Beranda Tiket Wisata

Museum Indonesia TMII Tiket & Koleksi Lengkap - Agustus 2022

0
Harga Tiket Masuk Museum Indonesia : Rp15.000Jam Buka: 09:00 - 16:00 WIBNo Telp: 02187792078Alamat: Jalan Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia, 13560

Indonesia memang negara kaya akan budaya, kekayaan ini dapat disaksikan pada Museum Indonesia. Museum Indonesia berada di dalam kawasan Taman Mini Indonesia Indah. Museum ini dibangun oleh mendiang Ibu Tien Soeharto, istri mantan Presiden Soeharto. Dengan bangunan museum yang bergaya rumah Bali terdiri dari tiga lantai.

Di lantai pertama, wisatawan dapat menyaksikan budaya dan adat istiadat dari 33 provinsi di Indonesia. Di lantai dua, bertema manusia dan lingkungan yang menampilkan benda budaya di lingkungan sekitar. Sementara di lantai tiga, wisatawan dapat menyaksikan berbagai hasil karya seni dari budaya di Indonesia. Melalui museum ini, wisatawan seolah diajak untuk menjelajah budaya Indonesia yang kaya ini.

Harga Tiket Masuk Museum Indonesia

Untuk mengunjungi objek wisata ini, wisatawan harus masuk ke kawasan TMII. Tarif museum ini pun berbeda dari tiket masuk TMII. Namun tenang saja, karena tarifnya masih sangat terjangkau.

Harga Tiket Masuk
Tiket masukRp15.000

Baca: Museum Kebangkitan Nasional Tiket Masuk, Sejarah & Koleksi

Jam Buka Museum Indonesia

Museum ini buka setiap hari dengan waktu yang sama. Wisatawan dapat berkunjung dari pagi hingga sore hari.

Jam Operasional
Setiap hari09:00 – 16:00 WIB

Kemegahan Bangunan Museum Indonesia bak Istana

Bangunan Museum Indonesia tampak Luar
Bangunan Museum Indonesia tampak Luar. Foto: Gmap/Cs Leung

Dari halaman, tampak megah bangunan bergaya adat Bali yang sangat menarik. Bangunan seluas 7.000 meter persegi ini merupakan karya dari arsitek ternama asal Bali, Ida Bagus Tugur. Bangunan ini memang memiliki filosofi bali yaitu Tri Hita Karana. Yang artinya tiga sumber kebahagiaan manusia, yaitu hubungan baik antara manusia, lingkungan, dan dengan Tuhan.

Tidak hanya di bagian luar, filosofi Tri Hita Karana ini tertuang dalam tiga lantai bangunan museum. Di lantai pertama merupakan lantai Bhinneka Tunggal Ika, yang menampilkan adat 33 Provinsi Indonesia. Di lantai dua, bertemakan hubungan manusia dengan lingkungan, dengan koleksi benda budayanya. Dan yang ketiga adalah lantai yang memamerkan seni dan kriya sebagai hasil ciptaan manusia.

Keunikan bangunan museum yang megah ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Sehingga, tak jarang wisatawan berfoto dengan latar belakang bangunan museum ini.

Baca: MOJA MUSEUM Tiket Masuk & Spot Foto Spektakuler

Memaknai Hubungan Manusia dengan Sesamanya di Lantai Pertama

Diorama Pementasan Wayang yang sangat mirip dengan Aslinya
Diorama Pementasan Wayang yang sangat mirip dengan Aslinya. Foto: Gmap/Andy CY Chen

Memasuki ruang di lantai pertama, wisatawan akan langsung disambut pertunjukan wayang. Pertunjukan wayang ini merupakan sebuah replika yang berada dalam ruang kaca. Lengkap dengan dalang, sinden, penabuh gamelan, wayang, gamelan, dan latar pementasannya. Ukuran dalang dan semuanya seukuran dengan manusia, sehingga tampak begitu nyata.

Pada sisi timur bangunan juga masih terdapat berbagai koleksi wayang. Di antaranya wayang kulit, wayang klitik, wayang suluh, dan lainnya. Tak hanya itu, dalam ruangan kaca juga terpajang berbagai macam alat musik tradisional.

Ada juga koleksi berbagai macam pakaian adat dan pakaian pengantin. Bahkan koleksi di museum ini merupakan yang terlengkap di dunia. Keanekaragaman busana adat ini mencerminkan bahwa Indonesia begitu beragam. Baik dari sisi pakaian, kesenian, adat istiadat, agama, dan lainnya.

Baca:  ISTANA ANAK TAMAN MINI Tiket Masuk & Wahana

Mengenal Budaya dan Sejarah di Lantai Dua

Diorama Upacara Adat Pernikahan
Diorama Upacara Adat Pernikahan. Foto: Gmap/Mohanraj Rasu

Perwujudan hubungan manusia dengan lingkungan dapat dilihat di lantai dua. Pada lantai ini terdapat berbagai macam benda budaya di lingkungan sekitar. Hal ini terwujud dalam pameran rumah adat tradisional, rumah ibadah, serta lumbung padi. Di mana bangunan tersebut menyesuaikan dengan keadaan lingkungan tempat asalnya.

Lebih lanjut lagi, ada kamar pengantin Palembang, ruang dalam Jawa Tengah, hingga ruang dapur Suku Batak. Selain rumah adat, ada juga benda budaya dan peralatan mata pencaharian penduduk. Seperti alat perikanan, alat berburu dan meramu, hingga alat pertanian. Bahkan, di sini juga dipamerkan daun lontar, yang dulu menjadi media bagi masyarakat untuk menulis.

Selanjutnya terdapat koleksi diorama yang menggambarkan upacara adat tradisi di provinsi yang ada di Indonesia. Seperti upacara Mitoni, Mepandes, Khitanan, Turun Tanah, Penobatan Datuk, hingga pernikahan adat Sumatera Barat. Selain itu, wisatawan juga dapat melihat berbagai macam alat transportasi. Misalnya becak, gerobak sapi, hingga kapal pinisi.

Baca: JAKARTA AQUARIUM Neo Soho Tiket Masuk & Atrakasi

Menuju Ruang Puncak di Lantai Tiga

Hasil Kerajinan Tangan
Hasil Kerajinan Tangan. Foto: Gmap/Dini Triyama

Lantai tiga adalah tempat dipamerkannya berbagai seni dan kriya hasil para seniman. Ada aneka kain, seperti tenun, batik, hingga songket. Ada juga kerajinan dari berbagai bahan, seperti perak, tembaga, kuningan, dan logam. Kerajinan lain berupa seni ukir tak lupa ditampilkan, di antaranya dari Bali, Asmat, dan Toraja.

Selain pameran tetap, Museum Indonesia juga memiliki jadwal pameran khusus setiap tahunnya. Misalnya pameran topeng, pameran kain, pameran lukisan, hingga pameran senjata. Pameran dapat berlangsung di dalam maupun luar museum. Serta terkadang ada juga praktik pembuatan sesuai tema, misal pembuatan batik dan wayang.

Baca: Museum Wayang Jakarta Tiket Murah Berbagai Koleksi Wayang Unik

Memaknai Hidup dari Ukiran Pohon

Masih di lantai tiga, wisatawan dapat menyaksikan sebuah ukiran kayu pohon raksasa. Pohon ini adalah Pohon Hayat, yang berhiaskan seni ukir kayu yang rumit dan teliti. Tak tanggung-tanggung, ukiran pada kayu ini merupakan karya seniman dari Jepara, Bali, Asmat, dan Toraja. Tinggi pohon ini mencapai 8 meter dengan lebar 4 meter.

Ukiran pohon ini juga sarat akan makna, yang terkenal dengan “the Tree of Life“. Filosofi dari nama ini menggambarkan bahwa alam semesta mengandung unsur dasar. Unsur dasar tersebut yaitu air, api, tanah, dan udara. Pohon ini berwarna hitam, dan berada di tengah-tengah ruangan.

Baca: KIDZANIA Jakarta Tiket & 12 Wahana Atraktif

Lokasi Museum Indonesia

Objek wisata ini berada di kawasan Taman Mini Indonesia Indah. Yaitu di Jalan Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur.

Tanggapan:

4.9 / 5. dari 28

Berikan Rating

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini