spot foto ribuan lampu warna warni
Salah satu spot foto dengan ribuan warna-warni dengan efek khusus membuat foto terlihat sangat indah. Foto: Google Maps/ Melianna Pranita

Museum tidak selamanya menyajikan benda prasejarah dan terkesan tua. Moja Museum Jakarta, justru menyajikan benda – benda milenial yang dikemas dengan sangat indah. Tujuan utama dari adanya Museum ini sendiri adalah sebagai wahana untuk berfoto.

Museum of Jakarta, atau dikenal sebagai Moja menjadi tempat seru untuk berlibur. Perpaduan karya seni yang unik menjadikannya favorit anak milenial. Ditambah lagi, lokasinya yang mudah dijangkau.

Harga Tiket Masuk Moja Museum

Sebagai museum yang unik, Moja Museum dapat dikatakan memiliki harga tiket cukup mahal. Namun, tetap terjangkau dan sesuai dengan apa yang didapatkan pengunjung. Ditambah lagi, ada harga berbeda untuk pengunjung dewasa, lansia, dan anak – anak.

Harga Tiket Masuk Moja Museum Jakarta
Jenis Tiket Harga
Dewasa (Senin – Jumat) Rp100.000
Anak – anak di bawah 6 tahun (Senin – Jumat) Rp90.000
Lansia di atas 65 tahun (Senin – Jumat) Rp90.000
Dewasa (akhir pekan dan hari libur) Rp125.000
Anak – anak di bawah 6 tahun (akhir pekan dan hari libur) Rp115.000
Lansia di atas 65 tahun (akhir pekan dan hari libur) Rp115.000

Baca: MUSEUM MACAN Tiket & Collection

Jam Operasional Moja Museum

Museum buka setiap hari dari pukul 11.00 hingga 19.00 WIB. Namun, pengunjung harus memperhatikan waktu kunjungan, karena dibagi menjadi tiga. Diantaranya pukul 11.00 – 13.30, 14.00 – 16.30, dan 17.00 – 19.00.

Jam Buka Museum
Setiap Hari 11.00 – 19.00 WIB

Spot Foto Moja Museum Jakarta

Coretan dan grafity yang unik di Moja Museum
Coretan dan grafity yang unik di Moja Museum. Foto: Gmap/ocha maosawati

Museum ini sangat cocok bagi penggemar foto. Beragam spot foto menawan bisa didapat dengan sangat mudah. Warna-warni museum akan menambah keceriaan ketika berada di sini. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan di Museum Of Jakarta.

Berbagai Spot Foto Kekinian

Moja Museum didirikan oleh anak muda dari berbagai latar belakang. Yaitu Jennifer Sharon, Sharon Lam, Aswin Lim, Giorgi Rusli, dan Keziah Lam. Mereka berasal dari latar belakang seni, sejarah, dan bisnis.

Museum sendiri dibuka untuk umum sejak 20 Oktober 2018. Hingga saat ini, objek wisata tersebut tetap menjadi tujuan untuk berlibur. Tujuannya tak lain adalah untuk berfoto dan menguploadnya di akun sosial media.

Game Super Mario yang melegenda di Moja Museum
Super Mario yang Melegenda. Foto: Gmap/Rivan Ardyanto

Memiliki 14 ruang foto dengan konsep yang berbeda. Setiap ruangannya dihiasi camilan, seperti popcorn, biskuit, permen, serta jellybean. Serunya lagi, pengunjung disuguhi camilan tersebut, tanpa harus membayar lagi.

Tidak seperti museum lain yang dilarang membawa makanan. Di Moja justru boleh memakan di dalam studio. Jadi, sambil menunggu giliran foto dapat menikmati camilan.

Baca: Art1 Museum Tiket & Koleksi Seni Atraktif

Selain diperbolehkan menikmati camilan, pengunjung juga dapat membawa kamera sendiri. Tidak hanya handphone, tapi kamera profesional dapat dibawa tanpa biaya tambahan. Kelengkapan kamera seperti tripod pun boleh dibawa.

Selain itu, pengunjung dapat meminta tolong kepada petugas untuk dibantu berfoto. Petugas dapat mengarahkan pose yang cocok dan mengambil dari angle yang tepat.

14 Ruang Dengan Latar Foto Menawan

ruang biru putih yang artistik
Ruang Biru Putih yang Artistik. Foto: Gmap/Gps Wisata Indonesia

Jika dilihat dari luar bangunan, tempat ini tidak nampak seperti museum. Hanya berupa rumah tua yang terawat dan tidak banyak penunjuk museum. Museum sendiri berada di lantai 2, pengunjung akan diarahkan satpam untuk menuju lokasi.

Perlu diingat, di 14 ruangan ini pengunjung harus masuk secara berurutan. Setelah masuk dan menuju ruangan selanjutnya, tidak dapat kembali ke ruangan sebelumnya. Dan estimasi rata – rata untuk berkunjung kurang lebih 1 – 2 jam.

Baca: JAKARTA AQUARIUM Tiket & 9 Atraksi Seru

Di ruang pertama, ada tema Charlie and The Millenial Pink Candy Room. Konsep ruangan ini seperti namanya, yaitu permen. Oleh karena itu, tidak heran jika petugas membagikan pengunjung permen di ruangan ini.

spot foto ribuan lampu warna warni
Salah satu spot foto dengan ribuan warna-warni dengan efek khusus membuat foto terlihat sangat indah. Foto: Google Maps/ Melianna Pranita

Ada lagi ruangan yang terdapat bak bola kecil. Ada bak penuh bola warna kuning dan putih yang siap diselami. Pengunjung dapat berfoto sambil menenggelamkan tubuh atau pose unik lainnya.

Ruangan yang membuat nostalgia selanjutnya adalah ruangan dengan game klasik Mario Bross. Anak milenial tentu tidak asing dengan game tukang ledeng yang menyelamatkan putri ini.

Baca: Museum Nasional Tiket & Aktivitas Top

Selain ruangan dengan spot foto lucu, ada juga ruangan dengan tema kehidupan. Yaitu coretan grafity di tembok stadion. Bahkan coretan di bangku stadion yang justru semakin membuat pengunjung bernostalgia.

Tidak lupa, ruangan ayunan di atas awan. Dimana terdapat banyak ayunan yang di bawahnya terdapat bulu putih. Mirip dengan awan yang ada di angkasa.

Ayunan di atas Awan Moja Museum
Ayunan di atas Awan Moja Museum. Foto: Gmap/Yulia Labelle

Moja Museum bertekad akan menampilkan hal baru secara terus – menerus. Bahkan, pengelola merencanakan akan mengubah tema setiap tiga bulan sekali. Lokasinya pun bisa jadi berpindah tempat juga.

Kontak & Lokasi Moja Museum

Moja Museum beralamat di Jalan Metro Pondok Indah Blok Tb No.161. Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dapat diakses dengan Transjakarta atau Metromini 072 jurusan Lebak Bulus – Blok M.

Untuk info lebih lanjut, dapat menghubungi kontak Pengelola Museum di nomor 0822-73000-730. Email di alamat hello@mojamuseum.com. Pengunjung juga dapat melihat aktivitas museum di Instagram @mojamuseum.

Perhatian: Harga Tiket Bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.
Very PoorPoorAverageGoodExcellent 4,78 / 40 pembaca