Beranda Tempat Wisata

Tempat Wisata Di JOGJA: 49 Destinasi Anti-Mainstream 2021

Daerah Istimewa Yogyakarta selalu punya magnet untuk menarik para wisatawan. Tak salah memang karena puluhan Tempat wisata di Jogja dengan berbagai tema ada di sini. Ditambah dengan kekayaan budayanya, Yogyakarta punya tempat tersendiri  di hati turis lokal hingga mancanegara.

Berikut 49 Tempat wisata di Jogja rekomendasi terbaik selama berlibur di Kota Gudeg:

1. Jogja Bay Waterpark

Tempat wisata di Jogja bertemakan permainan air
Serunya bermain air dan berenang di Jogja Bay Water Park – Foto: Google Maps/Haryansyach Hary

Bagi yang ingin menyegarkan tubuh dari cuaca panas di Yogyakarta bisa coba mengunjungi Jogja Bay Waterpark. Jogja Bay Waterpark adalah Tempat wisata di Jogja bertemakan taman rekreasi air yang menawarkan berbagai wahana permainan. Taman ini mengusung tema bajak laut yang membuatnya unik dan menarik.

Jogja Bay Waterpark berlokasi di Jalan Utara Stadion, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Luas taman ini mencapai 11 Hektare dan menampung setidaknya 19 wahana air berbeda. Seluruh wahana dapat dinikmati dengan membeli tiket masuk seharga 100 ribu rupiah. Dengan tema bajak laut dan suasana tropis, taman ini sangat cocok sebagai tujuan berlibur bagi keluarga.

Sejumlah wahana yang tersedia antara lain Memo Racer, Bekti Adventure, dan South Beach. Memo Racer memiliki 8 lintasan seluncuran yang seru untuk balapan. Bekti Adventure merupakan seluncuran setengah terbuka, sementara South Beach adalah kolam ombak artifisial. Ada juga Hip Playground untuk anak-anak dan Donte Wild River, kolam renang arus yang tenang.

Baca: Tempat Wisata di Semarang: 39 Rekomendasi Lengkap

2. Taman Sari

Area kolam taman safari salah satu Tempat wisata di Jogja bertema budaya
Kolam pemandian situs sejarah yang cantik – Foto: Google Maps/Yudi Wardoyo

Taman Sari adalah salah satu situs bersejarah di Yogyakarta sekaligus destinasi wisata. Tempat ini merupakan bagian dari Keraton Yogyakarta. Meski sudah tidak utuh, namun ada bagian-bagian reruntuhannya yang masih menampakkan pesonanya.

Obyek wisata budaya ini berada di Jalan Taman Sari No. 42, Kadipaten, Kraton, Yogyakarta. Bangunan ini berfungsi pada tahun 1765 hingga tahun 1812. Sering juga terkenal sebagai istana air karena fungsinya sebagai pemandian, danau, dan kanal. Wisatawan tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk berkunjung dengan tarif tiket masuk seharga 5 ribu rupiah.

Daya tarik Taman Sari adalah arsitektur bangunannya yang cantik. Salah satu bagian istana ini yang sering menjadi lokasi berfoto yaitu jalan menuju Sumur Gumuling. Jalan ini berupa pertemuan beberapa tangga dengan pintu menuju lorong-lorong melingkarinya. Selanjutnya lokasi Gedung Kenongo juga seringkali jadi tempat untuk melihat keseluruhan taman sekaligus menyaksikan sunset.

Baca: Tempat Wisata Di Bandung: 49 Destinasi Terlengkap 2021

3. Bukit Bintang

Bukit Bintang Tempat wisata di Jogja dengan kontur perbukitan indah
Pemandangan matahari terbit di Bukit Bintang Yogyakarta – FOto: Google Maps/Alvian Rommy

Jika mencari tujuan Tempat wisata di Jogja yang ekonomis, datang saja ke Bukit Bintang di kawasan Perbukitan Pathuk. Tanpa perlu membayar tiket masuk, wisatawan sudah bisa menikmati pemandangan memukau. Bukit ini jadi favorit terutama bagi para muda-mudi untuk melihat panorama Yogyakarta dari ketinggian di malam hari.

Bukit Bintang berada di perbatasan Kabupaten Gunungkidul dan Bantul. Lokasinya termasuk dalam kawasan Dusun Plesetan RT 05, Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan. Jarak dari pusat Kota Yogyakarta sekitar 17 kilometer atau 40 menit menggunakan motor.

Untuk menunjang wisata di sini, terdapat berbagai restoran, kafe, serta akomodasi penginapan. Wisatawan dapat memilih tempat nongkrong yang nyaman sesuai budget dan keinginan. Tempat-tempat wisata ini biasanya juga sudah lengkap dengan spot berfoto. Di spot ini, pengunjung dapat menyaksikan gemerlap lampu kota di malam hari dengan latar Gunung Merapi saat cuaca cerah.

Baca: TEMPAT WISATA DI LEMBANG: 20 Destinasi Terbaik 2021

4. Bukit Paralayang Watugupit

Bukit Paralayang Watugupit Tempat wisata di Jogja untuk melihat sunset
Selain menjadi landasan pacu olahraga paralayang, Bukit Watugupit cocok untuk piknik santai – Foto: Google Maps/annisa nur istiana

Ingin mendapatkan pengalaman yang berbeda saat liburan di Yogyakarta? Bukit Paralayang Watugupit menawarkan aktivitas paralayang untuk wisatawan umum maupun atlet. Bukit yang berada di kawasan Pantai Parangtritis ini merupakan landasan untuk olahraga paralayang. Wisatawan dapat menikmati keindahan pantai dari langit dengan berteman instruktur berpengalaman.

Bukit Paralayang Watugupit bisa berlokasi di Area Hutan Giricahyo, Purwosari, Kabupaten Gunungkidul. Pengunjung perlu membayar tarif tiket masuk Pantai Parangtritis dan Bukit Paralayang secara terpisah. Tiket masuk pantai sebesar 10 ribu rupiah dan untuk bukit sebesar 5 ribu rupiah. Sementara biaya paralayang sebesar 350 ribu per orang sudah termasuk perlengkapan dan instruktur.

Dari ketinggian 900 mdpl, wisatawan akan meluncur di udara sekitar Parangtritis menggunakan sejenis parasut lebar. Tidak perlu takut karena instruktur akan menjamin keamanan selama meluncur. Jika tidak tertarik dengan paralayang, pengunjung boleh sekadar nongkrong atau piknik di area bukit. Panorama sunrise dan sunset bisa terlihat jelas dari sini.

5. HeHa Sky View

Heha Sky View Tempat wisata di Jogja dengan pemandangan city light
Wisatawan berfoto di atas Sky Glass HeHa Sky View – Foto: Google Maps/Nova Aristianto

Jika punya budget lebih, HeHa Sky View bisa jadi pilihan Tempat wisata di Jogja selain Bukit Bintang untuk menikmati pesona Kota Gudeg dari ketinggian. HeHa Sky View adalah kafe sekaligus restoran yang berada di kawasan perbukitan. Tidak hanya kuliner, HeHa juga menawarkan berbagai ruang dan spot untuk berfoto. Tempat wisata ini sangat pas untuk liburan bersama keluarga dan kerabat tersayang di malam hari.

HeHa Sky View terletak di Jalan Dlingo-Pathuk No. 2, Pathuk, Kabupaten Gunungkidul. Tiket masuknya mulai dari 10 ribu hingga 20 ribu rupiah, tergantung hari kunjungan. Tiket ini belum termasuk tarif spot foto dan wahana di dalamnya. Tarifnya cukup terjangkau, mulai dari 10 ribu hingga 30 ribu rupiah per orangnya.

Kafe dan restorannya sengaja dibangun dengan banyak jendela agar pengunjung dapat menikmati panorama Yogyakarta sejauh 360 derajat. Spot foto dan wahana yang bisa dinikmati di sini antara lain Sky Glass Spot, Sky Balloon, dan HeHa Aeroplane. Sky Glass Spot adalah lokasi favorit, dengan teras berlantai kaca yang memiliki latar pemandangan alam nan cantik.

6. The Lost World Castle

The Lost World Castle Tempat wisata di Jogja bertema negri dongeng
Masuki negeri dongeng The Lost World Castle – Foto: Google Maps/Kevin Hartono

Keunikan pariwisata Yogyakarta terbukti dengan keberadaan The Lost World Castle. Berwujud istana megah ala negeri dongeng, tempat wisata ini berdiri di Desa Kepuharjo. Desa ini merupakan area yang terkena dampak letusan Gunung Merapi terparah pada tahun 2006. Meski berada di zona berbahaya, namun ternyata kawasan TLWC menyajikan keindahan alam yang memukau.

Lokasi TLWC termasuk tempat wisata yang dekat dengan puncak Gunung Merapi. Saat status Merapi sedang aktif, wisatawan tidak dapat berkunjung kemari karena pertimbangan keamanan. Tiket masuknya 30 ribu rupiah untuk seluruh kalangan usia.

Daya tarik TLWC adalah bangunannya yang berupa istana dan yang lengkap dengan sejumlah spot foto unik. Dengan suasana pegunungan yang sejuk, pengunjung seolah akan memasuki dunia dongeng. Tempat berfoto favorit di antaranya replika Tembok Cina, spot foto 3D, dan Paradise Gate.

Baca: TEMPAT WISATA DI LEMBANG: 20 Destinasi Terbaik 2021

7. Hutan Pinus Pengger

Panorama hijau Hutan Pinus Pengger
Wisatawan berfoto di Hutan Pinus Pengger – Foto: Google Maps/Tharieq Adil Ramzi

Lepaskan penat dengan menghirup udara segar di Hutan Pinus Pengger. Hutan ini merupakan hutan pinus alami yang tertata sebagai tempat wisata. Penataannya tidak mengurangi keasrian hutan ini sebagai destinasi wisata alam.

Hutan Pinus Pengger berada di Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Tiketnya yang hanya Rp3.000 rupiah untuk semua kalangan. Sehingga membuat obyek wisata ini jadi salah satu tujuan rekreasi favorit. Hutan ini menyajikan sejuknya udara perbukitan serta panorama alam dan kota dari ketinggian.

Kegiatan rekreasi yang bisa dilakukan di sini antara lain berburu foto. Pengunjung bisa mendapatkan spot-spot foto kreatif dan panorama sunset atau sunrise di sini. Tersedia juga hammock di antara pepohonan untuk bersantai. Jika ingin bermalam di sekitar kawasan hutan pinus juga tersedia area berkemah.

8. Studio Alam Gamplong

Studio Alam Gamplong Tempat wisata di Jogja sering sebagai lokasi syuting
Studio Alam Gamplong, lokasi pengambilan gambar yang populer sebagai spot foto – Foto: Google Maps/Ari Wibowo

Ada lagi Tempat wisata di Jogja yang unik dan menarik. Yaitu Studio Alam Gamplong, sebuah studio terbuka yang banyak digunakan sebagai lokasi syuting. Meski peruntukannya sebagai lokasi syuting, namun tempat ini juga terbuka sebagai tujuan wisata.

Studio Alam Gamplong terletak di Gamplong 1, Sumber Rahayu, Moyudan, Kabupaten Sleman. Studio ini buka setiap hari kecuali hari Senin. Untuk masuk ke dalam, pengunjung umum tidak terbeban dengan patokan tarif tertentu. Cukup memasukkan uang ke kotak yang tersedia dengan besaran seikhlasnya.

Studio ini berjuluk sebagai “Mini Hollywood” karena banyaknya properti syuting yang tersedia. Pengunjung dapat melihat berbagai bangunan seperti joglo, suasana pasar, hingga bangunan bergaya Tionghoa. Semua bangunan memiliki detail tinggi untuk menyerupai aslinya. Jika beruntung, pengunjung bisa melihat langsung situasi syuting yang sedang berlangsung.

9. Alun-Alun Kidul Yogyakarta

Pohon beringin di Alun-Alun Kidul Tempat wisata di Jogja berada di tengah kota
Alun-Alun Kidul Yogyakarta di sore hari – Foto: Google Maps/Kusnadi

Berwisata ke suatu kota jangan lupa berkunjung ke alun-alunnya. Selain gratis, kunjungan ke alun-alun juga memberi kesempatan untuk berbaur dengan hiruk-pikuk penduduk lokal. Begitu pula jika berlibur ke Yogyakarta, jangan lupa untuk bertandang ke Alun-Alun Kidul. Lokasinya masih satu kawasan dengan Keraton Yogyakarta.

Alun-Alun Kidul terletak di Jalan Alun-Alun Kidul, Patehan, Kraton. Wisatawan dapat berkunjung kemari tanpa perlu merogoh kocek untuk tiket masuk. Alun-alun ini juga terbuka untuk umum setiap hari tanpa jam tutup tertentu. Namun, sangat disarankan untuk berkunjung sore hari menjelang malam.

Wisatawan dapat menikmati wisata kuliner dengan beragam pilihan. Banyak angkringan dan warung lesehan yang menyajikan makanan khas seperti wedang ronde. Di malam hari, pengunjung dapat berkeliling dengan kereta dan kendaraan berhias gemerlap lampu yang meriah. Coba juga ritual ‘Masangin’, yaitu berjalan melewati dua pohon beringin di tengah alun-alun dengan mata tertutup.

10. Agrowisata Bhumi Merapi

Bhumi Merapi Tempat wisata di Jogja bertemakan agrowisata
Edukasi seputar dunia pertanian, perkebunan, dan fauna di Bhumi Merapi – Foto: Google Maps/arie ayeeta

Diberkahi oleh keberadaan Gunung Merapi membuat Yogyakarta dan sekitarnya memiliki tanah yang subur. Tidak heran jika lokasinya cocok untuk bertani hingga agrowisata. Salah satu Tempat wisata di Jogja bertemakan agrowisata ada di Bhumi Merapi. Objek wisata edukasi ini sangat cocok terutama untuk anak-anak.

Agrowisata Bhumi Merapi terletak di Jalan Kaliurang KM 20, Sawangan, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman. Tiket masuknya cukup terjangkau hanya Rp30.000 rupiah saja. Tiket ini sudah termasuk tarif untuk menikmati seluruh kegiatan dan wahana yang tersedia di dalamnya.

Kegiatan wisata utamanya yaitu belajar bercocok tanam. Selain tentu saja mendapat wawasan seputar dunia peternakan dengan koleksi hewan seperti kambing dan kelinci. Objek agrowisata ini juga memberikan edukasi proses pembuatan kopi luwak yang populer karena keunikan dan kelezatannya. Pengunjung dapat membawa pulang buah tangan hasil pertanian dan peternakan serta berswafoto di spot-spot yang tersedia.

11. Wisata Pasar Kembang

Kawasan Pasar Kembang
Menyusuri keramaian Sarkem – Foto: Google Maps/M ULUMUDIN

Nama ‘Sarkem’ alias Pasar Kembang sudah memiliki stigma tersendiri bagi warga Yogyakarta. Kawasan ini memang pernah ramai dengan aktivitas prostitusi secara terbuka. Di balik kesan tersebut, Sarkem ternyata tidak jauh berbeda dari perkampungan biasanya. Kawasan ini bahkan memiliki festival budaya tahunan yang menarik tak hanya wisatawan lokal tetapi juga mancanegara.

Sarkem menempati jalan atau gang kecil bernama Jalan Pasar Kembang di Sosromenduran, Gedong Tengen. Berada di jantung kota, kawasan ini selalu ramai dengan hiruk-pikuk aktivitas warga. Sarkem ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang sejak zaman kolonial. Saat ini, pemerintah daerah terus mengubah citranya agar lebih ramah dan jauh dari stigma negatif.

Salah satu acaranya yaitu pagelaran Sarkem Fest yang sudah berlangsung sejak tahun 2019. Wisatawan dapat menikmati berbagai pertunjukan budaya. Ada barongsai, teater, dan tarian tradisional. Di hari biasa, pengunjung dapat berkeliling kawasan ini menggunakan jasa becak yang tersedia.

12. Monumen Yogya Kembali

Monumen Yogya Kembali Tempat wisata di Jogja yang menyimpan sejarah
Bergaya di tangga depan Monjali – Foto: Google Maps/Budy Supraptono

Siapapun yang melewati Ring Road Utara Yogyakarta berkesempatan melihat Monumen Yogya Kembali. Bangunannya berdesain kerucut unik yang berfungsi juga sebagai museum. Terkenal juga dengan sebutan Monjali. Monumen ini berdiri untuk memperingati peristiwa perebutan kembali Yogyakarta dari Belanda.

Monjali terletak di Jalan Ring Road Utara, Jongkang, Sariharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman. Bangunannya menyerupai tumpeng berwarna putih setinggi 32 meter. Monumen ini memiliki total area seluas 5,6 hA. Di bagian luar bangunan, terdapat taman lampion serta pasar kuliner dadakan.

Bangunan ini terdiri dari tiga lantai. Tiket masuk museumnya hanya sebesar 15 ribu rupiah. Lantai pertama memajang berbagai replika, foto, dokumen, dan diorama terkait kemerdekaan Indonesia. Sementara lantai tiga merupakan ruang keheningan. Pengunjung wajib mengheningkan cipta untuk menghargai jasa para pahlawan yang telah gugur.

13. Desa Ledok Sambi

Berkemah di Ledok Sambi
Bermalam di Ledok Sambi melalui kegiatan berkemah – Foto: Google Maps/Paulus Tanoyo

Desa Ledok Sambi adalah desa wisata yang berada di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Desa ini menyajikan suasana alam dan lingkungan kehidupan di pedesaan. Wisatawan dapat menikmati beragam aktivitas rekreasi lengkap. Mulai dari dari wisata alam hingga edukasi budaya ada di sini.

Pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk untuk datang kemari. Namun, ada biaya dengan tarif berbeda-beda untuk berbagai kegiatan dan wahana. Tarifnya mulai dari 20 ribu rupiah untuk aktivitas outbond Flying Fox, Tubing, dan Kayak. Banyak aktivitas yang membuat Desa Ledok Sambi cocok menjadi destinasi wisata keluarga.

Wisatawan bisa berekreasi sambil menikmati sejuknya udara pedesaan di lereng Gunung Merapi. Beberapa kegiatan menarik antara lain paintball, bertani di sawah, tari-tarian Jawa, dan kerajinan tangan lokal. Selain itu banyak aktivitas yang cocok untuk kegiatan kelompok atau grup. Sehingga, Desa Ledok Sambi sering jadi tujuan kegiatan gathering atau outing perusahaan maupun sekolah.

14. Hutan Pinus Mangunan

Hutan Pinus Mangunan Tempat wisata di Jogja bertemakan hutan pinus
Suasana tenang dan asri Hutan Pinus Mangunan – Foto: Google Maps/Dwi Darmawan

Referensi lain Tempat wisata di Jogja yang menyajikan alam terbuka adalah Hutan Pinus Mangunan. Hutan Pinus Mangunan adalah kawasan hutan lindung, sehingga kebersihan dan keasriannya sangat terjaga. Layaknya Hutan Pinus Pengger, hutan ini merupakan area alami yang tertata sebagai objek wisata.

Tiket masuknya yang murah-meriah sehingga objek wisata ini selalu ramai kunjungan wisatawan. Dengan tarif Rp3.000 rupiah, pengunjung sudah bisa berkeliling menikmati keindahan suasananya. Spot foto yang tersedia hanya menerapkan tarif Rp2.000 hingga Rp2.500 rupiah per orangnya.

Tidak hanya berswafoto ria, pengunjung juga bisa mencoba beberapa kegiatan di sini. Terdapat penyewaan hammock mulai dari 10 ribu rupiah untuk bersantai di antara pepohonan. Dihadirkan pula taman bunga dengan latar perbukitan. Bagi yang ingin bermalam, disediakan area perkemahan dengan fasilitas lengkap dan nyaman.

15. Goa Pindul

Cave tubing Goa Pindul Tempat wisata di Jogja penuh tantangan
Cave tubing dalam Gua Pindul – Foto: Google Maps/YOGYA TOUR DRIVER

Mencari Tempat wisata di Jogja bertema alam yang tidak biasa? Mungkin cave tubing di Goa Pindul Yogyakarta adalah jawabannya. Goa purba ini menawarkan pesona alam nan memukau melalui aktivitas menantang. Bagi para pecinta petualangan, wisata di sini perlu masuk daftar rencana destinasi liburan.

Goa Pindul berada di Gelaran 2, Seropan, Bejiharjo, Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Tidak hanya Goa Pindul, terdapat beberapa goa lain di area sekitarnya. Pengunjung perlu membayar tarif tiket masuk sebesar Rp10.000 untuk berwisata di kawasan ini. Sementara biaya tubing mulai dari Rp30.000.

Wisatawan akan menyusuri sungai dalam goa sepanjang 350 meter menggunakan ban dengan pemandu khusus. Arus airnya tenang sehingga cenderung aman untuk anak-anak sekalipun. Pemandangan stalaktit dan stalagmit yang menakjubkan jadi daya tarik utama. Pengunjung akan menyusuri sungai dalam waktu kurang-lebih 45 menit.

16. Teras Kaca Pantai Nguluran

Teras Kaca Nguluran Tempat wisata di Jogja dengan anjungan kaca tepi pantai
Ombak menerjang Teras Kaca di Pantai Nguluran – Foto: Google Maps/EVERT CARUNDENG

Rekreasi di kawasan pantai tidak melulu piknik, berenang, atau bermain pasir. Kini, ada inovasi Teras Kaca sebagai spot menikmati keindahan laut di Pantai Nguluran. Teras Kaca adalah salah satu wahana yang hadir sebagai penunjang kegiatan wisata di Pantai Nguluran. Wahana ini kerap kali menjadi incaran para penggemar swafoto.

Teras Kaca berlokasi di daerah Bolang, Girikarto, Panggang, Kabupaten Gunungkidul. Berlaku tiket masuk sebesar Rp10.000 rupiah per orang untuk memasuki objek wisata ini. Ada juga tarif tiket yang berbeda untuk setiap wahana. Tiketnya mulai dari Rp10.000 hingga Rp15.000 saja.

Sesuai namanya, di sini wisatawan dapat menjejakkan kaki di atas teras berlantai kaca khusus yang tebal. Teras ini berdiri di tepi tebing yang curam dengan latar laut. Selain teras kaca, terdapat wahana swafoto lain seperti Becak Terbang dan Perahu Kaca. Ada juga wahana menantang adrenalin seperti Fly Gliding dan Jogja Swing.

17. Taman Pelangi

Suasana malam Taman Pelangi
Lampion jadi daya tarik utama Taman Pelangi – Foto: Google Maps/Fina Masruroh

Tempat wisata selanjutnya di Yogyakarta berada di depan Monjali. Obyek wisata tersebut bernama Taman Pelangi, sebuah taman dengan lampion sebagai dekorasi utamanya. Lampion aneka warna di taman ini siap menyambut dan menyemarakkan wisata malam di Yogyakarta.

Taman Pelangi buka sejak petang hingga malam hari. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat cuaca tidak hujan. Tiket masuknya murah-meriah, mulai dari 15 ribu hingga 20 ribu rupiah saja.

Lampion yang menghiasi taman ini memiliki aneka bentuk yang unik. Lampion berbentuk bulat yang umum hingga karakter kartun bisa ditemui di sini. Gemerlap cahaya lampion yang cantik ini sangat cocok sebagai latar swafoto. Di samping itu, pengunjung juga bisa bermain wahana yang tersedia seperti komedi putar dan bianglala mini.

18. Wisata Kalibiru

Berpose dengan latar Waduk Sermo
Berburu selfie di Wisata Kalibiru – Foto: Google Maps/Fahri Ali

Wisata Alam Kalibiru adalah Tempat wisata di Jogja yang pas untuk kegiatan hiking untuk semua kalangan usia. Di sini menyuguhkan jalur trekking dengan panorama hutan dan pegunungan nan asri. Berada di ketinggian 450 mdpl membuat tempat rekreasi ini terselimuti udara yang segar. Tujuan yang sesuai untuk mencari udara segar sekaligus memanjakan mata dengan pemandangan serba hijau.

Wisata Alam Kalibiru terletak di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo. Tiket masuknya sangat terjangkau dengan harga 10 ribu untuk pengunjung lokal dan 20 ribu untuk turis mancanegara. Sementara tarif untuk menikmati wahana permainan dan spot fotonya mulai dari 10 ribu hingga 30 ribu rupiah.

Daya tarik utamanya adalah panorama Pegunungan Menoreh dan Waduk Sermo. Pemandangan ini yang jadi latar untuk spot-spot foto kreatifnya. Jika menyukai sedikit tantangan, tersedia wahana high rope dan flying fox yang bisa dicoba. Kunjungi tempat wisata ini pada musim hujan untuk mendapatkan pemandangan yang maksimal.

19. Situs Warungboto

Situs Warungboto Tempat wisata di Jogja peninggalan kraton
Salah satu pintu masuk Situs Warungboto – Foto: Google Maps/Ahmad Fauzan Ganjil

Situs Warungboto adalah salah satu peninggalan bersejarah keluarga Keraton yang kini menambah koleksi Tempat wisata di Jogja. Setelah mengalami pemugaran, tempat ini terbuka untuk masyarakat umum sebagai tujuan wisata. Arsitekturnya yang unik dan menawan jadi alasan situs ini ramai wisatawan. Banyak sudut bangunan yang cocok sebagai lokasi swafoto maupun foto berkonsep.

Asyiknya, Situs Warungboto tidak menerapkan tarif tiket masuk. Siapapun bisa berkunjung kemari. Namun, datanglah pada pagi atau sore hari untuk menghindari terik matahari. Lokasinya bisa berada di Jalan Veteran No. 77, Warungboto, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Memiliki nama asli Pesanggrahan Rejowinangun, situs ini dulunya sebagai tempat istirahat anggota keluarga Kraton. Terdapat kolam dan taman yang turut mempercantik area bangunannya. Gaya bangunan yang sederhana dan simetris membuat Situs Warungboto jadi incaran para penggemar fotografi.

20. Pantai Ngrawe

Tempat wisata di Jogja yang unik dengan taman di pinggir pantai
Ciri khas Pantai Ngrawe adalah taman hijau yang berada di pinggir pantai – Foto: Google Maps/AAY NGNL

Pantai Ngrawe adalah salah satu Tempat wisata di Jogja yang cocok bagi penyuka area pantai. Keunikan pantai ini yaitu adanya taman yang asri di kawasannya. Taman ini jadi salah satu ikon dan daya tarik utama bagi para wisatawan yang berkunjung kemari. Suasana pantai yang tenang membuatnya cocok sebagai lokasi piknik keluarga.

Pantai ini berada di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul. Untuk masuk ke Pantai Ngrawe, wisatawan bisa melalui gerbang retribusi Pantai Baron. Tiket masuknya hanya 10 ribu rupiah, belum termasuk parkir kendaraan.

Taman di pantai ini dihiasi hamparan rumput hijau yang rapi dan menyegarkan mata. Area taman dihiasi pohon palem serta bangku cantik untuk bersantai. Taman ini membelakangi tebing tinggi yang memberikan panorama alam yang berbeda. Bibir pantainya dipenuhi batu karang sehingga memiliki ombak laut yang tenang.

21. Puncak Becici

Puncak Becici Tempat wisata di Jogja untuk menikmati panorama perbukitan
Hijaunya panorama Puncak Becici – Foto: Google Maps/Dwi Darmawan

Puncak Becici adalah alternatif Tempat wisata di Jogja untuk menikmati panorama alam Kota Gudeg dari ketinggian. Tempat ini merupakan bukit dengan hutan pinus alami seluas 4,4 Hektare. Objek wisata yang pernah mendapat kunjungan Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ini menyajikan panorama alam memukau. Udaranya sejuk dan nyaman untuk piknik, berkemah, maupun sekadar berburu swafoto.

Puncak Becici terletak di Desa Muntuk, Dlingo, Kabupaten Bantul. Salah satu objek wisata favorit ini menawarkan fasilitas lengkap dengan tarif tiket yang terjangkau. Wisatawan cukup membayar 3 ribu rupiah saja, belum termasuk tarif parkir kendaraan.

Layaknya Wisata Kalibiru dan Hutan Pinus Mangunan, pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas rekreasi alam di sini. Kegiatan favorit selain berkemah dan bersantai di hammock adalah berfoto ria. Fasilitas gardu pandang berfungsi juga sebagai spot foto karena bentuknya yang unik. Tidak heran jika Puncak Becici sering sebagai tujuan untuk sesi foto khusus seperti pre-wedding.

22. Tugu Pal Putih

Tugu Pal Putih Tempat wisata di Jogja sebagai ikon kota
Pemandangan langit sore di kawasan Tugu Pal Putih – Foto: Google Maps/Dewy Deva

Kebanyakan orang menyasar Jalan Malioboro sebagai tujuan wisata utama di Yogyakarta. Tak jauh dari jalan tersebut, terdapat ikon kota yang bersejarah. Ikon tersebut adalah Tugu Pal Putih atau Tugu Golong Gilig. Lokasinya berada tepat di tengah perempatan Jalan Mangkubumi, Jenderal Sudirman, AM Sangaji, dan Diponegoro.

Berada di pusat kota menjadikan tugu ini sangat mudah untuk dikunjungi. Cukup berjalan kaki dari Stasiun Tugu selama 15-20 menit. Wisatawan bisa langsung melihat tugu berwarna putih dengan aksen keemasan ini. Di malam hari, suasana sekitar tugu jadi ramai karena banyaknya angkringan yang buka.

Tugu Pal Putih ternyata memiliki filosofi tersendiri. Tingginya mencapai 15 meter setelah mengalami renovasi.  Posisinya sejajar dengan Laut Selatan, Kraton Yogyakarta, serta Gunung Merapi bila ditarik garis lurus. Simbol Kota Gudeg ini melambangkan semangat persatuan rakyat dan penguasa melawan para penjajah.

23. Taman Pintar Yogyakarta

Taman Pintar Tempat wisata di Jogja yang ramah untuk anak-anak
Belajar sains, teknologi, Memperkaya wawasan sainsa, teknologi, dan ilmu pengetahuan lainnya di Taman Pintar – Foto: Google Maps/Suparji Jogja

Sebagai kota dengan julukan Kota Pelajar, Yogyakarta memang selalu mendukung perkembangan di bidang pendidikan. Salah satu buktinya dapat terlihat pada keberadaan Taman Pintar. Taman ini menyajikan museum, pertunjukan, serta wahana permainan yang mengedukasi di berbagai bidang. Objek wisata ini memang cocok bagi anak-anak serta remaja sekolah.

Taman Pintar terletak di Jalan Panembahan Senopati No. 1-3, Ngupasan, Gondomanan. Tiket masuk yang berlaku berbeda tarif sesuai tujuan. Namun, secara keseluruhan harganya cukup terjangkau mulai dari 12 ribu rupiah saja. Tiket wahana dan biaya kegiatannya pun relatif murah dengan harga mulai dari 10 ribu rupiah.

Daya tarik utamanya adalah fasilitas bertema edukasi seperti Science Theater, Perpustakaan, dan Planetarium. Pengunjung dapat belajar mengenai sains, geografi, dan astronomi dengan aneka media maupun alat peraga. Ada juga Gedung Kotak yang menyajikan wahana edukasi teknologi. Setelah belajar, pengunjung dapat menikmati wahana permainan yang tersedia di Playground Area.

24. Gembira Loka Zoo

Gembira Loka Zoo Tempat wisata di Jogja yang populer di kalangan masyarakat
Taman margasatwa Gembira Loka Zoo – Foto: Google Maps/Mahendra Ichsan

Yogyakarta juga memiliki objek wisata berupa taman satwa yang sudah populer yaitu Gembira Loka Zoo. Taman satwa ini memiliki koleksi hewan beragam dan cukup lengkap. Fasilitas berupa wahana hiburan dan pertunjukan hewan cerdas turut mendukung kegiatan rekreasi di sini.

Gembira Loka Zoo berada di Jalan Kebun Raya No. 2, Rejowinangun, Kota Gede. Tarif tiketnya seharga 60 ribu di hari biasa dan 75 ribu pada saat hari libur. Tergolong mahal, namun sebanding dengan fasilitas yang tersedia. Tiket ini sudah termasuk biaya Kereta Taring dan Kapal Katamaran.

Tersedia sejumlah aktivitas rekreasi yang menarik untuk seluruh anggota keluarga. Ada Petting Zoo, Kolam Tangkap Ikan, dan Kolam Sentuh yang memberi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan hewan. Wahana permainan seperti Bumper Boat dan ATV juga bisa tersedia di sini. Taman ini juga mempertontonkan hewan-hewan cerdas dan terlatih melalui Bird Show dan Atraksi Satwa.

25. Sindu Kusuma Edupark

Sindu Kusuma Edupark Tempat wisata di Jogja yang menyediakan berbagai wahana permainan
SKE menyajikan beragam wahana permainan menarik untuk semua kalangan usia – Foto; Google Maps/Sindu Kusuma Edupark (SKE)

Satu lagi Tempat wisata di Jogja yang menawarkan hiburan dan rekreasi. Yaitu Sindu Kusuma Edupark atau SKE. Taman hiburan ini memiliki luas area mencapai 7 Hektare dengan lebih dari 10 pilihan wahana permainan.

Sindu Kusuma Edupark terletak di Jalan Jambon, Kragilan, Sinduadi, Mlati, Kabupaten Sleman. Tiket masuknya mulai harga Rp10.000 hingga Rp50.000 untuk tiket terusan. Tiket terusan ini sudah termasuk bermain seluruh wahana yang ada.

Wahana pilihan SKE di antaranya Kursi Mabur, Pit Egrang, Cakra Manggilingan, dan Cinema 8D. Kursi Mabur adalah wahana menantang yang akan mengangkut pengunjung hingga ketinggian 4 meter. Pit Egrang merupakan aktivitas berkeliling taman dengan mengendarai kendaraan unik Segway. Sementara Cakra Manggilan ialah bianglala setinggi 48 meter yang menjadi ikon SKE.

26. Pantai Indrayanti

Pantai Indrayanti Tempat wisata di Jogja dengan pasir putih
Pantai Indrayanti alternatif wisata pantai di Yogyakarta – Foto: Google Maps/Aurora Transport

Tempat wisata di Jogja bertemakan pantai lainnya adalah Pantai Indrayanti. Pantai yang bernama asli Pantai Pulang Syawal ini sering menjadi incaran karena penampilannya yang bersih dan cantik. Perpaduan pasir putih bersih dengan ombak yang tenang membuatnya tak pernah sepi dari wisatawan lokal maupun mancanegara.

Pantai Indrayanti berada di wilayah Dusun Ngasem, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Pantai yang buka 24 jam ini menetapkan tiket masuk sebesar 10 ribu rupiah saja. Terdapat penyewaan payung dan gazebo untuk piknik dengan tarif mulai dari 20 ribu rupiah. Sementara tarif sewa jetski sebesar 250 ribu rupiah per 15 menitnya.

Daya tarik Pantai Indrayanti adalah garis pantainya yang panjang. Lahan pasirnya landai dan cocok untuk berbagai kegiatan rekreasi seperti bermain pasir atau olahraga. Keindahan pantai ini merupakan kontribusi peraturan yang berlaku dengan ketat. Pengunjung yang kedapatan membuang sampah sembarangan akan mendapat denda sebesar 10 ribu rupiah.

27. Taman Tebing Breksi

Ukiran naga Taman Tebing Breksi
Pengunjung berpose di depan ukiran Tebing Breksi – Foto: Google Maps/Valdo Putra15

Tempat wisata di Jogja yang unik lainnya adalah Taman Tebing Breksi. Namanya mungkin terdengar membingungkan saat pertama kali. Objek wisata ini adalah sebuah taman dengan tebing batu breksi berukir sebagai objek utamanya. Lantaran keunikannya, taman ini semakin ramai terutama oleh para penggemar fotografi.

Taman Tebing Breksi berada di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Tidak hanya menarik wisatawan lokal, banyak juga turis mancanegara yang mampir. Tiket masuk yang berlaku untuk pengunjung lokal sebesar 10 ribu rupiah belum termasuk tarif parkir. Sementara wisatawan asing tarif tiketnya sebesar 20 ribu rupiah.

Tebing breksi raksasa di taman ini merupakan sisa aktivitas penambangan batu alam. Karena ancaman keamanan, penambangan ditutup dan tempat ini pun berubah fungsi sebagai destinasi wisata. Daya tarik utamanya adalah tembok tebing dengan ukiran naga. Tebing ini sudah lengkap dengan tangga dan beranda agar pengunjung bisa mengamati panorama dari ketinggian.

28. Jogja Exotarium

Jogja Exotarium Tempat wisata di Jogja untuk berkuda
Wisatawan belajar menunggangi kuda di Jogja Exotarium – Foto: Google Maps/Taufiq Sofyan

Jogja Exotarium adalah taman satwa mini sekaligus arena rekreasi untuk keluarga. Taman ini memiliki koleksi hewan yang beragam dan ramah untuk anak-anak. Tujuannya adalah untuk mengedukasi anak-anak mengenai dunia fauna melalui interaksi secara langsung. Sejumlah aktivitas rekreasi outdoor turut menunjang kegiatan wisata untuk seluruh kalangan usia.

Taman margasatwa ini berada di Jalan Magelang KM 8 Desa Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Harga tiket masuk sebesar 20 ribu rupiah saja untuk hari biasa maupun hari libur. Sedangkan jika ingin mencoba berbagai wahana di dalamnya berlaku tiket terpisah.

Keistimewaan taman ini adalah suasana pedesaan nan asri yang terjadi apik. Berteman udara segar, pengunjung dapat berkeliling mengunjungi setiap hewan yang bisa didekati hingga diajak foto bersama. Hadir pula aktivitas seperti river tubing, outbond, hingga tangkap ikan yang menarik untuk anak-anak. Pengunjung juga dapat menikmati keindahan hamparan bunga Taman Bunga Parijoto Puspawarni yang ada di dalamnya.

29. Blue Lagoon

Kesegaran Blue Lagoon Tempat wisata di Jogja dengan kolam alami
Menyegarkan tubuh dengan mandi di pemandian alami Blue Lagoon – Foto: Google Maps/meetmadmatt

Segarnya air dari mata air alami Yogyakarta bisa dirasakan saat berwisata ke Blue Lagoon. Namanya menggambarkan kondisi pemandian alami dengan warna air yang jernih hingga menampakkan warna kebiruan. Terkenal juga sebagai ‘Tirta Budi’, tempat ini sangat cocok bagi para penyuka kegiatan bermain air dan berenang.

Blue Lagoon adalah bagian dari Desa Wisata Blue Lagoon di Dusun Dalem, Desa Widodomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman. Untuk bisa menikmati kesegaran airnya, pengunjung cukup membayar sebesar 10 ribu rupiah saja. Agar mendapatkan pengalaman terbaik, hindari berkunjung di musim hujan ketika kondisi air mulai keruh.

Terdapat tiga sumber mata air di sini yaitu Sendang Wadon, Belik Kluwih, dan Sendang Lanang. Di antara ketiganya, Sendang Wadon khusus bagi pengunjung perempuan. Wisatawan dapat menikmati bermain air atau berendam di kolam yang berkeliling suasana alam yang asri dan terjaga. Sejumlah pancuran alami dan air terjun jadi pelengkap yang menambah keseruan rekreasi di sini.

30. Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta Tempat wisata di Jogja sarat nilai budaya
Salah satu bagian Keraton Yogyakarta – Foto: Google Maps/Muhammad Dzaki Dwi Putranto

Keraton Yogyakarta merupakan simbol pemerintahan yang penting bagi Daerah Istimewa Yogyakarta. Istana kesultanan ini juga merupakan salah satu Tempat wisata di Jogja favorit wisatawan. Selain sebagai tempat tinggal sultan, Keraton Yogyakarta juga berfungsi sebagai museum sejarah kesultanan.

Istana ini berlokasi di pusat kota, tepatnya di Jalan Rotowijayan Blok 1, Panembahan, Kraton. Wisatawan perlu membayar tiket seharga 8 ribu rupiah untuk memasuki kompleknya. Keraton terbuka untuk umum setiap hari kecuali hari Senin. Di waktu-waktu tertentu, upacara adat dan kegiatan budaya kerap berlangsung di sini.

Komplek Keraton terbagi menjadi komplek-komplek kecil dengan fungsi yang berbeda. Beberapa di antaranya adalah Alun-Alun Utara, Alun-Alun Kidul, Masjid Gedhe, dan Kedhaton. Berbagai pusaka keluarga sultan terpajang di komplek yang berbeda dan bisa dilihat oleh wisatawan. Sebagian besar komplek merupakan tempat mengadakan upacara adat maupun pertunjukan seni seperti wayang kulit.

31. Jogja National Museum

Jogja National Museum Tempat wisata di Jogja penuh koleksi seni
Pameran seni kontemporer Jogja National Museum – Foto: Google Maps/Mas Erwin

Kota Yogyakarta juga tersohor karena kekayaan budaya dan kreativitas masyarakatnya. Tidak hanya kearifan lokal, tetapi karya-karya dengan sentuhan modernnya. Jogja National Museum hadir sebagai ‘wadah’ untuk menampung dan mengembangkan seni kontemporer di kota ini.

Jogja National Museum adalah museum sekaligus galeri seni yang berada di Jalan Amri Yahya No. 1, Gampingan, Kecamatan Wirobrajan. Berbagai pameran seni kenamaan seringkali berlangsung di sini. Tarif tiket masuk yang berlaku relatif, tergantung pada skala acaranya.

Bangunannya menempati bekas kampus Akademi Seni Rupa Indonesia dan Institut Seni Indonesia. Museum dan galeri ini adalah lokasi gelaran ArtJog yang tersohor. Selain itu, galeri ini juga jadi lokasi pameran Biennale Jogja. Bagi penikmat seni, berkunjung ke museum ini jadi salah satu kegiatan yang sayang jika terlewat.

32. Trans Studio Mini

Trans Studio Mini
Rekreasi di taman hiburan Trans Studio Mini – Foto: Google Maps/Korniawan Prabowo

Ingin merasakan sedikit keseruan dari taman hiburan populer Trans Studio? Kini hadir Trans Studio Mini di Yogyakarta. Arena rekreasi ini berada di dalam kawasan Transmart Carrefour di Jalan Raya Solo KM 8 No. 234, Corongan, Maguwoharjo, Depok, Kabupaten Sleman. Tajuk ‘mini’ tidak mengurangi keseruan bermain yang tersaji dari aneka wahananya.

Pengunjung tidak terbeban tiket masuk untuk bermain di sini. Cukup dengan menyediakan kocek untuk Deposit Card mulai dari 150 ribu hingga 500 ribu rupiah. Saldo di Deposit Card ini berguna untuk bermain wahana yang tersedia.

Taman bermain indoor ini menawarkan sejumlah wahana permainan untuk anak-anak hingga orang dewasa. Salah satunya adalah Roller Coaster yang cukup menguji adrenalin. Arena bermain ramah anak pun tersedia di sini dengan wahana seperti mini train dan memancing. Beberapa permainan menghasilkan tiket yang bisa ditukar dengan hadiah menarik.

33. Kids Fun

Kids Fun Yogyakarta
Ajak anak-anak bermain di Kids Fun Yogyakarta – Foto: Google Maps/mawaddah alfiani

Kids Fun adalah taman rekreasi anak-anak yang merupakan franchise dari Kids Fun Parcs di Belanda. Wisatawan kini dapat menikmati keseruan taman bermain ini di Yogyakarta. Kids Fun Yogyakarta berlokasi di Jalan Wonosari KM 10, Sitimulyo, Piyungan, Kabupaten Bantul.

Terdapat tiga zona permainan dengan tiket masuk yang berbeda. Tarif tiket masuk Taman Bermain sebesar 89 ribu rupiah. Sementara Kolam Renang Aqua Splash menerapkan tarif 25 ribu rupiah. Pengunjung juga dapat membeli annual card untuk Taman Bermain atau Yogya Gokart mulai dari 300 ribu rupiah.

Beberapa wahana pilihan di Kids Fun yaitu Bumper Car dan Yogya Gokart. Di Yogya Gokart, pengunjung dapat mencoba pengalaman balapan secara aman di sirkuit yang tersedia. Wahana terbaru yang cukup menantang adalah Turbo Jet. Pengunjung juga bisa menyegarkan tubuh dengan bermain di taman air Aqua Splash.

34. Rumah Hobbit Songgo Langit

Tiga rumah hobbit di tengah hutan
Tiga buah replika rumah hobbit yang dibuat semenarik mungkin dan tampak cocok berada di tengah hutan pinus – Foto: Google Maps/eka susilawati

Ternyata ada rumah para hobbit di Yogyakarta. Rumah-rumah nan unik ini berada di dalam kawasan wisata Seribu Batu Songgo Langit. Dikelilingi hutan pinus yang eksotis, memasuki area rumah hobbit bagaikan menjejakkan kaki di negeri imajinasi.

Rumah Hobbit ini berada di taman wisata Seribu Batu Songgo Langit. Taman ini bertempat di Jalan Hutan Pinus Nganjir, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Sebagai destinasi wisata murah-meriah, taman ini menerapkan tarif tiket masuk sebesar 3 ribu rupiah saja per orangnya.

Untuk mencapainya, pengunjung harus menyusuri jalur trekking yang nyaman. Namun, jangan harap bertemu makhluk hobbit sungguhan saat tiba di sini ya. Rumah ini dibangun sebagai salah satu dekorasi sekaligus spot foto. Beberapa patung manusia kerdil bertopi kerucut jadi pemanis untuk sesi swafoto seru di sini.

35. Waduk Sermo

Permukaan Waduk Sermo yang tenang
Objek wisata Waduk Sermo yang asri – Foto: Google Maps/yusfan ramela

Potensi wisata alam Yogyakarta lainnya dapat dinikmati di Waduk Sermo. Danau buatan ini seringkali disandingkan dengan keindahan Ranu Kumbolo di lereng Semeru. Ini karena lokasinya yang dikelilingi Pegunungan Menoreh yang asri. Selain sebagai bendungan, Waduk Sermo juga dapat menjadi referensi berlibur yang ekonomis.

Waduk Sermo berada di Dusun Sermo, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Asyiknya, pengunjung tidak terbeban biaya masuk kawasan wisata ini. Cukup membayar 5 ribu saat memasuki Taman Bambu Air atau 15 ribu jika ingin berkemah.

Selain berkemah di sekitar danau, pengunjung juga dapat menikmati aktivitas rekreasi lainnya. Naik perahu dan gethek mengelilingi danau adalah beberapa di antaranya. Waduk ini juga terbuka bagi pengunjung yang ingin berolahraga di pagi maupun sore hari. Kegiatan fotografi juga tidak bisa dilewatkan karena terdapat sudut-sudut menarik untuk dijadikan objek.

36. Galaxy Waterpark

Wahana pancuran Galaxy Water Park
Asyiknya bermain air di Galaxy Water Park – Foto: Google Maps/Rika Yusnita

Ajak keluarga dan orang-orang tersayang untuk berakhir pekan di Galaxy Water Park ketika berwisata ke Yogyakarta. Tempat wisata di Jogja yang satu ini mengusung tema galaksi atau ruang angkasa, taman bermain air ini cocok untuk seluruh kalangan usia. Luas areanya mencapai 2,5 hA dan menyajikan berbagai jenis kolam. Ditunjang aneka wahana permainan, wisata di Galaxy Water Park dijamin semakin seru.

Galaxy Water Park berada di Jalan Wonosari KM 6, Potorono, Banguntapan, Kabupaten Bantul. Tiket masuk dibanderol mulai dari 30 ribu rupiah, sementara untuk lansia dan balita tersedia tarif khusus sebesar 20 ribu rupiah. Di sini, pengunjung dapat menyewa ban pelampung seharga 20 ribu rupiah untuk melengkapi keseruan terutama saat berseluncur.

Kolam balita memiliki kedalaman 50 cm dan berisi wahana permainan seperti ember tumpah dan seluncuran. Sedangkan kolam dewasa memiliki kedalaman mulai dari 1 meter dengan dua jenis seluncuran yaitu Raft Slide dan Body Slide. Kolam arus menawarkan pengalaman bersantai mengikuti arus mengelilingi area taman. Ada juga wahana flying fox setinggi 15 meter yang melintasi area kolam.

37. Alun-Alun Utara Yogyakarta

Pasar malam di Alun-Alun Utara
Meriahnya pasar malam di Alun-Alun Utara – Foto: Google Maps/Rio Aditya P

Selain Alun-Alun Kidul yang berada di bagian selatan Kraton, ada juga Alun-Alun Utara. Alun-alun ini merupakan tanah lapang berumput dengan dua pohon beringin di tengahnya. Areanya yang luas seringkali jadi pusat kegiatan maupun keramaian.

Wisatawan dapat mengunjungi tempat ini di daerah Gondomanan. Lokasinya berdekatan dengan titik nol kilometer Kota Yogyakarta. Tidak perlu merogoh kocek karena kunjungan ke alun-alun ini tidak ada biaya apapun.

Di waktu tertentu, Alun-Alun Utara jadi lokasi gelaran acara seperti pesta kembang api di tahun baru. Pada saat malam hari, sekeliling areanya dipadati oleh angkringan maupun gerobak kuliner lainnya. Tempat ini bisa jadi tujuan alternatif untuk berjalan-jalan santai di pagi atau sore hari.

38. Pantai Slili

Wisatawan melakukan snorkeling
Snorkeling seru di perairan pantai sili – Foto: Google Maps/First TV

Pantai Slili adalah pantai kecil di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Pantai ini terapit oleh Pantai Krakal dan Pantai Sadranan yang dibatasi oleh bukit karang. Meski kecil, namun pantai ini menyajikan suasana laut yang tenang dengan pasir yang lembut. Tidak heran jika banyak wisatawan yang berkunjung untuk berlibur kemari.

Memasuki Pantai Slili, pengunjung harus membeli tiket masuk sebesar 10 ribu rupiah saja. Fasilitas umum yang tersedia sudah sangat lengkap. Terdapat area parkir yang luas, toilet dan kamar bilas, hingga mushola dan warung makan. Gazebo untuk beristirahat serta penginapan pun tersebar di sekitar pantai.

Garis pantainya memang tidak terlalu panjang. Namun, tersedia banyak ruang untuk bermain pasir dan piknik di sini. Bahkan tersedia aktivitas snorkeling lengkap dengan instrukturnya. Bukit di sekitar pantai juga bisa menjadi lokasi kegiatan trekking yang menyenangkan.

39. XT Square

De Mata Trick Eye Museum di Xt Square
Rekreasi keluarga sembari berburu selfie unik di XT Square – Foto Google Maps/Titik Sri

Aktivitas swafoto alias selfie sudah jadi bagian dari kegiatan pariwisata yang erat. Tidak sedikit objek ‘wisata selfie’ yang menyajikan spot-spot foto sebagai wahananya. Salah satu Tempat wisata di Jogja yang menyediakan hal ini adalah XT Square. Objek wisata ini bisa jadi surga bagi para pemburu fotografi unik dan ‘nyeleneh’.

XT Square adalah taman hiburan swafoto yang menyajikan sejumlah arena foto dengan berbagai konsep. Taman ini terletak di Jalan Veteran No. 150-151, Pendeyan, Umbulharjo. Untuk menikmati wahananya, pengunjung perlu menyiapkan kocek mulai dari 15 ribu rupiah untuk tiket masuk.

Arena foto di taman ini memiliki konsep yang berbeda-beda. Ada Selfie Park Taman Pule yang menawarkan instalasi bertema alam. Berbeda lagi dengan Absurd Land yang menyajikan objek-objek unik seperti cokelat raksasa sebagai teman selfie. Kunjungi juga museum lilin De Arca, taman ‘terbalik’ D’Walik, dan museum ilusi De Mata Trick Eye Museum.

40. Puncak Sosok

Area kuliner Puncak Sosok
Menikmati sunset sambil wisata kuliner di Puncak Sosok – Foto: Google Maps/arie dexz

Berawal dari area yang sering dikunjungi para pesepeda, Puncak Sosok kini berkembang jadi salah satu Tempat wisata di Jogja. Lokasinya yang berada di ketinggian memang sering jadi tempat istirahat sejenak para ‘goweser’. Lantaran menyajikan pemandangan yang cantik, Puncak Sosok pun semakin ramai dikunjungi.

Objek wisata sederhana ini berada di Dusun Jambo, Desa Bawuran, Kecamatan Plered, Kabupaten Bantul. Jaraknya sekitar 16 km dari pusat Kota Yogyakarta atau 45 menit berkendara. Tempat yang buka selama 24 jam ini tidak memberlakukan tarif tiket masuk tertentu. Pengunjung bisa masuk dengan membayar biaya sukarela.

Berada di ketinggian, gardu pandang dan spot foto berlatar alam jadi magnet khususnya bagi kalangan anak muda. Di malam hari, cityscape dengan gemerlap lampu jadi pemandangan paling menjadi buruan. Gelaran musik akustik menambah kehangatan rekreasi di kawasan ini. Lebih hangat lagi jika sambil menyantap kuliner seperti jagung bakar atau bakso tusuk yang dijajakan di sini.

41. Pantai Ngobaran

Panorama langit
Panorama langit dari atas bukit tebing di Ngobaran – Foto: Google Maps/Yulia Angelina

Jika bosan dengan suasana pantai yang itu-itu saja, Pantai Ngobaran bisa jadi alternatif Tempat wisata di Jogja. Pantai ini tidak hanya menyajikan kecantikan alamnya, tetapi juga toleransi beragama. Daya tarik utamanya bukanlah aktivitas pantai seperti piknik atau berenang. Wisatawan justru lebih tertarik dengan keberadaan rumah ibadah dari agama yang berbeda-beda di sini.

Pantai Ngobaran berada di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul. Objek wisata ini adalah salah satu opsi wisata hemat karena tiket masuknya yang terjangkau. Pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar 5 ribu rupiah saja.

Pemandangan mencolok di pantai ini adalah keberadaan taman yang sekilas akan mengingatkan dengan suasana Bali. Di kawasan pantai ini terdapat mushola, pura, dan candi yang dibangun secara berdekatan. Pura Segara Wukir adalah tujuan umat Hindu, sementara penganut Kejawen biasanya menyambangi Candi Mojodipo. Pantai ini juga kerap jadi lokasi kegiatan ritual umat tertentu.

42. Stonehenge Merapi

Stonehenge lokal ala Magelang
Taman Stonehenge di lereng Gunung Merapi – Foto: Google Maps/Zurain Mohd Zain

Jangan dulu memutuskan untuk jauh-jauh ke Inggris jika ingin melihat situs Stonehenge. Tempat wisata di Jogja ini bisa menjadi pilihan berupa replika situs bersejarah tersebut. Alih-alih di puncak bukit, Stonehenge yang satu ini berada di sekitar Gunung Merapi. Meski hanya replika, namun panorama alam yang mengelilinginya layak jadi pertimbangan wisata, lho.

Taman Stonehenge Merapi berada di Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Wisatawan cukup membayar 5 ribu rupiah untuk menikmati kecantikan alam yang disajikannya. Pastikan berkunjung ketika status Merapi cukup aman. Ini karena lokasinya termasuk dalam zona rawan erupsi.

Luas area taman sekitar 200 meter persegi. Objek utamanya adalah susunan batu yang berbentuk menyerupai Stonehenge di Benua Eropa sana. Saat hari cerah, birunya langit akan berkolaborasi dengan perbukitan hijau untuk menampilkan pemandangan terbaik. Lokasinya ciamik untuk pemotretan seperti pre-wedding, namun jangan lupa untuk membayar tarif khususnya, ya.

43. Puncak Songgo Langit

Salah satu spot foto
Selain Rumah Hobbit, Puncak Songgo Langit juga dilengkapi dengan spot-spot foto menarik lainnya yang tak kalah unik – Foto: Google Maps/Trisno Ary Budi

Objek wisata alam kekinian di Yogyakarta salah satunya adalah Puncak Songgo Langit. Taman ini merupakan pengembangan kawasan Hutan Pinus Nganjir. Kalangan anak muda banyak memburu objek wisata yang murah-meriah ini. Pemandangan alam dan wahana foto kreatifnya jadi pemikat utama.

Puncak Songgo Langit sering juga terkenal dengan nama Seribu Batu Songgo Langit. Lokasinya berada di kawasan Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Tiket masuknya dibanderol hanya 3 ribu rupiah saja per orang. Sementara tarif masuk wahana foto mulai dari 2 ribu hingga 15 ribu rupiah.

Rumah Seribu Kayu adalah zona favorit karena menawarkan suasana alam yang misterius sekaligus artistik. Ada sudut Rumah Hobbit yang jadi primadona lainnya. Taman Bunga Tumpah menampilkan bunga-bunga artificial yang tersusun seolah tumpah dari potnya. Tersedia juga area berkemah bagi wisatawan yang ingin menikmati bermalam di kawasan wisata ini.

44. Taman Wisata Kaliurang

Taman Wisata Kaliurang
Taman Wisata Kaliurang cocok untuk piknik dan outbond anak-anak – Foto: Google Maps/Yan Arief

Yogyakarta memang punya banyak pilihan destinasi wisata hemat untuk keluarga. Taman Wisata Kaliurang adalah salah satu di antaranya. Berada di kawasan lereng Gunung Merapi menawarkan suasana sejuk untuk piknik dan rekreasi.

Taman Wisata Kaliurang terletak di Jalan Siaga, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Dengan biaya 8 ribu rupiah, wisatawan sudah bisa masuk ke taman ini. Namun, dikenai tarif yang berbeda-beda untuk menikmati wahananya.

Taman ini sangat cocok untuk tujuan rekreasi anak-anak. Tersedia area outbond dengan sejumlah wahana permainan. Anak-anak bisa mencoba flying fox atau memanjat rumah pohon melalui Ridz High Rope. Hadir pula arena Taman Kita Oreo, taman bermain interaktif hasil kolaborasi dengan brand kudapan kenamaan.

45. Gereja Ayam Bukit Rhema

Gereja berbentuk burung merpati
Keunikan arsitektur rumah ibadah Gereja Ayam Bukit Rhema – Foto: Google Maps/Bukit Rhema Gereja Ayam

Wisata sambil belajar toleransi beragama, Gereja Ayam Bukit Rhema tempatnya. Objek wisata ini booming sejak kemunculannya di film populer AADC 2. Meski bertajuk ‘gereja’, namun sebenarnya tempat ini merupakan gabungan dari beberapa tempat ibadah. Perpaduan arsitektur unik dengan panorama alam nan memesona membuat wisatawan tertarik untuk berkunjung kemari.

Gereja Ayam ini terletak tak jauh dari Yogyakarta. Lokasi tepatnya berada di daerah Karangrejo Gombong, Kurahan, Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Harga tiket dibanderol 25 ribu untuk turis lokal dan 50 ribu untuk turis mancanegara.

Bangunan ini memiliki 7 lantai yang berfungsi sebagai beberapa tempat ibadah. Umat muslim, hindu, maupun buddha dapat beribadah di sini tanpa perlu khawatir. Puncak bangunan yang berupa mahkota adalah spot favorit untuk berfoto. Spot ini menyajikan panorama Gunung Merapi hingga Gunung Sumbing yang menawan dari ketinggian.

46. Pantai Parangtritis

Delman di Pantai Parangtritis
Pantai Parangtritis primadona pariwisata Yogyakarta – Foto: Google Maps/Aditya Nugroho

Jika bingung menentukan pilihan, Pantai Parangtritis selalu bisa jadi tujuan berlibur yang menyenangkan. Pantai paling populer di Yogyakarta ini tak pernah sepi kunjungan bahkan di hari biasa. Garis pantainya luas dan pasir pantainya lembut. Kawasan pantai ini sudah lama berkembang sebagai objek wisata dengan fasilitas lengkap.

Pantai Parangtritis adalah bagian dari Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul. Jaraknya sekitar 27 km dari pusat kota. Tiket masuk pantai hanya berkisar 10 ribu rupiah per orangnya. Nominal ini tergolong murah jika dibandingkan keindahan dan fasilitasnya.

Dengan area berpasir yang luas, banyak kegiatan rekreasi terdapat di sini. Pengunjung dapat berjemur, piknik, bermain ombak, bahkan berselancar. Berkuda dan bermain ATV pun nyaman karena kontur pantai yang landai. Jangan lewatkan untuk menyaksikan panorama matahari terbenam yang cantik dari sini.

47. De Mata Trick Eye 3D Museum

Lukisan 3D De Mata Trick Eye Museum
Pengunjung berfoto di salah satu lukisan bertema fauna di De Mata Trick Eye 3D Museum – Foto: Google Maps/endy cahyo

Tidak mau ketinggalan dengan tren wisata selfie yang unik dan aneh, Yogyakarta memiliki De Mata Trick Eye 3D Museum. De Mata adalah salah satu museum dengan koleksi lukisan ilusi dan 3 dimensi terbanyak di dunia. Setiap lukisan hadir dengan berbagai tema dan ukuran untuk melengkapi keseruan berburu swafoto.

Museum ini berada di Basement Gedung Umar Kayam, Pasar Seni, XT Square. Dengan tarif tiket mulai dari 30 ribu hingga 50 ribu rupiah, pengunjung sudah bisa berfoto ria di sini. Terdapat tiket terusan bagi yang ingin menikmati kunjungan ke De Mata 2, De Arca, dan D’Walik sekaligus.

De Mata menyajikan berbagai lukisan dengan efek 3D saat dipotret dari sudut tertentu. Temanya bermacam-macam, mulai dari horror hingga petualangan. D’Walik adalah zona dengan 30 ruangan yang tersusun secara terbalik. Sementara De Arca memiliki berbagai koleksi patung lilin tokoh dunia maupun karakter fiksi.

48. Pantai Timang

Gondola Pantai Timang
Pantai Timang populer dengan gondola dan jembatan penyebrangan ke Pulau Timang – Foto: Google Maps/farhan hanani ahmad fudzi

Meski bertajuk ‘pantai’ namun sejatinya tidak ada hamparan pasir yang akan ditemui saat berkunjung ke Pantai Timang. Pantai unik ini justru menyajikan tebing-tebing karang yang langsung berbatasan dengan laut lepas. Wisatawan pun memang tidak datang sekadar untuk piknik. Pantai ini memberikan pengalaman menegangkan dengan wahana-wahana spesialnya.

Pantai Timang terletak di Dusun Danggolo, Desa Purwodadi, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Pengunjung cukup membayar 5 ribu rupiah per orang untuk tiket masuknya. Biaya spot foto dan wahana dibayar secara terpisah. Biayanya mulai dari 5 ribu untuk spot foto hingga 150 ribu untuk gondola.

Magnet wisatawan di pantai ini adalah keberadaaan wahana gondola dan jembatan tali. Kedua wahana ini menghubungkan tebing pantai dengan Pulau Timang di seberangnya. Bagi yang suka tantangan tentu akan penasaran mencoba menyeberang dengan kedua wahana tersebut. Di bawah gondola dan jembatan, wisatawan langsung disambut oleh debur ombak dan arus deras lautan lepas.

49. Gumuk Pasir Parangkusumo

Swafoto di tengah padang pasir
Gumuk Pasir Parangkusumo yang eksotis – Foto: Google Maps/Frina Aila

Mencari wisata ke gurun pasir kini tidak perlu terbang hingga ke Gurun Sahara. Ada Gumuk Pasir Parangkusumo di Yogyakarta yang menawarkan pengalaman wisata gurun. Kenampakan alam yang termasuk langka ini bisa jadi tujuan berlibur selanjutnya, nih.

Lokasi gundukan pasir ini berdekatan dengan Pantai Parangkusumo dan Pantai Cemara Sewu. Tepatnya di Jalan Pantai Parangkusumo, Grogol 10, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul. Asyiknya, wisatawan tidak dikenai tiket masuk untuk berkunjung alias gratis.

Aktivitas rekreasi yang bisa dicoba di Gumuk Pasir Parangkusumo antara lain sandboarding. Rasakan sensasi meluncur di pasir layaknya bermain skateboard. Cukup membayar 100 ribu jika ingin mencoba aktivitas ini. Lebih menantang lagi, ada wisata Jeep yang akan membawa wisatawan berkeliling menggunakan kendaraan off-road tersebut.

Tempat wisata di Jogja Lainnya

Selain daftar di atas, masih banyak lagi Tempat wisata di Jogja dan sekitarnya. Setidaknya ada 60 Tempat wisata di Jogja yang bisa menjadi pilihan. Mulai dari Wisata alam hingga kekinian, Yogyakarta punya segalanya. Makin tidak sabar untuk berlibur ke Kota Gudeg ini, kan? (QDL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini