Beranda Tiket Wisata

TAMAN RAMADANU Magelang Tiket & Daya Tarik Oktober 2021

Taman RamadanuHarga Tiket: Rp5.000 - Rp8.000Jam Buka: 07.00 - 21.00No Telp: -Alamat: Dusun Danurojo, Sambi Roro, Jamuskauman, Ngluwar, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia, 56485

Indonesia dianugerahi oleh kekayaan alam yang luar biasa. Berbagai tanaman dapat hidup di tanah dan cuaca Indonesia. Salah satunya adalah bunga celosia, yang oleh masyarakat setempat dikenal dengan “jengger ayam”. Seperti halnya di Taman Ramadanu Magelang, yang penuh dengan bunga celosia.

Konsep taman bunga ini adalah taman bunga ala Belanda. Bedanya, di sini hamparan bunga celosia, bukan bunga tulip seperti di Negeri Kincir Angin itu. Untuk membuat kesan Belanda semakin terasa, di sini juga dilengkapi dengan kincir angin. Tidak hanya itu, masih ada lagi spot foto kekinian yang menggoda untuk dikunjungi.

Harga Tiket Masuk Taman Ramadanu

Objek wisata ini menerapkan harga tiket masuk yang sangat terjangkau. Tiket masuk ini dibedakan antara pengunjung dewasa dengan anak – anak.

Harga Tiket Masuk
DewasaRp 8.000
Anak – anakRp 5.000

Baca: 15 Tempat Wisata Terbaik di Magelang

Jam Buka Taman

Objek wisata ini dapat dinikmati dari pagi hingga sore hari. Karena terbuka, waktu yang tepat berkunjung adalah di pagi hari. Atau di sore hari dengan matahari yang sudah menghangat. Di siang hari, tempat ini menjadi sangat panas karena terik matahari.

Jam Operasional
Setiap hari07.00 – 21.00 WIB

Indahnya Taman Bunga Belanda Versi Indonesia

Kincir Angin di Taman Ramadanu
Kincir Angin di Taman Ramadanu. Foto: Gmap/Fuad Arozak

Taman Ramadanu membuat siapapun ikut ceria seketika, karena bertaburan dengan warna – warna cerah. Warna merah dan kuning mendominasi taman bunga yang berbentuk melingkar ini. Di tengah – tengah bunga celosia ini, terdapat kincir angin yang ukurannya tidak terlalu besar. Kincir angin ini berwarna merah, dengan baling – baling berwarna putih.

Musim kemarau adalah waktu yang tepat untuk mengunjungi objek wisata ini. Karena, bunga – bunga celosia sedang bermekaran dengan indah. Bunga ini pun mekar dalam waktu yang lama, yaitu selama empat bulan. Sementara saat musim hujan, bunga celosia tidak terlalu lama mekar.

Pengunjung seringkali menjadikan spot bunga – bunga ini sebagai objek utama berfoto. Bahkan ketika bunga bermekaran, tingginya bisa mencapai satu meter atau lebih. Pengunjung dapat berfoto di balik bunga – bunga nan indah ini. Atau bisa juga berfoto dengan latar belakang kincir angin diantara bunga celosia.

Baca: TAMAN KYAI LANGGENG Magelang Tiket & Wahana

Terbentuk karena Ide Karang Taruna

Taman Ramadanu di Sore Hari
Taman Ramadanu di Sore Hari. Foto: Gmap/Taman Ramadanu

Taman Ramadanu hadir karena prakarsa para karang taruna setempat. Dulunya, tempat ini merupakan saluran irigasi dan sungai yang kurang terawat, sering digunakan membuang sampah. Oleh karena itu, muncul keinginan untuk membuat tempat ini lebih asri dan bersih. Awalnya, warga melakukan pembersihan besar – besaran terutama pada aliran sungai.

Setelah itu, ditanamilah bunga – bunga celosia yang benihnya didapatkan dari membeli di toko online. Sementara irigasi di sini tetap ada, dan semakin terawat karena digunakan juga sebagai kolam ikan. Warga bahu – membahu membangun taman bunga ini, hingga saat ini. Ada kurang lebih 15 ribu tanaman bunga celosia di lahan seluas 4.000 meter persegi ini.

Perawatan bunga juga cukup mudah, bahkan tiga bulan setelah ditanam sudah dapat berbunga. Dan cocok di tempat yang panas, karena semakin panas bunga akan semakin cerah warnanya. Sehingga cocok bila tanaman ini tumbuh di Indonesia dengan iklim tropis negeri ini.

Baca: WISATA POSONG Magelang Tiket & Aktivitas

Pemberian Nama dengan Harapan Keberkahan

Keindahan Hamparan Bunga Celosia
Keindahan Hamparan Bunga Celosia. Foto: Gmap/Nurul Hidayat17

Ramadanu adalah nama yang diambil dari bulan dan lokasi taman ini dibuka untuk umum. Kala itu, tempat ini dibuka bertepatan dengan bulan Ramadhan. Sehingga nama “Rama” digunakan untuk memperingati saat itu. Dan dengan harapan keberkahan seperti bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Sementara “Danu”, diambil dari nama Dusun Danurojo. Tempat taman bunga ini berada. Dari gabungan itu, muncullah nama Ramadanu.

Baca: Taman Wisata Papringan Magelang Tiket & Spot Foto

Spot Bunga Sakura di Tengah Celosia

Spot Bunga Sakura di Taman Ramadanu
Spot Bunga Sakura di Taman Ramadanu. Foto: Gmap/Nur Jannah

Tidak hanya bunga celosia, Taman Ramadanu juga menghadirkan spot foto bunga sakura. Bunga sakura ini tumbuh diantara cerahnya bunga celosia. Di depan bunga sakura, terdapat bangku berwarna putih. Bangku ini digunakan oleh pengunjung untuk duduk seraya mengambil foto.

Bunga sakura ini bak oase di tengah hamparan bunga celosia. Menyembul tersendiri dengan warna merah muda yang cantik. Bahkan mungkin tidak akan terasa jika taman ini berada di tengah – tengah sawah. Karena suasananya yang begitu menyegarkan, seolah sedang tidak di Indonesia.

Baca: Taman Badaan Magelang Tiket & Wahana

Taman Ramadanu di Malam Hari

area taman ramadanu yang romatis menjelang malam
Suasana di taman ramadanu yang begitu romantis dengan rapinya susunan bunga celoasia pada saat sore menjelang malam. Foto: Google Maps/ Jin Kurniawan

Objek wisata ini buka hingga malam hari. Yang mana memberikan suguhan pemandangan cantik yang berbeda. Jika saat terang, pengunjung dapat melihat cerahnya bunga celosia. Di malam hari, cerahnya taman ini berganti dengan lampu – lampu taman yang sudah dipersiapkan.

Pernak – pernik seperti payung kecil telah dibuat dengan sangat apik. Lampu – lampu kecil berkelip pun turut meramaikan suasana. Gelapnya taman tidak akan terasa dengan adanya lampu – lampu ini. Begitu meriah, dengan tiupan angin sepoi malam yang menggoyangkan bunga celosia.

Bibit Bunga Celosia sebagai Oleh – oleh

Pengunjung tidak hanya dapat menikmati indahnya bunga celosia di Taman Ramadanu. Karena, pengelola telah menyediakan bibit bunga celosia yang dapat dibawa pulang. Pengunjung dapat membeli bibit bunga ini. Yang nantinya dapat ditanam kembali di rumah.

Lokasi Taman Ramadanu

Objek wisata ini sangat mudah dijangkau, baik dari Magelang maupun dari Yogyakarta. Tepatnya berada di Dusun Danurojo, Desa Jamuskauman, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang.

Tanggapan:

5 / 5. dari 1

Kasi Bintang