De Mata Trick Eye 3D Museum
De Mata Trick Eye 3D Museum

Ingin merasakan sensasi bagaimana berjalan di atas sebuah jembatan kayu tua dan lapuk? Atau menyeberang jembatan yang ada aliran lahar panas mengalir menyeramkan di bawahnya? Atau juga betapa mengerikannya dikejar T-Rex dan ditelan ular? Nah, semuanya bisa didapatkan di Museum De Mata Trick Eye Yogyakarta.

De Mata Trick Eye Museum merupakan salah satu bangunan museum yang memiliki lukisan 3D terbanyak di dunia. Jumlah lukisannya mencapai hingga 120 buah dan memiliki konsep dengan latar belakang serta pose seperti nyata. Ukuran lukisan pun beragam mulai dari yang berukuran biasa hingga mencapai 5 meter.

Kategori lukisan pun bermacam-macam misalnya saja ornament, landscape, olahraga, tokoh-tokoh terkenal, superhero, hingga sirkus. Oleh karena konsepnya yang nyata, pengunjung jangan kaget jikalau tiba-tiba ada lukisan yang seakan-akan keluar dari bingkai mereka.

Museum ini juga memiliki konsep penataan yang menakjubkan seperti labiran panjang. Koleksi lukisan yang mempesona dan tetap diupdate juga akan membuat pengunjung tidak akan mudah bosan. Jadi, pengunjung yang berencana berkunjung ke sana lebih dari sekali tidak akan rugi sama sekali. Menariknya, bila beberapa museum tidak memperbolehkan pengunjungnya berfoto maka di Museum ini malah boleh dan wajib untuk berfoto.

Harga Tiket Museum De Mata Trick Eye

Harga tiket De Mata Trick Eye Museum
Atraksi Jam 10.00 – 15.00 Jam 15.00 – 22.00 Weekend
De Mata 1 Rp30.000 Rp40.000 Rp50.000
De Mata 2 Rp30.000 Rp40.000 Rp50.000
De Arca Rp30.000 Rp40.000 Rp50.000
D’Walik Rp40.000 Rp40.000 Rp50.000
Tiket Terusan Rp100.000 Rp120.000 Rp140.000

Harga tiket De Mata Trick Eye Museum pun beragam tergantung pada jam dan hari kedatangan. Harga tiket akan berbeda pada setiap sesi. Harga tiket De Mata Trick Eye Museum untuk pukul 10.00 – 15.00 akan lebih murah daripada masuk pukul 15.00 – 22.00 WIB.

Harga tiket hari biasa juga lebih murah daripada akhir pekan. Sedangkan untuk anak berusia dibawah 5 tahun tidak dibebankan biaya tiket masuk De Mata Trick Eye Museum.

Museum De Mata Trick Eye Yogyakarta juga menyediakan tiket masuk terusan. Tiket Masuk Terusan De Mata Trick Eye sudah bisa mengunjungi berbagai Zona termasuk De Mata 1 dan 2, De Arca, dan D’Walik.

Jam Buka De Matta Trick Eye Museum

Jam Buka De Mata Trick Eye Museum Yogyakarta
Setiap Hari 10.00 – 15.00 WIB

De Matta Trick Eye Museum dapat dikunjungi setiap hari dari pukul 10.00 WIB pagi hingga 22.00 WIB malam.

Aktivitas & Atraksi di Museum De Mata Trick Eye

Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan oleh para wisatawan bila bermaksud berwisata di Museum De Mata Trick Eye adalah :

Horror Room

Wahana Horror Room merupakan salah satu ruangan yang ada di D’Walik Museum De Mata Trick Eye. Mengusung tema rumah sakit jiwa kosong yang mengerikan penuh ornamen darah akan membuat pengalaman berfoto menjadi tidak terlupakan.

Selain itu, kehadiran beberapa properti mengerikan seperti tengkorak darah dan rayap juga membawa kesan yang tidak biasa. Bila ingin merasakan sensasi horror di foto, maka pengunjung wajib mencoba wahana ini saat berkunjung ke Museum De Mata Trik Eye.

Berfoto Bersama Karakter Film

Bagi yang punya hobi nonton film fantasi action dan fiksi ilmiah, pasti sudah tahu tentang Avatar dan Wolverine, bukan? Berfoto bersama mereka tentu saja menjadi hal-hal paling diinginkan bagi para pencinta film.

Di wahana De Arca, pengunjung dapat berfoto dengan Avatar Jack dan Neytiri yang tingginya hampir 3 meter. Ada juga Darth Vader yang siap untuk diajak berswafoto bersama pengunjung museum. Jangan lupakan Wolverine dengan tangan pisaunya yang khas juga menanti masuk ke dalam koleksi foto para pengunjung.

Ruangan Terbalik D’Walik

D’Walik merupakan salah satu wahana baru yang memiliki 30 ruangan beda konsep di dalamnya. Ke-30 ruangan memiliki tema yang bermacam-macam, seperti baby room, bengkel, studio musik, angkringan, dan lain-lain. Pengunjung dapat berfoto dengan berbagai pose entah itu interaktif, gokil bahkan ekspresif.

Semua properti dalam ruangan ditata secara terbalik, sehingga pengunjung seolah-olah sedang berada di atap ruangan atau malah di dinding. Hasilnya di foto, pengunjung seakan sedang berada di sebuah ruangan terbalik.

Baca: Jogja Bay Pirates Waterpark: Tiket & Wahana Seru

Anti-Gravity

Tidak kalah dengan ruangan-ruangan lainnya di D’Walik, beberapa ruangan dibentuk menjadi ruangan anti gravitasi. Ada ruang barber dengan sudut 90 derajatnya, ada juga ruang disko serta ruang angkringan. Ruangan-ruangan itu dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.

Contohnya saja di ruangan barber, para pengunjung harus berlaku sekreatif mungkin untuk membuat foto yang ekspresif. Ruangan-ruangan itu dilengkapi dengan properti yang lengkap, sehingga pengunjung dapat berekspresi dan bergaya sesukanya.

D’Walik Green Screen Technology

Teknologi green screen merupakan salah satu teknologi terkini yang disediakan oleh De Mata Studio dalam D’Walik. Teknologi ini berbeda dengan teknologi green screen yang disediakan di wahana De Mata 2.

De Mata Studio mengangkat tema yang benar-benar anti-mainstream dengan tawaran foto yang menakjubkan. Pengunjung dapat merasakan hasil editing foto yang lebih menarik serta merasakan sensasi difoto oleh fotografer professional.

AR De Arca

Di wahana De Arca, pengunjung dapat melihat berbagai patung dari tokoh-tokoh terkenal lintas profesi dan zaman. Pengunjung dapat berfoto dengan Sultan Kosen, manusia tertinggi di dunia saat ini. Atau juga berfoto dengan manusia terpendek di dunia, Chandra Dangi.

Baca: The Legend Star Jatim Park 3 Museum Patung Tokoh & Selebriti Dunia

Mungkin juga ingin berfoto dengan Manuel Uribe sebagai manusia tergemuk di dunia. Nah, pengunjung dapat melihat patung-patung tersebut beserta yang lainnya di De Arca sebelum berkunjung. Caranya adalah dengan mengunduh secara gratis aplikasi AR De Arca di Play Store.

Magic Corner

Suka dengan sulap dan segala sesuatu yang berbau magic dan ilusi? Nah, di De Mata pengunjung tiba-tiba bisa mendadak bisa sulap, lho. Misalnya saja sensasi badan terbelah dengan puluhan pisau yang tertancap di badan. Terlihat mengerikan namun jangan khawatir karena itu hanyalah sebuah ilusi yang sangat bagus untuk dijadikan foto.

Baca: Alive Museum & Alive Star Ancol Patung Tokoh Dunia

Magic Corner ini diletakkan di lobi tiket untuk menarik banyak pengunjung yang ingin menikmati sensasinya. Jadi, tidak ada salahnya ke De Mata untuk mencoba-coba berbagai pengalaman foto yang berbeda seperti ini.

Fasilitas Museum De Mata Trick Eye

Ada beberapa fasilitas penunjang di Museum De Mata agar mampu menunjang kegiatan berfoto pengunjung. Misalnya saja properti-properti seperti tangga atau bangku-bangku kecil yang dapat memperjelas efek 3D ketika berfoto.

Tak hanya berfoto, ketika pengunjung ingin rehat sejenak, pengunjung dapat mampir di kantin museum. Kantin ini menyediakan beragam macam makanan ringan dan minuman yang cukup lengkap. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat memanfaatkan fasilitas Wi-Fi gratis yang ada di museum.

Transportasi Umum ke Museum De Mata Trick Eye

Salah satu transportasi umum yang bisa digunakan ke Museum De Mata Trick Eye adalah Trans Jogja. Pengunjung dapat berhenti di Halte Rumah Sakit Islam Hidayatullah yang hanya berjarak 0,1 kilometer dari Museum.

Halte ini melayani Rute 2A yang melewati Malioboro, Terminal Jombor, Kotagede, UGM, Kridosono dan Terminal Condongcatur. Jadi bagi pengunjung yang selesai dari Malioboro, boleh sekali melanjutkan wisata ke XT Square. Ada juga rute 4B Trans Jogja yang melewati Terminal Giwangan, XT Square, Balai Kota, SGM, Balai Yasa dan Kridosono.

Alamat Museum De Mata Trick Eye

De Matta Trick Eye Museum terletak di Basement Gedung Umar Kayam, Pasar Seni, XT Square. Lebih tepatnya museum ini terletak di Jalan Veteran Rt. 16/ Rw. 05, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta. Bangunan XT Square sendiri merupakan bangunan bekas terminal Yogyakarta yang kini disulap menjadi kawasan kuliner dan kerajinan tangan.

4,40 Very PoorPoorAverageGoodExcellent 5 review
Loading...