Beranda Tiket Wisata

CANDI TEGOWANGI Tiket Masuk & Daya Tarik September 2022

0
Harga Tiket Masuk Candi Tegowangi : -Jam Buka: 07.00-15.00No Telp: -Alamat: Dusun Candirejo, Desa Tegowangi, Plemahan, Kediri, Jawa Timur, Indonesia, 64155

Di Jawa Timur, banyak situs peninggalan bersejarah yang masih lestari dan cocok sebagai tujuan wisata. Salah satunya yaitu Candi Tegowangi. Candi peninggalan zaman Kerajaan Majapahit merupakan situs Cagar Budaya di Kabupaten Kediri yang masih sangat terjaga hingga saat ini.

Bangunan candi ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para Wisatawan. Dengan pemandangan sekitar yang tertata rapi dan bersih membuat wisatawan semakin betah. Selain itu juga cocok sebagai tujuan wisata edukasi untuk belajar sejarah melalui bangunan-bangunan peninggalan nenek moyang.

Harga Tiket Masuk Candi Tegowangi

Sebagai tempat wisata, Candi Tegowangi tidak dikenakan biaya untuk masuk ke dalam situs candi. Jadi, wisatawan bebas membawa berapa orang ketika berkunjung ke tempat ini. Wisatawan hanya perlu menjaga kebersihan area sekitar candi. Tidak lupa juga melestarikan Candi Tegowangi tersebut.

Harga Tiket Masuk Candi Tegowangi
Setiap HariGratis

Baca: Gronjong Wariti Kediri Tiket & Ragam Wahana Air

Jam Buka Candi Tegowangi

Candi Tegowangi merupakan salah satu situs peninggalan bersejarah di Kabupaten Kediri yang ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Candi ini buka setiap hari di jam yang sama, kecuali hari Minggu.

Jam Operasional
Senin-Sabtu07.00-15.00
Minggu24 Jam

Daya Tarik Candi Tegowangi

Candi Tegowangi merupakan candi yang terletak di dekat Pare, Kediri. Bangunan ini termasuk salah satu peninggalan nenek moyang yang masih kokoh berdiri hingga saat ini. Dengan luas area mencapai 2 Hektar dikelilingi taman serta pepohonan. Berwisata ke sini selain menyegarkan pikiran juga bisa sebagai sarana pendidikan. Terutama bagi yang menyukai peninggalan kerajaan Majapahit.

Salah Satu Peninggalan Kerajaan Majapahit

Wisatawan yang tertarik dengan sejarah Kerajaan Majapahit, maka bisa berkunjung ke salah satu situs peninggalan kerajaan tersebut. Candi Tegowangi merupakan salah satu bangunan suci peninggalan Kerajaan Majapahit. Kitab Nagarakertagama menyebutkan bahwa Candi Tegowangi ini berdiri sebagai bentuk pendarmaan Raja Watsari (Bhre Matahun), ipar Hayam Wuruk yang meninggal tahun 1388 m.

Karena merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit, corak candi Hindu sangat terasa. Candi dari Kerajaan Hindu memiliki ciri khas yaitu menghadap ke arah Barat. Begitu pula bangunan candi ini yang juga menghadap ke arah Barat.

Baca: Air Terjun Dolo Kediri Tiket & Aktivitas

Bangunan Candi Hanya Berupa Kaki

Bentuk badan Candi Tegowangi
Bangunan candi yang hanya berbentuk kaki. Foto: Google Maps/Dedeh Alawiah

Pembangunan candi ini belum sempurna. Namun, luas candi utama sekitar 4 meter. Bagian candi yang sempurna hanya pada kaki candi. Pada kaki candi ini berbentuk bujur-sangkar dengan ukuran panjang 11,2 m, lebar 11,2 m, dan tinggi 4,35 m.

Kaki candi ini menghadap ke Barat. Bagian kaki berlipat-lipat dengan banyak hiasan. Tiap sisi kaki candi memiliki tiga panel tegak. Tiap panel tersebut terdapat patung raksasa yang sedang duduk dengan kedua tangan terangkat ke atas. Tangan diangkat tersebut terlihat seperti mendukung bangunan candi.

Candi ini terbuat dari batu bata merah, sedangkan bagian kaki dan sebagian tubuh yang masih tersisa terbuat dari batu andesit. Selain kaki candi, ada beberapa bagian yang belum selesai dibangun. Hal ini terlihat dari adanya area bidang yang kosong pada bagian luar candi di sebelah Utara dan Barat.

Baca: Kediri Water Park Tiket & Wahana

Kisah Yang Tergambar di Relief Candi

Relief Candi tegowangi
Relief Candi Tegowangi yang bisa dibaca dengan mengitari candi dengan berlawanan arah jarum jam. Foto: Google Maps/Dadang Priyono

Seperti candi-candi pada umumnya, Candi Tegowangi juga memiliki relief-relief yang menghiasi dinding candi. Apa yang tergambar dari relief tersebut bisa dibaca dengan mengitari candi dengan berlawanan arah jarum jam. Sering juga disebut dengan teknik prasawiya.

Relief di Candi Tegowangi ini menceritakan tentang salah satu Pandawa yaitu Sadewa. Sadewa melakukan peruwatan terhadap Bhatari Durga yang jelek dan jahat menjadi Bhatari Uma yang memiliki sikap baik. Peruwatan tersebut berhasil. Untuk itu, Sadewa mendapat julukan Sudhamala (penghilang penyakit) oleh Bhatari Durga.

Relief yang ada di candi ini bentuknya beragam. Ada yang berupa motif kelopak bunga, sulur-suluran dan relief naratif. Relief naratif di sini menceritakan tentang kegiatan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Motif lainnya seperti gambar hewan berbentuk belah ketupat.

Baca: Ini 7 CAFE DI KEDIRI Cocok Buat Nyantai Dan Nongkrong

Adanya Arca Di Halaman Candi

Arca Candi Tegowangi
Arca Parwati Ardhenari yang ada di halaman Candi. Foto: Google Maps/Pras Santoso

Selain relief, di bangunan candi juga memiliki beberapa arca yang tersebar di halaman candi. Arca tersebut di antaranya Parwati Ardhenari, garuda yang memiliki badan manusia dan sisa-sisa bangunan candi di sudut tenggara.

Selain itu, ada juga Yoni dengan cerat berbentuk naga. Yoni tersebut berada di bilik tubuh candi. Berdasarkan arca-arca tersebut, Candi Tegowangi termasuk salah satu candi bercorak Hindu.

Baca: TAMAN SEKARTAJI Kediri Rekreasi Santai Di Tengah Kota

Lingkungan Sekitar Yang Bersih Dan Asri

Lingkungan Candi Tegowangi
Kawasan sekitar candi yang bersih dan terjaga dengan baik. Foto: Google Maps/Mofu Yashiru

Area Candi Tegowangi ini sangat luas dan terbuka. Sekitar candi banyak ditumbuhi pepohonan yang rindang sehingga suasana sejuk dan asri di area ini begitu terasa. Banyaknya pepohonan tersebut bisa menjadi tempat untuk berteduh. Di pojok area candi ini terdapat pohon maja.

Tidak hanya sejuk, area lingkungan candi ini juga terkenal bersih karena tidak tampak sampah yang berceceran, kecuali daun kering dari pohon. Pengelolaan dan perawatan candi ini memang dilakukan sangat baik. Pihak pengelola tidak membiarkan satu sampah dengan menyediakan banyak tempat sampah.

Pemandangan sekitar candi juga bisa menjadi spot foto yang menarik. Bahkan, tempat ini juga bisa menjadi tempat untuk foto prewedding. Dengan latar belakang candi didukung dengan suasana lingkungan yang asri dan bersih, tentunya akan menghasilkan foto yang eksotis.

Ada Peternakan Lebah

Area kompleks candi terdapat peternakan lebah miliki warga sekitar candi. Peternakan ini terletak di dekat pintu masuk candi. Adanya peternakan ini menjadi nilai tambah tersendiri. Wisatawan bisa berkunjung ke peternakan ini setelah puas mengelilingi candi. Di sini, wisatawan bisa melihat bagaimana cara beternak lebah hingga memanen madunya. Bahkan, wisatawan bisa membeli madu asli dengan harga yang murah untuk oleh-oleh.

Ada Pemandu Yang Menjelaskan

Anak-anak diberi penjelasan tentang candi oleh petugas
Anak-anak diberi penjelasan tentang relief oleh petugas. Foto: Google Maps/ Cici Hansah

Saat ini, Candi Tegowangi menjadi tempat wisata yang dituju setelah dari Perkampungan Pare, Kediri. Bagi wisatawan yang ingin mengetahui tentang candi tersebut, maka tidak perlu khawatir. Pengelola candi menyediakan petugas sebagai pemandu. Petugas tersebut akan membantu menjelaskan tentang sejarah Candi ini.

Sebelum memasuki candi, alangkah baiknya jika wisatawan datang ke kantor untuk menulis nama di buku kunjungan. Tidak hanya petugas, pengelola candi ini juga menyediakan buku panduan tentang asal usul Candi. Wisatawan bisa mendapatkan buku cetaknya jika menginginkan.

Baca: WISATA ALASKA Kediri Tiket Masuk, Aktivitas & Fasilitas

Fasilitas

Tempat wisata Candi Tegowangi sudah menyediakan fasilitas penting seperti toilet, musala, hingga warung makan. Fasilitas-fasilitas tersebut tersedia gratis bagi wisatawan ketika di lokasi.

Alamat Candi Tegowangi

Objek wisata candi ini terletak di Dusun Candirejo, Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur 64155. Candi ini memiliki jarak yang dekat dengan perkampungan Pare.

Tanggapan:

4.6 / 5. dari 24

Berikan Rating

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Silakan masukkan nama Anda di sini