Beranda Tiket Wisata

4 Pesona Curug Sodong Ciletuh Sukabumi - Februari 2020

Tgl. Update:Jumat, Januari 31, 2020
Curug Sodong Harga Tiket: Rp3.000 Jam Buka: 24 Jam No. Telepon: - Alamat: Komplek Geopark Ciletuh,Ciemas,Sukabumi,Jawa Barat,Indonesia,43177.

Membahas wisata air terjun di Indonesia mungkin tidak akan ada habisnya. Negara kepulauan ini dianugerahi begitu banyak air terjun alami nan menawan. Satu di antaranya adalah Curug Sodong yang berada di kawasan Ciletuh Geopark, Sukabumi.

Air terjun yang juga dikenal sebagai Curug Kembar dan Curug Pengantin ini mengalir di ketinggian tebing di tengah hutan. Daya tarik utama yang menjadi asal-usul dari namanya adalah gua sempit (“sodong”) yang berada di bawahnya.

Tiket Masuk

Harga tiket masuk kawasan Curug Sodong terhitung murah dan sangat terjangkau. Begitu juga dengan biaya parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

Harga Tiket Masuk
Tiket MasukRp3.000
Parkir MotorRp3.000
Parkir MobilRp8.000

Baca: 7 Tempat Wisata Menarik di Sukabumi

Jam Operasional

Wisatawan bisa mengunjungi air terjun ini kapan saja karena objek wisata ini dibuka untuk umum setiap hari selama 24 jam. Pada musim kemarau, air di aliran curug akan cenderung keruh karena mengangkut lumpur. Waktu terbaik mengunjungi air terjun ini adalah saat musim hujan.

Jam Buka
Setiap Hari24 jam

Pesona Curug Sodong

Curug Sodong Kembar
Curug Sodong Kembar merupakan salah satu kekayaan air terjun di Sukabumi – Foto: Google Maps/Indra Bahtiar

Baca: Curug Cikaso Sukabumi Tiket & Pesona Alam

Curug Sodong adalah air terjun yang berada di kawasan Ciletuh Geopark, Kabupaten Sukabumi. Kawasan ini baru saja diresmikan sebagai UNESCO Global Geopark. Sebagai kekayaan alam dunia sekaligus objek wisata, Curug ini menawarkan pesona alami yang luar biasa. Selain itu, objek wisata ini juga diselimuti beragam mitos menarik.

Sepasang Air Terjun

Keindahan curug sodong kembar
Keindahan Curug Sodong Kembar bagaikan lukisan – Foto: Google Maps/fachir sofwan

Baca: Curug Sawer Sukabumi Tiket & Ragam Aktivitas

Kawasan Ciletuh Geopark dengan luas lebih dari 125 kilometer persegi adalah salah satu “lumbung”-nya keindahan alam Indonesia. Kawasan ini menjadi rumah bagi beragam objek wisata alam seperti pantai, hutan, laut, air terjun, dan sebagainya. Geopark ini mencakup 74 desa dan beberapa pulau kecil di Teluk Ciletuh.

Curug Sodong merupakan salah satu dari destinasi wisata yang tersebar di Ciletuh Geopark. Air terjun ini mengalir dengan megah di dinding tebing Ciletuh. Ketinggiannya yang mencapai 20 meter membuat air terjun ini dengan mudahnya disaksikan dari jarak jauh tanpa halangan.

Memiliki nama lain yaitu Curug Kembar dan Curug Pengantin. Ini karena terdapat dua air terjun yang mengalir. Keduanya berasal dari sungai yang sama, kemudian terbagi dan mengalir sebagai sepasang air terjun yang memesona. Dikelilingi oleh vegetasi liar alami, pemandangan yang tersaji sungguh memikat hati.

Gua Alami

Sodong
Gua yang terbentuk secara alami dari himpitn batu dan tanah di balik Curug Sodong – Foto: Google Maps/Didik Wahyono

Baca: Curug Cimarinjung Sukabumi Tiket & Daya Tarik

Asal kata “sodong” yang menjadi nama dari air terjun ini bisa ditemukan di bagian bawah alirannya. Jika dilihat baik-baik, akan tampak sebuah ruang sempit. Ruang yang disebut sebagai “sodong” tersebut merupakan hasil dari tebing batu yang nyaris menghimpit tanah.

Ruang inilah yang menjadi daya tarik utama air terjun. Keberadaannya membuat dinding tebing tempat mengalirnya air terjun seolah melayang. Gua ini seringkali dijadikan lokasi pertapaan atau pengasingan.

Mitos-Mitos

Lanskap
Curug Sodong dan bongkahan batu yang tak pernah jatuh, dilihat dari atas – Foto: Google Maps/Rangga Pramana

Baca: GEOPARK CILETUH Sukabumi Tiket & Pesona Alam

Keberadaan air terjun di Indonesia seringkali erat kaitannya dengan perkembangan mitos atau legenda lokal. Begitu pula Curug Sodong yang diselimuti beberapa mitos. Terlepas dari kebenarannya, mitos-mitos itu menjadi warna tersendiri bagi objek wisata ini.

Salah satu mitos yang ada ialah larangan berenang bagi pasangan kekasih. Konon, pasangan yang berenang di telaga air terjun tidak akan keluar dengan selamat. Meski memiliki nama lain Curug Pengantin, ternyata Curug Sodong tidak disarankan untuk menjadi tempat bercengkerama bagi sejoli.

Mitos lainnya adalah terkait batu yang tidak pernah jatuh. Di pucuk aliran Curug, terdapat sebongkah batu besar yang, meski diterjang arus deras atau hujan sekalipun, tidak akan bergerak. Penduduk sekitar percaya bahwa batu itu hanya akan jatuh ketika Samudera Hindia naik ke daratan. Para peneliti menyimpulkan hal itu sebagai gempa besar.

Menikmati Keindahan Curug

Santai di depan curug
Pengunjung bersantai dengan pelampung di telaga Curug Sodong – Foto: Google Maps/Aldi Renaldi

Baca: Wisata Bukit Baros Sukabumi Kesejukan Perbukitan Hutan Pinus

Untuk menikmati keindahan Curug Sodong, wisatawan bisa bermain di tepian telaga demi keamanan. Jika ingin berenang, lebih baik berhati-hati agar tidak ke tengah atau mendekati jatuhan curug. Bagaimanapun juga, aliran Curug Sodong memang cukup besar sehingga dikhawatirkan bisa membahayakan.

Jangan lupa untuk mengabadikan kunjungan ke objek wisata ini melalui foto. Musim hujan adalah saat yang tepat untuk mendapatkan warna terbaik dari aliran air terjun ini. Pengunjung akan mendapatkan pemandangan air terjun menawan di dinding tebing yang megah, ditambah gua sempit dan telaga jernih kehijauan.

Fasilitas Curug Sodong

Area parkir
Pemandangan air terjun yang sudah langsung terlihat dari area parkir – Foto: Google Maps/DOM Corolladxogahmumet

Air terjun ini sudah dilengkapi oleh fasilitas minimum seperti area parkir, toilet, dan beberapa warung. Terdapat sejumlah gazebo yang bisa digunakan sebagai tempat beristirahat. Ada beberapa penginapan tak jauh dari curug yang bisa dijadikan alternatif akomodasi. Wisatawan juga bisa memilih homestay di rumah warga sekitar kawasan curug.

Lokasi Curug Sodong

Objek wisata air terjun ini termasuk dalam kawasan Geopark Ciletuh, tepatnya di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Lokasinya bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan pribadi. Pengunjung bisa menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Waktu tempuh dari Kota Sukabumi ke tempat wisata ini kira-kira tiga hingga empat jam.

Perhatian: Harga Tiket dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada musim liburan dan lebaran. Ada baiknya untuk kepastian harga tiket langsung menghubungi tempat wisata terkait.

Beri Komentar

Silahkan ketik komentar
Please enter your name here