BUKIT HALIMUN Salak Tiket & Wahana

Bukit Halimun adalah objek wisata alam di kawasan Gunung Bunder. Lokasi tepatnya berada di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Tempat wisata ini menyajikan panorama perbukitan di kaki Gunung Salak yang asri. Dengan fasilitas nyaman dan spot foto Instagenic, wisatawan dijamin betah menghabiskan waktu di sini.

Harga Tiket Masuk Bukit Halimun Salak

Untuk berwisata di Bukit Halimun Salak, pengunjung harus merogoh kocek untuk 2 jenis tiket. Hal ini karena objek wisata tersebut berada di kawasan TNGHS yang memiliki tiket terpisah. Tapi tenang saja karena harga tiket cukup murah dan terjangkau.

Harga Tiket Masuk
Tiket Gerbang Wisata Rp12.000 – Rp15.000
Tiket Masuk Bukit Halimun Rp10.000
Tiket Camping Rp35.000
Tiket Parkir
Parkir Motor Rp5.000
Parkir MobilRp10.000

Baca Juga: 29 TEMPAT WISATA di BOGOR Paling Spektakuler

Jam Buka

TEMPAT WISATA SUDAH TUTUP PERMANEN.

Bukit Halimun Salak buka setiap hari untuk wisatawan. Jam operasional berlaku sejak pagi hari hingga malam.

Jam Operasional
Setiap Hari 09.00 – 21.00 WIB

Bukit Halimun

Jembatan gantung
Menikmati pemandangan dari atas jembatan gantung – Foto: Google Maps/febri iskandar

Jika bicara tentang wisata alam di Bogor, tentu yang teringat pertama kali adalah Puncak. Saking populernya, Puncak tidak hanya terkenal sebagai tujuan wisata tetapi juga area macet. Setiap tahun wisatawan dari berbagai daerah berbondong-bondong berekreasi ke sana. Karena itu, alternatif kawasan wisata yang serupa semakin diminati.

Salah satunya adalah kawasan Gunung Bunder yang ada di kaki Gunung Salak. Di sini, terdapat Taman Nasional Gunung Halimun Salak dengan berbagai spot wisata alam yang Instagrammable. Yang terbaru salah satunya yaitu Bukit Halimun di Desa Gunung Sari.

Bukit Halimun Salak menawarkan rekreasi sederhana di alam terbuka. Tempat ini menyajikan panorama perbukitan dengan spot-spot foto yang mendukung, misalnya jembatan gantung. Objek wisata ini cocok untuk melepas penat tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.

Taman di Atas Bukit

Senja di Bukit Halimun
Bersantai menikmati pemandangan dari Bukit Halimun di sore hari – Foto: Google Maps/dede ulut

Objek wisata ini menempati area bukit di kaki Gunung Salak. Tempat ini ditata layaknya sebuah taman cantik di atas bukit. Jalan setapaknya disusun dari paving block besar. Membuat objek wisata ini lebih rapi dan tertata.

Bukit Halimun menyajikan udara segar dan panorama indah di ketinggian. Semua itu bisa dinikmati dengan fasilitas yang disediakan. Ada spot jembatan gantung, rumah pohon, hingga spot foto rumah hobbit. Tak lupa dilengkapi sarana pendukung yang memadai seperti toilet, musala, dan warung makan.

Menikmati Panorama dari Jembatan Gantung

Foto di atas jembatan gantung
Jembatan Gantung Bukit Halimun yang cocok jadi spot foto – Foto: Google Maps/Sharing Files

Instalasi jembatan gantung adalah spot yang menjadi ikon utama Bukit Halimun. Jembatan terbentang di lereng bukit dengan panjang kurang-lebih 100 meter. Terdapat tiga bagian jembatan yang masing-masing terhubung gardu pandang. Ketinggiannya sekitar 60 meter dari atas tanah.

Pembangunan jembatan ini tujuan awalnya adalah sebagai fasilitas penelitian. Tujuan ini kurang-lebih sama dengan peruntukkan jembatan gantung yang populer di Cikaniki Research Center. Setelah tidak digunakan, jembatan ini kemudian menjadi spot wisata.

Dari atas jembatan, pengunjung bisa menikmati pemandangan sambil menghirup udara segar. Selain itu di sini juga merupakan spot foto favorit wisatawan karena menyajikan panorama nan indah. Jembatan yang bergoyang setiap kaki melangkah cukup memberi ketegangan adrenalin. Jangan khawatir karena jembatan ini dibangun dari material yang kuat, kok.

Spot Foto Seru

Salah satu gardu pandang
Pemandangan kawasan kaki Gunung Salak dari atas gardu pandang yang memukau – Foto: Google Maps/Sharing Files

Selain jembatan, ada spot-spot lainnya yang menarik untuk dijajal. Misalnya, rumah pohon yang bisa jadi tempat santai sekaligus berfoto. Rumah pohon ini memiliki bangku-bangku sebagai area duduk. Pengunjung boleh menikmati bekal makanan di sini, asalkan tetap menjaga kebersihan.

Spot selanjutnya yaitu rumah hobbit. Lanskap perbukitan memang selalu mengingatkan pada rumah dari karya fiksi populer tersebut. Bentuknya mungil dan fasadnya unik, dengan pintu berbentuk lingkaran yang terapit jendela kecil.

Masih ada lagi spot gardu pandang. Salah satunya yang terhubung dengan akses ke jembatan gantung. Dari sini, pengunjung dapat menyaksikan panorama perbukitan dan Gunung Salak di kejauhan. Hati-hati ketika berada di sini karena spot ini tidak memiliki pagar pengaman.

Jika ingin pilihan yang lebih aman, ada opsi gardu pandang lainnya. Gardu ini memiliki pagar dan posisinya lebih tinggi dari jembatan, lho. Panorama alam sekitar pun bisa terlihat jelas serta lebih leluasa.

Piknik Santai

Piknik di Bukit Halimun
Pemandangan dari Bukit Halimun yang membantu melepaskan penat – FOto: GOogle Maps/idham kamarullah

Bagi yang takut ketinggian, tidak perlu memaksakan diri naik ke spot-spotnya. Bukit Halimun juga menyediakan meja dan bangku yang tersebar di areanya. Tempat duduk bernuansa kayu ini menghadap langsung ke lereng bukit.

Sambil duduk santai, pengunjung bisa menikmati makanan dan minuman. Bisa beli dari warung yang tersedia atau bekal dari rumah. Rasakan sensasi piknik berselimut segarnya udara perbukitan

Fasilitas Bukit Halimun

Fasilitas yang disediakan yaitu area parkir, toilet, musala, warung makan, area duduk, dan spot-spot foto unik.

Lokasi Bukit Halimun

Objek wisata Bukit Halimun terletak di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Akses jalan menuju bukit masih dalam kondisi kurang baik. Jalan menanjak dan berbatu bisa merusak kondisi kendaraan terutama motor. Direkomendasikan untuk minimal menggunakan mobil minibus atau motor di atas 110 cc.

Akses Jalan Ekstrim

Lanskap Bukit Halimun
Akses jalan ke Bukit Halimun masih kurang baik – Foto: Google Maps/Muhamad Haikal

Bukit Halimun termasuk objek wisata yang masih baru dan gress. Petunjuk jalan ke lokasinya masih terbilang minim. Tapi tenang saja karena tempat ini sudah tercantum dalam peta Google. Lokasinya satu arah dengan objek wisata Lembah Tepus.

Karena berada di dalam kawasan TNGHS, pengunjung harus memasuki kawasan wisata ini terlebih dahulu. Oleh karena itu siapkan juga biaya untuk dua jenis tiket. Pertama, tiket masuk TNGHS dan kedua adalah tiket masuk Bukit Halimun.

Medan jalan memasuki TNGHS terbilang cukup baik. Meski berlubang di sana-sini, tetapi keseluruhan jalannya sudah beraspal. Sebagian ada yang sudah dibeton sehingga nyaman untuk dilalui motor atau mobil.

Dari Jalan Gunung Picung, wisatawan akan berbelok ke kiri tak jauh dari Villa Saung Lokapurna. Jalan ini medannya menanjak terus-menerus. Kondisinya masih sempit dan berbatu. Pastikan motor dalam keadaan baik agar tidak bermasalah ketika menanjak.

Ulasan Pembaca

4.4 - 17 Pembaca

Berikan Nilai

Harga dapat berubah sewaktu-waktu terutama pada saat peak season seperti Hari Raya Lebaran, Musim Liburan serta Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu ada baiknya pembaca langsung menghubungi kontak tempat wisata atau akomodasi terkait. Meskipun begitu kami juga secara berkala melakukan pembaruan harga.
Bagikan konten ke:

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *