Kawah Ijen Harga Tiket: Rp10.000 Jam Buka: Loket 01.00 - 12.00 No. Telepon: - Alamat: Pt. Perk. Lidjen, Tamansari,Licin,Banyuwangi,Jawa Timur,Indonesia,68454.

Kawah Ijen merupakan sebuah kawah dari Gunung Ijen yang memiliki pemandangan indah. Kawah ini membentuk danau yang sangat indah akibat letusan Gunung Ijen. Lokasi ini merupakan salah satu geowisata yang berpotensi menjadi andalan di Banyuwangi.

Berada di ketinggian 2.386 mdpl, dengan kabut dan asap belerang membuat Kawah Ijen semakin eksotis. Dengan pesona ‘Api Biru’, Kawah Ijen banyak diburu wisatawan domestik maupun mancanegara.

Harga Tiket

Wisatawan yang datang ke kawasan ini tidak perlu merogoh kocek dalam. Karena harga tiket masuk kawasan wisata ini cukup terjangkau. Tiket ditetapkan sama untuk semua hari dan tidak ada pembedaan dari segi usia. Hanya untuk wisatawan asing harus membayar lebih mahal.

Harga tiket masuk Kawah Ijen
Wisatawan Domestik Rp10.000
Wisatawan Mancanegara Rp200.000.

Baca: Berbagai Aktivitas Wisata Seru Taman Sritanjung Banyuwangi

Jam Buka

Kawah ini sangat bagus jika dikunjungi malam hari. Karena bisa melihat api biru di kawah. Jam buka loketnya sendiri mulai dari subuh sampai siang hari.

Mulai Januari 2019, diberlakukan penutupan total satu hari dalam sebulan bagi wisatawan maupun penambang belerang. Yaitu pada setiap hari Jumat pekan pertama setiap bulannya. Penutupan bertujuan memulihkan ekosistem kawasan Gunung Ijen.

Waktu operasional loket
Senin – Minggu pukul 01.00-12.00

Ragam Aktivitas Wisata

Spot langka Api biru Gunung Ijen adalah destinasi dan fenomena terbaik di dunia.  Saat menjadi tuan rumah Asian Games 2018, kawasan wisata ini menjadi salah satu lintasan Torch Relay. Foto-foto Kawah Ijen pun terpampang di dinding bus Rusia selama Piala Dunia 2018 berlangsung.

Selama puncak musim liburan, jumlah wisatawan yang datang bisa mencapai 5.000 wisatawan dalam sehari. Fenomena langka ‘Api Biru’ (Blue Flame atau Blue Fire) merupakan daya tarik utamanya. Dengan suhu area Kawah yang dingin mendekati 2°C,disarankan wisatawan menyiapkan pakaian.

1Pendakian ke Kawah Ijen

Menuju lokasi Kawah Ijen, wisatawan harus mendaki sepanjang 3 km atau sekitar 3 jam dari Paltuding. Foto : Instagram/erikaviolin_

Menuju lokasi Kawah Ijen, wisatawan harus mendaki sepanjang 3 km atau sekitar 3 jam. Dari area parkir (Paltuding), sekitar 1,5 km awal jalurnya menanjak lalu sisanya cukup landai. Dengan suhu mencapai 2°C,  diperlukan stamina prima saat mendaki dan barang bawaan seefektif mungkin.

Pendakian ke kawah dibuka pukul 02.00 pagi dan ditutup disore hari. Wisatawan mendaki dini hari untuk melihat Api Biru yang hanya dapat dilihat sampai pukul 05.00.  Mendekati puncak, wisatawan disarankan memakai masker karena asap belerang yang cukup menyengat.

Saat wisatawan memilih mendaki siang hari, maka sepanjang perjalanan dapat melihat pemandangan asri khas pegunungan. Cemara Gunung dan Edelweis tumbuh di sekitar lerengnnya. Nampak beberapa gunung seperti Gunung Raung yang megah menambah tempat ini semakin eksotis.

2Berburu Blue Fire Kawah Ijen

Fenomena Blue Flame atau Blue Fire di Kawah Ijen yang hanya ada dua di dunia menjadi fakta populer yang menarik wisatawan lokal dan mancanegara datang ke Kawah Ijen. Foto : Instagram/comelah.sg

Fenomena Blue Flame atau Blue Fire hanya ada dua di dunia, Kawah Ijen salah satunya. Fakta populer inilah yang menarik wisatawan lokal dan mancanegara datang ke sini. Pesona Api Biru akan terlihat sangat eksotis saat matahari tenggelam dan sebelum matahari terbit.

Berada pada ketinggian 2.443 mdpl, Blue Flame dapat dinikmati pada lubang kawah sedalam 200 meter. Blue Fire terlihat jelas dari atas, dengan api biru yang benar-benar alami dan besar. Nyala api belerang yang terbakar dari sisi gunung tersebut menjadi objek foto buruan wisatawan.

3Menikmati Pesona Danau Ijen

Danau Ijen dengan derajat keasaman mendekati nol, memiliki keindahan dramatis dengan danau belerang berwarna hijau toska. Foto : Instagram/firman_santoso

Kawah Ijen merupakan sebuah danau yang terbentuk akibat proses letusan Gunung Ijen. Kawah ini berada di tengah kaldera terluas di Pulau Jawa berdiameter 6 km.

Dinding kalderanya setinggi 300-500 m dan telah 4 kali meletus, terakhir tahun 1936. Merupakan danau vulkanik terluas di dunia, kawah ini menjadi wisata unggulan dari Banyuwangi.

Danau Ijen memiliki derajat keasaman mendekati nol dengan kedalaman 200 meter. Keasamannya yang sangat kuat dapat melarutkan pakaian dan jari manusia. Kawah berbahaya ini memiliki keindahan dramatis dengan danau belerang berwarna hijau toska.

4Menanti Momen Sunrise

Pemandangan pagi hari Kawah Ijen diselimuti kabut dan uap belerang yang belum terlalu mengganggu.
Foto : Instagram/kawahijenindonesia

Selain menikmati Api Biru dan Danau Kawah Ijen yang memukau, wisatawan juga dapat menikmati sunrise. Pemandangan pagi hari diselimuti kabut dan uap belerang belum terlalu mengganggu. Wisatawan biasanya menikmati momen terbitnya matahari sambil berswafoto.

5Menyaksikan Penambang Belerang

Wisatawan dapat menyaksikan para penambang sibuk membawa tumpukan belerang dengan keranjang yang dipikul. Foto : Instagram/elisabeth_okt

Di kawasan Gunung Ijen terdapat pertambangan belerang yang mengindikasikan gunung ini masih aktif. Kawah ini merupakan pusat danau kawah terbesar di dunia dengan luas sekitar 5.466 hektar. Lokasi pengambilan di dasar kawah mampu memproduksi 36 juta meter3 belerang dan hidrogen klorida.

Wisatawan dapat menyaksikan para penambang sibuk membawa tumpukan belerang dengan keranjang yang dipikul. Mereka juga menggunakan troli untuk mengangkut belerang menyusuri jalan curam dan dipenuhi gas beracun berbahaya. Aktivitas penambangan ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitogasi Bencana Geologi pukul 04.00-12.00 WIB.

Sebelum mencapai puncak Ijen, terdapat Pos Penimbangan yang lebih dikenal sebagai Pondok Bunder. Di ketinggian 2.226 mdpl, Pondok Bunder merupakan pos terakhir dengan warung penjual makanan-minuman. Wisatawan diharapkan berhati-hati agar tidak mengganggu jalannya para penambang belerang.

6Naik Taksi Manusia

Lori ‘Taxi Manusia’ ini menjadi transportasi unik khas Kawah Ijen bagi wisatawan yang tidak cukup kuat mendaki. Foto : Instagram/ferdindra

Banyak penambang belerang telah mengalihfungsikan troli/Lori yang biasa digunakan untuk mengangkut batu belerang. Lori-lori ini juga digunakan untuk mengangkut wisatawan yang tidak kuat mendaki menuju Kawah Ijen. Lori yang didorong tenaga manusia itu disebut ‘Taxi Manusia’, transportasi unik di Gunung Ijen.

Wisatawan yang fisiknya tidak mampu mendaki cukup duduk dengan kaki lurus dan menikmati pemandangan. Menuju Kawah di ketinggian sekitar 2.443, dibutuhkan tiga orang saat rute naik. Sedangkan untuk turun dari puncak, hanya butuh dua orang saja untuk menahan beban.

Fasilitas di Kawah Ijen

Sarana umum seperti musola , kamar mandi dan toilet telah disediakan di kawasan Kawah Ijen. Sesampai di Paltuding atau pos utama untuk mendaki, sudah disediakan lahan yang luas untuk berkemah. Penyewaan tenda pun tersedia dengan harga per malam.

Terdapat banyak warung makan untuk wisatawan menikmati kudapan hangat sebelum mendaki atau setelah mendaki. Hal ini membantu wisatawan untuk mengefektifkan barang bawaan yang dibutuhkan.

Bagi wisatawan yang kesulitan mendapatkan signal seluler, disediakan sarana wifi terbuka yang dapat dibeli dengan kupon per dua jam pemakaian. Bagi wisatawan yang belum memiliki perlengkapan, dapat membeli di sekitar parkiran kawasan wisata Ijen. Perlengkapan melawan hawa dingin dan asap antara lain sarung tangan, slayer, topi kupluk maupun masker.

Lokasi Kawah Ijen

Objek wisata alam ini terletak di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo, Jawa Timur. Bagian utara berbatasan dengan hutan lindung Gunung Remuk dan sisi Barat dengan jalan Banyuwangi-Bondowoso. Sementara batas selatan yaitu Sungai Banyu Linu dan timur lereng Gunung Merapi.

Untuk mencapai lokasi Kawah Ijen, dapat ditempuh melalui dua jalur. Jalur utara melalui Situbondo-Bondowoso-Wonosari-Desa Sempol-Paltuding dengan jarak 93 km. Kedua, jalur selatan melalui Banyuwangi-Desa Licin-Paltuding dengan jarak tempuh 40 km.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.

Beri Komentar

Silahkan ketik komentar
Please enter your name here