TAMAN DEDARI Tiket Gratis Ada Patung Bidadari Mei 2024

  • Harga Tiket Masuk Taman Dedari: GRATIS
  • Jam Buka: 10.00 - 23.00 WITA
  • Nomor Telepon: 0361977801
  • Alamat: Desa Kedewatan, Ubud, Gianyar, Bali, Indonesia, 80571

Alam indah berpadu dengan budaya dan kreativitas akan menghasilkan keunikan terlihat di Taman Dedari. Berlokasi di Ubud, Gianyar, menawarkan pesona keindahan patung-patung raksasa. Objek wisata yang baru buka pada Januari 2021 ini langsung menarik perhatian wisatawan.

Berbagai pesona ada di taman ini dengan atraksi utamanya adalah patung raksasa. Selain itu juga terdapat restoran dengan berbagai menu sajian yang menggugah selera. Kemudian wisatawan dapat memberi makan ikan di kolam yang telah tersedia. Dan tentunya, di sini dapat dilakukan sesi foto pre-wedding atau foto profesional lainnya.

Harga Tiket Masuk Taman Dedari

Untuk menikmati objek wisata ini, pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya tiket masuk.

Baca: Air Terjun Kanto Lampo Gianyar Tiket Masuk & Ragam Keunikan

Jam Buka Taman Dedari

Objek wisata ini buka dari jam 10 pagi hingga jam 11 malam. Jika ingin berfoto, waktu yang tepat adalah saat pagi dan sore hari. Namun jika untuk makan, dapat datang di waktu kapan saja. Terlebih saat makan malam.

Menikmati Indah dan Megahnya Taman Dedari

Pemandangan Indah di Taman Dedari
Pemandangan Indah di Taman Dedari. Foto Gmap/herlinast:

Berlokasi di area The Royal Pita Maha, berdiri patung-patung indah yang begitu megah. Patung batu ini memiliki tinggi yang beragam, bahkan ada yang mencapai 10 meter. Ada empat patung yang tingginya sekitar 10 meter, dan ada empat lagi yang tingginya 5 – 6 meter. Setidaknya ada 42 patung berukuran kecil, dengan total keseluruhan 50 patung.

Patung-patung kecil ini berderet sampai ke Sungai Ayung. Berbentuk bidadari yang tengah menari dengan gemulai. Lengkap dengan baju tradisional serta selendang yang berkibar terkena terpaan angin. Patung ini mempertahankan warna abu-abu kehitaman khas batu ukir.

Meskipun tidak berwarna, namun keindahannya tetap terpancar. Para bidadari ini seolah benar-benar menari di tengah taman yang hijau. Karena ukuran patung ini yang tinggi, seolah-olah para bidadari ini menari di angkasa. Dengan berlatar belakang langit biru dan awan putih.

Baca: Air Terjun Tegenungan Paling Cakep Di Gianyar

Keunikan Patung Bidadari di Taman Dedari

Kemegahan Patung yang Menari
Kemegahan Patung yang Menari. Foto: Gmap/Taman Dedari

Patung bidadari setinggi puluhan meter ini tidak dibuat asal-asalan. Terbukti dari bentuk tiap bidadari yang begitu presisi. Ditambah dengan ukiran di tubuh patung sangat detail. Mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Rambut para bidadari yang terurai panjang pun terlihat seolah-olah benar-benar hidup. Ujung kaki dan jari-jari terlihat presisi, tampak adanya guratan seolah kulit asli. Tak luput juga pada pakaian para bidadari. Terdapat ukiran-ukiran seperti pada pakaian kerajaan yang tampak mewah.

Tak heran, karena patung-patung ini bukan karya sembarang orang. Melainkan karya para seniman ternama Bali dari Puri Agung Ubud. Di antaranya Ida Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, yang menjabat sebagai wakil gubernur Bali sejak 5 September 2018. Serta Ida Tjokorda Gede Putra Sukawati dan Ida Tjokorda Gede Raka Sukawati.

Baca: TWIN HILL Gianyar Tiket Masuk & Wahana

Terkenal Lewat Video Klip

Sajian Kuliner di Kawasan Taman Dedari
Sajian Kuliner di Kawasan Taman Dedari. Foto: Gmap/Satria Gunawan

Awalnya, lokasi Taman Dedari merupakan sebuah restoran. Kemudian dibuatlah patung-patung ini melalui prosesi upacara adat. Lokasi restoran ini pun sangat strategis, berkeliling alam indah Ubud. Melintas pula Sungai Ayung serta sawah berundak khas Ubud.

Lokasinya mulai terkenal setelah munculnya video klip Wonderland Indonesia. Di mana video ini merupakan karyawan Alffy Rev dan Novia Bachmid, yang kemudian menjadi populer di Youtube. Setelah munculnya video ini, Taman Dedari mulai membuka untuk kunjungan wisatawan. Dan hingga kini, telah menjadi objek wisata yang menarik minat banyak wisatawan.

Baca: CAMPUHAN RIDGE WALK Ubud Jalur Trekking Eksotik

Menjadi Lokasi Foto Profesional

Lokasinya dijadikan tempat Foto Pre-wedding
Lokasinya dijadikan tempat Foto Pre-wedding. Foto: Gmap/Matthew One

Keindahan patung-patung di Taman Dedari kerap kali menjadi lokasi foto. Banyak pasangan yang akan melaksanakan pernikahan melakukan foto pre-wedding di sini. Dengan mengenakan pakaian pernikahan atau pakaian adat Bali, berpose di depan patung bidadari. Tampak anggun dan elegan, seolah para bidadari ini menjadi dayang-dayang bagi pasangan pengantin.

Tak hanya itu, berbagai foto profesional juga kerap kali dilakukan di sini. Jika difoto dari bawah, akan tampak latar belakang langit biru dan awan yang indah. Seolah pemandangan yang tersaji adalah para bidadari yang sedang berada di kahyangan.

Patung Bidadari dari Legenda Resi Markandeya

Berdirinya patung bidadari ini berdasarkan legenda perjalanan Resi Markandeya. Resi Markandeya adalah salah satu resi kuno menurut kepercayaan agama Hindu. Di mana dulunya melakukan perjalanan dari Gunung Dieng, melewati Gunung Raung, hingga sampai di Bali pada abad 4 Masehi. Kemudian, sang resi menetap di Bali dan melakukan meditasi di sekitar Sungai Ayung.

Setelah melakukan meditasi, sang resi menyaksikan bidadari turun dari langit. Inilah mengapa, nama sungai lokasi meditasi mendapat nama Sungai Ayung. Karena legenda menyebutkan, di sungai itulah para bidadari turun dari kahyangan dan mandi. Nama Sungai Ayung sendiri memiliki arti ayu atau indah, sehingga tepat untuk menggambarkan legenda tersebut.

Dibuatnya patung-patung bidadari ini sebagai bentuk aktualisasi dari legenda tersebut. Jadi, berdirinya patung-patung ini bukan hanya sebagai hiburan semata. Namun memiliki arti mendalam karena legenda yang melekat pada patung-patung tersebut. Bahkan, berdirinya bangunan patung-patung ini juga diupacarai, sehingga pengunjung tidak boleh berbuat aneh-aneh pada patung.

Lokasi Taman Dedari Gianyar

Berlokasi di Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Berjarak kurang lebih 38 Kilometer dari Desa Wisata Kuta, memakan waktu sekitar 1 jam berkendara untuk sampai ke lokasi.

Berikan Rating

4.7 - 32 Pembaca

Berikan Nilai

Harga dapat berubah sewaktu-waktu terutama pada saat peak season seperti Hari Raya Lebaran, Musim Liburan serta Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu ada baiknya pembaca langsung menghubungi kontak tempat wisata atau akomodasi terkait. Meskipun begitu kami juga secara berkala melakukan pembaruan harga.
Bagikan konten ke:

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *