Beranda Tiket Wisata

Museum Kota Lama Harga Tiket & Keunikan – Januari 2023

0
Museum Kota Lama Harga Tiket Masuk : Gratis. Jam Buka : Selasa - Jumat : 10.00 – 15.30, Sabtu - Minggu : 09.00 – 15.30. Nomor Telepon : -. Alamat : Jalan Cendrawasih No, 1a Purwodinatan, Semarang Tengah, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50137.

Museum Kota Lama tujuan wisata sejarah yang berisikan artefak kuno dari masa lampau. Berlokasi di Semarang dan resmi berdiri pada bulan Februari 2022 lalu. Dan baru menerima kunjungan wisatawan pada tanggal Maret 2022. Satu hal yang membuat museum ini menarik adalah penggunaan teknologi imersif.

Selama di museum pengunjung bisa merasakan seolah-olah berada di Kota Semarang masa lampau. Walaupun hanya sebuah gambar bergerak tetapi tampilannya terlihat begitu nyata. Di dalamnya pula ada berbagai macam artefak peninggalan zaman kolonial Belanda. Di antaranya ada karcis dan pelubang, botol air minum hygeia, dan masih banyak lagi.

Harga Tiket Masuk Museum Kota Lama

Sejauh ini pihak pengelola belum membebankan tiket masuk kepada pengunjung. Semu fasilitas museum bisa dinikmati secara gratis. Tapi sebelumnya harus membeli memesan online melalui aplikasi Lunpia. Sebab di area museum tidak melayani pemesanan tiket secara langsung.

Harga Tiket Museum Kota Lama
Tiket masuk Gratis

Baca: SALOKA PARK Harga Tiket & 7 Wahana Seru

Jam Buka Museum Kota Lama

Museum Kota Lama hanya beroperasi di hari Selasa sampai Minggu. Khusus hari Senin wisata ini tutup dan tidak menerima kunjungan wisatawan. Sementara untuk jam buka sudah buka dari pagi hingga sore hari.

Jam Buka
Senin Tutup
Selasa – Jumat 10.00 – 15.30 WIB
Sabtu – Minggu 09.00 – 15.30 WIB

Daya Tarik Museum Kota Lama

Museum Kota Lama memang tempat paling pas buat belajar sejarah tentang Kota Semarang. Terlebih lagi informasi yang tersaji menggunakan teknologi imersif. Yang mana pengunjung seolah-olah di bawa kembali ke masa lampau. Di dalamnya pula banyak tersimpan benda-benda kuno dari tahun 1547.

Pengenalan Sejarah Menggunakan Teknologi imersif

Seorang wanita tengah berdiri di depan layar teknologi imersif.
Museum Kota Lama menyajikan informasi kepada para pengunjung menggunakan teknologi imersif yang merupakan gabungan dunia nyata dan virtual. Foto : Googlemap/Nadhifa Hasna

Penyajian informasi di Museum Kota Lama memang berbeda dari museum pada umumnya. Jika biasanya wisatawan hanya mendengarkan penjelasan seorang pemandu dan membaca lewat secarik kertas. Tetapi di museum ini pengunjung bisa melihat visualisasi kehidupan masa lalu secara nyata. Semua itu bisa terjadi karena museum ini memanfaatkan kecanggihan teknologi imersif.

Teknologi imersif sendiri adalah penggabungan antara dunia nyata dan virtual. Di mana seseorang seperti masuk ke dunia lain. Kehadiran teknologi ini sangat membantu pengunjung  dalam memahami sejarah Kota Semarang. Selama pemutaran gambar akan ada seorang pemandu yang memberikan informasi lebih detail.

Baca: DUSUN SEMILIR Tiket, Jam Buka & 5 Wahana Terbaik

Trem Depo

Transportasi Trem di Museum Kota Lama.
Museum Kota Lama mempunyai koleksi trem kuno yang masih terawat hingga sekarang. Foto : Googlemap/Ardhi Jatmiko

Museum Kota Lama memiliki koleksi trem kuno yang masih terawat hingga sekarang. Warnanya hitam dan ada pagar putih di bagian belakang. Di sini terdapat perpaduan antara trem dengan teknologi imersif. Maksudnya pemandu akan memperlihatkan trem seperti tengah melaju di atas rel.

Padahal trem tidak berjalan dan hanya diam pada satu tempat. Pemandu akan menjelaskan tentang asal usulnya sambil menayangkan suasana Kota Semarang. Dengan penggabungan teknologi imersif seolah-olah trem seperti hidup kembali. Sebenarnya trem tersebut  merupakan instalasi depo Lokomotif pertama di tahun 1882.

Baca: UMBUL SIDOMUKTI: Tiket & Ragam Aktivitas

Botol Air Mineral Hygeia

Ternyata pada zaman penjajahan Belanda sudah ada produk air minum dalam kemasan. Hal itu bisa dibuktikan dengan adanya temuan botol air mineral Hygeia. Bentuknya berupa botol kaca dengan tutup berwarna putih. Benda tersebut tersimpan rapi pada sebuah etalase di Museum Kota Lama.

Botol Hygeia memiliki ukuran tinggi 25 cm dengan diameter alas 6 cm. Keunikannya terletak dari logo kucing hitam yang tergambar jelas di bagian tutupnya. Hygeia sendiri adalah perusahaan air minum kemasan pertama pada masa kolonial Belanda. Didirikan oleh Hendrik Freerk Tillema sekitar tahun 1908.

Baca: Taman Wisata KOPENG Tiket & Aktivitas

Karcis dan Pelubang

Benda kuno selanjutnya yang ada di Museum Kota Lama yaitu Karcis dan Pelubang. Keduanya merupakan benda penting yang harus dimiliki seorang Kondektur pada masa itu. Dulunya sebelum naik kereta para penumpang diminta untuk menyerahkan karcis terlebih dahulu. Lalu kondektur akan melubanginya menggunakan alat pelubang yang terbuat dari besi.

Alat pelubang karcis mempunyai ukuran yang sangat kecil dan berwarna hitam. Bentuknya seperti  tang dan ada sebuah rantai besi yang menghubungkan kedua pegangan tangannya. Sementara untuk karcisnya terbuat dari selembar karton dan berukuran kecil. Berbentuk persegi panjang dengan ukurannya kira-kira 3 x 5,7 cm.

Baca: SEMARANG ZOO: Tiket & Atraksi

Warak

Artefak Warak Museum Kota Lama.
Museum Kota Lama memiliki koleksi artefak waraka yang merupakan ikon Kota Semarang. Foto : Googlemap/Indra purnama

Museum Kota Lama memiliki patung Warak yang merupakan ikon Kota Semarang. Bentuk tubuhnya merupakan perpaduan antara 3 hewan. Terdiri dari kambing, burak, dan naga. Memiliki empat kaki dan berleher panjang dengan hiasan bulu keriting.

Warak adalah hewan mitologi yang berkaitan erat dengan tradisi Dugderan. Acara prosesi adat untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. Benda ini mulai diperkenalkan pada tradisi Dugderan sekitar tahun 1880. Kehadirannya tidak lain sebagai simbol persatuan 3 etnis suku di Kota Semarang.

Ketiganya ialah Jawa, Arab, dan China. Semua budaya melebur menjadi satu dalam tubuh warak tersebut. Kepala menggambarkan budaya China, tubuh simbol budaya Jawa, dan leher simbol etnis Arab. Pada saat memasuki bulan Ramadhan mainan ini banyak dijual oleh pedagang pasar malam.

Baca: RAWA PENING Tiket & 4 Zona Wisata

Jembatan Kaca

Jembatan kaca Museum Kota Lama.
Terdapat spot foto menarik berupa jembatan kaca yang mengambang di atas kolam. Foto : Googlemap/peepaholic world

Selain menyuguhkan wisata sejarah, kawasan ini juga mempunyai spot foto Selfi yang keren. Salah satu yang paling terkenal adalah jembatan kaca yang berdiri di atas kolam. Ukurannya sangat panjang dan berhadapan langsung dengan tugu besar. Fungsinya sebagai jalan masuk atau keluar area wisata sekaligus spot foto.

Secara keseluruhan jembatan ini terbuat dari kaca. Mulai dari pijakan kaki hingga pagar di samping kanan kirinya. Semuanya tampak tembus pandang jika dilihat dari kejauhan. Berfoto di atas jembatan ini serasa mengambang di udara.

Baca: UMBUL SIDOMUKTI: Tiket & Ragam Aktivitas

Fasilitas Museum Kota Lama

Meskipun tidak perlu membayar tiket masuk, tetapi pengunjung bisa menikmati beragam fasilitas lengkap. Mulai dari sewa loker, area parkir, toilet, dan ruangan ber-AC. Dan saat memasuki area wisata pihak pengelola akan memberikan tas kain kepada pengunjung untuk menyimpan sepatunya. Karena di sini pengunjung wajib melepas alas kaki.

Lokasi Museum Kota Lama

Museum unik ini beralamat Jalan Cendrawasih No, 1a Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Masih berada di kawasan kota lama Semarang tak jauh dari Gereja Blenduk dan Semarang Contemporary Art Gallery.

Tanggapan:

4.9 / 5. dari 36

Berikan Rating

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini