PANTAI SLILI Harga Tiket, Jam Buka dan Aktivitas Mei 2024

  • Harga Tiket Masuk Pantai Slili: Rp10.000
  • Jam Buka: 24 Jam
  • Nomor Telepon: -
  • Alamat: Jalan Pantai Krakal, Tepus, Gunung Kidul, DI Yogyakarta, Indonesia, 55881

Kecamatan Tepus di Kabupaten Gunungkidul menjadi salah satu ‘kolektor’ pantai-pantai indah. Pantai Pok Tunggal, Indrayanti, dan Krakal adalah beberapa pantai di antaranya. Pantai-pantai tersebut memang sudah lama menjadi destinasi wisata.

Di antara pantai-pantai ramai pengunjung, Tepus juga menyimpan banyak pantai kecil yang cantik. Pantai Slili misalnya, sebuah pantai sempit di antara Krakal dan Sadranan. Meski kecil, namun pantai ini tidak kalah indah dari pantai di sekitarnya.

Baca: TEMPAT WISATA DI JOGJA: 49 Destinasi Anti-Mainstream

Harga Tiket Masuk Pantai Slili

Seperti pantai-pantai Gunungkidul lainnya, Pantai Slili tidak membebankan harga tiket masuk yang mahal hanya Rp10.000. Dengan harga tiket yang murah, pengunjung sudah bisa menikmati keindahan pantai ini.

Baca: PANTAI WATULAWANG Gunungkidul Tiket & Daya Tarik

Jam Buka Pantai Slili

Tidak perlu khawatir, karena Pantai Slili terbuka untuk umum setiap hari selama 24 jam. Biasanya pantai ini cukup ramai di akhir pekan dan ramai wisatawan di musim liburan. Hindari berkunjung ketika cuaca buruk.

Pesona Pantai Slili

Pantai Slili
Pantai Slili terletak di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Di Yogyakarta – Foto: Google Maps/chodhot channel

Pantai Slili merupakan pantai kecil bagian selatan Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Lokasinya tepat berada di antara Pantai Krakal dan Pantai Sadranan. Ketiganya hanya terpisahkan bukit karang yang aksesnya masih mudah.

Nama Slili konon berasal dari kata ‘Mili’ yang dalam bahasa Jawa berarti ‘mengalir’. Alkisah, di pantai ini ditemukan sebuah gua di dinding bukit batu karang. Gua bernama “lawang watu” atau ‘pintu batu’ itu memiliki mata air di dalamnya. Air yang mengalir dari sana membuat pantai ini dinamai demikian.

Hingga saat ini, “lawang watu” atau gua batu itu masih ada di sana. Dulunya menurut kepercayaan merupakan tempat bertapa, namun sekarang jadi tujuan wisata. Gua karang ini seolah melengkapi keindahan kawasan sekitar pantai. Selain gua batu, apa lagi yang ada di Slili, ya?

Baca: Pantai KRAKAL Pesona Pasir Putih & Ragam Aktivitas

Pantai Perantara

Pemandangan Pantai Slili
Barisan gazebo yang menghadap langsung ke laut menjadi lokasi yang cocok untuk bersantai – Foto: Google Maps/ARIS FALS

Salah satu yang populer dari Pantai Slili adalah posisinya. Slili terapit dua bukit yang berbatasan langsung dengan pantai yang jauh lebih luas. Kedua bukit ini membuat area pantai menyerupai teluk berukuran mini.

Banyak wisatawan yang menjadikan pantai ini sebagai alternatif dari kedua pantai di sisinya. Pantai yang tidak terlalu luas ternyata bisa jadi favorit bagi sebagian orang. Selain menimbulkan kesan eksklusif, pantai ini juga menyajikan suasana yang lebih tenang.

Tak jauh dari laut, berjajar barisan gazebo. Gazebo-gazebo ini terbuat dari kayu dengan beratapkan dedaunan. Menghadap langsung ke laut, gazebo ini menjadi lokasi beristirahat yang nyaman. Sambil menikmati debur ombak, pengunjung bisa bersantai atau makan di sini.

Baca: PANTAI SADRANAN Guung Kidul Tiket & Pesona Tebing Karang

Lantai Karang

Gua batu karang
“Lawang watu” atau ‘pintu batu’ yang ada di kaki bukit karang sebelah timur Patai Slili – Foto: Google Maps/chodhot channel

Pantai Slili terdapat hamparan pasir putih yang halus dan berkilau. Letaknya tidak jauh dari jalan raya, sehingga wisatawan bisa langsung menikmati keindahan lautnya. Dua bukit di kedua sisinya seolah membingkai panorama laut di Slili.

Di garis pantainya, terhampar lantai batu karang. Ukurannya yang luas membuatnya bisa menjadi pijakan yang cukup nyaman. Wisatawan dapat menikmati bermain ombak tidak hanya di area berpasir, tetapi juga lahan batu karang ini.

Baca: Teras Kaca Pantai Nguluran Tiket & Wahana Unik

Susur Bukit

Pemandangan matahari terbit
Fajar menyingsing di sisi timur Pantai Slili – Foto: Google Maps/Aan Kertabumi

Kedua bukit di kanan dan kiri Slili juga jadi bagian yang menarik untuk dijelajahi. Wisatawan dapat naik ke puncak bukit dan menikmati pemandangan sekitar dari sini. Di hari cerah, pengunjung dapat melihat dengan jelas Pantai Krakal dan Sadranan.

Bukit ini juga merupakan spot favorit untuk berburu foto. Tanpa terhalang apapun, pengunjung bisa leluasa berfoto dengan latar laut atau pantai di sini. Ingat, berhati-hati ketika berpijak menaiki bukit ini agar tidak terpeleset.

Baca: 30+ Tempat Wisata Menarik di Gunung Kidul

Snorkeling di Pantai Slili

Wisatawan melakukan snorkeling
Pantai Slili juga memiliki titik-titik snorkeling yang seru – Foto: Google Maps/First TV

Pantai Sadranan terkenal memiliki spot-spot cantik untuk snorkeling. Begitu juga dengan Pantai Slili yang menjadi ‘tetangga’-nya. Lantai karangnya merupakan habitat yang baik untuk biota laut. Ada penyewaan alat snorkeling serta jasa instruktur snorkeling yang bisa dicoba jika berkunjung kemari.

Fasilitas

Meski tidak terlalu luas, namun area pantai sudah menyediakan beragam fasilitas. Fasilitas yang tersedia bahkan kondisinya sangat baik. Area parkirnya luas dan bisa menampung kendaraan kecil hingga bus. Toilet, kamar mandi, musala, warung makan, gazebo istirahat, serta penginapan sudah ada di sini. Seluruh fasilitas berada di sekitar pantai sehingga mudah dijangkau.

Lokasi Pantai Slili

Objek wisata pantai ini berada di sebagian Jalan Pantai Krakal, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Di Yogyakarta. Pantai ini berada di bagian tengah Pantai Krakal dan Pantai Sadranan. Untuk menuju kemari, wisatawan tinggal mengikuti rute menuju Pantai Baron. Jika berangkat dari Yogyakarta bisa melalui Panggang atau Wonosari.

Di persimpangan sebelum Pantai Baron, belokkan kendaraan ke kiri menyusuri Jalan Pantai Selatan Jawa. Terus ikuti jalan melewati titik retribusi Pantai Sepanjang menuju Pantai Krakal. Wisatawan bisa masuk Slili melalui Pantai Krakal atau pertigaan Pantai Sadranan.

Berikan Rating

4.5 - 41 Pembaca

Berikan Nilai

Harga dapat berubah sewaktu-waktu terutama pada saat peak season seperti Hari Raya Lebaran, Musim Liburan serta Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu ada baiknya pembaca langsung menghubungi kontak tempat wisata atau akomodasi terkait. Meskipun begitu kami juga secara berkala melakukan pembaruan harga.
Bagikan konten ke:

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *