi berbatu dan berpasir sehingga lebih rawan terpeleset.

Baca: GUNUNG UNGARAN: Tiket & 4 Jalur Pendakian

Jalur Apuy

Matahari mengintop dari balik lapisan awan di timur

Selain ke 3 jalur tadi ada juga rute resmi yang berada di area barat Gunung Ciremai yaitu Jalur Apuy. Jalur ini konon merupakan rute termudah untuk mencapai puncak. Basecamp-nya berada di Desa Argamukti, Majalengka. Sama seperti jalur lainnya, Apuy minim sumber air.

Butuh 6 hingga 8 jam untuk mencapai puncak Gunung Ciremai dari sini. Karena waktu yang lebih singkat, medannya pun cenderung bermedan tanjakan panjang. Pendaki bahkan harus menggunakan tali webbing saat menuju pos 2. Pastikan badan memiliki fisik yang cukup selama melewati jalur ini, ya.

Baca: GUNUNG MERBABU: Tiket & 5 Rute Pendakian

Fasilitas Basecamp Gunung Ciremai

Setiap basecamp pendakian Gunung Ciremai memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Sarana seperti toilet, area parkir, warung, tempat istirahat, hingga mushola sudah pasti tersedia. Selain itu, petugas basecamp selalu siap sedia melayani pengunjung. Pengelola TN Gunung Ciremai juga menyediakan paket-paket kegiatan rekreasi di alam.

Lokasi dan Akses ke Gunung Ciremai

Terdapat 3 akses pendakian Gunung Ciremai yaitu dari Kabupaten Kuningan, Majalengka, atau Cirebon. Untuk sampai ke sini wisatawan bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum.

Untuk menuju basecamp di Kuningan, gunakan bus hingga Terminal Cilimus. Selanjutnya dari terminal perjalanan diteruskan dengan angkot atau ojek.

Selain dari Kuningan bisa juga melalui Cirebon dengan kereta. Turunlah di Stasiun Prujakan, kemudian lanjutkan dengan menyewa angkot hingga basecamp.

Untuk info lebih lanjut, kunjungi Kantor Balai TNG Ciremai di Jalan Raya Kuningan-Cirebon KM 9 No. 1 Manislor, Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Sangat BurukBurukBiasaBagusSangat Bagus 5,00 | 2 Pembaca

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini