Beranda Tiket Wisata

KAWAH RATU Tiket & Daya Tarik Memukau Oktober 2021

Kawah RatuHarga Tiket: Rp15.000Jam Buka: 08.00 - 17.00No Telp: -Alamat: Gn. Sari, Pamijahan, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16810

Kawah Ratu masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak bisa menjadi pilihan trekking yang dekat dengan ibukota. Menawarkan keindahan bentang alam serta kawah belerang eksotis. Ditambah dengan panorama hijau perbukitan dan hutan Pinus sangat cocok bagi yang ingin menghilangkan penat.

Tak hanya itu, udara di sekitar juga masih sangat sejuk. Serta semakin hangat ketika berada di kawasan Kawah Ratu yang mengeluarkan uap panas. Berbagai aktivitas dapat dilakukan di sini, mulai dari trekking hingga berfoto-foto. Wisatawan pun dapat berkemah di kawasan wisata ini di area yang sudah tersedia.

Harga Tiket Masuk Kawah Ratu Bogor

Objek wisata ini tidak menetapkan tarif untuk masuk. Hanya saja, wisatawan perlu membayar tarif ketika memasuki kawasan wisata Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Selain tiket masuk, wisatawan juga dikenakan tarif parkir sesuai kendaraan.

Harga Tiket Masuk
Tiket masuk Kawah RatuGratis
Tiket Taman Nasional Gunung Halimun SalakRp10.000
Tarif Parkir
MotorRp5.000
MobilRp10.000

Baca Juga: 5 Wisata Gunung Terbaik di Bogor

Jam Operasional Kawah Ratu Bogor

Objek wisata ini dapat buka dari pagi hingga sore hari. Waktu terbaik untuk berkunjung ke sini adalah pada saat pagi hari. Suasana pagi yang sejuk akan menyenangkan bila menghabiskan waktu di kawasan kawah.

Jam Operasional
Setiap hari08:00 – 17:00 WIB

Pesona Keindahan Kawah Ratu Gunung Salak

Warna Air di Kawah yang Kebiruan
Warna Air di Kawah yang Kebiruan. Foto: Gmap/jefry putra tanjung

Kawah Ratu merupakan kawah yang terbentuk dari erupsi yang terjadi di Gunung Salak. Erupsinya begitu dahsyat sehingga membentuk kawah dengan kandungan belerang. Biasanya, kawah berada di puncak gunung, namun berbeda dengan Kawah Ratu yang ada di perut gunung. Di ketinggian kurang lebih 800-900 mdpl.

Kawasan ini memiliki pemandangan yang begitu memikat. Batu-batuan yang tak beraturan tersebar di berbagai tempat, membuatnya begitu artistik. Ditambah dengan air dari kawah yang berwarna biru tosca menjadi daya tarik tersendiri. Jika melihat dari dekat dasar dari perairan berwarna kuning, yang menandakan kandungan belerang di sini.

Asap-asap putih mengepul di beberapa titik, tepat dimana tingkat belerang cukup tinggi. Kepulan asap ini tidak membuat pandangan tertutup, justru menimbulkan efek yang unik. Apalagi jika diabadikan dalam kamera. Pemandangan indah danau dengan batuan, serta asap-asap putih yang keluar membuatnya tampak semakin cantik.

Sumber Mata Air dan Belerang

Kawasan yang Kuning Menandakan Tingginya Kandungan Belerang
Kawasan yang Kuning Menandakan Tingginya Kandungan Belerang. Foto: Gmap/JOE Temerluhline

Di dalam kawasan kawah ini, mata airnya mengandung belerang, karena kawahnya sendiri masih aktif. Di beberapa tempat, belerang yang terkandung tidak terlalu tinggi. Beberapa wisatawan menyempatkan diri menggunakan belerang ini untuk melumuri badan dan wajah. Belerang ini sering berguna untuk masker alami, yang dipercaya dapat merawat kulit.

Beberapa orang percaya bahwa belerang dapat membuat kulit lebih muda. Serta ada juga yang percaya bahwa belerang ini dapat menyembuhkan penyakit kulit. Tak jauh dari kawasan kawah, terdapat sumber mata air panas. Di sini, wisatawan dapat merendamkan tubuh di sumber mata air ini.

Jika tidak ingin merendamkan tubuh, wisatawan bisa bersantai sambil merendamkan kaki. Sensasinya begitu unik, bagian atas tubuh dingin, sementara kaki hangat. Kandungan belerang di mata air ini tidak membahayakan, sehingga aman bagi wisatawan. Namun tentu jangan terlalu lama, karena menghirup terlalu banyak belerang dapat menyebabkan pusing, hingga pingsan.

Trekking Menuju Kawah Ratu

Jalur Trekking Bebatuan
Jalur Trekking Bebatuan. Foto: Gmap/Obie Savana

Untuk menuju Kawah Ratu hanya bisa dilakukan dengan trekking. Sebelum trekking, wisatawan harus mempersiapkan pakaian dan alas kaki dengan baik. Selain itu, perbekalan seperti makan dan minuman harus tersedia dengan cukup. Karena selepas gerbang taman nasional, tidak ada lagi warung penjual makanan.

Yang tak kalah penting, wisatawan juga harus mempersiapkan fisik, karena jalur trekking-nya tak selalu landai. Dengan dominasi medan jalan tanah dan berbatu. Kemudian sesekali harus melewati sungai-sungai kecil. Sehingga alangkah baiknya jika mengenakan alas kaki yang tahan air.

Di beberapa jalur memiliki medan yang cukup ekstrim, bahkan kemiringannya mencapai 90 derajat. Apalagi ketika sampai di kawasan hutan mati, dimana banyak pepohonan yang sudah tumbang. Sehingga sesekali wisatawan harus memanjat bangkai-bangkai pohon untuk dapat melewatinya. Dan medan akan semakin sulit ketika musim hujan, karena menjadi licin.

Berkemah di dekat Kawasan Kawah Ratu

Area Perkemahan yang Jauh dari Kawah
Area Perkemahan yang Jauh dari Kawah. Foto: Gmap/Hendi Yuda pratama

Di sini, wisatawan juga dapat menikmati sensasi berkemah. Telah tersedia area perkemahan yang dapat menampung banyak tenda. Tentunya, kawasan berkemah ini letaknya tidak berdekatan dengan kawah. Karena akan berbahaya jika wisatawan menghirup belerang dalam waktu yang lama.

Dengan berkemah, wisatawan dapat menikmati sejuk dan indahnya kawasan Kawah Ratu. Serta kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak yang begitu unik. Kerap kali kisah mistis mewarnai cerita di Gunung Salak ini. Terlepas dari itu semua, gunung ini memiliki pemandangan yang begitu mempesona.

Di pagi hari, wisatawan dapat menyaksikan keindahan matahari terbit. Apalagi jika bisa mendaki ke puncak Gunung Salak yang tak jauh dari titik perkemahan. Menikmati keindahan alam sambil menanti munculnya matahari pagi. Tentu akan menjadi pengalaman tersendiri yang tak terlupakan.

Menikmati Kuliner di Kaki Gunung

Memang tak banyak warung yang berdiri di objek wisata ini. Bahkan warung terakhir letaknya hanya di dekat gerbang objek wisata. Sebelum menuju kawah, wisatawan dapat mempersiapkan perbekalan yang cukup. Baik membeli di kota atau membeli di warung dekat dengan gerbang masuk.

Ada beberapa mata air bersih untuk mengisi perbekalan air minum di kaki gunung ini. Namun tetap berhati-hati juga, karena tidak semuanya dapat diminum. Hal ini karena kandungan belerang yang terdapat dalam air. Tentunya bisa berbahaya jika sampai terminum oleh manusia.

Setelah turun dari kawah, wisatawan bisa menyempatkan diri untuk mampir di warung. Menikmati semangkuk mie rebus dan telur yang hangat dan nikmat. Berteman minuman hangat yang membuat tubuh hangat seketika. Sederhana, namun jika dinikmati di waktu dan tempat yang tepat, akan terkesan mewah.

Lokasi Kawah Ratu Bogor

Objek wisata ini berlokasi di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Berjarak kurang lebih 45 kilometer dari pusat kota Bogor dengan waktu tempuh sekitar 1 Jam 30 menit berkendara.

Tanggapan:

4.2 / 5. dari 10

Kasi Bintang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini