Goa Kreo Semarang yang berada di ibukota Jawa Tengah ini begitu hit di kalangan netizen. Tak heran jika cuaca cerah, antrian menuju ke sana begitu mengular. Meski tak ada angkutan umum menuju ke sana, tak menghalangi rasa penasaran wisatawan.

Gua ini terbetuk secara alami yang membedakan gua ini dengan gua lainnya adalah letaknya. lokasinya terletak di tengah waduk jatibarang, sebuah bendungan yang membendung Sungai Kreo.

Harga Tiket Masuk Goa Kreo Semarang

Tiket masuk ke obyek wisata Goa Kreo termasuk murah meriah. Wisatawan cukup membayar beberapa ribu rupiah saja untuk bisa menikmati keindahan gua ini.

Harga Tiket Masuk Goa Kreo Semarang
TiketRp5.000

Baca: Taman REKREASI MARINA Semarang & 4 Aktivitas Top

Jam Buka Goa Kreo Semarang

Pengunjung bisa berwisata ke sini mulai pagi hingga sore hari. Kawasan wisata gua ini sudah buka setiap hari mulai pukul 07.00 pagi.

Jam Buka
Setiap Hari07.00 – 17.00 WIB

Daya Tarik Wisata Goa Kreo Semarang

Dibukanya gua ini sebagai tempat wisata tentu karena memilki daya tarik yang unik. Gua yang punya sejarah dan legenda ini selalu ramai di kunjungi. Berikut beberapa daya tarik wisata bagi pengunjung yang datang ke sini.

1. Legenda & Sejarah Goa Kreo Semarang

prasasti legenda goa kreo semarang
Prasasti yang menceritakan legenda dan sejarah Goa Kreo Semarang. Foto: Google Maps/Romie Mocka

Menurut cerita yang beredar di masyarakat, gua ini dulunya merupakan petilasan Sunan Kalijaga. Alkisah Sunan Kalijaga sedang dalam perjalanan membawa kayu jati dari Jatibarang ke Demak. Namun beliau selalu kesulitan ketika membawanya melalui jalur darat.

Akhirnya sang sunan melakukan tafakur (bertapa) di gua yang sekarang disebut Kreo ini. Tak berapa lama datanglah gerombolan monyet ekor panjang. Diantara monyet tersebut ada 4 ekor yang warnanya berbeda (merah, putih, kuning, emas).

Uniknya, sekawanan monyet ekor panjang ini membantu sang sunan memindahkan kayu. Menurut legenda, kayu tersebut akan digunakan membuat tiang Masjid Demak. Setelah berhasil memindahkan kayu, Sunan Kalijaga berterima kasih kepada sekawanan monyet tersebut.

Tak disangka, sekawanan monyet itu terus mengikuti sang sunan. Sang sunan berpesan kepada monyet untuk tinggal di sini saja menjaga kayu jati. “Mangreho”, yang berarti jagalah, yang akhirnya menjadi nama Goa Kreo.

Baca: WATER BLASTER SEMARANG Tiket, 4 Wahana & Atraksi

Hingga sekarang sekawanan monyet ekor panjang masih menjadi penghuni gua ini hingga kini. Itulah sebabnya jangan kaget ketika mengunjungi tempat ini, wisatawan akan disambut sekelompok monyet. Pengunjung bisa memberi makan monyet dengan membawa makanan sendiri dari rumah.

2. Melewati Jembatan yang Indah

jembatan akses ke goa kreo
Jembatan yang memudahkan akses pengunjung ke area gua. Foto: Google Maps/fajar Arifin

Seperti disinggung sebelumnya, gua ini berada di tengah-tengah bendungan. Hal ini membuat pengunjung harus menyeberangi bendungan untuk sampai ke Goa Kreo. Untuk menyeberangi bendungan, ada jembatan melintang yang kokoh dan eksotis.

Sebelum melintasi jembatan merah yang kokoh tersebut, pengunjung harus menuruni beberapa anak tangga. Tak hanya sebagai penghubung untuk sampai ke goa, jembatan ini memiliki fungsi lain. Apalagi kalau bukan spot foto, karena memang keren bisa berfoto di jembatan ini.

Baca: TAMAN BUNGA CELOSIA Semarang Tiket & Aktivitas

3. Sunset di Kawasan Goa Kreo Semarang

menikmati sunset dari jembatan akses
Menikmati matahari tenggelam (sunset) dari jembatan yang merupakan akses ke area gua. Foto: Google Maps/Kar Nuri

Menikmati keindahan matahari terbenam dari atas air memang memberi suasana lain. Itulah yang bisa pengunjung rasakan ketika berwisata ke Goa Kreo. Selain sebagai spot foto keren, melihat sunset dari jembatan akan memberi kedamaian tersendiri.

4. Berfoto Dengan Pakaian Ala Korea

Kawasan sekitar gua terdapat berbagai spot foto buatan yang unik bagi wisatawan. Spot foto yang pertama adalah tema Korea. Pengunjung bisa berfoto dengan background bunga sakura ala Korea dengan pemandangan waduk.

Agar semakin menarik, tersedia penyewaan pakaian tradisional Korea (hanbok) bagi pengunjung. Untuk menyewa hanbok, pengunjung cukup membayar Rp15.000. Pengunjung bisa menggunakan properti tambahan, seperti bunga, boneka dengan menambah Rp5.000 per properti.

Baca: Old City 3D Museum Semarang Tiket & 8 Spot Foto Unik

5. Pemandangan Waduk dan Bukit

waduk jatibarang goa kreo
Dari kawasan gua pengunjung juga bisa menikmati keindahan waduk jatibarang. Foto: Google Maps/radhiyatul fajri

Tak seperti di Goa Jatijajar yang di dalamnya terdapat diorama Lutung Kasarung. Gua ini tidak menawarkan eksotisme seperti itu. Goa Kreo lebih menawarkan keindahan pemandangan waduk dan bukit dengan pohon yang rindang.

6. Rumah Eskimo

spot foto rumah eskimo
Spot foto rumah eskimo. Foto: Instagram/anakhitssemarang

Tak hanya spot foto Korea, di sini juga terdapat spot foto rumah eskimo. Masih menggunakan background air waduk, namun kini temanya salju dan rumah eskimo. Spot foto seperti ini sebenarnya hanya memanfaatkan halaman belakang rumah penduduk sekitar.

Kreativitas mereka dalam membuat spot foto keren patut diacungi jempol. Properti yang mereka desain dan gunakan benar-benar menyatu dengan tema. Ada pengelola di setiap spot yang siap mengambil gambar terbaik dari pose pengunjung.

7. Spot Foto di Atas Awan

Ada spot foto lain yang tak kalah menarik, yaitu spot foto awan. Spot foto ini begitu simpel, karena hanya tersusun dari kapas. Dengan angle yang tepat, berfoto di sini membuat pengunjung seakan bermain di awan.

Fasilitas di Goa Kreo

Untuk mengakomodasi segala kegiatan pengunjung di kawasan obyek wisata gua ini pengelola menyediakan berbagai fasilitas penunjang. Fasilitas pertama berupa kamar mandi yang ada di dalam (melewati jembatan). Selain itu juga ada mushola yang berada di bagian depan.

Lokasi dan Kontak Goa Kreo

Berada di kawasan Waduk Jatibarang, tepatnya di Jl. Raya Goa Kreo, Kandri, Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50222. Untuk informasi silakan menghubungi nomer (024) 8449917.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.
Very PoorPoorAverageGoodExcellent 4,70 / 33 pembaca