Beranda Tiket Wisata

Rambut Monte Blitar Keindahan Berbalut Misteri - April 2020

Rambut Monte Harga Tiket: Rp5.000 Jam Buka: 08.00 - 16.00 No. Telepon: - Alamat: Tirtomoyo, Krisik,Gandusari,Blitar,Jawa Timur,Indonesia,66187.

Menjelajahi Blitar tidak hanya sebatas pada Makam Bung Karno saja. Ada banyak tempat wisata alam di Blitar yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Salah satu wisata alam di Blitar yang penuh pesona adalah Rambut Monte. Wisata alam berupa telaga dengan keindahan yang berbalut legenda mistis.

Telaga ini memiliki pemandangan yang menakjubkan, berupa air telaga yang berwarna biru. Di dalamnya terdapat ikan misterius yang diyakini adalah ikan purba. Tidak hanya itu, lokasinya yang berada di tengah hutan menjadikan objek wisata ini begitu sejuk. Jauh dari polusi dan memiliki suasana yang sangat tenang.

Harga Tiket Masuk Rambut Monte Blitar

Keindahan alam Rambut Monte dapat dinikmati dengan biaya yang sangat terjangkau. Pengunjung pun dikenakan tiket yang sama meski di akhir pekan atau di hari libur.

Harga Tiket Masuk
Tiket masuk Rp 5.000

Baca: 9 Tempat Wisata di Blitar Sayang Dilewatkan

Jam Operasional

Pengunjung dapat berwisata di telaga ini setiap harinya, karena dibuka dari pagi hingga sore. Meskipun ada beberapa pengunjung yang datang di luar jam operasional. Biasanya, mereka adalah orang yang memiliki hajat atau tujuan tertentu yang datang di luar jam operasional.

Jam Operasional
Setiap hari 08.00 – 16.00 WIB

Menikmati Keelokan Telaga Berair Jernih dan Biru Alami

Indahnya Telaga Rambut Monte yang Jernih dan Berwarna Biru.
Indahnya Telaga Rambut Monte yang Jernih dan Berwarna Biru. Foto: Gmap/onny iman

Baca: Negeri Dongeng Blitar Tiket & Wahana

Begitu memasuki kawasan Rambut Monte, suasana hutan akan menyambut dengan ketenangan. Tidak ada teriakan atau riuh suara wisatawan lain yang mengunjungi. Justru, tempat wisata ini memiliki suasana yang tenang dan menenangkan. Meskipun berupa telaga, jangan mengharapkan wisata air seperti perahu, karena tempat ini bertujuan menyuguhkan keindahan.

Memasuki kawasan telaga, pengunjung akan dibuat takjub dengan sebuah telaga berair sangat jernih. Bahkan, jernihnya air telaga semakin indah karena ada bagian telaga yang berwarna biru. Pengunjung pun dapat menyaksikan dasar dari telaga tersebut, yang berupa pasir lembut dan halus. Tak hanya itu, tampak juga batang kayu yang tumbang dan kini menjadi penghuni dasar telaga.

Memang terlihat dangkal, namun jika dimasuki ternyata telaga begitu dalam. Karena pasir hisap yang ada di dasar telaga, sehingga tidak dianjurkan berenang di telaga tersebut. Suasana semakin lengkap karena di sekitar telaga terdapat hutan pinus yang begitu indah. Jajaran pohon pinus ini memantul dengan jelas di permukaan air, menciptakan kombinasi pemandangan begitu indah.

Ikan Purba Jelmaan Dewa Penghuni Telaga Rambut Monte

Ikan Sengkaring Penghuni Telaga
Ikan Sengkaring Penghuni Telaga Rambut Monte. Foto: Gmap/Cashback Man

Baca: Negeri Dongeng Blitar Tiket & Wahana

Indahnya telaga berair biru ini seolah tak ada habisnya. Apalagi, telaga ini menjadi habitat ikan purba yang begitu langka. Bahkan, keberadaan ikan ini dipercaya masyarakat sekitar sebagai jelmaan dewa, karena keunikan dan keanehannya. Masyarakat sekitar menyebut ikan ini sebagai ikan sengkaring.

Ikan sengkaring yang ada di telaga ini memiliki warna abu – abu kehitaman. Sisiknya tegas dengan kepala yang lebih besar dari badannya, serta sekitar mulut terdapat sulur. Panjang ikan ini mencapai kurang lebih 30 sentimeter, dan jumlahnya diperkirakan sekitar 100 ekor. Uniknya, jumlah ikan di sini tetap, tidak pernah bertambah ataupun berkurang.

Legenda yang berkembang di masyarakat bahwa ikan sengkaring di sini adalah jelmaan dari dewa. Oleh karena itu, siapapun dilarang untuk menangkap serta mengkonsumsi ikan di sini. Konon, ada yang menangkap ikan ini dan membawa pulang, di perjalanan orang tersebut mengalami kecelakaan. Ada juga yang memasaknya, namun ikan berubah menjadi minyak dan mengeluarkan amis darah yang menyengat.

Arca di Sumber Air sebagai tempat Sembahyang

Jernihnya Air Telaga yang kebiruan
Jernihnya Telaga Rambut Monte. Foto: Gmap/Aditya Rachman

Baca: Negeri Dongeng Blitar Tiket & Wahana

Telaga ini berada di kawasan wisata cagar budaya, dan baru dibuka untuk umum di tahun 2000. Nama Rambut Monte digunakan karena di dekat sumber air ini terdapat arca. Arca ini memiliki tinggi kurang lebih 1,5 meter. Dimana sang arca memiliki rambut ikal seperti monte, sehingga nama Rambut Monte digunakan.

Lokasi arca berada kurang lebih 300 meter dari sumber mata air. Dimana dulunya seringkali dijadikan tempat sembahyang umat Hindu, bahkan hingga sekarang. Sayangnya, lokasi sembahyang ini sering disalahgunakan bagi masyarakat. Ada yang menggunakannya sebagai tempat bersemedi atau melakukan berbagai ritual.

Hal ini dikarenakan lokasi sekitar arca tersebut dipercaya sebagai tempat berkumpul para dewa dan leluhur. Sehingga masyarakat mengharap berkah dengan melakukan semedi di lokasi tersebut.

Mata Air Disulap jadi Telaga

Hijaunya Alam Rambut Monte
Hijaunya Alam Rambut Monte. Foto: Gmap/dhika railfans

Baca: KAMPUNG COKLAT Blitar Tiket & Aktivitas

Dulunya, telaga Rambut Monte ini hanyalah mata air kecil. Ikan sengkaring yang hidup di sini pun hanya berputar – putar di mata air kecil tersebut. Namun, atas inisiatif kepala desa saat itu, Suratmin, diperlebarlah sumber mata air hingga menjadi telaga. Kotoran serta tanaman – tanaman liar di sekitar disiangi, sehingga menjadi lebih bersih.

Sayangnya, tidak semua masyarakat desa kala itu dapat menikmati keindahan Rambut Monte. Banyak dari warga yang dipaksa untuk ikut Romusha. Karena saat itu Indonesia masih dijajah Jepang, yaitu pada tahun 1942.

Meski tidak sempat menikmati keindahan telaga ini, beruntungnya generasi penerus tetap melestarikannya. Buktinya, hingga saat ini Rambut Monte masih tetap lestari dan terjaga keindahannya. Mitos yang berkembang turut menjadi alat supaya masyarakat dan wisatawan ikut menjaga kelestarian objek wisata ini.

Lokasi Wisata Telaga Rambut Monte

Objek wisata telaga ini berada di kaki Gunung Kawi, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Berjarak kurang lebih 30 kilometer dari pusat Kota Blitar.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.
Very PoorPoorAverageGoodExcellent5,00 | 1 Pembaca

Beri Komentar

Silahkan ketik komentar
Please enter your name here