Beranda Tiket Wisata

GUNUNG PRAU: Tiket & 5 Jalur Pendakian Oktober 2021

Gunung PrauHarga Tiket: Rp10.000-Rp15.000Jam Buka: 24 jamNo Telp: -Alamat: Bakulan, Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia, -

Belum familiar dengan kegiatan mendaki gunung? Yuk, coba mendaki gunung secara perdana di Gunung Prau, Jawa Tengah. Tidak perlu takut, karena gunung ini memang cocok untuk pendaki amatir dan pemula. Semua jalur cukup mudah dan ramah untuk pendaki dari berbagai kalangan usia.

Gunung Prau memiliki ketinggian kurang lebih 2.565 mdpl. Bentuknya melebar dan menempati perbatasan empat kabupaten sekaligus yaitu Temanggung, Batang, Kendal serta Wonosobo. Setidaknya terdapat 5 jalur resmi yang tersedia di ke-4 daerah tersebut.

Tiket Masuk Gunung Prau

Seperti pendakian gunung pada umumnya, terdapat tiket registrasi simaksi di Prau. Biaya registrasi di setiap basecamp atau jalur tidak sama. Namun, semuanya tidak lebih dari 25 ribu rupiah. Ada ojek bagi yang ingin menghemat tenaga dari basecamp ke pos 1.

Tiket Masuk
Biaya Registrasi per orangRp15.000
Fasilitas BasecampRp10.000

Syarat mendaki Gunung Prau selama masa Pandemi: 

  • Menunjukkan surat atau sertifikat vaksin.
  • Membawa surat keterangan sehat.
  • Mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.
  • Kuota pendakian 25%.

Baca: 10 Destinasi Wisata Memukau di Wonosobo

Jam Buka

Gunung Prau selalu terbuka untuk umum. Gunung ini bisa dikunjungi setiap hari. Akan tetapi, ada jam khusus untuk jadwal turun gunung yang harus dipatuhi. Waktu terbaik untuk naik Gunung Prau adalah sekitar bulan Juli – September.

Jam Operasional
Setiap Hari24 Jam
Batas Maksimal Turun Gunung12.00 WIB

Keindahan Gunung Prau

Silaunya mentari pagi tampak dari Puncak Prau
Pemandangan sunrise maupun sunset adalah daya tarik utama bagi pendaki Puncak Prau – Foto: Google Maps / tino katro

Gunung Prau yang berada di Jawa Tengah sudah sering menjadi tujuan pendakian. Tingginya yang mencapai 2.565 mdpl sehingga cocok untuk perjalanan santai. Tidak jarang para pendaki amatir dan pemula mendaki gunung ini. Lokasinya pun tak jauh dari Dataran Tinggi Dieng yang memang populer.

Gunung Prau adalah gunung yang menarik. Bentuknya yang melebar membuatnya ‘diklaim’ di-empat kabupaten sekaligus. Keempat kabupaten itu adalah Batang, Kendal, Temanggung, dan Wonosobo. Pemandangan berbagai macam gunung dari puncaknya jadi daya tarik utama Gunung Prau.

Jalur Dieng

Membicarakan pendakian Gunung Prau, ada dua jalur yang jadi idola para pendaki. Salah satunya adalah Jalur Dieng yang dimulai dari Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Untuk sampai ke Basecamp-nya bisa menggunakan bus mikro dari Terminal Mendolo. Letaknya di pinggir jalan sehingga memudahkan akses pendaki.

Sebelum mendaki, petugas Basecamp akan melakukan pengecekan perlengkapan. Aturan yang berlaku adalah pendaki tidak boleh membawa botol dan bungkusan plastik lainnya. Jangan khawatir, karena tersedia penyewaan jerigen dan botol di basecamp.

Selanjutnya dari basecamp, pendaki akan melewati ladang penduduk setempat menuju pos 1. Dari pos 1 hingga pos 3, medan jalan konsisten berupa hutan. Jalurnya lumayan menanjak, tetapi hanya butuh 2 jam hingga puncak. Inilah kenapa Jalur Dieng selalu ramai dituju para pendaki pemula.

Baca: WISATA POSONG Wonosobo Tiket &a Aktivitas

Jalur Patak Banteng

Langit malam menaungi Puncak Prau dan sekitarnya
Berkemah dengan bermandikan bintang di bawah langit malam Gunung Prau – Foto: Google Maps / Aan Setiawan

Jalur idola lainnya setelah Dieng adalah Jalur Patakbanteng. Seperti Jalur Dieng, basecamp Patakbanteng juga terletak di sisi jalan raya. Basecamp-nya sendiri berada di Desa Patakbanteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Banyak yang menyukai jalur Patakbanteng karena jaraknya ke puncak cukup pendek. Pendaki hanya membutuhkan waktu 2 jam saja untuk menempuh jalur sepanjang 4 kilometer. Selain itu, kuota pendaki di jalur ini yang terbanyak di antara jalur lainnya. Namun, hindari jalur ini jika tidak ingin terjebak antrian pendaki.

Dari basecamp, pendaki harus berjalan melewati ladang perkebunan. Mulai dari pos 1, pendaki sudah harus menaiki lahan berundak yang lumayan menguras tenaga. Pendaki bisa beristirahat di pos 2 yang landai. Siapkan diri karena medan dari pos 3 hingga puncak sangat terjal.

Baca: Dataran Tinggi Dieng Tiket & Area Wisata

Jalur Kalilembu

Jalur di Desa Kalilembu ini tidak terlalu banyak peminatnya. Hal ini karena Basecamp-nya memang memerlukan sedikit jalan kaki. Tapi, sebenarnya pendaki juga bisa menggunakan jasa ojek untuk hemat tenaga.

Basecamp Kalilembu menyediakan fasilitas yang lengkap. Ada mushola, kamar mandi, tempat istirahat, dan warung untuk belanja ransum. Fasilitas ini untuk menunjang pendakian yang akan memakan waktu sekitar 2,5 jam.

Pendaki harus melintasi hamparan kebun buah carica untuk menuju pos 1. Kemudian dari pos 1, hutan cemara yang cukup teduh siap menyambut. Jalan dari pos 2 menuju pos 3 berupa tanjakan yang penuh tanaman liar. Sehingga pendaki perlu berhati-hati karena jalan menuju area puncak cukup licin.

Baca: TELAGA MENJER Wonosobo : Tiket & Ragam Pesona

Jalur Dwarawati

Kabut masih menyelimuti kawasan perkemahan Gunung Prau
Berada di Puncak Prau ditemani lautan kabut dan awan – Foto: Google Maps / MN Khatami

Jalur ini berada di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Oleh karena itu, jalur ini disebut juga Jalur Dieng Kulon. Nama Dwarawati berasal dari nama candi yang terletak tak jauh dari basecamp-nya.

Banyak pemandangan memukau di sepanjang jalur ini. Dalam waktu 2,5 – 3 jam perjalanan, pendaki bisa mencapai puncak. Pendaki bisa mengamati berbagai burung liar dan melewati jalan penuh akar. Di pos 2, Gunung Sumbing dan Sindoro jadi panorama yang memanjakan mata.

Jalur Wates

Jalur Wates terhitung masih baru. Basecamp-nya berada di Jalan Candiroto-Kejajar KM 11, Gejungan, Wates, Wonoboyo, Kabupaten Temanggung. Pendaki harus siap melewati jalan berkelok-kelok dan naik-turun untuk kemari. Meskipun begitu, Basecamp Wates menyediakan fasilitas yang lebih dari cukup.

Terdapat area parkir yang luas. Selain itu, ada toko dan penyewaan perlengkapan mendaki. Petugas juga akan membekali para pendaki dengan peta Jalur Wates. Dengan begini, waktu tempuh 2,5 – 3 jam pun bisa terlewati dengan maksimal.

Hutan yang rimbun lebih mendominasi medan di Jalur Wates. Jalan setapaknya penuh dengan akar tanaman. Jalurnya cukup panjang dengan pemandangan SindoroSumbing yang menemani dari kejauhan. Sebagai bonus, pendaki bisa melihat Air Terjun Sigendang yang berada di tebing barat.

Jalur Igirmranak

Jalur selanjutnya yang tidak terlalu populer yaitu Jalur Igirmranak. Basecamp-nya terletak di Desa Igirmranak, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Fasilitas yang tersedia di sini pun sangat lengkap.

Ada area parkir, tempat istirahat, masjid, hingga warung. Tidak ketinggalan juga toilet bersih dan pancuran atau shower untuk mandi. Selain itu, ada penyewaan alat mendaki hingga flying fox untuk hiburan. Pendaki juga akan mendapatkan peta jalur yang lengkap.

Setelah melewati ladang, pendaki akan tiba di pos 1. Perjalanan dari pos 1 ke pos 2 ditandai dengan Terowongan Kemin. Terowongan ini merupakan bentukan alami dari akar dan batang tanaman kemin. Rupanya yang mempesona bisa jadi spot foto yang menarik, lho.

Selanjutnya dari pos 2 ke pos 3, medan jalan cukup landai. Pendaki bisa mengistirahatkan kaki sebelum mencapai area perbukitan. Pos 3 ke pos 4 terdapat lebih banyak tanjakan. Setelah ini, pendaki akan sampai di camp area.

Pesona Puncak Prau

Pendaki menyusuri jalan setapak di tengah hamparan bunga daisy
Bukit Teletubbies yang berhias hamparan bunga daisy – Foto: Google Maps / Bar Bar Channel

Daya tarik utama Gunung Prau adalah bentang alam di puncaknya. Sebelum mencapai puncak, terdapat perbukitan dengan hamparan bunga liar. Area ini terkenal juga dengan nama Bukit Teletubbies. Penampilannya memang akan sedikit mengingatkan pada perbukitan hijau di acara anak-anak tersebut.

Jangan berlarut-larut menghabiskan waktu berfoto di Bukit Teletubbies. Jangan lupa untuk menyaksikan keindahan matahari terbit atau terbenam dari puncak Prau. Selain itu panorama bentang alam sekitar tak kalah mempesona. Pendaki bisa menyaksikan pesona Gunung SumbingSindoro dan MerapiMerbabu yang memang sering menjadi buruan pendaki.

Fasilitas Basecamp Gunung Prau

Setiap basecamp pendakian di Gunung Prau menyediakan fasilitas memadai. Area parkir, tempat istirahat, warung, toilet, hingga mushola akan selalu tersedia. Ada juga yang memiliki toko atau penyewaan logistik pendakian.

Lokasi dan Akses Gunung Prau

Gunung Prau berada di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Basecampnya tersebar di Wonosobo, Temanggung, dan Banjarnegara. Setiap basecamp bisa dicapai dengan kendaraan pribadi atau kendaraan umum seperti bus.

Sangat BurukBurukBiasaBagusSangat Bagus 5,00 | 1 Pembaca

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini