PAYUNG MADINAH Wisata Religi Gratis Penuh Daya Tarik Februari 2024

PAYUNG MADINAH PASURUAN

  • Harga Tiket Masuk: Gratis
  • Jam Buka: 08.00 - 15.00 WIB
  • Nomor Telepon: -
  • Alamat: Jl. Kh. Wachid Hasyim No.65, Kebonsari, Kec. Purworejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur , Indonesia, 67116

Payung Madinah Pasuruan adalah sebuah dekorasi ikonik yang berada di Alun-Alun Kota Pasuruan. Objek tersebut berwujud barisan payung raksasa yang dibuka/tutup setiap harinya. Payung raksasa Pasuruan mirip seperti Payung Masjid Nabawi yang ada di Kota Suci Madinah. Sehingga ketika berkunjung ke Pasuruan, pengunjung bisa merasakan sensasi seperti berada di Madinah.

Payung ini tidak hanya berfungsi untuk melindungi pengunjung dari terik dan hujan. Namun juga memiliki fungsi estetika yang membuat Alun-Alun Kota Pasuruan semakin semarak. Selain itu, Payung Madinah Pasuruan dekat dengan sejumlah tempat wisata religi. Seperti Masjid Agung Al-Anwar dan pusara Wali K.H Abdul Hamid.

Harga Tiket Masuk Payung Madinah Pasuruan 

Untuk menemukan destinasi ini wisatawan harus memasuki Alun-Alun Pasuruan yang sepenuhnya gratis. Karena tidak ada pemungutan tiket masuk untuk pengunjung. Sehingga akan menghemat budget pengunjung saat berwisata.

Harga Tiket Masuk 
Tiket Masuk Gratis

Baca: ALUN-ALUN PASURUAN Wisata Murah dan Lengkap

Jam Buka Payung Madinah Pasuruan 

Destinasi ini bisa dikunjungi kapan saja. Karena objek wisata ini ada pada areal terbuka yang selalu ramai. Namun bila ingin melihat payung ini terbuka, wisatawan harus datang di antara jam 8 pagi sampai 3 sore. Di luar jam tersebut, payung raksasa tersebut akan tertutup.

Jam Buka
Setiap Hari 08.00 – 15.00 WIB

Daya Tarik Payung Madinah Pasuruan

Payung raksasa yang berada di sini mungkin tidak asing bentuknya bagi yang sudah pernah berangkat ke Arab Saudi. Keindahan payung tersebut sangat memukau bagi siapapun yang melihatnya. Kini keindahan Payung Madinah juga bisa ditemui di Kota Pasuruan. Selain bentuknya yang besar, warna dan hiasan yang ada di payungnya juga cantik dan instagrammable.

Terinspirasi dari Payung Nabawi

Payung Madinah Pasuruan mirip seperti Payung Nabawi
Payung Madinah Pasuruan mirip seperti Payung Nabawi. Foto: google maps/Ebith Joenaidi

Konsep dari Payung Madinah Pasuruan terinspirasi dari Payung Nabawi. Secara fungsional payung tersebut berguna untuk tempat berteduh. Kedua Payung yang berada di lokasi yang berbeda ini sama-sama megah dan mempesona. Selain megah, payungnya juga dilengkapi dengan fitur pengendali agar bisa membuka dan menutup otomatis.

Perbedaannya Payung Madinah dengan Payung raksasa yang ada di Nabawi terletak pada corak warnanya. Bila Payung Nabawi memiliki warna putih dengan corak biru. Maka pada Payung Madinah Pasuruan memiliki warna putih bercorak hijau tua.

Baca: Kebun Raya Purwodadi Tiket dan Aneka Taman Keren

Berkunjung ke Masjid Agung Al-Anwar

Masjid Agung Al-Anwar yang megah
Masjid Agung Al-Anwar yang megah. Foto: google maps/kiki pradipta

Nuansa keagamaan sangat kental terasa saat menyambangi area sekitar Payung Madinah. Karena ikon payung raksasa ini terletak di depan Masjid Agung Al-Anwar. Sehingga pengunjung yang ingin beribadah bisa mengunjungi masjid tersebut.

Masjid Agung Al-Anwar merupakan tempat suci yang sangat megah. Yang terdiri dari dua lantai, sebuah kubah, serta sebuah menara. Di masjid tersebut laki-laki serta perempuan melaksanakan ibadah secara terpisah. Selain itu, pengunjung juga bisa meminjam perlengkapan sholat di masjid tersebut.

Baca: AIR TERJUN PUTUK TRUNO Pasuruan Tiket dan Pesona

Makam K. H. Abdul Hamid

Kompleks makam K. H Abdul Hamid
Kompleks makam K. H Abdul Hamid. Foto: google maps/Imam Handoko

Selain berdampingan dengan Masjid, Payung Madinah ini pun dekat dengan tempat ziarah yang populer. Yakni Makam K. H. Abdul Hamid yang letaknya di belakang Masjid Al-Anwar. Pintu masuknya melewati gang yang lokasinya berada di sisi selatan Masjid.

Peziarah yang datang tidak hanya dari Pasuruan, banyak juga yang datang dari luar kota. K. H Abdul Hamid merupakan tokoh berjasa dalam perkembangan Islam di Pasuruan. Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Salafiyah dan wafat pada 25 Desember 1982.

Makam Adipati Nitiadiningrat III

Kawasan ini juga menjadi kompleks makam beberapa orang-orang penting di Pasuruan. Pengunjung juga dapat menemukan Makam Adipati Nitiadiningrat di belakang Masjid Al-Anwar. Adipati Nitiadiningrat adalah Bupati Pasuruan yang ke III, wafat tanggal 30 Januari 1833.

Berbelanja Pakaian & Oleh-Oleh

Di sebelah utara ikon payung raksasa terdapat swalayan atau Department Store yang menjual pakaian. Selain itu, toko swalayan ini juga menjual tas, sepatu, serta barang lain. Di sebelah utara Masjid Al-Anwar juga terdapat toko swalayan yang serupa. Sembari berwisata, pengunjung dapat berbelanja dan membeli kebutuhan sandang di tempat tersebut.

Di kawasan tersebut juga banyak pedagang-pedagang kecil. Yang mana menjual barang bertema Islami. Ada juga yang menjual camilan seperti permen jahe, bipang jangkar, roti matahari, dan lainnya. Wisatawan juga dapat membelinya sebagai buah tangan untuk sanak saudara ataupun teman.

Piknik di Alun-Alun

Alun-Alun Kota Pasuruan cocok menjadi tempat piknik
Alun-Alun Kota Pasuruan cocok menjadi tempat piknik. Foto: google maps/Riyan Wijaya

Selain mengunjungi masjid serta komplek pemakaman orang-orang penting di Pasuruan. Masih ada lagi aktivitas seru lainnya yang bisa dilakukan di sekitar area Payung Madinah Pasuruan. Misalnya dengan berpiknik di area Alun-Alun Kota Pasuruan. Terdapat bangku-bangku taman yang cukup banyak di area Alun-Alun kota ini. Atau selain duduk di bangku taman, pengunjung juga bisa lesehan di rerumputan alun-alun. 

Piknik di Alun-Alun Kota Pasuruan lebih tepat dilakukan saat sore hari karena matahari sudah tidak terlalu terik. Selain indah karena banyak tanaman dan bunga yang menghiasi area alun-alun. Kebersihan di area ini cukup terjaga. Ditambah lagi dengan gemericik air mancur di tengah yang menambah suasana sejuk dan tenang. Taman di sekitar alun-alun juga tertata dan lengkap dengan jalan setapak konblok yang memudahkan mobilitas pejalan kaki. 

Payung Madinah Pasuruan Sebagai Objek Fotografi

Keindahan Payung Madinah Pasuruan tidak dapat dipungkiri lagi. Objek tersebut cocok dijadikan spot fotografi. Bisa menerapkan teknik low angle yang mana posisi kamera lebih rendah dari objek. Sehingga akan lebih mengekspos kemegahan bentangan Payung Madinah Pasuruan.

Payung raksasa tersebut adalah objek berfoto yang difavoritkan para pengunjung. Karena keunikannya dan memiliki tampilan elegan bernuansa Islami. Lebih keren bila berfoto di bawah Payung dengan menggunakan busana Islami. Atau berbusana yang sopan namun tetap modis.

Fasilitas

Fasilitas yang tersedia di sekitar area ini antara lain adalah toilet umum dan tempat parkir yang cukup untuk menampung banyak kendaraan. Tersedia tempat sampah di beberapa titik sehingga kawasan ini terjaga kebersihannya. Ada juga fasilitas playground anak berisi wahana permainan.

Lokasi

Destinasi Payung Madinah Pasuruan berlokasi di Jl. Kh. Wachid Hasyim No.65, Kebonsari. Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur 67116. Lokasinya strategis dan mudah ditemukan karena berada di pusat kota.

Rating Pembaca

4.7 - 21 Pembaca

Berikan Nilai

Bagikan Konten ke: